you're reading...
It's About Me

Menjadi Kelana

Susah memang, menjadi perempuan yang narsis semacam saya. Perempuan yang sangat ekspresif dalam memuntahkan isi pikirannya di dalam tulisan-tulisan yang terkadang terlalu personal untuk dibagi ke semua orang, ke dalam sebuah blog yang mudah diakses dalam satu klik mouse komputer.

Salah seorang blogger, namanya NH18, pernah menyebut kalau gaya tulisan saya adalah LUGAS. Bahkan, beliau juga pernah bilang kalau saya tuh meledak-ledak bagai dynamite. Okay, mungkin maksudnya adalah saya tuh perempuan yang bawel dan cerewet. Ya, ya, ya. Point taken, Om. Saya ngerti 🙂

Nah, dengan gaya tulisan saya yang blak-blakan, yang seringkali susah menyembunyikan perasaan saya yang sesungguhnya, yang malah berkali-kali ‘bocor halus’ dengan menceritakan hal-hal yang seharusnya tak perlu dibagi pada orang lain… just because, ya, seperti yang saya bilang tadi, too damn personal.

Tapi bagaimana lagi?

That’s just who I am, perempuan yang hidupnya seperti open diary dan tak segan membagi isi hatinya. Yang, in fact, malah seolah nggak bisa untuk diam saja jika hatinya sedang gaduh oleh masalah ini itu. Sementara, there were also times ketika saya tidak sepatutnya membagi apa yang saya rasakan, sehingga saya musti menggenggam erat jari-jemari saya supaya tidak gatal dalam menuliskannya di media manapun.

padahal, kamu tahu seberapa gilanya saya menulis, kan? dan seberapa gilanya saya ingin membagi isi hati saya?

Suatu kali, saya malah pernah membuat blog dengan nama samaran. Haha, kalian sadar nggak, sih, kalau saya sempat beredar ke blog-blog kalian dengan blog baru itu? Di blog itulah saya merasa menjadi seseorang yang lain, yang bukan Lala Purwono, tapi seseorang yang SANGAT Lala Purwono, seseorang yang benar-benar Lala Purwono. Blog yang berisi tentang isi hati terdalam saya, mulai dari pemikiran yang sinting sampai jeritan hati yang memilukan *tsah! ngak segitunya, kaleee.. hiihihi*

Si Lala Purwono the Second itu sempat lalu lalang beberapa bulan sampai akhirnya saya capek sendiri. Ya, capek, lelah, exhausted. Saya merasa sangat lelah untuk menjadi orang lain padahal sesungguhnya that is the real me. Kenapa musti repot-repot banget padahal saya menjadi diri sendiri, kan?

Nah, tepat di saat itulah saya sadar, saya tak perlu bersusahpayah melakukan ina inu kalau pada ujung-ujungnya saya malah menjadi diri sendiri. Gimana kalau saya menjadi orang lain saja, sekalian? Ya, menjadi orang lain, tapi tetap, di situ saya masih bisa dengan leluasa memuntahkan seluruh ide dalam isi kepala saya, di karakter itu saya masih bisa menyuarakan pendapat saya.

Saya tidak membohongi siapa-siapa, not anyone else and not even myself. Saya cuman ingin menyuarakan isi hati saya tanpa perlu orang-orang merasa saya keliwat naif karena masalah yang saya bagi adalah too damn personal.

Jadi…

Saya menciptakan tokoh ini: Kelana. Seorang gadis lajang usia dua puluh delapan tahun, yang bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan Advertising. Perempuan kelahiran Jogja ini bersahabat dengan Sasya, seorang Sekretaris yang bawel, dan memiliki big crush dengan boss di kantornya.

Dengan menjadi Kelana, saya bebas mencurahkan apa saja. Mengangkat topik apa saja. Berpendapat apa saja.

I know, I know. Kesannya memang saya berlindung lagi di balik tokoh orang lain padahal saya bernyawa di dalamnya. Tapi, karena saya adalah tipe penulis blog yang sifatnya diary dan paling susah menulis soal anything but my own feelings, sepertinya tokoh Kelana adalah seseorang yang bisa membuat mood nulis saya yang belakangan anjlok (karena isi hati sedang gaduh setengah mampus), bisa naik kembali. Kelana bisa membangkitkan keinginan menulis saya. Kelana bisa membuat saya back on track again. Ya, she did!

Mungkin di antara kamu ada yang menilai kalau ini adalah alter ego saya. Ya, ya, terserah saja. Saya menemukan keasyikan tersendiri saat bercerita tentang Kelana, sama seperti saya asyik menulis, setahun yang lalu, ketika satu hari tak mungkin terlewati tanpa satu tulisan baru.

Kalau Kelana bisa membuat saya bersemangat lagi, kenapa tidak, bukan?

Jadi, teman-temanku tersayang…

Mungkin kamu menyangka kalau saya sudah tidak aktif menulis lagi. Tapi percayalah, saya masih sangat mencintai dunia tulis-menulis dan berharap bisa berkarir di dunia ini, someday, somehow.

Dan kalau suatu hari kamu menemukan blog ini kosong, tanpa pemiliknya… um, gimana kalau kamu tengok ke rumah sebelah, dan cari saya di sana. Ya, mungkin saja saya sedang bersama Kelana. Bercengkerama dengan Kelana di rumah barunya… http://curhatkelana.blogspot.com.

Ya, ya.

Siapa tau aja kamu kangen sama saya…
Udah deh, ngaku aja… *kedip-kedip*

Because what?

Saya kangeeeennn sekali sama kamu semua… Maafkan saya yang jarang blogwalking yaah… 😦

I’ll see you again, soon.
Dan.. pssttt… dapet salam dari Kelana, tuh! 🙂

Love,

lala


**

Kamar, Minggu, 11 Oktober 2009, 10.37 Malam
Udahlah open diary, njeplak, bawel kayak petasan banting… NARSIS pulak! Paket hemat dan lengkap kayak MCD aja, gueee… hihihihi

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

15 thoughts on “Menjadi Kelana

  1. hehehehhe… jadi begituuu… kesana akh

    *nampang senyum ajalah…

    Posted by bandit sp™ | October 12, 2009, 8:05 am
  2. bersyukur bs berteman
    dengan dirimu, yang
    sangat smart dan piawai
    mengobok2 perasaan lwt tulisan,
    tuk bs mencerna tulisan adinda,
    saya harus menjadi kelana dulu…
    hmmmm 🙂

    Posted by mikekono | October 12, 2009, 9:09 am
  3. Punten…

    Blogwalking euy…

    salam yah…

    Posted by Amink | October 12, 2009, 9:45 am
  4. HHmmmm …
    Kelana ?

    Oke …
    Apapun itu …
    Jeunglala atau Kelana … bagi saya sama saja …
    Yang keluar adalah curahan hati seorang Lala …

    Yang selalu Lugas … bak Open Diary …

    Salam saya

    Posted by nh18 | October 12, 2009, 10:04 am
  5. Dan itu adalah kekuatan tulisan kamu La …

    Posted by nh18 | October 12, 2009, 10:06 am
  6. o..gitu to..ok deh ntar ke tkp

    Posted by boyin | October 12, 2009, 10:39 am
  7. hehe.. tetep ditunggu tulisan2nya La..
    nama blog mungkin boleh beda tapi IP address-nya tetap menunjukkan jeunglala kok.. 🙂

    Posted by Yu2n | October 12, 2009, 12:02 pm
  8. ahahahaha.. ternyata kena sindrom ambivalensi alias alter ego pula..

    sama la.. tapi gue ga bilang2 ah siapa dan di mana alter ego gue.. yang pasti sih, dia pernah mampir kemari 😉

    Posted by Billy Koesoemadinata | October 12, 2009, 12:54 pm
  9. ko saya lebih senang tulisan yang disini yaaa….

    Posted by hamidah qoyyimah | October 12, 2009, 1:00 pm
  10. jd inget lagunya frontlite band d akhir 80an atau awal 90an

    Duhai kelana
    Kemana lagi kau bawa dirimu
    Berlari..
    Sampai kapankah akhir langkahmu

    Semilir angin membisik padamu
    Janganlah sirna cinta sejati
    Duhai kelana…

    Posted by bro neo | October 12, 2009, 4:14 pm
  11. gyahahahahaha baru minggu lalu sempat berpikir untuk membuat akun untuk blog/plurk/twitter untuk alter ego saya 😆

    eh ternyata setelah curhat dengan berbagai pihak yang pernah membuatnya, katanya malah bikin capek dan akhirnya sekarang terbengkalai. Jadi ya saya batalkan saya.. hihihihihi

    Posted by Chic | October 12, 2009, 5:55 pm
  12. kelana? kok malah kaya nama cowok ya jeung?
    saya dulu juga gitu, mau bikin blog yang isinya serius, eeee…nggak keisi-isi. bubar pasar…
    ya udah gini aja lagi 🙂

    Posted by geRrilyawan | October 12, 2009, 10:56 pm
  13. aku suka kelana seperti aku suka lala. hehehe

    Posted by Riris E | October 15, 2009, 4:18 pm
  14. Laa.. jadi penasaraann.. blognya Lala the 2nd itu alamatnya apaa? :p

    Posted by Indah | October 16, 2009, 10:05 pm
  15. lala…
    elo emang penulis curhat yang bagus…
    aku suka apalagi cruhat kelananya…
    keep it on….gambate…

    Posted by aping | December 28, 2009, 8:48 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

October 2009
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: