you're reading...
daily's blings

High School’s Sweetheart

Never Been Kissed

Never Been Kissed

Never Been Kissed.

Film ini selesai saya tonton tepat pukul setengah satu pagi dan membuat saya bangun dengan kepala cenut-cenut serta mata yang berkunang-kunang beberapa jam berikutnya karena harus segera berangkat ke kantor.

I know, it sounds really stupid. Dengan kewajiban untuk masuk ke kantor besok paginya, seharusnya saya tidak tidur terlalu larut (with a naughty thought that I think it would be nice to have holidays every day… with paid.. hehe). Tapi film ini selalu bisa bikin saya melek dan ujung-ujungnya mulai senyum-senyum sendiri sehingga tidak segera tidur meskipun mata sudah lengket.

Apa sebabnya?

Hm…

Karena di bagian penutup film ini saya mendengarΒ  rangkaian-rangkaian kalimat yang membuat angan-angan saya terbang ke masa lalu. Sebuah rangkaian kalimat-kalimat sederhana yang terlontar keluar dari mulut Drew Barrymore yang berperan sebagai undercover journalist, dengan satu misi khusus untuk menjawab satu pertanyaan penting dari redaksi: How’s life at high school nowadays? Has it changed or it hasn’t changed at all?

Then she said…

…high school hasn’t changed.
There’s still that one teacher who marches to her own drummer. Those girls are still there, the ones that, even as you grow up, will remain the most beautiful girls you have ever seen close up. The smart kids, who everyone else knew as ‘the brains,’ but I just knew them as my soul mates, my teachers, my friends.
And there’s still that one guy with his mysterious confidence who seems so perfect in every way. The guy you get up and go to school for in the morning. … High school would not have been the same without him. I would not be the same without him. I lived a lifetime of regret after my first high school experience…
(Never Been Kissed, 1999)

Yes…

I instantly remembered that one guy… A guy who always looked so perfect in every way… who made me so excited to go to school every single day.

High school would have never been the same without him,
my super secret High School’s Sweetheart…

***


Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be close to you…
Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be close to you…

(Close to You, Carpenter)

There was this guy.
A regular guy.

He was not a cute guy who played basket ball and chosen as a Captain.
He was not a handsome guy with cool outfits and seemed always ready to rock some parties.
He was not a guy who talked a lot about new places to sip some cups of coffee.

He was just a class mate who sat in the corner of the class and didn’t talk too much.
He was just a friend, who always came to my house almost every Saturday nite with the other boys from class, but still didn’t talk too much.
He was absolutely nobody.

Yep.

Not until the minute I knew… he was something else.

**

“Pulang bareng aja, La… Bukannya kalian searah?”
Yep. His house was only blocks away.

“Ajak ngobrol dong, kenapa sekarang lu jadi diem?”
Yep. Suddenly, I left all the vocabularies on the table.

“Gimana kalau telepon aja? Bukannya itu bakal bikin ini lebih gampang karena nggak perlu ngeliat wajahnya?”
Yep. If only I got a stunt girl who would do such a thing.

I was a genuine shy girl,
dan malah berlari-lari panik ketika di suatu istirahat siang, tiba-tiba dia menyebutkan nama saya ketika saya melintas di depannya! Gila kan? (heh, jawabnya nggak usah pake acara kompak gitu deh… saya sadar kok, biar cantik-cantik gini, saya memang cukup gila! hehe)

“Dan elu bakal diem aja, La? Nggak ngapa-ngapain?”

Saya mengangguk.

“Jadi elu cuman puas mengamati dia dari jauh?”

Saya mengangguk sekali lagi.

“Yakin?”

Di pertanyaan terakhir, saya terdiam sebentar. Yakin, La? Kamu puas hanya dengan melihat dia dari balik jendela lalu sibuk memalingkan wajah ketika dia mengetahuinya? Kamu puas hanya dengan duduk di pinggir lapangan ketika dia bermain sepak bola setiap hari Jumat? Kamu sudah puas, hanya dengan berdiri di sebuah kios majalah yang berjarak dua puluh meter dari tempat ia biasa merokok dengan teman-temanmu yang lain?

“Elu musti ngelakuin sesuatu, La. Bentar lagi kita lulus, kan? Lu nggak takut nyesel, apa?”

Menyesal? Apa yang disesalin? Bahwa mungkin saja dia menyukai saya, tetapi tidak berani mengungkapkannya, gitu? Sejak kapan seseorang seperti dia bisa jatuh cinta dengan perempuan seperti saya? Mungkin malah dia tidak pernah kepikiran untuk jatuh cinta!

“Ah, nggak tau, deh… Liat ntar aja…” kata saya akhirnya.

And, you know what…
When I said,
“Ntar aja” it meant…. “Never”.

***

Sepanjang tahun terakhir di SMA, hampir tidak pernah saya memiliki keberanian untuk mengobrol tentang sweet nothings; apa kabar, sudah kerjain PR, gimana ujiannya tadi, dan segala pertanyaan yang mustinya sederhana dan biasa saya lakukan sebelumnya. I was so damn afraid that he would know my feeling… and I was so afraid, it would scare him to death πŸ™‚

June 1998 was the last time I had my chance to just talk to him…
but… yeah, I blew it.

Saya bahkan tidak peduli dengan kehadirannya di rumah saya saat kami mengadakan pesta perpisahan kecil-kecilan dengan seluruh teman sekelas. Sama sekali tidak peduli.

Until I woke up early in the next morning.
With emptiness.

Ya.

Sekolah sudah berakhir.
Tidak akan ada lagi curi-curi pandang setiap dia melewati kelas saya.
Tidak akan ada lagi perasaan berdebar ketika saya mendengar suaranya yang sedang asyik bercerita tentang sepak bola bersama dengan teman-teman sekelas di sudut ruangan.
Tidak akan ada dia lagi di depan mata saya.

And it’s been ten whole years since the last time I saw him.
Ten whole years I spent on regreting the moments where I could at least say something…

***

And there’s still that one guy with his mysterious confidence who seems so perfect in every way.
The guy you get up and go to school for in the morning. …
High school would not have been the same without him…

Pukul setengah satu pagi, film itu usai saya tonton.
Pukul setengah satu pagi, saya mematikan DVD player saya berikut dengan televisi 21″ yang menyala di depan tempat tidur saya.
Pukul setengah satu pagi, saya berniat untuk tidur saja karena besok sudah harus kembali bekerja dan mengerjakan laporan-laporan bulanan.

Tapi entah kenapa…

Ketika saya ingin menarik selimut dan memejamkan mata… a sight of his image appeared in my eyes and kept me awake. Membuat saya tiba-tiba ingin melakukan sesuatu yang mungkin sangat, sangat desperate… Ya. Pagi itu, saya mengaktifkan laptop saya, mengkoneksi internet, dan mulai membuka google.

I typed his name in the search box.

With just a simple wish.
That maybe I could find him through internet,
then I could meet him again.
Not to pick up what’s left.
But to know that he’s still out there…

And…

I didn’t find him. Not even one.

Well,
I guess…
he will always be my Super Secret High School’s Sweetheart then…
^_^

*hey, Lala! wake up and smell the coffee! πŸ™‚ *

About Lala Purwono

Published writer (or used to be, darn!). A wife. A mom. A friend that you can always count on.

Discussion

60 thoughts on “High School’s Sweetheart

  1. Hehehehe …
    Jangan menyerah …
    Siapa tau mas google bisa menemukannya …

    Di jajaran “your will be penggemar” novelmu mungkin …

    Orang Jawa bilang …
    keton – ketonen …

    Cari dia La …
    Eeee … sapa tau ajah …

    (hehehe)

    Keton-ketonen?
    hahaha…
    kayak setan dong, keton-ketonen…

    Mas Google kemarin udah nyerah disuruh nyari-nyari sampai pagi.
    Ntar kapan-kapan lagi deh.. πŸ™‚

    Posted by nh18 | November 5, 2008, 6:14 pm
  2. wakakakakaka….

    Dulu saya sempet gitu juga mba waktu smp :p

    ternyata kita ada kesamaan juga waktu jaman dulu ya??? Kalo diinget2, kenapa juga harus takut ngobrol ya? Kenapa juga ga coba2 untuk nimpuk tu co pake batu, jadi dia bakal inget ama kita ya??

    Duh, nyesel rasanya kalo inget waktu2 itu… πŸ˜€

    Bersabarlah mba….
    Anda tidak sendiri… :p

    Nimpuk dia pake batu?
    Hahaha.. mungkin aku bakal nggak berani ketemu dia lagi sejak lulus SMA … πŸ˜€

    Nyesel ya?
    Iya, sedikiiiiittttt….

    Seneng deh kalau ada yang juga ngerasain hal yang sama…
    I’m not all alone after all.. πŸ™‚

    Posted by shierlynikodemus | November 6, 2008, 1:13 am
  3. tumben mencari masa lalu La….

    bukannya seharusnya waktu kamu sekarang masih untuk mencari masa depan? bukan untuk ngubek-ngubek masa lalu seperti saya, perempuan berusia 40 tahun?

    but memang benar masa SMA masa paling indah…
    (katanya… krn sekolahku cewek semua, jadi ngga ada tuh si X yang bisa dilirak lirik hihihi)

    (aku pikir postingnya ttg High School Musical hehehe)

    EM

    Iya, nih, Sis.
    Tiba-tiba aja kepikiran dia ada di mana.
    Biasanya kan kalau ketik nama seseorang, ada kemungkinan akan muncul di google. Tapi ini kok nggak ada sama sekali…

    Last time I heard, dia ada di Belanda…
    And that’s the only information I have for the past 10 years.. πŸ™‚

    Eniwei,
    Kalau nggak ada temen cowok yang bisa diplirak plirik..
    berarti plirak plirik gurunya aja Sis! hehehe….

    Posted by emiko | November 6, 2008, 2:22 am
  4. Setiap orang punya masa lalu dan orang-orang yang tersimpan di paruh masa itu.

    Saya sendiri percaya bahwa masa lalu adalah masa yang tak pernah mati yang tetap memiliki masa depannya sendiri.

    Membayangkannya seperti jajaran-jajaran kereta api di rel ganda, berjalan paralel tanpa harus ngerusuhi lagi…

    Aku juga mencintai dan sering larut dalam masa laluku…

    Iya, Don.
    Seseorang dengan masa lalu-nya adalah sebuah paket yang tidak bisa terpisahkan.
    “Berjalan paralel tanpa harus ngerusuhi lagi”?
    Iya…
    Tapi untuk yang ini, kayaknya pingin dirusuhi lagi sama dia.. hehehe….

    Hey, Don!
    How’s life?

    Posted by Donny Verdian | November 6, 2008, 5:33 am
  5. once again you did it your way Lala … membawa orang untuk terbang ke suatu masa, to the exact and specific time …

    and in my time, I used to be that kind of boy … or at least I pretend so.

    but, there was no regret at all … (meskipun kadang ber-what ifs) … hahaha.

    Thanks, Pak…
    It was easier because I wrote it down with the thoughts of him… hehehe…
    Jadi Pak Grandis seperti itu?
    Diem-diem disukai seseorang atau diam-diam menyukai seseorang? πŸ™‚

    Eniwei,
    Saya sedikit menyesal kenapa dulu malah terkesan sangat jahat dan angkuh sama dia…
    Padahal sesungguhnya… it was totally the opposite! 😦

    Posted by Oemar Bakrie | November 6, 2008, 7:13 am
  6. Saya suka dengan analogi-nya bung Donny Verdian:

    … seperti jajaran-jajaran kereta api di rel ganda, berjalan paralel …

    Memang kalau di matematik/geometri dua garis sejajar tidak akan pernah bertemu, tapi kalau rel kereta sejajar? someday, somehow akan ada titik temu meski tetap harus menjalani titik temu itu sendiri-sendiri supaya nggak “tabrakan” …

    So, when it comes … just waive your hand and smile …

    Hmm…
    Saya jadi berpikir dan tersenyum, Pak…
    Memang…
    Somehow, akan ada titik temu… Meskipun tidak harus tabrakan…

    When that day comes…
    I’ll waive and say, “Hey, you! Where the hell have you been all these years! Kangen tau!” Hehehe….

    Posted by Oemar Bakrie | November 6, 2008, 7:20 am
  7. Dia Belanda ya La?
    Jangan-jangan….(jadi TKI kaleee)
    Jadi teringat artikel Kompas beberapa hari lalu tentang orang Indonesia yang mencari makan di Belanda dengan cara pura-pura jadi turis, kemudian kabur, tidak kembali ke Indonesia.
    Modal mereka 30 juta…
    Beu….
    Nekat juga tuh orang…

    ih, Abang!
    Berasa nggak romantis nih jadinyaaaaa!!! πŸ˜€
    Sepertinya bukan cuman di Belanda, Bang…
    Temenku kuliah pernah berangkat ke Korea, pura-pura jadi Turis tapi malah nyangkut di sana sebagai TKI illegal! Dia belum mau pulang kalau belum balik modal, soalnya sekalinya dideportasi kan udah nggak bisa balik ke sana dia….. Dan sekarang, sudah pulang tuh… Jadi orang kaya dia… πŸ™‚

    Posted by heryazwan | November 6, 2008, 8:15 am
  8. Oooh.., jadi ini Lala yang itu ya…??

    (ciyeee…, ngarep dia ngenalin gue sebagai temen sekolahnya yang dulu dia taksir itu…)

    Ngomong-ngomong, mbek…, eh…, mbak Lala ke pameran buku tanggal berapa…? Jam Berapa…?

    Gue mau ke sana juga ah, kenalan… πŸ™‚ (are you ready for the nightmare…???)

    Lha?
    Jadi elo yang itu ya?
    Yang suka makan bakso ga bayar itu?? hehehehe…

    Eh, Mas…
    Saya di Book Fair hari Jumat, 14 November. Launching-nya jam 10.30. Dateng yaa…
    Kenalan?
    Yuk, yuk…

    Soal nitemare?
    Mungkin malah kamu yang akan mimpi buruk setelah ketemu saya… hihihi

    Posted by Hilman | November 6, 2008, 8:27 am
  9. saya jg suka film itu, sayang saya ngga pernah SMA je La πŸ˜†

    hehehe….
    soal jatuh cinta ngumpet-ngumpet dan nggak berani bilang… pernah nggak?

    Posted by *hari | November 6, 2008, 8:53 am
  10. aiiiiihhh, i loooove this movie πŸ™‚

    Hai, Hanny!
    Thanks for coming!

    saya juga seneng banget sama film ini…
    apalagi dengan kenangan2nya.. hehe…

    btw,
    cool blog you have there.
    you’re sooo a writer, BU! πŸ™‚

    Posted by hanny | November 6, 2008, 9:15 am
  11. huahahaha…Lala…diem2 ya…aku yg udah buntut 2 orang juga masih suka search nama2 cowok yg ditaksir waktu sma via mas gugel…hehehehe…

    (bukan mo apa2 La…cuma mo nanya…kok loe dulu gak naksir gw sih!? hahahahaha…….ada2 aja!!!)

    hahahaha…
    berarti Lala nggak parah-parah amat ya Mbak..
    Kan belum punya buntut 2.. *artinya, yang udah berbuntut dua dan masih nyari2 cowok2 jaman dulu tuh… (nggak jadi, ah.. nggak tega! hehe)*

    Yakin cuman sekedar nanya?
    NGgak sekalian ditonjok aja?
    Lala bantuin deh MBak…
    hahaha…

    Posted by rhainy | November 6, 2008, 9:36 am
  12. Kirain postingan tentang High School Musical, filem yang luar biasa energik, dan inovatif.
    Heheh, kalau inget SMA, jadi ndak enak πŸ™‚
    Banyak cewek yang aku tolak, heheheh

    Wah, kelirunya kompakan sama My Sistah nih…

    Banyak cewek yang kamu tolak?
    Memangnya mereka minta apa sama kamu, Pho?
    Jangan-jangan duit deh… Ya jelas aja kamu nolak mereka… Hahaha…

    Posted by nkusuma6210 | November 6, 2008, 9:47 am
  13. Ha ha ha ha ha πŸ™‚ Jadi inget masa-masa SMA dulu, nyuri-nyuri pandang & pacaran di lorong kelas πŸ™‚
    Koq pas banget sich ma aku???
    Baru aja kemarin aku iseng mencari dia (mantanku yang first love itu) lagi lewat si mas Google, itu lho aunty yang aku ceritakan wkt di PTC. Inget ga?yang kamu bilang kalo aku ngerasain saat itu hanya rasa penasaran aja ? πŸ˜•
    Selain mencari dia aku juga iseng mencari mantan-mantanku yang lain lewat mas Google….. eh hasilnya ga nemu juga…
    Mudah-mudah mas Bayu ga tau dech πŸ™‚

    Huaduh..
    Bener nih Ret?
    Kok bisa pas gini ya? Hehehe…

    Cowok itu sih aku inget banget, Reti… And I still remember what I said.. Sama seperti yang aku rasain sekarang, cuman penasaran aja…

    Aku ndak bilang2 ke Mas Bayu-mu, Ret.. Tapi ntar kita googling bareng yah.. hihihi…
    Mudah-mudah mas Bayu ga tau dech πŸ™‚

    Posted by retie | November 6, 2008, 10:14 am
  14. Kekekkekekek

    ..la…

    bulan puasa kemaren gue dateng ke acara buka puasa sma gue..

    FYI…gak setiap tahun sma gue bikin buka puka puasa…dan sama kayak lo…ada diatara mereka yang terakhir kali bertemu adalah 10 tahun lalu..pas sekolah itu aja kan??

    Banyak yang berubah…

    cewek yang duluuuu super kereennnn..well sekarang dia udah jadi ibu ibu dengan 3 orang anak πŸ˜€

    cowok yang dulu gantengnya amit amit….sekarang tampangnya mirip kepala sekolah jaman dulu wakakakakkak

    lalu ada gue…
    You know what la??
    Dulu gue item (sekarang masih item juga sii cuma udah bersihan gituuuuh)..rambut cepak…badan super kurusss dada rata…dibarengi dengan mulut judes dan attitude galak…perpaduan yang gak bangetttt kan πŸ˜€

    Most of them gak kenal gue …asli (kalo luntur warnanya tuker ya la)
    bukan cuma karena gue udah dandan..dengan rambut panjang..

    terlebih dengan gaya gue menyapa…gaya gue berbicara….

    sampe pada akhirnya..ada seseorang yang bertanya no hp gue berapa..dan tanya tanya status gue…

    wakakakkakakakaak

    dan gue bilang ..
    “anak gue udah satu kalleee”

    hahahahha

    SMA…..penting gak penting..masa masa itu emang ngangenin ya la…

    ahh gue mau cari temen temen gue sma dulu di fesbuk ahhhh kekekek

    Hihihi…
    Dulu, dada elu rata ya Bu..
    Sekarang? Sekarang?
    wekekekekek…

    Eniwei,
    Emang seru ya kalau ketemuan lagi sama temen-temen SMA… Apalagi kalau kita ngerasa sudah banyak berubah *ke arah yang lebih bagus, pastinya*. Ajang reuni itu seperti battle field. Kalau nggak kuat alias minder, bisa keder sendirian di sana… πŸ™‚

    Bener Bu..
    Masa-masa SMA itu ngangenin banget, ya?
    *haduh, kenapa jadi nostalgia begini yah… bikin reuni kecil2an ah abis ini… hehehe*

    Posted by yessymuchtar | November 6, 2008, 11:08 am
  15. saya jarang nonton jeng…

    saya suka nonton film yang berwarna biru
    hehehe :mrgreen:

    yang warnanya biru?
    saya sih nggak punya..
    kalau pink, mau? πŸ˜€

    Hai, hai, Yakhanu..
    Apa kabar…

    Posted by yakhanu | November 6, 2008, 12:42 pm
  16. postingan Lala selalu memikat
    seperti filmnya Drew Barrymore itu
    teringat seseorang di masa lalu
    merupakan hal yang lumrah
    sy jg sering merasakan dan mendadak
    ingin berkomunikasi dgn seseorang
    yg keberadaannya ntah di mana kini berada
    btw, kl berada di daerah kekuasaannya
    Kim Jong Il (North Korea) memang
    sukar menemukannya lagi

    Makasih Abang…

    Lepas dari masalah cinta-cintaan jaman dulu, memang rasanya senang sekali kalau bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah lama nggak ketemu, ya? Seperti saya yang menemukan kembali seorang sahabat masa TK dulu setelah dua puluh tahun berpisah! Bener-bener bahagiaaaaa… πŸ™‚

    Posted by mikekono | November 6, 2008, 12:52 pm
  17. super secret high school’s sweetheart…
    terakhir ketemu….gantengan suamiku, hehe….
    salam kenal ya πŸ™‚

    Hihihi..
    Kenalin sama suaminya dong… *lah, kok ganjen sih La! Suami orang tauk… hahaha*

    Salam kenal Mbak…
    Kalungnya cantik-cantik deh! πŸ™‚

    Posted by deenee | November 6, 2008, 1:04 pm
  18. he’eh, bener tu….setelah lepas sma, aku juga jadi merasa kehilangan……nggak ada yg mencuri2 pandang padaku lagi, hehehe….
    untungnya setelah masuk kuliah, ternyata malah lebih banyak yg mencuri2 pandang padaku πŸ˜€
    *pede.net*

    Andai saja ada alat pendeteksi kebohongan di situs wordpress sehingga comment yang bohong bisa langsung masuk Spam…
    hehehehe…

    Posted by goenoeng | November 6, 2008, 1:48 pm
  19. hehe….memoar tho mbak……..jadi inget juga yah masa sekolahan………

    sy juga kadang kepengen ajah nyari info temen2 sekolahan yg udah putus komunikasi di google……but itu tak ditemukan..ehe

    yuk…ambil semua hikmah masa lalu, buat menghadapi masa depan kita…. coz, kita hidup di masa kini πŸ™‚

    Sama juga tho?
    Iya, Mas.
    Apalagi si teman itu nggak pernah punya akun facebook, fs, wordpress, atau apalah yang menyangkut soal jejaring dll dsb, jadinya ya susah ya…
    Tapi bener..
    Kita hidup di masa kini… yang udah lewat, dijadikan pelajaran aja… SIP! πŸ™‚

    Posted by Alex | November 6, 2008, 3:18 pm
  20. hehhe..emang gitu kli y klo udah mask ke bagian kehidupan yg berbeda…jd pengen nonton juga negh… πŸ™‚

    tonton aja, Sarah…
    beneran..
    ndak rugi…
    kalau ngerasa rugi, uang kembali deh.. hehehe… jiwa dagang kumat! πŸ™‚

    Posted by sarahtidaksendiri | November 6, 2008, 3:34 pm
  21. wakakakakak, aku juga seneng banget sama film ini.
    Ngak jera deh nonton berkali2.
    Mulai dari bioskop, beli DVDnya, trus pas diputer di Trans TV, ditonton semua.
    Disitu David Arquette lagi ganteng2nya πŸ˜€

    Waduh..
    Ngembar-ngembarin aja si Mbak inih… hehehe…
    Si David Arquette emang lagi yummy-yummy-nya di situ ya Mbak.. Gemes, gemes…
    *jadi inget sama kostum yang dia pake pas dateng ke prom party… hehehe*

    Posted by IndahJuli | November 6, 2008, 3:51 pm
  22. hihihihih gw jaman SMA ga punya kisah cinta ma temen sekolah bu!!!! pacarannya ma yang lebih tuaaa melulu!!! ga lepel gitu kayanya yang seumuran teh hahahah

    tapi tetep aja suka kangen ama masa pacaran di SMA dulu.. hm… film ini gw suka banget juga!!! dulu sempet berpikir gw juga ah ga akan ciuman sampe umur 24 dan nemu pasangan yang tepat banget buat cun cun an πŸ˜†

    semua tinggal impian masa remaja hahahahha

    hahaha…
    gua sih dulu dengan GR-nya pernah merasa satu level dengan cowok-cowok cover boy,
    sampai suatu hari gua ngaca… ow no… gua ternyata salah…
    ternyata gua tuh satu level sama cowok-cowok model celana dalem Calvin Klein! hehehehe… *ngaco, ngaco deh… *

    Jadi, pertama kali cun-cunan kapan, Nat….????
    Ada photo-photo buat buktinya, barangkali? πŸ˜€

    Posted by natazya | November 6, 2008, 3:57 pm
  23. Tuh kan La jd nyesel!
    *kabur sebelum ditimpuk:mrgreen:

    Kalah cepet, Pimbem…
    Saya udah siap-siap dari tadi soalnya…
    hahahaha….

    Posted by pimbem | November 6, 2008, 4:28 pm
  24. Waaahhh Never Been Kissed… jadi inget jaman dulu, halah! :p

    Saya juga pernah seperti itu, I mean suka banged sama seseorang tetapi hanya berani menatapnya adri kejauhan. Dengan mencuri pandang seperti itu saja rasanya udah phewhhh… ga keruan deh! Hehehe…

    Satu kenekadan saya pada waktu itu, ngasih dia lagu-lagunya Emi Fujita! :p sengaja pengrimnya anonymous, kan malu kalo dia tau.

    Hmmm.. jadi curhat *grin*

    aih, aih…
    sampai kirim lagu segala, ya…
    wahh… asyik..

    Tapi emang lho..
    cuman curi-curi pandang dari kejauhan aja rasanya udah yang… muantabbbsss..
    dan apalagi ketika dia membalas menatap saya… uuuhhhhh……. langsung deh bikin syukuran kecil-kecilan! hehehehe…

    Posted by Tie | November 6, 2008, 5:34 pm
  25. Aku tau film ini, tapi aku ngga nemuin nuansa romantisnya, mungkin karna aku ngga terlalu suka keindahan kota…?

    Haduh..
    berarti nontonnya harus dekat-dekat dengan Istri tercinta…
    Biar berasa romantis.. hihi…

    Posted by qzplx | November 6, 2008, 6:31 pm
  26. La, tahu nggak, saya pernah juga mengalami jaman seperti itu….saat saya cerita…DM sampai ngakak. Lha gimana, lihat genteng rumahnya dari kejauhan aja, udah deg2an…dan curi-curi mengintip dari jendela kelas saat istirahat (kelasku di tingkat 2)…..tapi kalau dia mendekat, saya malah belok kanan….hahaha…lucu kalau mengingat soal itu.

    Genteng, Bu?
    Melihat genteng rumah sudah deg-degan??

    Hehe..
    kalau saya..
    setiap melihat mobil yang mirip dengan mobilnya, saya langsung deg-degan… Malah pernah punya cita-cita, kalau beli mobil, mau yang sama kayak mobil si dia aja deh.. hehehehe…

    Lucu ya Bu inget-inget masa-masa jatuh cinta tapi nggak bisa melakukan apa-apa?
    Sekarang sih udah lebih pemberani…
    hehehe…

    Posted by edratna | November 6, 2008, 6:32 pm
  27. jadi sekarang ini jeung lala sedang merasakan…………….halah!
    jeung ngerasa kangen denganku tidak ya? tambah halah….hehe. boleh kabur jeung….?
    salam hangat selalu

    hampir dekat dengan hari Hnya aku jadi ingin cepat cepat…….

    Hihihi..
    kangen?
    kangen nggak ya.. .hehehe….

    Blue jadi dateng kan?
    Saya tunggu yah…

    Posted by bluethunderheart | November 6, 2008, 7:36 pm
  28. Hmm..persis dengan kisah denok jeunglala..akhir kisah yg tdk begitu membahagiakan sad ending..kita gak jadian..padahal sama2 lope..huaaaa..oh my first love where are you??
    tapi its oke..jalani yg sekarang lebih baik.. πŸ™‚
    eh itu slh satu pilm favorit denok juga loh..

    Kayaknya ini bakal jadi favorit semua perempuan manis kayak kita ya, Denok.. hihihi…
    Dia sih bukan first love saya…
    mungkin saya yang first love-nya dia.. hihi…

    “Hey, First Love-nya Denok! Dicariin tuh! hahaha”

    Posted by denokdebloeng | November 6, 2008, 7:48 pm
  29. Jadi senyum2x sendiri *eittt…, saya bukan orang gila*
    Ngebayangin jaman SMA. Bener banget tuh deskripsi si Drew dalam film. Salam kenal ya πŸ˜€

    Bener, Mbak.
    Kata-katanya itu emang bener-bener bikin saya manggut-manggut saat pertama kali liat filmnya…
    Langsung deh, inget sama si High School’s Sweetheart itu.. πŸ™‚

    Posted by Felicity | November 6, 2008, 8:33 pm
  30. masak nggak ketemu sih ..
    kan tinggal ketik “mascayo” , coba sekali lagi, pasti ketemu deh … hihihi …

    idih, Si Mas…
    jadi ketauan banyak orang deh… hehehe

    Posted by mascayo | November 6, 2008, 9:01 pm
  31. jadi pengen nonton nech mbak…

    Nonton aja, My…
    Tapi setelah kerjain skripsi, yah.. πŸ™‚

    Posted by Myryani | November 6, 2008, 9:39 pm
  32. high school: best part of my live. Oia how to loose a guy in 10 days juga bagus. hihi. sama weding singer. ho

    How to lose a guy? Yap.. udah nonton.. bagus..
    Wedding Singer? Ah, still remember the scene where she stood in her room dan berkata di depan cermin… lalu si Adam Sandler melihat dari bawah… dan ngirain yang bukan-bukan…uhh… ouchy! πŸ™‚

    Posted by dondanang | November 7, 2008, 12:16 am
  33. coba deh laen kali nonton “rrr” hehe aku dah 2 kali nonton ttp aja ngakak ga habis2 …

    ehh…
    rrr itu apaan ya? siapa yang mainnn???

    Posted by masmoemet | November 7, 2008, 12:47 am
  34. i dit it in my past.
    it remains me to what i did several years ago.
    wake up and go to school just for seeing him.
    but i was totally arogant at the time.
    and now, it was became very very regrettable.
    i should had his attention.
    but what i did was ignoring all facts about him:(

    after finishing school, i did know nothing where he was.
    1 thing that i know is being mad to my self.
    because, i should knew that actually we’re in lov each other.

    huh,gemes mikirnya kalo sekarang ini.
    kenapa bodoh banget jaman dulu itu.

    Actually in love???
    oh my God… sayang banget ya, Ka..

    Aku juga pernah… tapi ini beda cerita lagi… Akhirnya sama-sama bilang sayang, cuman saat itu dia udah persiapan menikah… kata dia, “Coba kamu telepon beberapa bulan yang lalu, La.. Pasti semuanya berbeda.. ”

    UUHHH!!! GEMESSS!!! 😦

    Posted by mataharicinta | November 7, 2008, 9:23 am
  35. kenangan lama bisa ditrigger oleh film, ehem, jadi ceritanya dulu sebagai seorang secret admirer….
    Dan, lala gak sendiri. Saya dulu setamat smp, pernah ngikuti seorang gadis masuk ke sebuah sma yang sebetulnya bukan sma yang saya inginkan untuk sekolah di sana. Eh, sudah begitu sampai kelas 3 sma saya tak pernah bisa menyampaikan perasaan saya padanya. Takut ditolak cinta. Justru saya akhirnya berpacaran dengan teman sebangkunya.

    Wah…
    sampai ngikutin segala, Pak? Hebat sekali…. Saya belum seberani itu, Pak… Banyak mikirnya.. πŸ™‚
    saya sih akhirnya memang dekat dengan teman sekelasnya.. hehehe… tapi nggak pacaran..

    Posted by suhadinet | November 7, 2008, 9:34 am
  36. bagus ya mba’ film nya

    Bagus banget..
    Drama komedi romantis… Ah, Lala banget tuh! πŸ™‚

    Posted by zoel | November 7, 2008, 11:51 am
  37. dicari mbakkk…
    mana tahu nemu..:)

    lagi capek nyari, Ndah…
    Pingin dicariin aja.. hihihi

    Posted by Indah Sitepu | November 7, 2008, 11:59 am
  38. aduh jeung….jadi inget masa lalu….
    aku pernah punya 1 buku yang isinya semua puisi tentang dia…kalau dibaca sekarang bikin senyum, ketawa…

    betapa indahnya ingatan ya jeung.
    jangan menyerah jeung, coba cari lagi…friendster, facebook, tante yahoo, om google…coba semua!

    tadi malam aku nonton lake housenya si keanu reeves (setelah putus dari aku, ga pernah lagi kupanggil mas nunu…huh…)dan sandra bullock…kalau belum coba nonton deh jeung…kayanya filmnya jeung banget deh tuh!( hi…sok tau yah!)

    Hihi…
    saya juga punya, Mbak Nadin… Dan sampai sekarang, kalau dibaca-baca lagi, suka kegelian sendiri.. hihi.. kok bisa saya se-naif itu.. hehehe…

    Soal Lake House… wah saya udah nonton tuh! Bagus banget!! Emang bisa ya kejadian seperti itu… Kalau bisa kan seru sekali yaa… *cuman kalau saya, pasti udah mikir yang mistis2 gitu deh setiap buka kotak pos dan liat ada surat dari masa lalu! hahaha*

    Posted by nadin | November 7, 2008, 12:05 pm
  39. wahahahahahahaha…

    this d****d posting really make me travel in time, back to 1993!
    πŸ˜†

    ah you’re the girl La *hugs*

    eh eh saya pernah membuat posting kayak gini, tapi bukan gara-gara film, gara-gara nonton Phill Perry bernyanyi πŸ˜†

    Eh,
    aku udah baca tuh Chi..
    Emang bener ya… ada lagu-lagu tertentu… film… barang-barang… yang bisa membawa kenangan tersendiri dan bikin kita mesam mesem atau malah sedih.. πŸ™‚

    *taun depan mo nonton Java Jazz ah! hehe*

    Posted by chic | November 7, 2008, 12:48 pm
  40. SMA, SMA, sekali lagi SMA
    ngangenin banget ya

    kalau boleh berbagi pengalaman…
    SMA ku. dia memang terkenal sejak SMP, so pasti karena cantik, pinter, dan tentu aktif organisasi sekolahan dong. sejak SMP sampai SMA saat itu, sudah berapa temen saya yang cowo2 selebritis papan atas ndeketin dia. sempet kedenger jadian sama seorang cowo idola.
    saya sih hanya berharap biasa saja, rada nyadar, dan sudah sampai akhir dari SMA itu tidak melakukan apa-apa dan tidak terjadi apa2. sama seperti cerita jeung lala.
    tapi sekarang, dia sudah menjadi ibu dari anak-anakku. saya kadang2 mikir, koq bisa ya??? padahal saya suka diledekin temen2, gara2 foto pernikahan istri saya diminta buat koleksi salonnya, tapi mesen; jangan yang ada sayanya……. *jdug#@!*

    hahaha..
    bener-bener ngakak baca komentarnya Bapak..
    saya jadi kepikiran juga, jangan-jangan saya berjodoh dengan orang paling ganteng di sma… hehehe…

    Koleksi photo Bapak bakal diminta buat koleksi salon kalo Bapak rela disanggul… Mau ga kira-kira? hihhi…

    Posted by tren di bandung | November 7, 2008, 2:28 pm
  41. jadi saya sampai sekarang masih rada sewot (walaupun kalau lg ngaca nyadar juga) sama salon pernikahan saya itu lho jeung.
    tapi sudahlah mudah2an berbagi memori ini ada manfaatnya bagi kehidupan masyarakat kota kita. kalau jeng lala punya sebuah obsesi atau cerita tentang kota idaman sampaikan komen atau link artikel ke

    http://trendibandung.wordpress.com/2008/11/07/blogger-and-the-city/

    hahaha..
    udah, jangan sewot, Mas..
    Hidup harus tetap berjalan.. *hihihi, sok pinter lu La…*

    Posted by tren di bandung | November 7, 2008, 2:32 pm
  42. Never been watch it,,heheh!!

    Berarti harus musti kudu dilihat! hehehe…

    Posted by [H] | November 7, 2008, 3:02 pm
  43. Akhirnya semalaman nggak jadi tidur dong.
    Pasti di tempat kerja sering ngantuk.
    Hehehe….

    hahaha..
    emang, Pak Edi…
    Saya jadi sering ngantuk.. Mana di depan saya ada nyala AC yang langsung ngademin jidat saya setiap hari… hihihi…

    Posted by Edi Psw | November 7, 2008, 3:20 pm
  44. kasian aq…, yang laen pada ngerti english, aq malah hoah-hoah

    hehehe…
    daripada saya posting tentang Kangen Band, Rolly lebih pilih yang mana? πŸ˜€

    Posted by only R | November 7, 2008, 7:03 pm
  45. film lama, ah jd pnasaran sama film … apa tadi, hah, lupa..

    hehehe…
    penasaran ya?? tonton aja…
    judulnya Never Been Kissed. Yang main saya.. eh.. Drew Barrymore.. hehe

    Posted by warmorning | November 7, 2008, 9:23 pm
  46. Aduh, sekolahku nggak sampai SMA, La. Jadi nggak bisa cerita banyak. Gimana dong…
    Nggak pa-pa ya…

    Siapa yang nyuruh cerita di sini??? Kan kamu punya blog sendiri, DM!! πŸ˜€
    hehehe..
    Nggak apa-apa kalau nggak sampai SMA..
    yang penting sekarang udah jadi boss.. hehehe..

    Posted by Daniel Mahendra | November 8, 2008, 12:45 am
  47. sweet SMA, masih terngiang, kayak baru kemarin….dan entah sampai kapan..

    Entah sampai kapan…
    uh…
    pasti masa-masa SMA-nya dahsyat ya, Mas…

    Posted by antokoeβ„’ | November 8, 2008, 1:25 am
  48. Ngikik baca komentar Pak NH18 πŸ˜€
    Masa SMA ku kayak apa ya? Ahhh nggak ada beda sama sekarang ;))

    hehe..
    nggak ada bedanya mbak??
    Kalau saya sih beda banget…
    terutama ukuran baju dan celana jeans… *makin bulet.. hihihi*

    Posted by Yoga | November 8, 2008, 10:51 am
  49. Terakhir kali aku iseng-iseng browsing dengan mengetik namanya di Google,Eh..gak taunya ternyata dia ada di Facebook. di photonya doski mejeng sama cowok dan gendong bayi yang imuts 😦
    nyesel deh.

    haduuuhhh..
    jadi kebayang gimana nyeselnya, Septa…

    sekarang saya malah jadi ngebayangin. gimana kalau setelah ketemu, eh ternyata dia udah menikah dan punya anak. Apa sebaiknya nggak usah dicari aja ya? daripada sakit hati.. hehehe…

    Posted by septarius | November 8, 2008, 10:55 am
  50. ” it would be nice to have holidays every day…”
    nice bener nih.. pengin juga ah..

    ternyata Mbah google juga gak pinter-pinter amat ya jeung.. pertanyaan jeunglala belum bisa njawab dia..

    coba reg spasi “ketemu” aja jeung.. :mrgreen:

    Hehehe…
    Emang nice tuh kalau libur tiap hari, OmJok…
    reg_ketemu?
    ketemu sapa?
    Om Joko?? hehehe…

    Posted by trijokobs | November 8, 2008, 12:01 pm
  51. yups,
    hmmm, “kisah” lama bersemi kembali,
    sabar yach ‘la,

    maybe…

    dia juga diwaktu yang sama nge buka google,
    mengetikkan nama’mu,
    membaca kisah ini dan tersenyum,
    berkata lirih dalam hatinya,
    “ach…seandainya aku seberani AA Gym…”

    πŸ™‚

    hihihi…
    seberani Aa Gym?
    ah.. jangan deh… saya yang ndak mau.. πŸ˜€

    Posted by rahmadisrijanto | November 8, 2008, 3:08 pm
  52. persis sama seperti aku dulu…..

    Terus, selanjutnya gimana??? πŸ™‚

    Posted by dion | November 8, 2008, 6:59 pm
  53. ehem ehem…

    cun yang “sederhana” sih di usia 16 heuehuehuheue

    hihi..
    emang ada yang nggak sederhana, Nat?
    πŸ˜€

    Posted by natazya | November 9, 2008, 7:53 pm
  54. Gw juga pernah nyesel krn ga bilang suka padahal gw dia juga ada rasa, dan mbah google-pun tak bisa melacak jejaknya….high school rules deh pokoknya πŸ˜€

    Posted by 1nd1r4 | November 10, 2008, 9:16 pm
  55. segitu niat nyari-nya…? udah nyoba nyari di FS..?! biasanya ada, semoga ada, .saya doain dehh…

    Posted by tentangrifai | November 11, 2008, 4:25 pm
  56. wah dah lm neh smnjk nonton film na, jd ingat msa lalu

    Posted by Johan Firdaus | November 22, 2008, 9:55 pm
  57. Oh, ini yang Raymond ya, Laa? Emang ada sih yang ga demen internetan jadi susah mencari jejaknya, ha3. Lebih cepet kalo elo cari tau lewat teman2 yg dulu dekat ma dia, Laa, siapa tau mereka masih kontak πŸ˜€

    He eh, Ndah. Ini yang Raymond Antonio itu.. Susah banget deh, secara dia males in touch with internet social network… Temen gue bantuin nyari kabar terbarunya lewat mana coba?
    Lewat PEMBOKAT si Raymond!
    iyaaaa… sinting, kan? πŸ˜€

    Posted by Indah | April 17, 2009, 10:28 am
  58. Wah kayaknya seru amat tuh ceritanya…sampe lupa tidur..he..he πŸ˜€

    Posted by trusted ptc | March 14, 2010, 5:29 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: 437 « the blings of my life - February 26, 2009

  2. Pingback: googling… | The Blings Of My Life - April 13, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

November 2008
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: