you're reading...
Thoughts to Share

What Makes a Great Daughter

What makes a great daughter?

Pertanyaan itu seperti menghantui alam pikiranku sejak setahun belakangan ini dan semakin mengganggu pikiranku sejak kemarin, sejak seorang Ayah yang kucintai terpaksa menginap di ruang ICU sebuah rumah sakit internasional yang dipilih karena letaknya paling dekat.

Ya.

What makes a great daughter?

Pertanyaan itu membuat pikiranku tidak tenang. Membuatku mendadak susah untuk menelan makanan yang ada di atas piringku. Membuat perutku mendadak mual lalu malas makan. Ditambah dengan pening yang segera menyergap syaraf di kepalaku sehingga aku makin tidak minat melanjutkan makan.

What makes a great daughter?

Dan pertanyaan itu makin mencengkeram kuat isi benakku sampai sedan kakakku menggelinding sampai ke rumah, parkir di carport, dan aku pun melangkah lunglai ke dalam rumah, duduk di atas tempat tidur, lalu menangis pelan.

What makes a great daughter?

Masih pertanyaan yang sama dan masih kegelisahan yang sama pula.

Apa yang menjadikan seorang anak perempuan disebut HEBAT untuk Ayahnya yang sakit?

Apakah seorang anak perempuan yang memiliki pohon uang yang rajin berbuah, sehingga dia bisa memberikan yang terbaik untuk Ayahnya: the best doctor, the best hospital, the best treatment… all the best ones?

Atau mungkinkah seorang anak perempuan yang tidak memiliki apapun yang bisa diberikan lebih untuk Ayahnya, selain doa yang tidak pernah putus untuk kesembuhan Ayahnya dari sebuah penyakit yang perlahan-lahan akan menggerus kesehatannya?

Karena jika yang membuat seorang anak perempuan dibilang hebat adalah jika dia bisa memberikan pelayanan terbaik untuk orang tuanya, dengan tabungan yang tak terbatas sehingga apapun sakit yang diderita Ayahnya dia tidak perlu bingung memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan dokter dan pengobatan yang terbaik… berarti aku bukanlah the great daughter.

Then, I am just a daughter.

Seorang anak perempuan yang di dalam doanya selalu terbersit keinginan untuk membahagiakan Ayahnya, entah bagaimana caranya, dan memohon pada Tuhan agar doanya itu terwujud.

Doa agar Ayahnya bisa bahagia.

Doa agar Ayahnya bisa selalu sehat.

Doa-doa semacam itu, yang selalu kulantunkan di akhir sholat, di setiap kepingan waktu yang kupunya setiap mengingat Papi, di setiap aku menangis membayangkan kesehatan Papi yang memburuk, di setiap saat, setiap waktu…

I’m just an ordinary daughter, with a lot of prays.

Semoga Papi tahu seberapa besar cintaku buat dia…

***

Rumah, Sabtu, 16 Januari 2010, 2.09 Siang
Papi udah keluar dari Rumah Sakit. Alhamdulillah!

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

10 thoughts on “What Makes a Great Daughter

  1. Alhamdulillah, senang mendengarnya Papimu sudah keluar rumah sakit La… semoga kesehatan beliau terus membaik ya…🙂

    Menjadi manusia yang berguna adalah satu-satunya cara yang dapat membuat seorang ayah bangga pada putrinya. Bukan karena uang, apalagi kekuasaan. I mean it!

    Posted by vizon | January 16, 2010, 3:02 pm
  2. Semoga papinya cepat sehat ya say…what makes a great daughter is not something to be written on paper or to be justified dear…🙂 I know your dad knows that he has you…and you’re always great for him🙂 . Apa kabar? lama ga mampir

    Posted by 1nd1r4 | January 17, 2010, 10:11 am
  3. Semoga cepat sembuh yaa, saya turut berdoa.
    Jawaban itu sepertinya sampeyan sudah tahu sendiri kok

    Posted by mandor tempe | January 17, 2010, 2:52 pm
  4. Membaca tulisan di atas, Mbak Lala sudah jadi a great daughter …🙂

    Posted by yaniwid | January 17, 2010, 6:05 pm
  5. Itu senang membaca bagian akhir tulisanmu La …
    Papi sudah keluar dari Rumah sakit …

    However …
    As you said before … @ Why wait …
    Jangan menunda …
    prove it !!!

    Posted by nh18 | January 18, 2010, 12:00 pm
  6. Alhamdulilah, Papi nya dah sembuh Teh?

    Posted by Den Hanafi | January 18, 2010, 12:33 pm
  7. Alhamdulillah Papinya Mbak telah keluar dari rumah sakit,…… n keikhlasan dalam melayani yang menjadikan great,….. doa, perhatian dan pengorbanan yang ikhlas……… salam… eh kungjungan perdana ding,… izin link yaaaa

    Posted by avartara | January 20, 2010, 11:52 am
  8. Alhamdulillah.. ^^ lega baca kalimat terakhir..
    emh..aq juga sayang ma Papaq..🙂 kedua ortuq . .
    he is superdad..
    the best father I ever know . . ^^

    Posted by Juwita | January 22, 2010, 3:40 pm
  9. Alhamdulillah, Papimu sudah sehat kembali, Jeung.
    semoga kian bertambah segar setiap hari.
    salam hangat untuk Papi.
    Bunda yakin you are always his great daughter .
    salam.

    Posted by bundadontworry | January 24, 2010, 9:57 am
  10. Syukurlah sudah sehat…
    Semoga cepat sembuh buat papi-nya mbak Lala.

    Posted by Hasian Cinduth | January 25, 2010, 5:41 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: