you're reading...
daily's blings

Malaikat

Sahabatku menemukan seorang Malaikat, beberapa saat yang lalu.

Di tengah hujan deras yang turun membanjiri Surabaya, dia melihat Malaikat itu sedang mengamatinya, dalam diam, di sebuah ujung jalan yang gelap. Sahabatku  setengah tak percaya saat mengamatinya, apalagi ketika Malaikat itu memilih untuk menyapanya.

Di bawah rinai hujan yang semakin deras serta dingin yang semakin menggigit, sahabatku balas menyapa. Mereka berbincang, bercerita, dan sahabatku pun mengadu tentang masalah yang melanda dirinya, yang membuatnya masih bertahan di dalam hujan.

Malaikat itu membagi senyum, juga rasa tenang. Perlahan, sahabatku pun mulai merasa sedikit tenang, padahal entah seberapa gaduh badai yang sempat menggulung di dalam hatinya beberapa saat yang lalu, sebelum berjumpa dengan Malaikat itu.

Senyum Malaikat itu berhasil menghilangkan gelisahnya, menukar rasa sedih dan takutnya menjadi sebuah perasaan tenang dan damai seketika.

Ah.

Siapa yang tidak damai jika bertemu dengan Malaikat, bukan?

**

Beberapa saat yang lalu, Sahabatku itu muncul di depan pintu pagarku lalu masuk ke dalam untuk bercerita-cerita. Sambil menukar pakaiannya yang basah, dia bilang padaku, “Tadi aku bertemu Malaikat.”

Aku terheran. “Hah?”

“Aku bertemu Malaikat di ujung jalan.”

“Hah?” Masih terheran aku mendengar kalimatnya.

“Iya, ternyata masih ada Malaikat hari gini, La…”

“Oh ya?”

“He eh. Namanya Mas Hari… Dan benar, La. Nggak selalu bersayap, persis seperti yang Dewi Lestari bilang…”

Aku tersenyum, sambil membatin kalau sahabatku ini sangat beruntung karena telah berkesempatan bertemu dengan seorang Malaikat di jaman sekarang.

Tidak banyak yang bisa bertemu dengan Malaikat seperti Mas Hari.

Malaikat yang datang menolong sahabatku ketika motornya ngadat di tengah banjir, di saat air hujan tak juga berhenti tumpah, dan langit yang menaungi tubuhnya masih memerah dan menyimpan curahan hujan yang sangat banyak…

Malaikat yang datang menolong sahabatku mendorong motor ngadatnya untuk datang ke rumahku saja (daripada pulang ke rumah), di hari yang sudah sangat larut, sementara suasana benar-benar rawan untuk seorang perempuan seperti sahabatku ini…

Malaikat yang kemudian pergi tanpa mau diberi apapun kecuali ucapan terimakasih, dan malah berusaha memastikan kalau sahabatku sudah lebih aman sekarang bersamaku.

Ya.

Malaikat seperti Mas Hari, yang ditemuinya beberapa saat yang lalu.

Dia beruntung sekali, kan?

Dan.. um, aku juga merasa sangat beruntung karena dia membagi cerita ini. Karena dengan begitu, aku juga merasa yakin, bahwa suatu saat kelak, mungkin ada seorang Malaikat lainnya yang akan meneduhkan gelisahku, kelak jika aku membutuhkannya…

***

Kamar, Rabu, 24 Maret 2010, 11.51 Malam

Gambar diunduh dari situs http://www.joelane.com

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

11 thoughts on “Malaikat

  1. oh…malaikat masih ada. itu pasti! bahkan dengan kehadiran dan senyumnya saja pun kita bisa terhibur. tidak jauh kok dia….. (dan tidak perlu kita tersesat atau terdampar untuk mengetahuinya)

    indeed, teman kamu beruntung bertemu Malaikat pada saat yang tepat.

    EM

    Posted by ikkyu_san | March 25, 2010, 12:03 am
  2. Sahabat ,adalah malaikat yg dikirim Tuhan buat menemani kita saat kita sedang down ,dan berbagi saat kita sedang up.
    siapapun bisa jadi malaikat saat mau mendengar,saat mengenyampingkan egonya sejenak untuk menghargai orang lain,untuk membantu orang lain,dan untuk menjadi seorang teman yg menerima diri kita apa adanya🙂

    Posted by didot | March 25, 2010, 12:09 am
  3. saat-saat tertentu memang bisa saja bertemu dengan malaikat yang menjelma seperti manusia, atau bahkan manusia yang memiliki kepribadian menyerupai malaikat…

    Posted by Abu Ghalib | March 25, 2010, 8:17 am
  4. memang kebaikan hati itu selalu berarti besar buat orang lain, sekaligus diri sendiri. dan kita semua bisa menjadi malaikat jika kita mau😀

    Posted by elia|bintang | March 25, 2010, 9:26 am
  5. orang2 baik seperti itu memang seperti malaikat, membawa ketenangan hati dan semangat baru ^^

    Posted by maya | March 25, 2010, 10:05 am
  6. semoga mbak lala dapat segera bertemu dengan malaikatnya🙂

    salam kenal yah mbak…

    Posted by vimaulid | March 25, 2010, 11:28 am
  7. indahnya bisa menjadi malaikat bagi orang lain yah mbak.

    Posted by tary Sonora | March 25, 2010, 1:49 pm
  8. mereka selalu ada la…malaikat2 yang tak bersayap yang mampu menyamankan kita dalam situasi terburuk. aku pernah bertemu dengan mereka beberapa kali dalam hidupku.

    Posted by Ria | March 25, 2010, 3:24 pm
  9. malaikat??
    QK juga mau bertemu malaikat tak bersayap…
    setiap orang pasti punya malaikatnya sendiri” kalo begitu ya mbak😀

    HIDUP!!! ^_^

    Posted by kikakirana | March 25, 2010, 8:11 pm
  10. semoga segera ketemu ama malaikat lu ya La…😀

    Posted by arman | March 25, 2010, 11:37 pm
  11. amin, semoga ada malaikat yang tidak hanya berhati baik tapi juga berwajah ganteng untuk Lala… amin…

    Posted by anna | March 26, 2010, 11:34 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: