you're reading...
It's About Me, Just a Thinking, Thoughts to Share

will he turn into a monster one day?

specially dedicated to all women I really care about…


Seorang lelaki.

Dengan rambut ikal pendek. Dengan wajah yang bercahaya. Dengan kedua matanya yang berwarna hitam kecokelatan yang berbinar-binar  seolah menyembunyikan ribuan bintang dari langit yang mendadak gelap and he is all very shiny. Dengan hidung yang menjulang tinggi, very perfect. Dengan bibir yang penuh, menyembunyikan gigi-geligi yang sehat, putih, dan cemerlang. Semua keindahan wajahnya ditunjang dengan tubuh setinggi seratus delapan puluh senti, berkulit kecoklatan yang seksi, dan perut ala roti sobek. Iya. I’m talking about six packs, Baby…!

Pekerjaannya yang sempurna…. how about a great businessman with his billion dollars company?

Perilakunya yang sempurna…. always treat you like a lady and put your needs first before his?

Sifatnya yang membumi…. always a pleasure to give you a company on a casual lunch…. di warteg pinggir jalan?

He’s a perfect gentleman, isn’t he?
He’s a perfect boyfriend, isn’t he?
He’s like a prince charming with a white horse who says sweetest things to make you happy, isn’t he?

Tapi bagaimana kalau saya lanjutkan cerita tentang lelaki yang saya dan kamu telah menasbihkannya menjadi The Most Delicious Man of The Year itu tadi dengan sebuah fakta ini:

A guy with the perfect attitudes, perfect hair, perfect job… and perfect jab.

Iya. Jab.

Salah satu pukulan mematikan di sebuah pertandingan tinju profesional…

**

 

Seorang pria. Dia mencintaimu, memujamu, menghargai setiap pilihanmu, memberikan cincin bermata berlian lalu berlutut di bawah kakimu, dan memohonmu untuk menjadi istrinya.

Seorang pria. Kamu mencintainya, kamu memujanya, kamu menyukai sikapnya yang selalu mengerti keinginanmu, dan lelaki itu menyodorkan sebuah cincin berlian dengan perfect cut lalu bertanya padamu, “Will you marry me?”

You would never ever say no… rite?

Mungkin kamu akan melambung tinggi. Terbang seolah bidadari bersayap dan ditemani dengan cupid yang tertawa senang karena sepasang hati telah berhasil ia satukan dengan satu kali panah. Di dalam kepalamu mungkin hanya terbayang kehidupan yang bahagia, with the most beautiful guy sleeps in your side, every single day. 

Life couldn’t be this perfect.

Sampai suatu ketika, dalam perjalanan waktu perkawinanmu yang sempurna itu…. you finally realise that he’s a boxer.

With you.

As his sparring partner.

Without your safety helmet.

And gloves off.

Ya, ya. Kamu adalah sansak tinjunya…

**

Bisakah seorang lelaki seperti dia berubah menjadi seorang makhluk mengerikan yang sebentar mencintai dan memuja kita, lalu sebentar kemudian menganggap kita sebagai sansak tinju lalu babak belur dalam pelukannya? Ya, setelah kita sadar dari pingsan!

Tidak ada gejala atau tanda-tanda bahwa lelaki itu akan berubah menjadi monster dan menyiksa kita di kemudian hari. He was all nice, he was all patient, he was all thoughtfull… and then poof! He’s now a monster… Enjoy!

Hh…

Dengan semua keindahan yang dimiliki oleh lelaki seperti itu, bagaimana saya dan kamu bisa mengetahui bahwa dia akan berubah menjadi monster di kemudian hari? Dia terlihat sangat sempurna. Dia terlihat sangat sopan. Dia terlihat sangat, sangat mengagumkan. What the hell had happened??

Jujur, saya sangat ketakutan setelah membaca sebuah novel karya Clara Ng yang berjudul Tea for Two; sebuah novel untuk perempuan yang bercerita tentang kekerasan dalam rumah tangga dan terinspirasi oleh kisah nyata. 

Tea For Two (a novel by. Clara Ng)Sebuah cerita cinta seolah fairytale; perempuan dengan karir hebat, bertemu dengan pria ganteng, karir sempurna, dan memujanya setinggi langit, lalu menikahinya beberapa bulan kemudian… dan menjadikannya tawanan dalam perkawinan yang penuh dengan pukulan-pukulan, cercaan-cercaan, yang tidak hanya menyakitinya secara fisik, tapi juga emosional.

Lelaki yang nampak sempurna, lalu berubah menjadi monster dalam sekedip mata, ketika mereka berhoneymoon, sehari setelah pesta pernikahan yang glam and beautiful

Dunia yang dipijaknya seolah berhenti berputar. Lelaki yang tadinya penuh cinta, kini memukulinya setiap saat, tak mengenal waktu… seolah bertinju adalah hobinya yang kini semakin tersalurkan karena ia memiliki lawan tanding yaitu istrinya sendiri…

God!

Now, I’m officially scared!

**

Saya percaya; ketika seorang perempuan mengetahui bahwa ia berkencan dengan lelaki yang sering memukulinya ketika masih berkencan, she won’t go any further than that. 

Saya percaya; ketika seorang perempuan mengetahui bahwa ia berkencan dengan lelaki yang sering mengucapkan kata-kata makian yang sangat kasar ketika masih berkencan, she won’t go any futher than that.

She deserves a whole lotta better guy than such a jerk like him. Dan perempuan manapun akan berlari menjauh dari lelaki semacam dia (semoga saja!)

Itu kalau sudah terlihat ketika masih berkencan.
Bagaimana kalau semua itu terjadi ketika sudah bertukar cincin dan bersumpah sehidup semati di hadapan Tuhan?

Don’t you just feel sorry for a girl who stays in an endless nightmare even when she’s awake? Don’t you have this crazy thing to say like, “Didn’t you read the symptoms, the signs that he would be a crazy maniac who slapped you in the face and felt good about it?”

Tapi, bisakah kamu mengetahui semua pertanda kalau tidak ada tanda-tanda bahwa manusia akan berubah menjadi makhluk yang mengerikan?

That you might sleeping with your worst enemy?

Tulisan ini tidak akan  pernah selesai. Tulisan ini akan terus-menerus saya tulis tanpa akhir; sama seperti pertanyaan yang bergumul terus di dalam benak saya belakangan ini… sama seperti ketakutan-ketakutan saya yang mendadak melumpuhkan keinginan saya untuk… mmm… menikah.

I know I have to think that the world out there is like a beautiful savannah. Tapi entah kenapa, ketika membayangkan seorang lelaki tercinta, tertampan, terbaik, tersempurna, bisa berubah menjadi makhluk yang mengerikan suatu saat kelak…. I’m breathless.

I want to be a bride, one day.
I want to be married with my beautiful guy, one day.
I want to take a dancing lesson or cooking lesson, if needed.
But I will never want to take a boxing lesson, just to protect myself from my abusive wedded husband… 

***

my bed, April 10th, 2009
3.17 AM
sambil nonton Sex and The City, season 3 

 

 

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

29 thoughts on “will he turn into a monster one day?

  1. Hmmm…
    I should really trust my instinct and follow it…
    And if anything bad happens, I’ll still have my best friends like you to take care of me…. Rite, guys?🙂

    (tulisan nggak penting yang dikomentarin sendiri… ck-ck-ck.. Lala, Lala…. tidur napah….. hehehe)

    Posted by lala | April 10, 2009, 3:32 am
  2. wew..
    lagi g bs tidur ya mba’..
    jangan serem2 ah mikir na..
    tp yup, you have we.. all your friends to take care of you..
    thats what for are friends, rite?
    keep smile

    Hehe, iya nih. Nggak bisa tidur, Nge. Baru bisa tidur sejam kemudian…🙂
    Mikirnya jadi puanjang banget, ya?
    Of course. I know that I always can count on you all….
    makasih ya Nge..
    Kamu juga senyum, ya?

    Posted by inge | April 10, 2009, 4:36 am
  3. waduh…mungkin waktu pacaran musti ngetes mancing2 emosinya…sentil2 sedikit, umpetin barang2nya atau gimana gitu hehehe….gampang meledak nggak dia.
    tapi yang gawat justru yang laten itu ya, keliatannya kalem, nggak emosian….tapi yang terpendam kalo udah terkumpul langsung meledak kaya gunung meletus.

    aduh…nggak bakal deh saya mukul cewek (kecuali cewek itu pembunuh bayaran yang mengincar nyawa saya….itu juga mending lari aja😀 )

    Ada yang bilang gitu, sih, Mas.. Pancing aja… Lihat gimana reaksinya…
    Tapi di buku yang aku baca, ada yang terlihat sangat sangat sempurna dan nggak bisa marah, meskipun pada akhirnya berubah menjadi monster yang menyeramkan.
    Nah…. emang harus percaya intuisi…
    sekaligus berani untuk angkat kaki dari pernikahan bak neraka itu, ya?

    Posted by geRrilyawan | April 10, 2009, 5:35 am
  4. Huaa.. Laa, akhirnya tidur jam berapa tuh? Mm.. Kalo perubahannya sedemikian cepatnya and sedemikian drastisnya, jangan2 all the charming itu just a fake, 2 get the woman! Dendam terselubung itu mah, Laa, hii.. Kalo ga ada pemicunya mah aneh aja begitu married langsung berubah dari Mr. Perfect menjadi Mr. Monster! Btw, gimana nasib perempuan itu di akhir cerita, Laa?

    Sejam kemudian, Ndah… Jam setengah limaan gitu, deh.. hehehehe…
    Just faking, eh? Serem ya, kalo gitu…….. Musti diuji pake alat pendeteksi kebohongan aja, kali, yah… hihi…

    Nasib perempuan di akhir cerita?
    Dia bercerai, lalu depresi, lalu menemukan jati dirinya kembali lewat perkumpulan perempuan2 korban KDRT…

    Posted by Indah | April 10, 2009, 5:48 am
  5. Wiih Sist jangan serem2 dong mikirna, bad thing always got the biggest cover story you know, people tend to membesar besarkan hal2 yang jelek, padahal antara yang jelek dengan yang baik jauh lebih banyak yang baik…., seharusnya mbayanginya yang indah2 dong, ….and leave all the bad guy….and girl out there ke Po aja ya…, I’m going to save the day…, kakaka…., your always be Po’s cinderella sist so Po tunggu ya undangannya…, lho kok…. hehehe….

    Po Fly Away to the rescue…, leaving his thong behind cause the day is so damn cold…🙂.

    Hey, ‘Lil Bro… Kamu selalu bisa banget bikin aku tersenyum, do you know that, Sweetie?🙂
    Ya, don’t wear the thong, you might get cold and I will fly away to rescue you, my ‘lil bro…..

    Btw, I’ll always be your cinderella, rite, Sweetie?
    hihihi…… cinderella mana yang rambutnya Agnes Monica Banget gini…
    liburan kemanaaa……..?

    Posted by Jazili | April 10, 2009, 10:58 am
  6. Wuih sadis amat tuh cowo..berbanding 180 drajat ama aku..hehe

    Posted by Starwrite | April 10, 2009, 12:32 pm
  7. iya ngeri amat…

    Posted by imoe | April 10, 2009, 4:03 pm
  8. mampir lagi.. hehe
    iya mba’ aq juga tetep senyum.. oh iya kecuali pas liat pilm yg bikin mewek hahaha

    ttg cow yg jd monster, jd keinget ama film lama, enough, film na jLo..

    🙂

    Posted by inge | April 10, 2009, 4:09 pm
  9. Aku sedih baca Tea for two itu di Kompas…aku tau bahwa cerita semacam itu bisa saja terjadi…tapi tetep aku ga suka baca cerita-cerita sedih macam gitu…
    Menurutku hidup itu sudah cukup complicated…masa mesti baca cerita2 menyedihkan macam gitu..(hiks…betapa dangkal cara berpikirku ya…)
    Tapi setidaknya, aku tau bagaimana harus bertindak jika itu terjadi padaku dan bakal ngajari anak-anakku bagaimana mesti bersikap (baik buat yang cowok maupun yang cewek..)
    So…jangan terlalu ngeri karena membayangkan…yang penting tau bagaimana harus bertindak jika suatu ketika hal seperti ini terjadi…
    TETAP SEMANGAT..

    Posted by dewi | April 10, 2009, 8:46 pm
  10. wah…..
    bener-bener mengerikan yah..

    Posted by sopyanetawa | April 10, 2009, 9:04 pm
  11. duh mbak,,, saya jadi ngeri kalo ttg sgala crita kdrt,,,

    saya jadi takut jka suatu hari nanti mempunyai seorang suami yang dpt dgn ringannya melayangkan tangan ke badan istri,,,

    Posted by Myryani | April 10, 2009, 10:01 pm
  12. Kita memang perlu berhati2 tetapi tidak boleh anti sama laki2 hehehehe…dan ya…pengalaman orang2 terdekatku mengatakan be aware terhadap ini, jangan menilai dari penampakan luarnya karena sesungguhnya kamu gak akan pernah tau sampai kamu mengjalani hidup dengan laki2 yang akan kau sebut suami…

    ***turut prihatin sama KDRT yang di alami banyak bange perempuan Indonesia, dan karena dalih mereka sayang dan tidak ingin mempermalukan keluarga akhirnya memilih Diam dan menikmati kekerasan itu***

    Aku suka banget postinganmu yang ini neng…love u…muach

    Posted by Ria | April 11, 2009, 9:05 am
  13. haha…*getir* been there..in an abusive relationship, but thank God it’s done…a few years ago. it was….unbearable.
    there are some clear symptoms that u can recognize from an abusive guy. misalnya, punya sikap pendiam dan manis tapi matanya “menyala”. tapi, yang paling penting adalah, to listen to your instinct.
    humph…

    Posted by miSSiSSma | April 11, 2009, 9:15 am
  14. Pendekatan dan komunikasi mbak kuncinya, jangan baru kenal langsung bilang ho’oh…

    untuk mengerti dan mengenal sikap dan sifat yang sebenarnya tidak dapat dalam waktu yang singkat… proses pengenalan sikap dan sifat itulah yang nanti bisa kita jadikan acuan untuk melangkah lebih lanjut🙂

    aahhh…ko’ jadi kayak sok tau ya mbak…🙂
    Saya suka tulisan mbak Lala yang ini, semoga sukses dengan cita dan cintanya ya mbak🙂

    GBU

    Posted by cahaya | April 11, 2009, 11:37 am
  15. duhh…jeung
    jgn karena baca novel sprti itu
    lalu melumpuhkan keinginanmu untuk menikah

    tidak semua lelaki seperti itu
    masih banyak kok yg sayang dan penuh perhatian

    jangan patah semangat
    ayo buruan cari pasangan
    kenali dia sedalam mungkin dan m e n i k a h……….

    Posted by kejujurancinta | April 11, 2009, 3:25 pm
  16. sabar jeung masih banyak kok cowok baik di dunia ini

    Posted by ATM TUKANG™ | April 12, 2009, 3:41 pm
  17. wadow..bisa dijadikan pegangan neh..hihii

    Posted by okta sihotang | April 12, 2009, 11:48 pm
  18. perna nonton sleeping with enemy – julia roberts??
    persis bercerita seperti ini..
    tragis memang

    Posted by jones | April 13, 2009, 8:20 am
  19. Grr…paling benci co yang beraninya ma ce. Hayah….klo itu terjadi ma gw, satu kata..CERAI😦

    Semoga ga bakal kejadian ya, Pi…

    Posted by ipi | April 13, 2009, 8:53 am
  20. tapi la, somehow ‘bakat’ keras itu akan terlihat walau skalanya kecil saat masih pacaran. kalau kita aware dan ga mabok sama cinta, kita akan tangkap apakah cowo ini punya bakat buat jadi monster someday….misalny the way he grabs your hand when u have a little fight…or a bit tensed discussion…kalau lebih jeli lagi, padangan mata dan gerak tubuh saat dia emosi akan memperlihatkan bakat mengerikan itu ada atau tidak….

    Posted by 1nd1r4 | April 13, 2009, 12:08 pm
  21. Laki … nge-jab perempuan …

    That’s NOT A MAN La …

    Udah gitu aja …

    Aku juga setuju dengan Indira punya komen …
    Bakat keras itu akan terlihat …
    Se jaim-jaimnya orang pasti akan kelihatan kok kalo dia kasar atau tidak …

    Salam saya

    Posted by nh18 | April 13, 2009, 2:35 pm
  22. kalo pun dia bisa ngumpetin sifatnya dari sampeyan, ndak mungkin dia bisa ngumpet dari semua orang, ati-ati ngliat dan milihnya deh mbak, satu untuk seumur hidup masalahnya…

    Posted by mas stein | April 13, 2009, 4:36 pm
  23. Temen gue, waktu pacaran aja udah jadi sasaran tinju, udah mo merit lagi..
    Gue : “Ngapain ..?? Kok malah mo lu nikahin..?”
    Dia : “Gue tu cinta mati ma dia,, elu sih belum tau rasanya mencintai sedahsyat ini…”
    Gue : “Mending gue ga ngerti cinta deh,, dari pada babak belur kaya’ elu. Makasih.”

    Oh My GOD!

    Posted by Muzda | April 14, 2009, 9:19 pm
  24. satu kata yang selalu ibuku katakan,

    “BERDOA”

    semoga kita perempuan diberi psangan yang baik dan tidak menjadikan kita lawan bertinju (kalo sumo ngga papa kali ya, atau gulat hihihihi)

    itu sebetulnya juga yang membuat aku setuju dengan Samen leven. Meskipun bukan cara yang cocok untuk org timur, tapi dengan masa percobaan itu, kita bisa tahu semua sifatnya 24/7.

    EM

    Hayah… Sumo??? Sumo??? NGebayangin diri sendiri pake celana yang nyelempit itu aja udah bikin geli, Sis..🙂
    Soal samen laven itu… hm.. in a way… aku juga setuju… Kita udah diskusiin ini di YM kan?🙂

    Posted by Ikkyu_san | April 17, 2009, 1:20 pm
  25. i saw it already at home:(
    believe me, it’s no such a great pictureof family.

    Oh My God!
    Really? Aduh…… hope you’re okay

    Posted by ika | April 17, 2009, 9:24 pm
  26. waaah mba lala..sama..aku baca novel itu sampe merinding..pria yg tdnya begitu manis dan romantis ko jd kaya gitu yah..ngerii ngebayangin pernikahan.. tp aku pengen nikah muda..🙂
    .-= pani´s last blog ..Masih tentang kamu (dan aku..) =-.

    Posted by pani | June 18, 2009, 11:35 am
  27. ya…………apakah itu namanya kepribadian ganda?aku mengalami….orang yg kita sanyangi mengapa menjadi monster dalam sekejap..salah pendapat sedikit..bahkan orangnya kalem..nginjak kotoran aja nggak mungkin bisa…klemer…tapi bagia monster…

    Posted by iin | November 12, 2009, 1:04 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: The Blings of My Life « the blings of my life - February 26, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

April 2009
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: