you're reading...
I'm In Love

Pernah, Nggak?

Pernah, nggak, jatuh cinta sama seseorang tapi kamu lebih rela memendam perasaan kamu dalam-dalam, memilih untuk membisu dan terampok seluruh aksara di benakmu, hanya karena kamu takut kalau-kalau lelaki yang cintai itu tahu akan perasaanmu?

 Pernah, nggak, jatuh cinta sama seseorang tapi kamu tak berani melakukan apa-apa di depannya, selain pura-pura tidak peduli, padahal hampir tiap menit kamu melihat profil twitternya, memperhatikan avatarnya, mencari tahu apa yang sedang dia lakukan, mencari tahu siapa perempuan-perempuan yang sedang dekat di hatinya, lalu seringkali merasa cemburu hanya karena ia terlihat terlalu akrab dengan seorang perempuan? 

Pernah, nggak, akhirnya kamu memilih bercerita dengan sahabatmu, tentang perasaan tidak tenangmu itu, tentang kegelisahanmu karena sejujurnya kamu ingin lelaki itu tahu, tapi kamu takut merusak apa yang sudah ada? Dan sahabatmu bilang, “Sejak kapan kamu jadi minder dan rendah diri begini. Bukan kamu, deh. Kamu, kan, periang. Banyak yang suka sama kamu. Hajar aja, kenapa?”

Pernah, nggak, sekalipun banyak yang mendukungmu untuk terus maju, mendekati lelaki itu, berusaha untuk mengenal lebih dekat lelaki yang telah mencerahkan hari-harimu, tapi kamu tetap meragu? Yang ada di pikiranmu hanya ketakutan-ketakutan kalau ia bakal tak suka padamu, risih padamu, dan memilih untuk menjauhi dan kamu akan kehilangan semua yang sudah kamu bina bersamanya: pertemanan yang sedang merapat akrab? 

Pernah, nggak, dengan takut-takut, kamu mencoba untuk mendekatinya. Mencari-cari alasan untuk berbincang dengannya. Bahkan mencari topik-topik tertentu yang kamu anggap penting, supaya dia tidak merasa terganggu dan juga tidak merasakan debar hatimu?

Pernah, nggak, setiap kamu menutup telepon darinya, sebetulnya jari-jemarimu berat melakukannya? Kamu masih ingin mendengar suara tawanya, lembut tutur katanya, semuanya?

Pernah, nggak, kamu akhirnya berkata pada dirimu sendiri , membiarkan saja semua rasa yang sedang mencarut-marut hatimu ini hilang dengan sendirinya di suatu masa nanti, tanpa pernah tercetus keluar dari mulutmu yang tak pernah berani?

Pernah?

Pernahkah kamu?

Ah. Kalau aku… bukan hanya pernah.

Tapi SEDANG jatuh cinta yang seaneh itu.

Jatuh cinta pada seorang lelaki yang mempesonaku dengan  kepribadiannya yang hangat dan menyenangkan, juga di sosoknya-lah aku menemukan lelaki yang benar-benar aku inginkan dalam pencarianku selama.

Lelaki yang benar-benar lelaki.

Lelaki yang benar-benar kucari.

Lelaki yang berhasil membuatku jatuh hati,

Meski aku tak mau, cinta ini, ia ketahui…

 

**

Kamar, Kamis, 17 Maret 2011, 11.05 Malam

 

 

 

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

11 thoughts on “Pernah, Nggak?

  1. Saya rasa saya belum pernah seperti itu, mungkin saya lebih blak-blakan jika masalah perasaan :).

    Posted by Cahya | March 17, 2011, 11:29 pm
  2. kenapa harus takut la? coba ngomong terus terang aja…

    Posted by arman | March 18, 2011, 12:15 am
  3. Coba aja, loe utarain perasaan yang loe pendam selama ini, La.

    Paling kemungkinannya kan cuma 2, kalo ngga diterima ya ditolak. 😛

    Posted by Hilman | March 18, 2011, 10:54 am
  4. dulu pernah saya merasakannya dan tetap terpendam,namun skrng sedang belajar buat berterung terang 😀
    salam kenal mba blogwalking

    Posted by dhebu | March 18, 2011, 11:35 am
  5. pernah, beruntungnya dia pun merasakan hal yang sama. cinta ngak bertepuk sebelah tangan 😀

    Posted by orange float | April 8, 2011, 1:34 pm
  6. mbaaaaa ini terjadi padaku dejak beberapa bulan terakhir,..
    huhuhuhuhu

    pernah aku tulis juga di sini
    http://fawaizzah.wordpress.com/2011/02/10/tidak-semua-orang-mudah-mengungkapkan-perasaannya/

    Posted by Izzah | April 8, 2011, 2:17 pm
  7. pernah banget hehehe

    Posted by wongedansurabaya | April 8, 2011, 2:25 pm
  8. hai mb, salam kenal. Hehehe. Hmm, ini tentang mas #taiwan yang mb ceritain d twitter? Hehehe.
    Mmm, aq pernah mb. Ampe 8 tahun, tapi akhirnya aq berani ngungkapin, tanpa pengharapan apa2. Hanya ingin dia tau. 🙂

    Posted by Fiyaa | April 8, 2011, 8:54 pm
  9. Pernah…long time a go ! Dia sangat dekat, tapi kubiarkan perasaan itu kusimpan sendiri.

    Posted by Rosa Da Lima | May 3, 2011, 7:46 pm
  10. Pernaaaaah… :))

    Posted by bee | June 15, 2011, 11:14 am
  11. pernah banget……dan sekarang kembali merasakan hal ituh…yang jujur bikin senewen selalu……

    Posted by evi (@ephoy_cute) | November 13, 2011, 8:59 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

March 2011
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: