archives

Archive for

Walk in Someone Else’s Shoes

Seseorang memang tidak akan pernah bisa berjalan dengan memakai sepatu orang lain. Okay, not literally, tidak sungguh-sungguh dengan meminjam sepatu orang lain lalu kamu memakainya untuk pergi ke suatu tempat, tapi mencoba memakai ‘sepatu’ orang lain untuk mengetahui bagaimana persisnya menjadi seorang pemilik ‘sepatu’ itu.

Merasakan apa yang orang lain rasakan.
Mendengarkan apa yang orang lain dengarkan.
Menganalisa dan berpikir seperti orang itu.

To walk in someone else’s shoes means to become someone else. Sepaket lengkap dengan cara pandang, cara bereaksi, cara berpikir, cara mengatasi masalah… One whole package… semuanya.

Tidak ada yang berhasil sepenuhnya ‘memakai sepatu orang lain’. ‘Ukuran’nya tidak akan sama, karena setiap orang memiliki ‘sepatu’ yang spesifik. ‘Sepatu’ ini unik karena memiliki bentuk yang mengikuti lekuk-lekuk ‘jemari kaki’ masing-masing orang, yang tentu tidak akan pernah pas buat orang lain.

That’s why, ada pepatah yang mengatakan, “Nobody could walk in someone else’s shoes.

Sekalipun buat saya, everybody has the chance to try it on, untuk mengetahui bagaimana rasanya menjadi orang lain, serta untuk berhenti menjustifikasi setiap keputusan orang lain, yang mungkin saja, terasa terlalu tidak masuk akal untuk pemikiran sempit seorang saya… Continue reading

Catatan Harian

October 2009
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Celotehan Lala Purwono