archives

Archive for

Bitter Truth

Suatu kali, saya pernah memakai sebuah celana berbahan denim ketika (mantan) pacar mengajak saya keluar makan di dekat rumah. Celana jeans yang bentuknya pernah happening banget beberapa tahun yang lalu, yaitu sepanjang 7/8 dengan ujung yang melebar itu memang menjadi salah satu favorit saya. Longgar dan bahan denimnya tidak terlalu kaku.

Ketika hendak keluar rumah, mendadak dia bilang, “Ndut, ganti celananya, gih.”

Saya yang tengah bersiap memakai sandal pun menoleh. “Hah? Kenapa?”

“Jelek,” tukasnya.

“Ih, apanya yang jelek?” Saya masih ngeyel.

“Dibilangin jelek, ya, jelek. Udah, sana ganti.”

“Tapi celana ini enak banget, lho…”

“Terserah kamu, deh. Aku nggak mau pergi sebelum kamu ganti celananya.”

Berhubung saya malas bersitegang padahal sudah siap-siap berangkat, akhirnya saya pun nggak banyak cing-cong. Saya memilih untuk masuk kembali ke dalam kamar, menukar dengan celana jeans favorit saya yang lain yang berpotongan lurus. Ketika keluar, dia tersenyum.

“Nah, now you look much better,” kata (mantan) pacar saya itu, sambil menggamit lengan saya dan kami pun berjalan keluar.

Dalam hati saya masih nggerundel.
Segitu banget, sih, sampai saya musti ganti pakaian segala? Emangnya saya tadi keliatan jelek banget, apa?

* Continue reading

Catatan Harian

November 2009
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Celotehan Lala Purwono