you're reading...
It's me... today

Penghapus Ajaib

Mendadak saya ingin memiliki sebuah penghapus.

Iya, penghapus.

Sebuah benda dengan bantalan busa bersaput kain perca, seperti penghapus yang saya gunakan untuk menghapus tulisan di white board setiap saya hendak memulai atau mengakhiri meeting dan internal training.

Sebuah benda dari bahan karet berwarna putih, seperti penghapus yang biasa saya beli setiap menjelang ujian akhir SMP, SMA, sampai ujian masuk perguruan tinggi, bertahun-tahun yang lalu.

Penghapus apa saja.

Berbentuk bantalan busa atau berbahan karet.

Penghapus apa saja.

Bisa kecil, bisa besar, bisa super large tapi tetap handy.

Penghapus apa saja.
Apaaaaa saja.

…asalkan memiliki kekuatan super.

Penghapus super, penghapus ajaib, yang dengan kekuatannya bisa menghapuskan apa saja yang ingin saya hapus.

Grafitti kampungan di tembok-tembok rumah tidak bertuan yang tidak sedap dipandang mata.
Peraturan-peraturan nggak menyenangkan yang tertulis dengan rapihnya di Peraturan Perusahaan, seperti misalnya: dilarang terlambat masuk, cuti hanya 12 hari dalam setahun, dan kalau uang makan dan transpor hanya diberikan saat saya masuk saja🙂

Menghapus apapun.
Apapun!

***

Saya pikir, mustahil sekali Tuhan menciptakan super magic eraser. Memangnya dunia sudah siap untuk menerima kecanggihan semacam itu? Sepertinya, sih, tidak. Coba bayangkan, kalau Tuhan benar-benar merelakan salah satu dari milyaran makhluk ciptaanNya memiliki keahlian untuk menciptakan teknologi semacam itu, what would life be?

Sepertinya, rambu-rambu lalu lintas akan kacau semua. Rambu dilarang masuk, berubah menjadi sebaliknya. Dilarang parkir, menjadi boleh parkir. Dilarang putar U, berubah menjadi silahkan muter di sini. Dan, ya. Rambu yang seharusnya bertuliskan S coret, berubah menjadi S Doger atau S Campur *aih, maksa!*🙂

Rambu saja? Oh, tidak. Bagaimana dengan sistem perundang-undangan? Dengan adanya penghapus ajaib, kata-kata yang tidak menguntungkan harus siap-siap lenyap dari peredaran?

Yang menguntungkan, tentu saja kalau ingin menghapus panu! Iya. Kamu bisa bebas menghapus panu yang menghiasi sekujur tubuhmu *aih!* dengan satu kali hapus! Hebat!

Selebihnya? Ow nooo…. Hidup malah akan semakin berantakan.

Itulah kenapa saya bersyukur karena Tuhan tidak pernah memberikan kemampuan buat salah satu dari sekian milyar umatNya untuk membuat sebuah teknologi yang sangat canggih itu.

Itulah kenapa, saya begitu lega karena tidak akan pernah tercipta sebuah penghapus ajaib yang akan menghancurkan keberadapan di muka bumi ini dengan penggunaan yang tidak bertangggung.

Saya sangat beruntung karena penghapus itu tidak akan pernah ada.
Tidak akan pernah dimiliki oleh siapapun. S-I-A-P-A-P-U-N.

Ya.

Until one time, I realize, that I was wrong.

Ketika saya pikir kalau penghapus ajaib itu tidak pernah ada… saya musti menelan pil pahit kenyataan kalau ternyata, seseorang telah memilikinya. Seseorang telah menggunakannya. Seseorang telah mengambil manfaat darinya. Ya, with carelessly.

Dan ketika saya mengetahuinya… I couldn’t help to cry….

***

She rejected my calls.
She neglected my messages.
She said, “Stop bothering me…”
She told me to stay away.

Dan yang paling menyakitkan adalah…

She erased me.
From her FB’s friends list.
From her days.
From her heart.
From her memories.

24 tahun persahabatan yang terhapus dengan begitu mudahnya hanya karena saya ingin melakukan sesuatu untuk menyelamatkan pernikahannya, untuk menariknya kembali ke jalur yang semestinya, untuk menjauhkannya dari permasalahan-permasalahan yang dia ciptakan sendiri…

24 years of friendship…
24 fu*king years of friendship!

Seorang sahabat telah menghapus saya dari hari-harinya, melenyapkan saya dan segala kenangan yang terjadi selama ini.

Jakarta would never be the same without her…
Dan mungkin, saya tidak akan pernah menginjak Jakarta tanpa menangisi kenyataan kalau seorang sahabat yang biasa menjemput saya di Stasiun Jatinegara, sahabat yang merelakan bolos dari kantornya demi mengantar saya launching buku di JHCC, sahabat yang asyik bercerita sampai pagi dan bangun molor seperti kebo di kamarnya yang dingin, sudah menghilangkan saya dari hari-harinya.

Saya tidak menyangka kalau sahabat saya diam-diam memiliki penghapus ajaib itu.

dan diam-diam menghapus sosok Lala, sahabatnya dari umur empat tahun hanya karena saya ingin dia tidak salah langkah…

***

Tadi saya sudah bilang sama kamu kalau saya ingin memiliki penghapus ajaib, kan?

Tadi saya sudah cerita kalau mendadak saya benar-benar ingin memiliki sebuah penghapus ajaib yang bisa menghapus apapun yang saya inginkan, bukan?

Ya.

Sekalipun saya tahu betapa berbahayanya kalau penghapus ajaib itu benar-benar ada.

Tapi kini saya benar-benar membutuhkannya.

Saya benar-benar ingin memilikinya.

Menggunakannya.

Okay, tidak perlu memilikinya, tapi meminjamnya saja dari sahabat saya.

Bukan, bukan untuk menghapus masa lalu dan kesalahan-kesalahan yang pernah saya lakukan, karena kesalahan-kesalahan adalah pembelajaran hidup yang telah menghantarkan saya sampai hari ini.

Bukan, bukan pula untuk menghapus kenyataan kalau Mami tercinta saya sudah meninggal. Tidak, saya sangat yakin Mami sudah lebih bahagia di dalam rangkulan Tuhan yang Tercinta.

Saya cuman akan menggunakannya sekali saja.

Cukup sekali.

Untuk menghapus satu hal yang saya pikir penting.

Ya.

Saya hanya ingin menghapus ketololan yang sahabat saya lakukan; bukan karena dia telah menghapus saya dalam hidupnya, tapi tingkah tololnya yang membuat seorang Ibu yang mencintainya kini jatuh sakit melihat tingkahnya…

Cuman itu saja.

Bisa, kan, Neph, aku pinjam sebentar dari kamu? Please…. Sebentar saja!

***

Depan Televisi. Selasa. 16 Juni 2009. 11:04 Malam
semoga Tuhan selalu melindungimu, ya, Mbak…
Love you, as always

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

17 thoughts on “Penghapus Ajaib

  1. Semoga sahabatmu segera menyadari kekeliruannya La…. kadang memang ada saatnya semua logika dan nalar tertutupi oleh Nafsu…., Nafsu terhadap apa saja… Cinta, Benda, kesenangan atau hal lainnya yang sangat manusiawi… kesabaran dan kearifan mungkin cara yang terbaik untuk menyadarkannya… semoga……
    .-= Panglatu´s last blog ..weekend di macau =-.

    Posted by Panglatu | June 16, 2009, 11:30 pm
  2. Dia pasti kembali, Mbak.
    Entah kenapa aku yakin, dia pasti kembali.
    Cuma menghapus dari FB’s friend list, itu bukan apa-apa.
    Kamu masih ada di hidupnya, masih begitu penting, sampai dia sangat terganggu oleh kebenaran yang kamu katakan.

    Dan Ibu itu ?
    Alasan lain untuk lebih cepat kembali😀
    .-= Muzda´s last blog ..Gosip Maling =-.

    Posted by Muzda | June 16, 2009, 11:54 pm
  3. Sahabatmu hny blm s4 memikirkn apa yg km katakn mb.. Dia msh brpegang pd egonya.. Tp suatu saat dia akan menyadari sebuah kbenaran.. &dia akan menyadari km lah sahabat terbaiknya….

    Posted by yustha tt | June 17, 2009, 6:32 am
  4. segala sesutua memang memiliki kerkurangan dan kelebihan tersendiri. yang di anggap penting, bisa saja sampah dalam kondisi tertentu. begitu juga sebaliknya, hal sepele akan menjadi penting dan sangat dibutuhkan dalam situasi tertentu. sungguh tragis, persahabatan yang telah terjalin sekian lama, berubah menjadi kelam. dunia seakan berhenti berputar, karena bingung melihat arah dan arus perputarannya sednri

    semoga sahabatnya mendapatkan penceran untuk kembali dalam dunia indahnya bersama senyuman keluarga dan sahabat2nya yang telah memebrikan segala kebahagiaan tak berujung!!!
    .-= Zulhaq´s last blog ..Dapat Warning FB Hingga Facebook di Block =-.

    Posted by Zulhaq | June 17, 2009, 7:06 am
  5. setiap orang memiliki “penghapus” itu La… kamu, saya dan mereka…
    tapi, tidak semua orang “mau” menggunakannya. karena semua yg manis dan pahit dalam hidup bukanlah untuk dilupakan, melainkan untuk dinikmati dan kemudian menjadikannya “cermin”.

    menghapus seseorang dari list sahabat, bukan berarti melupakan, tapi menjauh sejenak untuk kemudian merindukannya lagi dg penuh sesak… aku yakin, sahabatmu sedang melakukan itu… besok, atau lusa atau tahun depan, ia akan kembali menemuimu, setidaknya dalam hatinya…🙂
    .-= vizon´s last blog ..ayah =-.

    Posted by vizon | June 17, 2009, 7:44 am
  6. anak yang terhilang
    smoga dia kembali ke “pangkuan” ibunya
    .-= depz´s last blog ..apa status mu hari ini? =-.

    Posted by depz | June 17, 2009, 8:03 am
  7. Setiap orang mempunyai itu La …
    What is the so called “super magic eraser”

    Permasalahannya adalah …
    Jawaban yang mana yang akan dihapus …
    Kalimat apa yang akan dihapus …
    Waktu mana yang akan dihapus …
    Siapa yang akan dihapus …

    Ini masalah lain …
    Ini substansinya …

    Jangan salah menghapus … !!!

    Salam saya
    .-= nh18´s last blog ..OLEH-OLEH =-.

    Posted by nh18 | June 17, 2009, 8:59 am
  8. Mungkin emosi sesaat La..

    Sahabatmu pasti kembali🙂
    .-= Indah Sitepu´s last blog ..10 Tips Menghadapi Patah Hati =-.

    Posted by Indah Sitepu | June 17, 2009, 11:54 am
  9. yang gue butuh adalah, penghapus buat pikiran gue. karena gue ada beberapa memori yang ga pengen diinget. ada beberapa orang yang pengen gue lupain. ada beberapa kejadian yang pengen gue ilangin.
    .-= Billy Koesoemadinata´s last blog ..The Journey, vol.9: The Strange Coincidence =-.

    Posted by Billy Koesoemadinata | June 17, 2009, 12:54 pm
  10. hmm.. penghapus? yang pasti sih, perlunya buat ngapus masa depan gue.. abis, gue ngeri ngadepin masa depan gue.. kabur.. belum jelas..
    .-= Isabella Kay´s last blog ..ikhlas bukan pengorbanan =-.

    Posted by Isabella Kay | June 17, 2009, 12:56 pm
  11. oh,, oh,,,

    kalo ada ntar tlg dikasih sya jg ya mbak,,
    .-= Myryani´s last blog ..Telkomsel “Pahlawan di Era Ku” =-.

    Posted by Myryani | June 17, 2009, 8:39 pm
  12. 24 tahun ga akan semudah itu dihapus sampai bersih tanpa meninggalkan bekas sedikitpun, dengan penghapus super ajaib sekalipun karena udah terlalu banyaaaaak kenangan yang tercipta, yang ada di hati and pikiran🙂

    Seberapapun dia berlari menjauh dari elo saat ini, elo ngga akan bisa benar2 hilang dari hati dan pikirannya.

    I’ve used that “magic” eraser once but walau udah sekian tahun berlalu, tetap aja ngga pernah benar2 bisa menghilangkan sosok itu sepenuhnya.

    Mungkin kalo di-brainwash baru dhe bisa ilang, hehehe😛
    .-= Indah´s last blog ..Imajinasi & Quote Yang Bikin Mikir =-.

    Posted by Indah | June 18, 2009, 8:36 pm
  13. tanyain beli dimana, harganya berapa??
    ntar aku beliin deh🙂

    sabar ya bu, dia berhak melakukan itu, seperti kamu berhak melakukannya juga
    .-= AFDHAL´s last blog ..Leaving 4 =-.

    Posted by AFDHAL | June 19, 2009, 1:04 pm
  14. terhapus oleh sahabat lala, tapi tidak terhapus oleh lala…. tidak terhapus juga namanya

    sahabat menghapus, lala menghapus, saksi-saksi tidak menghapus… masih ada juga, belum terhapus semua

    yang telah tercatat oleh waktu tidak terhapus La…
    tapi orang mau membaca atau tidak tergantung masing-masing individu, mereka bebas memilih kok…

    salut buat lala yang telah berusaha menarik sang sahabat meskipun harus menanggung resikonya. tarik terus dia Lala!!!

    Emang ada yang mendengarkan Yahya waktu dia berseru seru dipadang gurun…?
    Tapi dia terus berseru seru, karena memang harus berseru seru!!!

    Posted by bro neo | June 19, 2009, 1:37 pm
  15. rasanya hampir semua org pati menginginkan hal itu jg mbak…tp ad baiknya Qta tidak merubah apapun yang sudah terjadi dr masa lalu..😀 skrg jangan sampai malah Qta menciptakan sebuah pena atau pensil untuk menulisan/menggambrkan keadaan yang tidak baik…*sotoy mode on*

    Posted by Sarah | June 21, 2009, 12:31 pm
  16. dalem bu….. 24 tahun bukan waktu yang singkat… ternyata ada yang bisa begitu saja menghapus itu….😦
    .-= Agung Mojosari´s last blog ..SYT -1 =-.

    Posted by Agung Mojosari | June 21, 2009, 12:48 pm
  17. hmm, sebetulnya mirip dengan keinginan untuk memutar ulang waktu.
    tapi karena teknologi untuk menciptakan penghapus itu belum ada, maka sepertinya untuk sementara (sampai kapan ya? :P) kita harus berhati2 dalam setiap langkah kita..🙂
    *sembari mengingatkan diri sendiri untuk berhati2*

    Posted by narpen | June 27, 2009, 4:37 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: