you're reading...
Just a Thinking, Thoughts to Share

Tentang Waktu

time-fliesPernahkah kamu berkata dalam hati, “Waktu berjalan sangat cepat. Oh, ralat. Sekarang waktu memilih terbang!”

Ketika tahu-tahu hari sudah berubah malam, lalu gelap menjadi terang dalam hitungan jam saja, tanpa terasa. Ketika tahu-tahu minggu sudah mencapai ujungnya, lalu kita bersenang-senang kembali dalam pelukan keluarga; menikmati akhir pekan dengan bercengkerama di tempat-tempat kesayangan. Ketika tahu-tahu sudah tiba lagi pay check day atau tahu-tahu kamu sudah harus meniup lilin yang bertengger di atas kue tar ulangtahunmu yang berikutnya, sekali lagi.

Waktu kini tak lagi berjalan. Dia memilih untuk mengganti alas kakinya tidak lagi dengan sepatu, melainkan motor penggerak turbo jet! Terbang secepat kilat sampai-sampai tak terasa kamu sudah sampai di suatu masa yang mungkin kamu takuti, atau malah mungkin kamu nanti. Terbang secepat kilat sampai-sampai mungkin kamu berteriak, “Hey, aku masih kepingin di sini! Merasakan ini! Tunggulah, sebentar. Aku masih ingin ada di sini!”

Tapi waktu tidak akan pernah peduli! Ya. Mesin turbo jet-nya terlalu cepat membawa waktu sehingga ia tak sempat mendengar semua harap dan inginmu. Dan lagipula, kamu perlu tahu, it doesn’t have any ears to listen any of your words! Jadi, percuma sajalah kamu berteriak-teriak seperti orang sinting lalu menyuruhnya berhenti. It won’t listen, jadi yang bisa kamu lakukan hanya perlu ikut terbang bersamanya…

Ya.
Terbang saja bersamanya.
Karena ketika kamu memilih untuk diam, tak bergerak; waktu tidak akan pernah kembali menengokmu, bertanya padamu, “Are you OK?”

Oh tidak.
Dia tidak akan pernah peduli padamu, pada kesakitanmu, pada kebahagiaanmu, dan perasaanmu. Waktu adalah pacar yang sangat egois, pemimpin yang sangat bengis, karena tidak mau ambil peduli padamu. Mungkin, waktu bisa diibaratkan sebagai sebuah mesin raksasa yang dingin dan bergerak secara otomatis. Tidak akan pernah ada tombol switch on and off, tombol pause or play, tombol rewind and forward; dia hanya bergerak semaunya, tanpa pernah ambil peduli.

Sampai di sini, pernahkah kamu akhirnya membenci pada waktu?
Membenci detik jarum yang bergerak terus tanpa mau menunggu siap tidaknya kamu?
Membenci malam yang datang terlalu cepat padahal kamu masih ingin bersama kekasihmu?
Membenci kokok ayam jantan di pagi hari yang menandakan bahwa pagi ini kamu sudah harus kerja lagi, melakukan rutinitas lagi, dan terjebak dalam pekerjaan nine to five di kantor… sekali lagi?

Pernahkah kamu membenci waktu karena tidak mau peduli padamu?
Ataukah mungkin malah sebaliknya; kamu ingin berterimakasih padanya yang telah berhasil membuatmu sampai di hari ini?

***

Oh well.

I’m in the point where I think I don’t have any choices.

Waktu? Terbang atau berjalan, tetap saja berlalu di luar kendali. Cepat atau lambat; saya tidak pernah punya remote control untuk mengendalikannya. Marah atau tidak; memangnya bisa menghentikannya sejenak lalu memilih untuk mendengarkan keinginan saya?

Waktu. Terbang, berjalan, merangkak, menggelesot (barangkali), atau merayap seperti ulat bulu di halaman rumah saya…. tetaplah bergerak ke depan, tidak mundur, tidak menyamping, tapi lurus terus ke depan.

Waktu. Suka atau tidak; tetap akan membawa saya dan kamu sampai ke besok pagi, ke kantor lagi, menghadap komputer lagi, bersesakan di angkutan umum lagi, mencium asap knalpot lagi, bertengkar dengan customer bawel sekali lagi, merayu calon pelanggan via telepon lagi, membuat slide presentasi sekali lagi…. Lagi, lagi dan lagi. Seperti biasanya.

Jadi seperti yang sudah saya bilang tadi…
I think, I’m in the point where I don’t have any choices to choose.

Kecuali apa?
Kecuali menikmatinya saja.
Ikut terbang bersamanya.

Menikmati semilir angin yang berhembus ketika menembus horizon-horizon yang baru saya lihat, misalnya.
Mencoba menyentuh gumpalan awan-awan yang bergulung-gulung bak cotton candy di langit sana, misalnya.

Menikmati saja.
Terus, menikmatinya saja.

Ya.
Karena biar bagaimanapun, waktu telah mengajari saya untuk menghargai semua kepingan masa lalu saya. Menghargai semua kesalahan-kesalahan saya. Menghargai semua kebodohan-kebodohan saya. Juga menghargai setiap kebahagiaan yang pernah hadir mengisi setiap rongga hati.

Dan satu hal lagi.

Kalau saya begitu mencintai dua hari di setiap ujung pekan saya, kenapa saya harus membenci waktu yang berjalan terlampau cepat dan membuat saya sampai lagi ke hari Senin yang menyebalkan, kan?

Jadi?

Ya, terima sajalah.
Waktu; bergerak cepat atau lambat, bukan alasan untuk menggerutu dan memanjakan rasa malasmu. Buckle up and start flying with it! Trust me; better enjoy it than hate it! 🙂

***

Kamar, Minggu, 5 Juli 2009, 10.10 Malam
Somehow, terinspirasi dari reuni tadi siang 🙂

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

16 thoughts on “Tentang Waktu

  1. melakukan sesuatu dgn segera,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    .-= Myryani´s last blog ..Dikasih Award Seabrek,,, =-.

    Posted by Myryani | July 5, 2009, 11:20 pm
  2. Pertamaa.. gambarnya kereeeeennn!! Love it 😀

    And bener bangets, Laa.. gua rasa waktu adalah pengingat terbaik bahwa selalu ada akhir untuk segala sesuatu, hehehe 🙂
    .-= Indah´s last blog ..Thanks Yaa =-.

    Posted by Indah | July 6, 2009, 6:37 am
  3. Time flies ? it’s even faster and faster with our hectic life nowadays … so, once again enjoy the ‘ride’ …
    .-= Oemar Bakrie´s last blog ..Jangan sok tahu dong ! =-.

    Posted by Oemar Bakrie | July 6, 2009, 8:55 am
  4. yeap…agree
    better enjoy it
    .-= depz´s last blog ..My First Online experience =-.

    Posted by depz | July 6, 2009, 9:08 am
  5. waktu juga yang menyembuhkan luka di hati kan la.. 😉
    .-= Ade´s last blog ..Cafe mom’s addiction =-.

    Posted by Ade | July 6, 2009, 10:48 am
  6. SSDD, La 🙂
    .-= si-69´s last blog ..Lyo. =-.

    Posted by si-69 | July 6, 2009, 1:47 pm
  7. Yups…waktu itu konsisten, dia terus saja berdetik tanpa perduli apakah kita siap atau tak siap.
    .-= G´s last blog ..Kenyang Janji=Surplus Pangan=Tidak Ada Kelaparan=Bisa Ekspor Janji=Devisa Negara=Tidak Ada Persoalan=Makmur Sejahtera =-.

    Posted by G | July 6, 2009, 5:14 pm
  8. Waktu adalah pisau yang tajam, terserah si pemakai pisau mau buat ngiris roti atau buat menusuk……

    Posted by Nazar | July 6, 2009, 5:28 pm
  9. orang jawa bilang:
    “ngentir neng ra kentir..” (menghanyut tapi tidak terhanyut)

    smoga bisa…
    .-= bro neo´s last blog ..Pemberani, Nekat, atau Gegabah? =-.

    Posted by bro neo | July 6, 2009, 6:14 pm
  10. 25 years gone by a blink =)

    Posted by jones | July 7, 2009, 8:34 am
  11. kalo sedang mengalami hal yang sama, saya cuman bilang, “ah….lagi2 waktu berkhianat”
    .-= frozzy´s last blog ..ZAZA ZU =-.

    Posted by frozzy | July 7, 2009, 5:09 pm
  12. waktu gak bisa diulang
    jadi ya biasanya gue nangis dulu pas BT gara2 apapun yg berkaitan dgn waktu
    trus bis itu ya pasang kuda2
    ready to kick d world again :p
    .-= Eka Situmorang – Sir´s last blog ..Bercumbu ! =-.

    Posted by Eka Situmorang - Sir | July 7, 2009, 5:49 pm
  13. ugh.. postingan tentang umur lagi :))
    jadi sudah memutuskan pake merk kosmetik apa nih taun depan?
    :))
    .-= nengbiker´s last blog ..Little House on The Prairie =-.

    Posted by nengbiker | July 7, 2009, 9:28 pm
  14. time will hell everything kata temen gw la 😀
    .-= Ria´s last blog ..Rumahku istana mungilku =-.

    Posted by Ria | July 9, 2009, 3:21 pm
  15. Waktu……………
    .-= Dariman´s last blog ..Gagal membuat foto essay =-.

    Posted by Dariman | July 25, 2009, 9:09 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: The Blings of My Life « the blings of my life - February 26, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

July 2009
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: