archives

feel

This category contains 30 posts

Are You Tired, Hm?

Women come and go in his life. Membuat bising hidupnya. Telepon yang berbunyi seolah irama yang konstan, membuat pusing kepalanya. He’s just trying to be nice and I know that for sure; karena saya melihat sendiri betapa lelahnya kedua matanya yang memohon agar semua dering telepon dan SMS itu berhenti.

Sampai suatu kali dia berbisik, “C’mon…” dan berlalu menjauh hanya untuk menerima telepon demi telepon yang berdering setiap beberapa menit sekali! Ugh!

I’m in love with a guy like him. Infact, I am one of the regular caller babes in his cellphone.
Tapi melihatnya seperti itu, melihat kedua biji matanya yang tak lagi bening tapi Β penuh dengan kelelahan, melihatnya harus bermanis-manis padahal sebelumnya ia mengeluh, saya tahu, dia bukan seorang lelaki yang bahagia.

Dia lelah!
Dia sangat lelah!

Setiap pahlawan butuh untuk istirahat juga. Setiap aktor butuh jeda juga. Setiap atlit sepak bola butuh waktu untuk turun minum.
Tapi dia tidak pernah berhenti.
Dua puluh empat jam sehari, tujuh hari dalam seminggu.

Berjalan seperti clock-wise.
Dan saya tahu, I think he had enough of it.

Kapan-kapan saya akan bertanya lagi kepadanya; setelah saya yakin bahwa dia tidak mengeluh lelah sesaat sebelum mengangkat telepon dari saya.
Saat saya yakin, baru saya akan bertanya: “Are you tired, hm?”

Dan saya tidak akan tawarkan apa-apa kecuali satu kalimat ini: “Istirahat, ya…”
Sambil berharap, mereka, perempuan-perempuan itu… mau mengerti.

when will I have my nerves to fly again?

Kemarin sore, saya menemani Bro menjemput Mbak Ira yang sejak hari Jumat kemarin, terbang ke Bali untuk mengikuti acara outting tahunan yang diselenggarakan oleh kantornya; khusus untuk karyawan berprestasi dalam lingkup seluruh Indonesia. Hebat, kan?

Sore itu, pukul empat lebih sedikit, saya sudah duduk di sebelah Bro yang mengemudikan sedan hijaunya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Maklum, kami berdua terlambat bangun (akibat nggak pulang-pulang dari PTC beberapa jam sebelumnya! hihihi) sementara pesawat yang ditumpangi Mbak Ira seharusnya sudah mendarat pukul setengah lima.Β 

Belum sepuluh menit meluncur di jalan tol, tiba-tiba Mbak Ira menelepon dan bilang kalau pesawatnya masih baru akan berangkat! Hiyaaahhh!!! Akhirnya, Bro memutuskan untuk menurunkan kecepatan dan berjalan dengan kecepatan minimum di jalan tol yaitu 60km/jam. Biar nggak bengong di bandara, katanya.

*Bukannya bisa nunggu di cafe atau resto di sana, La?*
*Bisa sih… tapi kamu mau bayarin, nggak? Harganya bener-bener nggak penting, kaleeee!* πŸ˜€

Pukul lima, saya sudah sampai di sana. Kami melangkah menuju tempat kedatangan domestik yang jaraknya cukup jauh dari tempat parkir mobil *heran, deh! kompak banget sih, ngambil jam penerbangan yang sama? Bandara jadi rame banget!*. Di layar monitor, belum nampak tanda-tanda pesawat terbang yang membawa penumpang dari Denpasar akan mendarat di Surabaya, sehingga saya dan Bro bener-bener mati gaya!

…walaupun akhirnya saya memaksa Bro untuk jadi fotografer dadakan dan saya jadi seorang model nggak tahu diri yang dengan narsisnya berfoto-foto ria dan cuek banget walaupun diliatin banyak orang! *untung saya cakep… jadi paling nggak, saya nggak terlalu malu deh…* πŸ˜€Β 

Ketika saya capek jadi fotomodel dadakan, saya pun pamit Bro untuk menunggu di tempat duduk saja, daripada menemaninya berdiri di dekat exit. Biar romantis, mungkin yaa… Keluar dari pintu kaca langsung ber-dadah dan berlari memeluk istrinya…. hihihi…

Nah,
saat duduk sendirian *iya, iya, ada banyak yang lain… * saya pun iseng mengamati manusia-manusia yang berjalan hilir mudik di depan saya. Ada yang menggendong ransel, ada yang mendorong troli berisi koper dan tas, ada yang menarik koper, ada yang jalan melenggang dengan santainya diikuti oleh portir bandara..

and suddenly, saya berpikir.
“Kapan terakhir kali saya naik pesawat terbang, ya?”

Hmmm..
Saya ingat. It was late December 2006, saat saya pulang dari Jakarta, usai menghadiri pernikahan Inang, teman kantor saya di Jakarta. Meskipun berkali-kali setelah itu saya pulang pergi ke Jakarta, tapi saya memilih untuk menempuh jarak sejauh 700-an kilometer itu dengan kereta api saja, bukan dengan pesawat.

Karena mahal?
Ah, kalau urusan mahal sih bisa diatur dengan pesan tiket online jauh-jauh hari, kan?
Dan lagipula, saya bukan orang yang suka traveling dadakan. Saya malah harus mempersiapkan tiket dan hotel untuk tempat tinggal, satu bulan sebelumnya… Jadi seharusnya saya bisa sekali pesan tiket tiga bulan sebelumnya!

Lantas kenapa?

Saya masih terlalu parno dengan pesawat yang jatuh!
Pesawat yang hilang!
Pesawat yang tergelincir!
Dan semua kecelakaan pesawat yang berakibat fatal atau hanya trauma sedikit saja.

OK. I know, kalau sudah urusan maut, mau naik kereta juga bakal berurusan juga dengannya. Tapi, entah kenapa, pesawat terbang adalah satu alat transportasi yang sangat sangat membuat saya ketakutan nggak jelas!

Banyak dosa kali, La??
Hm, sepertinya sih begitu.. 😦

Terus, lo nggak ngelakuin apa-apa? Tobat kek… πŸ™‚
Itulah…. Mau tobat kayak gimana, tetep aja saya ketakutan! Gebleg ya? Aneh, ya? Sinting ya? Edan ya? Goblog ya?

Sore tadi saya benar-benar menghabiskan energi saya untuk mengulang terus pertanyaan itu:
“When will I have my nerves to fly again?”

Hah… kapan yaaaa… KAPAN????

*perbaiki sholat, rajin-rajin baca Al-Qur’an, sering-sering puasa, jangan ganjen sama cowok, jangan pake baju terlalu mengumbar aurat….. aduh! Jelas aja saya takut! 😦 *

A Glass of Wine

A glass of wine, right before my eyes.

But I search for a glass of water, the whole life time.


Intisari dari cerita Dee di bukunya rectoverso itu membuat saya berpikir lagi.
Ditambah pula dengan kata-kata ‘Kakak’ saya, Imelda, kalau ini adalah ‘LALA BANGET’.
Akhirnya saya berpikir…

Apakah iya saya begitu?
Mengabaikan gelas dengan tangkai yang tinggi dan terisi penuh dengan anggur dan memilih memuaskan dahaga dengan air putih saja?

I told her, “Lucky me, karena aku nggak suka alkohol…”
And she laughed.

Tapi saya tahu, semua juga tahu, even the angels πŸ™‚ know…
Kalau sekarang, saya benar-benar kepingin untuk menyukai alkohol itu…

Bizzare Love Triangle

http://widget.lyricsmode.com/i/scroll2.swf?lid=297130&speed=1

I hate love triangle.
Cukup dua orang saja; because three is a crowd! Sesak!Β 

That’s why I hate being involved in a love triangle; siapa yang mau, coba? πŸ™‚
Maksudnya, kalau seseorang itu sudah dekat dengan someone special, walaupun statusnya masih pedekate, saya bakal menolak untuk dekat dengan orang itu.Β 

One time, a good friend of mine bilang, “Janur kuning kan belum melengkung, La…”

But what if I stay, tapi ujung-ujungnya saya terluka?Β 
Nangis?
Kecewa?
Sedih nggak karuan?
Bukankah lebih nyaman kalau tidak perlu nyebur ke lautan yang dalamnya nggak terduga, sehingga kita bisa tahu bagaimana caranya menyelamatkan diri?

Tapi dia bilang, “Itu namanya lo naif, La… Nggak mau ambil kesempatan… Lo nggak jadi cewek bitchy, kok… Semua available kali… selama dia masih belum menikah, all men are available for you, Darling…”

Saya diam.
Dia makin nepsong aja nasehatin saya.

“La, siapa tahu malah elo yang jodoh sama dia?”

Saya masih diam.
Dia masih nepsong, pastinya.. πŸ˜€

“Dan siapa tahu juga, lo yang malah mundur setelah semakin dekat sama orang itu, dan kenal betul karakternya seperti apa…”

That time, I was totally speechless….

when love and hate collide

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=DefLeppard&title=WhenLoveAndHateCollide&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/1315_100072.mp3&song_info=133+played++0+comments++posted+1+month%28s%29+ago



You could have a change of heart, if you would only change your mind

Instead of slamming down the phone girl, for the hundredth time
I got your number on my wall, but I ain’t gonna make that call
When divided we stand baby, united we fall

Got the time got a chance gonna make it
Got my hands on your heart gonna take it
All I know I can’t fight this flame
You could have a change of heart, if you would only change your mind
Cause I’m crazy ’bout you baby, time after time

Without you
One night alone Is like a year without you baby
Do you have a heart of stone
Without you
Can’t stop the hurt inside
When love and hate collide

I don’t wanna fight no more, I don’t know what we’re fighting for
When we treat each other baby, like an act of war
I could tell a million lies and it would come as no surprise
When the truth is like a stranger, hits you right between the eyes

There’s a time and a place and a reason
And I know I got a love to believe in
All I know got to win this time

[Repeat Chorus]


[SOLO]


You could have a change of heart, if you would only change your mind
Cause I’m crazy ’bout you baby…Crazy…Crazy

Without you
One night alone
Is like a year without you baby
Do you have a heart of stone
Without you
One night alone
Is like a year without you baby
If you have a heart at all
Without you
Can’t stop the hurt inside
When love and hate collide

Sleepless Nites


I’m not being myself, lately.
I am changed into someone that I really hate.
I became totally bitchy over ridiculous things.
I am not happy.

Jauh dari bahagia…

Then I decided to look back in the past few weeks.Β 
Betapa saya telah berubah menjadi semacam vampir *iya, but the beautiful one.. hehe* yang menganggap siang adalah malam dan malam adalah siang.

No offense buat yang hobi begadang, ya..
Karena buat seorang yang biasanya paling telat tidur jam 12 malem everynite, sekarang baru bisa memejamkan mata pukul setengah empat pagi. Setiap hari! Dan musti bangun sejam berikutnya buat ngantor…Β 

KURANG KERJAAN BANGET, KAN????

Apa yang saya lakukan?
Nulis.
Utak atik widget blog.
Nulis lagi.
Ganti widget dan theme lagi.
Sampai bego.
Sampai mata saya cekung-kung-kung-kung!!!!

Oh my!!!!
Gue bisa jadi kurus kalo terus-terusan begini!! *ups, bukannya itu mau elo, Boss? wekekeke*

So I decided to change…So I decided to sleep earlier…
Dan dimulai malam ini aja.

Jangan ganggu saya dengan telepon2 dan SMS2 bawelmu itu ya? (emang ada? hihihi)
Jangan pula iseng negur saya di YM karena saya ngg
ak bakalan nyapa balik (lha, udah ngorok, kan!! hehe… lagian, emanga ada? hehe)

Oh ya.
Jangan ganggu tidur-tidur saya besok-besoknya lagi, okay?
Sumpah.Β 
Saya bener-bener masih kepingin jadi perempuan cantikΒ 
dengan mata super fresh di pagi harinya…
dan bukan perempuan yang ngantuk seperti ini…



Nggak ada cakep-cakepnya kan?
Bener kan?
Jelek kan?
Matanya cekung, kan?

Apa? Cakep? Kayak Demi Moore?Β 
Sumpeh lo???

Wakakaka… edan nih saya
musti segera tidur kayaknya!

bye everyone..!


psssttt…. Iya, iya.. ngaku.. saya cuman pamer photo!! wekekekeke…

Ugh Yeah!

I saw my books this afternoon, di sebuah toko buku di dalam sebuah Mal besar di Surabaya, berjajar berdampingan dengan buku-buku Dewi Lestari yang super famous itu, di rak paling atas buku-buku Sastra Indonesia, dan tertata rapi di sana…



And I just said:

UGH, YEAH!

oh, nggak sekedar UGH YEAH aja, sih… tapi langsung girang nggak jelas gitu deh! wekekeke….

It’s finally over…

Tiba-tiba saya merasa sangat tolol.
Merasa sangat bodoh, goblog, dan segala jenis sifat yang sederajat.

Detik ini juga, saya pingin semuanya selesai saja.
Semua rasa yang dulu pernah bermain-main di dalam hati saya.

Sudah.
Cukup.
Selesai.

This game…
is finally over.

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=Radiohead&title=Creep&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/2522_15032578.mp3&song_info=12+played++0+comments++posted+1+month%28s%29+ago


When you were here before
Couldn’t look you in the eye
You’re just like an angel
Your skin makes me cry
You float like a feather
In a beautiful world
And I wish I was special
You’re so fuckin’ special

But I’m a creep, I’m a weirdo.
What the hell am I doing here?
I don’t belong here.

I don’t care if it hurts
I want to have control
I want a perfect body
I want a perfect soul
I want you to notice
When I’m not around
You’re so fuckin’ special
I wish I was special

But I’m a creep, I’m a weirdo.
What the hell am I doing here?
I don’t belong here.

She’s running out again,
She’s running out
She’s run run run running out…

Whatever makes you happy
Whatever you want
You’re so fuckin’ special
I wish I was special…

But I’m a creep, I’m a weirdo,
What the hell am I doing here?
I don’t belong here.
I don’t belong here.
(Creep — Radiohead)

suddenly empty

I’m suddenly empty.
Kosong saja.
Hampa saja.
Tidak terdengar apa-apa,
kecuali isak suara tangis saya sendiri…

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=Theclick5&title=Empty&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/1137_100017.mp3&song_info=39+played++0+comments++posted+1+month%28s%29+ago

Tried to take a picture
Of love
Didn’t think I’d miss her
That much
I want to fill this new frame
But its empty

Tried to write a letter
In ink
Its been getting better
I think
I got a piece of paper
But its empty
Its empty

Maybe we’re trying
Trying too hard
Maybe we’re torn apart
Maybe the timing
Is beating our hearts
We’re empty

And I’ve even wondered
If we
Should be getting under
These sheets
We could lie in this bed
But its empty
Its empty

Maybe we’re trying
Trying too hard
Maybe we’re torn apart
Maybe the timing
Is beating our hearts
We’re empty

Oh oh
Oh oh
Oooooh
Oh oh
Oh oh

Maybe we’re trying
Trying too hard
Maybe we’re torn apart
Maybe the timing
Is beating our hearts
We’re empty

We’re empty
We’re empty

GA SEGITUNYA, KALEEE….

Untuk pertama kalinya, after one whole damn year I’ve spent on cursing him to go to hell.. πŸ™‚
Just about five minutes ago, saya bertamu di ‘rumahnya’; kamu tahu nggak sih kalau membuka lembar friendster-nya adalah one of my greatest fear? Karena ujung-ujungnya saya bakal nangis, inget dia lagi, marah-marah nggak penting, lalu dendam membara kayak Mantili di Saur Sepuh (hehehe, ketauan nih betapa jadulnya dirikuh.. )

Sungguh,
perjuangan banget untuk berani masuk ke dalam rumahnya. Takut pada kenyataan bahwa he’s okay, he’s with someone else, dan sudah nggak peduli sama saya (emang kapan dia pernah peduli, yah? hehe)

But, hey…
Entah kenapa tadi saya malah mikir, “It’s now or never. Mau sampai kapan lo lari, La? So what kalau dia baik-baik aja? So what kalau dia pacaran sana sini? So what kalau pacarnya jauh lebih cakep dari elo?”

…ketakutan itu harus dihadapi, otherwise, kamu akan merasa ketakutan terus sepanjang hidupmu…

Lime menit yang lalu, I faced my dead or alive situation! Haha… hiperbolis, ya? In fact, it was totally frightening at first. Bayangkan, in one click mouse away, akan terbangun jembatan antara saya sekarang… dan saya di masa lalu…

Should I even build the brigde to connect with my past?
Or should I just wait in the other but keep on asking the same question again and again.. keep having the same feeling again and again…?

Tidak bisa tidak.
Saya harus melakukannya.

I clicked my mouse. Slowly enough, seperti berusaha untuk tidak membangunkannya… πŸ™‚
Menatap tenang sebuah layar yang memuat wajahnya…
Dan…

Ya. I saw the whole bunch of pictures… perempuan yang sama… dalam berbagai gaya… *I don’t know, is she a model or something, but she’s beautiful indeed*

Dan kamu tahu?

I WAS LAUGHING OUT LOUD!!!

Kenapa, La? Lo bilang ceweknya cakep… kok malah ketawa? Apa ternyata dia banci, gitu? πŸ˜€

Hihihi.. jahat euy… Saya tadi ketawa… karena saya menertawakan diri saya sendiri. Segalanya seolah berkelebat seperti slide yang tampil bergantian di layar projector. Tangisan saya… Pertengkaran saya dengan Pacar *okay, mantan* karena saya masih memikirkan dia… Atau tiba-tiba merasa kangen luar biasa sama seseorang yang sudah menyakiti saya… (sehingga saya menganggap diri saya pantas masuk MURI karena keanehan saya ini! Haha!)

Jadi ketakutan saya yang nggak penting itu cuman segini nih?
Kesedihan saya yang over dossage itu cuman segini nih?

Kenapa saya cuek aja melihat dia udah moved on? Kenapa rasa cemburu itu nggak ada sama sekali ya?

Gila, kan?
Seseorang yang saya pikir telah menginspirasi segala luka yang pernah ada dan masih membekas sampai sekarang, ternyata… GA SEGITUNYA KALEEE….

wakakaka…

*Sumpah, sampai sekarang saya masih mikir: what took me so long to get here? Saya kemana aja, sih? Kok butuh setahun buat tertawa seperti ini… But still, it felt nice to laugh at my own silly stupid mistakes… *

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=Rihanna&title=Take%20A%20Bow%20versi%20Akustik&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/3925_15129409.mp3&song_info=21+played++0+comments++posted+5+day%28s%29+ago
http://widget.lyricsmode.com/i/scroll2.swf?lid=657676&speed=1
Lyrics | Rihanna lyricsTake A Bow lyrics

Catatan Harian

July 2022
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Celotehan Lala Purwono