archives

Life

This tag is associated with 34 posts

Nothing, Everything

Oprah & Nate

Ada yang seru di acara Oprah Show, siang tadi. Aku memang paling suka kalau Oprah sudah mengupas soal make over, entah itu penampilan fisik atau perubahan interior sebuah rumah. Seru aja melihat metamorfosa keren itu; dari seseorang yang biasa saja menjadi bak seorang artis di red carpet perhelatan Oscar, sampai ke rumah bobrok menjadi sebuah rumah impian. The significant beautiful changes that make me go WOW! Continue reading

Not Every Silence is Gold

Nasib kerja di perusahaan pelayaran yang kantornya dekat pelabuhan adalah musti rela jadi pemandangan gratis buat para supir truk yang asyik mangkal di posko mereka, di sebuah gardu kayu, dekat truk-truk kontainer yang parkir. Gardu tempat mangkal itu berada di mulut gang — jalan masuk menuju kompleks ruko– dengan akses jalan yang lumayan ajrut-ajrutan, sehingga Bro, kakak lelaki yang setiap hari mengantarjemput, selalu menurunkan aku di mulut gang, yang jaraknya sekitar 100 meter dari kantor. Maksudnya adalah supaya shock breaker mobilnya nggak berantakan dan tentunya, dia memang lebih sayang mobilnya ketimbang adik perempuannya yang cantik jelita ini. Tsah! 😀 Continue reading

The Perfect Decision

Every decision is a life changer.

Kuanggap demikian karena menurutku setiap keputusan yang diambil akan melahirkan sebuah kejadian yang akan memengaruhi kehidupanku selanjutnya. Sekecil apapun keputusan yang lahir, tidak menutup kemungkinan kalau kejadian yang besar akan menanti dan mengubah segalanya.

And every decision is a perfect one.

Kuanggap sempurna, karena menurutku, tidak ada keputusan yang salah atau keputusan yang benar. Definisi benar atau salah akan tergantung dari pasang mata mana yang memandang, isi kepala mana yang menganggap. Benar menurutku, tidak berarti benar untukmu. Salah untukmu, mungkin kuanggap sebagai pelajaran berharga buatku.

Jadi, kukatakan sekali lagi, bahwa semua keputusan adalah sempurna. Untuk hidupku, untuk penguatan tapakan kakiku di masa-masa selanjutnya, untuk pembelajaran, untuk pengalaman agar aku lebih berhati-hati.

Every decision is a perfect decision, dan sepertinya, ada sepasang manusia yang akan menganggukkan kepala kalau aku bercerita tentang keputusan terhebat mereka dalam sejarah kehidupan mereka, sampai tiga puluh tahun terakhir ini. Continue reading

My Mood Boosters

Awas, Galak! 😀

Sudah banyak yang tahu kalau aku adalah seorang perempuan yang moody. Gampang senang, gampang sedih. Semuanya bisa terjadi dalam satu jentikan jari. Ya, kawan. Secepat itu perubahan moodku!

Seringkali, untuk masalah yang sama, reaksiku bisa jauh berbeda. Kalau biasanya aku bersikap tenang dan cool, tapi bisa jadi, ketika masalah yang sama menimpa lagi, aku bisa ngamuk luar biasa! Aku bisa menyalak hebat dan mencoba menggigit siapapun yang mendekat! Haha.. anjing, kali, ah… Continue reading

Who Are You?

Learning fromThe Movies Vol. 6

Aku sedang menonton film The Nanny Diaries. Sudah entah untuk yang keberapakalinya aku menonton, tapi kali ini ketika film itu usai, aku seolah mengantungi pesan yang sama sekali berbeda dibandingkan ketika pertama kali menontonnya lewat DVD playerku, beberapa tahun yang lalu.

Seperti yang pernah kubahas di tulisanku, Sebuah ‘Pesan’, bagaimana pesan-pesan yang terserak di seluruh jagat raya ini akan berkonspirasi untuk sampai kepadamu dengan cara-cara yang aneh — lewat lagu, lewat tulisan di billboard pinggir jalan, lewat orang-orang yang bersliweran di hadapan muka. Dan ya, di saat yang berbeda, billboard yang sama mungkin tidak akan memberikan pesan yang sama. Itu karena menurutku — yang kuadopsi dari pendapat kawan baikku, Indah — “The right message will come along to our lives at the perfect time, somehow, someday.”

Ya.

Ada sesuatu dari film ini yang membuatku kemudian berhenti sejenak sesaat setelah film itu usai kutonton. Menghela nafas berkali-kali kemudian mengaktifkan laptop untuk mulai menulis.

Beberapa bagian di film drama yang sederhana ini ternyata mampu membuat otakku bekerja lebih keras — bak menonton film-film sekelas Oscar yang penuh dengan kata-kata njelimet, ide-ide yang luar biasa extraordinary. Sederhana saja, tapi membuat pikiranku penuh dengan pertanyaan.

Dan ini adalah sebagian kecil dari film tersebut yang membuat aku menghela nafas berkali-kali hanya karena aku merasa tersindir, kepepet, sampai ke pojokan! 😀 Continue reading

Tertatih atau Tertinggal?

Kehidupan yang Sibuk

Seorang lelaki, memakai setelan jas yang rapi, duduk di belakang sebuah meja, menghadap sebuah laptop yang menyala. Grafik dan angka menyambut sepasang mata yang memandangnya, bunyi aduan ujung jari dan kenop-kenop kecil keyboard berbunyi nyaring membentuk irama yang konstan. Sesekali, ia meluruskan punggungnya yang kencang karena seharian tak beristirahat. Kekakuan tubuhnya ditunjukkan dari bunyi gemeretak engsel-engsel tubuhnya.

Dia memang lelah sekali. Dari pagi menyentuh sampai langit berubah gelap, lelaki itu seperti tupai yang meloncat dari ranting satu ke ranting lainnya. Dari gedung yang satu ke gedung yang lain, dari berjumpa dengan pebisnis yang satu lalu ke pebisnis yang lain, dari janji makan siang dengan Istri sampai pejabat. Semua dilakoninya seperti clockwise. Berjalan, seolah menyatu dengan nafasnya. Dia lelah, tapi dia tak bisa berhenti. Continue reading

Her Life, Her Secret

Aku dan My Life, My Secret

Sebuah buku kutimang dengan sayang, kemarin sore. Catatan hati seorang Diva, Krisdayanti, yang dibukukan dalam sebuah buku best seller berjudul My Life, My Secret itu adalah salah satu pemberian dari seorang kawan baikku yang kukenal lewat media blog. Namanya, Indah Wd. Dia sengaja memberikan buku ini sebagai hadiah ulangtahunku ke-30 yang baru akan jatuh tepat tanggal 12 Februari, besok. Continue reading

Actions do a lot better than Words?

Pernahkah kamu mendengar kalau “Actions do a lot better than Words”? Atau menyetujui kalau tindakan adalah jauh lebih penting daripada sekadar berkata-kata? Karena menurutmu, kata-kata akan mudah terhambur keluar dari mulut, bisa tanpa makna, sedangkan sekecil apapun gesture tubuh dan perhatian telah menunjukkan segalanya? Rasa cinta lewat usapan di punggung tangan, kecupan sayang di kening, elusan sayang di punggung yang menenangkan, atau genggaman tangan erat-erat ketika seseorang sedang sangat ketakutan atau bersedih, telah menunjukkan sejuta kata-kata yang tak sempat terucapkan?

All those little gestures speak louder than words.

Dan hatimu lebih menghargai semua itu ketimbang jutaan kata-kata cinta, sayang, rindu, yang berhamburan keluar dari mulut orang-orang yang kamu sayangi..

Apakah pernah kamu merasa seperti itu?

Kamu selalu menganggap bahwa actions do a lot better than words? Continue reading

Evolusi Kebahagiaan

Seorang rekan kerja, tadi pagi, bercerita tentang masa-masa kanaknya. Yang memicu cerita ini adalah sebuah telepon kemarin sore dari kawan akrabnya saat masih bersekolah dengan seragam putih merah. Cerita mengalir, yang tentunya banyak menceritakan soal masa-masa kanak-kanak mereka. Pulang dan pergi ke sekolah bareng, kemana-mana bareng, cekakak-cekikik bareng. All the little stuffs they did back in 1970-s. Betapa menyenangkan! Continue reading

7 point 4

Sore pukul enam, aku membuka sebuah pintu kamar sebuah rumah sakit.

Aku melihat Papi terbaring di atas ranjang. Sepasang matanya terpejam, tangannya dilipat di atas dada, tubuhnya berbungkus selimut sampai ke pinggang, lalu terdengar suara dengkuran halus yang keluar dari mulutnya. Papi terlihat begitu nyenyak dalam tidurnya.

Mbak Piet, kakak sulungku, bilang, “Tadi Papi sempat bangun sebentar, aku ajak omong sedikit, terus tidur lagi…”

Sepertinya, obat yang diberikan Dokter untuk menghilangkan rasa mual di perut Papi mengandung obat penenang, sehingga usai mengkonsumsinya, Papi langsung mudah mengantuk dan tidur dengan tenang.

Papi memang mual-mual terus belakangan ini. Nafsu makannya turun drastis — bahkan tidak makan sama sekali, selain dua butir anggur! Minuman apapun tidak bisa melewati kerongkongannya karena langsung mual. Walhasil, kondisi Papi semakin drop.

Tidak seperti orang-orang yang bobot tubuhnya cenderung turun serta terlihat kurus bila berhari-hari tidak makan, Papi malah terlihat lebih gemuk. Rupanya karena tidak bisa membuang urine dengan lancar hampir seminggu lamanya, membuat tubuhnya membengkak. Belum lagi Papi tidak bisa pup dengan lancar. Duh, aku jadi semakin merasa ngilu setiap harus berkali-kali ke kamar mandi seharian ini hanya karena minumku yang terlalu banyak.

Papiku berjuang sekuat tenaga untuk bisa pipis, sementara di kantor, aku beser sampai bosen! Betapa ironis. Continue reading

Catatan Harian

October 2021
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Celotehan Lala Purwono