you're reading...
feel, hari ini, it's me

God Must Be Kidding

Hari ini saya seolah sedang diajak becanda dengan Tuhan. Okay, okay. Asal mulanya begini.

Seharian ini saya diajak keliling dunia sama my sweet happy little family; Bro dan Mbak Ira, istrinya serta Mbak Pit dengan keluarganya (iya, dengan keponakan-keponakan saya itu!). Dunia? He eh. Dunia Mal, maksud saya. Karena hari ini, agenda saya adalah mall to mall … cuman hari ini, eh? bukannya tiap hari kerjaan lo begitu La?? *tendang yang punya pikiran jelek begitu! hehe* Nah, di hari Senin yang libur inilah, Tuhan mencandai saya dengan mempertontonkan pemandangan-pemandangan yang bikin saya ketawa ketiwi sendiri.

Apa, La?
Lo liat Badut Ancol lagi atraksi terus nawarin elo buat gantiin dia sementara dia kebelet pipis?
*tendang lagi. Nekat amat sih, cari gara-gara sama cewek secakep saya… hihihi*

Oh, nggak.
Saya nggak lihat Badut Ancol.
Dan sumpah, kalaupun ada Badut Ancol, saya tetep ogah buat ngegantiin dia sementara dia pipis di kamar mandi!

Lantas?

Hm, sederhana, sebetulnya. Cuman young mommies with cute babies. Bervariasi; mulai dari suaminya yang cakep dan melirik-lirik ke arah saya *ini hiperbolis!* sampai yang cumi.. he eh, cucah mingkem. Ada yang repot karena bayinya mewek. Ada yang lagi asyik mengajak becanda bayinya sambil bikin mimik wajah yang seru-seru. Ada pula yang keliatan mesra dengan pasangannya sambil mencium pipi bayinya yang gembil.

Where’s the funny part, hoi!

Hey, sabar.
Kenapa saya menganggap Tuhan sedang mencandai saya?

There’s one little detail that you should know about me.
Recently… OK, a couple of months ago… saya memutuskan untuk nggak terlalu memikirkan soal marriage thing. Hm, not before thirty, saya nggak mau heboh ngurusin kemana jodoh saya.. Nggak mau terlalu sibuk menangisi nasib saya yang tragis ini (cewek cakep kayak saya kenapa nggak ada yang mau ngajakin nikah, maksudnya!). Setelah umur tiga puluh, yang artinya 12 Februari 2010, baru saya akan serius mencari pasangan. It’s a deal! Period. Nggak pake tawar menawar lagi *hidih, emang ada yang nawar, La? Biasa aja kalee…*

So now you know why I said that God must be kidding me, right?

Tentu aja karena seharian ini, Tuhan seolah bilang sama saya, “Yakin, La, kamu nggak mau nikah sebelum umur tiga puluh? Tuh, tuh, liat tuh… Masa kamu nggak kepingin punya bayi lucu kayak gitu sih… Ah, yang bener… Coba liat lagi deh.. Itu, yang lagi gendongin bayinya… Sama.. mm.. itu tuh.. yang lagi becandaan sama bayinya terus si suami memeluk pundaknya… Yakin, masih mau nunggu sampai tiga puluh baru mulai mikir?”

Ih, Tuhan!
You always know every little details of my life deh! *La, La… lo pingsan apa bodoh sih? God knows everything, kalee… God knows not just your life, but everyone!*

Pemandangan-pemandangan itu bikin saya ketawa sendiri.
Not just because the babies were so damn cute.
Not only because the Mommies were so damn silly when they made cute faces to make their babies laughed.
And again, not because the Daddies were so attractive and made moves on me… *ngayal.com*

tapi karena…
saya menertawakan diri saya sendiri.

I am an almost twenty nine years old single gal.
Who loves coffee and adores pink.
Who enjoys writing as much as she enjoys singing.
Who thinks that babies are cute and being a wife and mother is definitely wonderful.
Dan masih nekat bilang, “Sebelum usia aku tiga puluh, aku nggak akan mau berkomitmen dengan siapapun.. dan akan bilang ‘Sorry, I can’t’ kalau seseorang yang sesungguhnya aku sukai berlutut di depanku untuk melamar aku menjadi istrinya… I will be emotionally ready after thirty.”

tapi dua jam yang lalu..
tiba-tiba..
saya kepingin segera menikah! Dalam waktu dekat! Any guys will do! Hahaha… tolol ya?

Itulah kenapa..
Hari ini saya bilang:
“You really must be kidding me, God!”

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

One thought on “God Must Be Kidding

  1. Pertamaxxx…Well…God is not kidding…He just gave u a sign by showing u how pretty this life when u say happily people around u..Boleh aja mo nikah setelah umur 30..tapi… siapa yg bisa melawan takdirNya? kadang target umur justru membelenggu kita untuk mengukur kesiapan kita untuk menikah. I ever had that situations, did stupid things to get marry at 30 most lately, but what I got was a fail. I thought I did right decision to decide my life partner, but it was wrong and luckily it’s not too late to cancel the marriage.Now, I am 32, still single and happy, still looking but won’t make the age limit as reason to marry someone.Just make sure u will marry to someone u truly love, who u could totally trust,someone who loves u without any requirements.Just enjoy this life as usually u did but ur mind should be prepared for welcoming someone new comes to ur life even before 30… btw, lg di jogja yah? maaf yah kl komennya terlalu buanyak,kalo ga berkenan dihapus aja…:-)Happy New Year 2009…

    Posted by masrio | December 31, 2008, 6:04 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: