archives

birthday

This category contains 3 posts

Birthday in Frames

Just wanna share the pictures of my simple birthday celebration, yang diadakan hari Minggu, tanggal 15 Februari 2009, di satu rumah makan yang pernah menjadi rumah makan favorit keluarga saat masih kecil dulu… agh… kangen Mami jadinya! 🙂

…emang kapan ya, nggak kangen Mami? Hehe.

Enjoy my birthday in frames, guys…



SEBUAH DOA UNTUK ADIKKU

Originally written by a so called Sister that I really love;
Imelda Coutrier Miyashita

Saat pertama aku mengenalnya, aku pikir …. oh she is not my type. Apalagi dia berbintang “Aquarius”… aku kurang cocok dengan orang Aquarius jadi aku pikir tidak akan bisa bersahabat dengannya. Juga begitu membaca tulisannya… aduh kok ceritanya tentang cinta dan patah hati terus… Aku pikir, kenapa sih hidup itu hanya berkisar di pencarian pasangan hidup melulu? Dia sudah sangat berkualitas bahkan tanpa siapa-siapa…

Tapi dari tulisannya yang sekian banyak itu dia memancarkan energi yang tidak habis. Yang tersirat dari tulisan mengenai kehidupan seorang gadis yang berusaha untuk membaca hidup itu sendiri, dengan gayanya yang ceria. Meskipun kadang di balik keceriaannya itu tersimpan gulana yang menggunung. Tapi dia tidak pernah putus asa. Dan itu memberikan sentilan padaku untuk memandang hidup dengan lebih ringan, lebih ceria dan tak putus asa.

Aku dan dia memang dua pribadi yang sangat berlainan. Dia banyak menulis tentang aku yang memuji-muji dan iri tentang aku. Tapi dia tidak tahu bahwa aku juga iri dengan kehidupannya, dengan sifatnya, seorang gadis single, yang berdikari, yang punya cita-cita yang konkrit dan sebagian sudah dicapainya. Dia punya banyak teman yang mendukungnya dan disukai orang-orang. Aku iri akan ketenaran dia, atas hasil yang dia capai. So, aku pun bisa iri padamu, apalagi orang lain dik?

Jangan gelisah soal pasangan hidup ya dik… Dia akan datang pada waktunya. Kalaupun dia tidak datang, kamu sebagai suatu pribadi yang ulet, sanggup mengalahkan dunia kok. Aku yakin itu. Dan aku akan berada di belakang kamu terus seandainya kamu butuh aku. Kalau butuh banyolan yang bisa mengurangi gelisahmu, aku selalu ada untuk kamu.Jangan ragu dalam melangkah (meskipun aku tahu kamu tidak ragu, but sometimes you lost that courage). Enjoy your life, every single second of your life.


Tuhan,

terima kasih karena Engkau telah memberikan aku seorang teman yang unik, yang bisa begitu ceria di hari-hari cerahnya tapi di suatu saat begitu terpuruk dalam kesedihannya, yang bisa begitu bawel mengomentari hal-hal yang tidak perlu tapi berkata yang tepat untuk sesuatu yang serius tetapi kami berdua bisa tertawa bersama menghadapi keanehan-keanehan di dunia ini dan kami berdua juga bisa menangis bersama membicarakan cinta.

Tuhan berkati dan lindungi dia dalam setiap langkah yang dia tempuh. Ringankan semua gelisah dna ketakutannya. Bantu dia dalam kesendiriannya. Limpahi dia dengan kasih sayang tak berujung.

Karena aku sayang dia, adikku Lala.

Yes, I do care about her.

Happy Birthday 12-02-09

from your so called sister

Imelda Coutrier


Lala says:

I won’t say word, because no word can explain my deepest feeling for you, Dear Sistah.
I just wanna thank you, 
For being who you are.
For being YOU.

MWAH!
Soal kado itu, don’t bother to give me anything. You’ve given me alot! 🙂 Love you, love you, love you! 


Ps.

Thanks juga buat Yessy Muchtar untuk tulisannya juga buat kadonya yang spesial ini… You know how I felt, dont you, Babe? 🙂

Hey, Birthday Girl!


Hey, You…

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=Dido&title=Thank%20You&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/1594_15002267.mp3&song_info=15+played++0+comments++posted+1+month%28s%29+ago

Perempuan manis, kecil mungil, yang selalu bikin aku ngiri karena nggak pernah bisa gendut walaupun kamu sudah menelan seluruh makanan yang tersaji di atas meja prasmanan orang kawinan!

It’s almost midnite in my room *haha, ada bedanya ga sih, Bu, rumah dirimu dan diriku yang cuman beda beberapa hela nafas aja?* OK, boong… Cuman satu kali naik turun bemo itu…
Dan tepat pukul dua belas nanti…. you’ll turn 29! Woohooo! Dua sembilan, Bu… DUA SEMBILAN! What an age, ya, Bu?

Remember how silly all the things we did, Bu?

Kebiasaan surat-suratan pas jaman SMP dulu, yang sukses bikin kita ngakak kayak orang gila *okay, kita emang gila! bukan kayak lagi.. hihihi* pas dibaca ulang empat tahun berikutnya alias pas kita SMA kelas dua itu?
Kebiasaan telepon-teleponan sampai empat jam, setiap hari, dan aku bela-belain naik sepeda ontel untuk sampai ke telepon umum dekat pasar sambil membawa satu kantong duit seratus recehan yang jumlahnya bisa sampai tiga ribu itu? Gila! Ngobrol apa ya, kita?? Ray**nd itu, ya? Yang kamu bilang adalah My Life Time Addiction itu?
Haha.. gila.. gila… dia bukan Addiction-ku, Ties…

Dia itu OBSESSION! Bedakan, ya… Bedakan itu… hehe…


Kita udah sahabatan berapa tahun, Say? Apa? 16 tahun?!!! Buset.. Kalau kita beda jenis, mungkin udah kawin dari dulu kali ya… *ralat: GILA KALI! gue masih doyan cowok!*

Nggak terasa kita udah bersahabat sampai enam belas tahun lamanya… Udah kayak usianya anak SMA kelas satu, tuh… Hebat ya? Apalagi sampai sekarang kita juga masih keep in touch dan sering lunch bareng….

Duh, Ties…
Nggak nyangka aja that life’s brought us here, right here in this moment, where we still get the chance to talk, untuk ngegosipin siapapun, untuk berbagi cerita dan ide gila… *and thanks for your help ya, Bu… udah nekat telepon ke rumah Ray**nd dan nyamar jadi aku! Edan! Edan! Lihat, tuh… Ray**nd sampai balik ke kandangnya di Belanda gara-gara kamu!*

But hey,
Biar kata kita berdua ini saling cela-celaan…
Saling merasa lebih cakep dibandingkan satu sama lain…
Dan sering kali ketemuan buat curhat soal cowok-cowok gebleg yang nggak pernah tahu betapa beruntungnya mereka sudah berhasil merebut hati kita berdua.. *uhui!*

Aku nggak akan pernah bisa lupa gimana hebatnya kamu menjadi seorang sahabat yang selalu ada buat aku. Ah, aku rasa nih, Ties… Jemari di seluruh tanganmu nggak akan cukup menghitung berapa kali aku mengadu sakit hati ke kamu, deh… And I thank you for that! Beneran… Kalau nggak ada kamu, nggak bakal bisa deh ngelewatin masa-masa kejam pas SMA dulu… *maksudnya kita yang kejam sama temen-temen, bukan merekanya ke kita.. hahaha*

You know that I will always count on you, Ties.
Dan aku harap, kamu juga menganggapku sebagai seseorang yang bisa rely on to, bukan sebagai bodyguard kamu setiap jalan-jalan… *eh, gendutin badan dong… aku berjuang sampai ngotot juga nggak bakal bisa lebih kurus dari kamu, Jeng!* 😀

Aku tahu, kamu pasti bakal bete berat kalau aku bilang, “Aku mempersembahkan posting ini sebagai kado ulang tahunmu…” Karena kamu bakal ngamuk sengamuk-ngamuknya dan ogah nraktir aku makan di Sushi Tei! Hehe… Percayalah, Ties… Aku masih cukup normal untuk tidak menolak ajakan makan di Sushi Tei dan akan memberikan hadiah buat kamu… *Well, kamu belum punya kaos kaki motif polkadot warna oranye dan ijo pupus, kan? Ntar aku beliin buat kamu deh… Apa? Tiga pasang? OK… Apa? Apa? Pingin motif macan tutul juga? Idih, Ties… Mana ada macan tutul warna pink, sih….* Haha..

Demi Sushi Tei..
Aku cuman mau ngucapin aja di sini…

HAPPY 29th BIRTHDAY, TIES!

Now you’re one year older than me…. *ya, sampai tanggal 12 Februari, baru kita samaan lagi.. hahaha*

Semoga kamu selalu bahagia, ya, Ties…
Karena kamu tahu, your happiness is my every thing.
Jadi jangan sedih-sedih, ya, Ties… Bagi sama aku… SEMUANYA… *termasuk gajianmu tiap bulan itu.. *

You’re always be my mentor in life, in your unique ways…
Love you so much, Dear…

Dari yang paling cakep,
LALA


Catatan Harian

December 2021
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Celotehan Lala Purwono