archives

Archive for

Sebelas. Sebelas. Sebelas.

Sebelas.

Sebelas.

Sebelas.

Seharusnya kita menikah, besok. Seperti mimpi-mimpi yang pernah menjelma dalam setiap percakapan tak penting kita, sambil saling berpelukan di atas sofa, di depan televisi, di depan semangkuk kacang rebus dan dua cangkir teh manis hangat. Lima tahun yang lalu, kita bermimpi untuk menikah, besok. Di tanggal unik itu: sebelas November tahun dua ribu sebelas, saya dan kamu, kita, bakal menjadi sepasang kekasih yang abadi. Tidak ada perpisahan, selain mati. Continue reading

Catatan Harian

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Celotehan Lala Purwono