you're reading...
daily's blings, It's About Me

Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya?

Sudah tahu, kan, kalau Papi saya ikutan nge-blog juga? Waktu itu saya pernah cerita kok di postingan ini, yang judulnya Lelaki Bernama Edi Purwono. Yang belum baca, ayo, ndang dibaca. Awas kalo nggak! hehe.

Eniwei,

Sejak saya woro-woro di blog dan di Facebook, ada beberapa sahabatblogger yang berkunjung alias sowan ke sana. Rata-rata, sih, bilangnya: “Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya.”

Kenapa begitu?

Karena menurut mereka, bakat menulis saya (yang nggak jago-jago amat) menurun dari Papi tercinta yang memang tulisan-tulisannya selalu berhasil bikin saya terkagum-kagum sendiri (promosi, bapakku dhewe! hihi).

Setiap ada komentar itu, Papi bilang sama saya, “Wong kamu lho nggak Papi ajarin opo-opo, yo, La…”

Dan kami tertawa. Sampai ngekel alias terbahak-bahak. Lha wong sebetulnya saya nggak pernah tahu kalau Papi bisa menulis se-renyah itu.

Yang saya tahu kan Papi nulis buku komputer, sekalipun memang, kalau sedang ‘berpidato’, kata-katanya seringkali dahsyat, men! 😀 Jadi, kalau sampai akhirnya dibilang bakat saya menurun dari Papi, besar kemungkinan, ini faktor kebetulan saja kali, ya… *opo genetika, yo? wis, sembarang, wis! hehe*

Yang pasti, sejak Mister EdiPur itu nge-blog, semakin banyak orang yang tahu kalau Papi saya itu emang incredible (muji Ayah sendiri ndak kena undang-undang yang mengancam hukuman penjara, kan? hehe). Semakin banyak orang yang tahu, kalau Papi saya punya kebisaan-kebisaan yang pada akhirnya bikin saya minder-seminder-mindernya.

Lah, gimana nggak minder, kalau kini semua orang tahu bahwa Bapakku tercinta itu memang serba bisa?

Dari beberapa cerita yang sudah saya posting di blognya,www.edipurwono.wordpress.com (iya, saya memang jadi editornya karena penglihatan Papi sudah terbatas), sudah ketauan kalau Papi saya, tuh..

1. Penulis buku yang canggih, sampai puluhan lebih judulnya. Artinya? Bapakku kreatif, ndak kayak puteri bungsunya yang lebih sering updatestatus Facebook-nya ketimbang nulis proyek-proyek buku berikutnya!

2. Pernah mengerjakan sendiri sebuah tabloid komputer yang berjaya sebagai tabloid terbaik padahal masih baru terbit tiga kali. Artinya? Bapakku bukan orang yang mudah putus asa dan percaya dengan kemampuannya sendiri, ndak kayak puteri bungsunya yang seringkali minderan dan merasa nggak bisa apa-apa!

Dan yang terakhir, di sebuah tulisan yang barusan tadi pagi saya upload di situs pribadinya adalah tentang kebisaannya memasak. Iya. MASAK. Jelas ini bikin saya minder banget, secara kemarin malam saya menjadi korban serangan minyak panas dan bikin heboh satu kecamatan Facebook (lebay, deh, lebay.. hehe) karena saya pasang status yang cukup menyeramkan ini

“Iseng goreng otak-otak, malah di’serang’ sama minyak panas…. Huhuhu…. Dada n leherku perih banget… mulutku juga… dan tanganku… aduuuhh…. ini sebenarnya masak atau akrobat sihhh??? *nangis dulu, sumprit perih bener!*”

Bapakku, Papiku, Daddy-ku, memang seorang tukang masak yang handal. Saking handalnya, sampai Mami lebih sering bebas tugas karena suaminya jagoan di dapur. Sekalipun Mami juga pinter masak, tapi kalau suaminya bisa mengambil alih, kenapa nggak? Ya, tho, Mi? *sambil kedip-kedip ke Mami yang lagi puasaan di Surga*

Masakan model apapun juga bisa di-hajarbleh-in sama Papi. Tinggal nyicip sedikit, langsung tahu kalau bahannya tuh (kira-kira) seperti ini. Dan nggak lama kemudian, masakan enak pun langsung tersaji di meja makan. Dari jajanan sampai makanan berat, bisa semua. Dari yang resep beneran sampai yang kreasi kereatif (iya, perpaduan dari faktor KERE dan KREATIF! hihihi), bisa banget. Saya dan kedua kakak saya tinggal makan aja, sehingga mungkin memang saya gendut gara-gara ulah Bapak saya… hihi

Kalau Papi pinter masak, gimana dengan saya? Katanya buah jatuh tak jauh dari pohonnya?

Oh, Sodara-Sodara. Ternyata angin bertiup lebih kencang dari biasanya kalau untuk urusan masak-memasak. Gimana, nggak? Saya bukan jagoan masak, sekalipun SUKA memasak. Saya suka berlama-lama di dapur, ngeracik ini itu, potong ini itu, tapi hasilnya? NGGAK BANGET! huekeke. Yang menyebalkan adalah, Bro alias Mas Mirza alias kakak saya selalu bilang, “Emoh ngincipi, takut keracunan!” Padahal saya sudah maju mundur sampai puluhan kali sebelum menyodorkan ke Bro, sampai saya yakin kalau masakan saya memang tidak beracun, eeehhh, tetep aja, Bro curiga kalau saya sedang melakukan usaha pembunuhan. Hihi, aseeemm!

Nah,

Dari tiga posting Papi tentang kebisaannya yang ini itu, jujur, saya langsung merasa minder. Berasa nggak ada seujung kuku-nya gitu, deh. Dan satu hal lagi, saya merasa tersentil karena nggak pernah menyadari kalau Edi Purwono yang hobi ngebanyol itu ternyata adalah seseorang yang pantas dikagumi. *lah, Nduk, Nduk, kamu kemana aja, sih? Hehe*

Namun lepas dari itu semua, lepas dari rasa minder saya terhadap seorang EdiPur yang kini semakin saya kagumi, saya tahu, I am a lucky daughter of a Super Dad.

Soal buah ternyata jatuh JAUUUHH banget dari pohonnya, biarin deh. Yang penting adalah… Saya tetep BUAH dari POHON yang hebat. Mo jatuh dekat, kek, jauh kek… sakarepe, wis! Hehe…

**

Kantor, Rabu, 2 September 2009, 2.14 Siang
Menulis sambil terkenang-kenang masa kecil sama Papi
I really miss you, Dad!

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

10 thoughts on “Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya?

  1. tergantung sih…pohonnya pohon apa ….buahnya buah apa. kalo buah simalakama kayanya ngga pake pohon tuh…

    wah papi-mami pinter masak, anaknya mustinya pinter makan. Kalo ngga siapa yang makan kan? Jadi sudah ada pembagian tugas kok. Jangan rendah hati eh diri deh hihihi

    EM
    .-= Ikkyu_san´s last blog ..“Desaku” nya Jepang =-.

    Posted by Ikkyu_san | September 2, 2009, 3:12 pm
    • Hahahaha… yang jadi pohonnya si buah simalakama juga ogah, kali, Sis… 🙂

      Sis bener, deh. Selalu ada fair share untuk setiap hal. Makanya aku kok doyan banget sama makanan… Artinya, ini melengkapi kelebihan Mami-Papi yah.. hehehe… Sip. Ndak minder lagi! 🙂

      Posted by lala | September 2, 2009, 3:31 pm
  2. Kayaknya calonnya Lala bakal mirip papinya deh 🙂

    Posted by HP | September 3, 2009, 5:47 am
  3. Kayaknya calonnya Lala bakal mirip papinya deh. Maklum, sama-sama buah, jatuhnya ke bawah 🙂

    Posted by HP | September 3, 2009, 5:53 am
  4. Hehehehe …
    Ini versi lain dari … Ayahku Hebat

    Sip La …
    Yes indeed you are lucky …

    Salam saya

    Posted by nh18 | September 3, 2009, 9:54 am
  5. Saya jadi penasaran mau main ke blog nya papi lala…
    Ayah kita memang yang terbaik ya, selalu memberikan banyak inspirasi untuk anaknya 🙂
    .-= zee´s last blog ..gempa woi… gempa… =-.

    Posted by zee | September 3, 2009, 11:41 am
  6. hahahaha… udah baca yang itu, yg postingan tukang masak dari kmrn maren.. mlah dah komen..

    sumprit awak ikut ikut ngekek nang kantor…..

    Dan kalo Ayahnya Lala bersenjatakan Kemampuan menulisnya, Ayah saya bersenjatakan kemampuan mencangkulnya…

    hihihihihi
    .-= bandit pangaratto´s last blog ..Kelas 2 SMA: Tato gue Keren..!!! =-.

    Posted by bandit pangaratto | September 3, 2009, 12:06 pm
  7. yes, papimu memang hebat La…
    ketika beliau komen di blogku soal rencananya mau bikin warung padang mbulan, aku pikir bercanda… eh, ternyata beneran ya… wuih, mantap tenan…

    eh, papaku juga jago masak lho. gimana gak jago, lha wong punya warung makan padang, hehehe… 😀

    Papiku tuh emang punya mimpi dan cita-cita yang tinggiiiiii banget. Satu hal yang sering nggak aku miliki. Aku kan orangnya today’s person, sedangkan papi? Beuugghhh… hebat bener deh.. 🙂

    EH, asyik banget tuh kalo punya warung makan padang. Pasti kalo jadi anaknya, aku bakal jadi lebih gendut lagi dari sekarang.. wekekeke

    Posted by vizon | September 3, 2009, 2:32 pm
  8. sepakat dengan buah memang tidak jatuh jauhhh dari pohonnya…
    🙂

    Hiih. Jauh kok, Al.. jauuuuhh… *tetep ngeyel* 😀

    Posted by AFDHAL | September 3, 2009, 10:56 pm
  9. lala,
    kalo buahnya jatuh jauh dari pohonnya kan malah bisa jadi pohon baru yg berbuah lebat tanpa bayang-bayang pohon asalnya he.he… be proud of yourself!!

    Posted by Bro Neo | September 6, 2009, 10:38 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

September 2009
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: