archives

Archive for

She’s Lonely…

Sekali lagi, ramai mengejeknya.

Geliatan penuh gelora dari lingkungan di sekitarnya, gejolak tawa yang membahana dan memekakkan telinga dari mulut-mulut yang ada di sekitarnya, juga dentuman musik yang tak pernah berhenti membisingkan telinganya, sekali lagi mengejeknya.

Dia memang ikut bergeliat penuh gelora, dia juga ikut tertawa, suara musik yang membahana itu memang keluar dari speaker ponselnya, tapi ramai masih mengejeknya. Lagi, dan lagi. Continue reading

Menulis Fiksi

Kamu tahu apa yang paling menyenangkan menjadi seseorang yang suka menulis?

Hm, kalau menurutku, yang paling menyenangkan menjadi seorang yang suka menulis sepertiku adalah karena aku bebas membentangkan imajinasiku seluas-luasnya, bercerita tentang apapun tanpa batas yang pasti, dan menjadi siapapun yang aku mau.

Aku bisa menjadi seorang perempuan atau lelaki. Anak-anak kecil, perempuan pekerja, atau lelaki jompo. Pebisnis sampai pengangguran. Perempuan biasa sampai manusia yang memiliki indera keenam. Tinggal di sebuah desa atau di negeri moderen bikinanku sendiri. Continue reading

My Name is Lala

Aku pernah merasa iri dengan orang-orang yang bisa menuliskan kembali kisah hidupnya yang super dahsyat, kemudian tulisan-tulisannya itu terangkum dalam sebuah buku yang best seller.

Kisah Andrea Hirata, misalnya. Kurang best seller apa, coba?

Lalu untuk yang di luar negeri, kisah yang terangkum dalam buku Eat, Pray, Love, yang kemudian juga dijadikan film dengan judul yang sama, diperankan oleh seorang aktris hebat, Julia Roberts?

Dua contoh di atas adalah sekian banyak contoh kesuksesan yang diraih oleh seseorang yang memiliki kisah-kisah hebat dalam hidupnya, lalu berusaha dituliskan kembali dengan apik sampai akhirnya berhasil menyedot banyak perhatian karena perjalanan hidup mereka yang luar biasa menginsipirasi banyak orang. Continue reading

Just Remember the Good Old Days

It wasn’t easy to fight with someone I love.

Memangnya mudah, bertengkar dengan orang yang kamu sayangi? Jangan bilang kalau menyimpan amarah terhadap orang yang sudah sangat dekat denganmu, yang sudah menjadi bagian dalam hidupmu selama ini, adalah sesuatu yang hal yang sangat mudah dilakukan. Karena jujur saja, kalau menurutmu mudah, berarti kita sangat, sangat, berseberangan pendapat. Continue reading

Mendadak

Mendadak ingin menimang seorang jabang bayi di pelukanku. Menyanyikannya lagu nina bobok untuk mengantarkan tidurnya. Mengusap dahinya, lalu turun ke tengah-tengah alisnya, agar dia cepat terlelap. Menggoyangkannya dengan perlahan, ke kiri, ke kanan, dengan irama teratur, konstan, sampai ia tertidur dengan mulut terbuka. Mulut mungil yang seharian mengoceh tanpa pernah kutahu apa artinya. Continue reading

Lelaki itu, Suamiku

I just did my nails. Lihat,” kata seorang perempuan sembari menyodorkan sepuluh jemarinya di depanku. Memamerkan kuku-kukunya yang kini nampak sudah tercat rapi, berwarna coklat muda yang berkilau.

Aku manggut-manggut, tak banyak komentar. Kupilih untuk menyendoki lasagna yang tinggal beberapa sendok lagi sudah berpindah seluruhnya ke dalam perutku.

“Aku juga beli new underwear. The sexy ones.” Dengan semangat dia mengeluarkan beberapa koleksi lingerie-nya yang memang seksi. Rada gila juga dia mengeluarkan barang-barang itu di coffee shop seramai ini. Terbukti, beberapa pasang mata lelaki melirik ke arah kami berdua, menikmati selembar lingerie yang super seksi.

“Iye, iye, seksi. Tapi, cepet, udahan. Masukin tas lagi, gih!” Aku melolot dan dia pun tertawa sambil memasukkan lingerienya ke dalam tas berbahan kertas keluaran merek mahal.

“Ih, kamu jangan nyamain lingerie sama narkoba, ya. Sampai musti cepet-cepet dimasukin ke dalam tas segala supaya nggak ketangkep polisi aja…” Continue reading

Malaikat

Sahabatku menemukan seorang Malaikat, beberapa saat yang lalu.

Di tengah hujan deras yang turun membanjiri Surabaya, dia melihat Malaikat itu sedang mengamatinya, dalam diam, di sebuah ujung jalan yang gelap. Sahabatku Β setengah tak percaya saat mengamatinya, apalagi ketika Malaikat itu memilih untuk menyapanya. Continue reading

Everything, to Everyone

“I’ve spent an entire lifetime trying to be everything to everyone, and somehow, somebody is always dissapointed.”

Dan kalimat ini baru saja terdengar di gendang telingaku saat aku asyik menonton jalinan film The Women. Sebuah kalimat yang membuatku terhenyak lalu manggut-manggut setuju.

Ya.

Kalau emang kita mencoba untuk terus menjadi yang terbaik menurut versi orang lain, pastinya tidak akan bisa menyenangkan semua pihak. Good for them, tidak berarti good for anybody else.

Ada parameter juga variabel berbeda yang musti dipenuhi. Untukku, untuk kamu, untuk mereka… selalu ada beberapa poin yang musti dipenuhi baru kita menganggapnya BAIK dan MEMUASKAN.

Dengan segala parameter serta variabel yang berbeda itu, susah juga kan untuk menyenangkan semua pihak? Continue reading

Tanya Saja Sama Paranormal!

Lucu aja kalau ingat tadi siang, saat membaca sebuah tabloid milik teman kantor. Headline-nya adalah cerita tentang Kris Dayanti pasca perceraiannya dengan Anang Hermansyah, dan dikabarkan kalau KD bakal menikah lagi, tapi bukan dengan lelaki pengusaha yang disebut-sebut menjadi penyebab perceraian diva penyanyi dengan musisi itu.

Tapi bukan karena itu aku menjadi tertawa geli sendiri. Bukan karena aku membaca mengenai sepak terjang KD yang kepingin untuk terus eksis pasca perceraiannya dengan membuat album duet bersama Siti Nurhaliza, yang disebut-sebut sebagai aksi tandingan untuk duet maut Anang dengan Syahrini yang kini makin laris manis berkat diimbuhi gosip-gosip kalau mereka merajut kasih. Continue reading

Artificial Me

Hari Minggu adalah hari bersih-bersih, yang artinya, hampir dari pagi sampai sore aku menghabiskan waktuku di rumah. Bersih-bersih, tentu saja. Fokus hari ini adalah kamarku tersayang, membersihkan lemari yang isinya barang-barang dari jaman baheula dan tidak pernah terpakai lagi sejak jaman baheula juga.

Aku memang sentimentil untuk urusan barang-barang. Sekalipun sering barang itu sudah tak terpakai lagi, tapi tetap saja, sisi sentimentil yang menyertai sebuah barang cukup menjadi alasan buat aku untuk tetap menyimpannya. Dan itu sama saja dengan menumpuk banyak barang-barang tidak berguna di dalam lemari.

Kamu tahu definisi barang yang tidak berguna? Continue reading

Catatan Harian

March 2010
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono