you're reading...
daily's blings, Thoughts to Share

Cantik!

Lin

Lin

Kalau kamu melihat foto di samping kiri ini, apakah kamu sependapat dengan saya kalau perempuan di dalam foto ini adalah seorang perempuan yang berwajah cantik? Maybe she isn’t as pretty as Julia Roberts or Angelina Jolie, but… look at her. Dia cantik, kan?

Hari Sabtu kemarin, saya berjuang untuk mengatakan fakta ini padanya, pada seorang perempuan yang juga sahabat saya ini.

You’re beautiful, Lin. I know, idung lo emang ilang entah kemana, tapi elo tetep cantik!” kata saya saat makan siang, dua hari yang lalu.

Dia hanya tertawa, tapi saya tahu, pandangannya kosong. Entah, apa yang sedang bergumul di dalam pikirannya. Dia seolah sedang memikirkan sesuatu.

“Kalau gue cantik, kenapa gue nggak punya pacar sampai sekarang?” tanyanya sambil menghisap es teh tawar lewat sedotan berwarna putih bening.

“Emang definisi single gals artinya ugly chicks, gituh?”

“Ya, nggak juga, sih…”

“Nah, itu, lo pinter…” kata saya. “Gue nggak akan capek-capek untuk bilang sama elo, kalo elo itu cantik, Beib. In fact, elo jauh lebih cantik daripada gue. Ini serius!”

“Tapi elo jauh lebih kurus daripada gue, La…”

“Kurus-gemuk bukan faktor cantik-jelek kali, Lin,” sahut saya. Beautiful is a one whole package. Bukan cuman wajah yang cantik, tapi juga pribadi yang menarik dan menyenangkan!”

Dia tersenyum. A bit flat, saya tahu.

“Kenapa? Lo mikirin apa, sih?” tanya saya, sambil meletakkan sumpit yang sedari tadi terselip di jari-jemari kanan saya.

“Kalau gue cantik, seperti definisi yang elo bilang tadi… umm… kenapa sampai sekarang nggak ada laki-laki yang mau sama gue, coba?”

It’s all about the taste, Darlene… Kayak elo lebih milih kopi daripada teh. Atau milih kentang daripada nasi. Selera, Lin. Selera orang beda-beda and you can’t blame them for having different taste…

“Tapi, selama ini? Nobody seems to like me, or… umm… look at me as someone beautiful…

“Berarti, you chose the wrong crowds,” kata saya sambil mengerling. “Sudahlah. Jangan terlalu dipikirin. Jangan meng-underestimate diri elo sendiri. Elo selalu menganggap diri elo cantik, kan? Tapi anehnya, you always lose your self confidence when it comes to men. Berhentilah ngerasa elo jelek, Lin. Percaya aja sama refleksi yang ada di cermin elo, kalo elo masih ngerasa gue bilang begini karena udah sebelas tahun jadi sahabat lo…”

Lin tersenyum. “Elo sih enak, La.. udah punya pacar..” katanya sambil menyisakan senyumnya. Dia memain-mainkan sumpitnya di pinggir piring berwarna putih, tempat mie goreng berikut dengan lauk Ayam Kuluyuk, menu spesial kami Sabtu kemarin.

“Jonathan milih gue bukan karena gue cantik, kok, Lin. Dia bilang sendiri sama gue, lho. Ā In fact, dia pernah bilang kalau banyak banget yang jauh lebih cantik daripada gue. Hell, lo tau sendiri kan, di Egypt sana, ceweknya cakep-cakep, idungnya tinggi-tinggi, bola matanya biru… Gue? Pesek, standar, dan biasa aja. Tapi…”

“Tapi apa?”

“Tapi gue sadar sama satu hal, Lin.”

“Apaan?”

“Mereka boleh cantik. Mereka boleh langsing bak peragawati. Bola mata mereka boleh biru… but I know… that in the end…

“…?”

“…he just wants to stay with someone who can make him laugh…

***

Beberapa jam berikutnya, kami terdampar lagi di foodcourt, mencari hotspot untuk berinternet gratis.

Selang beberapa saat duduk di sana, sepasang perempuan dan lelaki berjalan lalu duduk di dekat meja saya dan Lin. Lelaki bertubuh kurus dengan tinggi badan tidak lebih dari 170 cm dengan kekasihnya, perempuan yang bertubuh pendek, yang saya prediksi beratnya di atas 70 kilogram. In short, dia lebih gemuk dibandingkan Lin.

“Cantikan gue, kan, La?” tanya sahabat saya, pelan.

Saya mengangguk. “See? I’ve told you, right?”

Lin tersenyum. “Mungkin gue emang udah memilih crowds yang salah… Because I’m sure, I know exactly how to make someone laugh…”

***

Kantor, Senin, 9 November 2009, 12.15 Siang
Inspired by true story, dikembangkan dengan penuh imajinasi šŸ™‚

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

7 thoughts on “Cantik!

  1. Pertamaxxx!!! šŸ˜€

    Emang cantik kok, beneran deh. Iya kan, La…???

    Posted by hilman | November 9, 2009, 12:34 pm
  2. Setuju, La, dia memang cantik.

    oooh, jadi namanya Jonathan? Anak sulungku namanya jg Jonathan, La!

    Posted by Riris E | November 9, 2009, 1:00 pm
  3. Sure! Lin memang cantik. Dan cukup banyak wanita cantik di dunia ini yang nggak punya pacar, or kisah percintaannya gagal mulu. Sebaliknya, nggak kurang-kurang juga wanita yang kurang cantik, tapi banyak dikejar pria. Kayaknya cantik fisik memang bukan segalanya, meskipun memberi andil cukup besar dalam hal mempesona pria.

    Kalau aku cantik nggak La? (*gubrak! kesandung bak sampah*)

    Posted by tutinonka | November 9, 2009, 2:06 pm
  4. wanita itu cantik..
    tatkala bisa menerima dirinya apa adanya…

    šŸ˜€

    Posted by pilo | November 10, 2009, 8:21 am
  5. kalo menurutku … yg namanya wanita tuh tetep cantik… cuma kalo penilaiannya secara fisik…ada kategori yg bisa lgs kliatan cantiknya, n ada yg kudu dicermati n diresapi…apapun…wanita tuh tetep cantik, percayalah..^^

    Posted by sunflo | November 11, 2009, 2:35 pm
  6. Beauty is in the Eye of Beholder, Mbak… Cantik itu relatif, tergantung yang liat… Cantik itu nggak abadi, termakan usia. Maka waspadalah kalau ada yang mendekatimu hanya karena kecantikanmu, bukan karena hatimu.

    Jieeh… Salam saya, Mbak..

    Posted by soyjoy76 | November 12, 2009, 11:44 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

November 2009
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: