archives

Archive for

Lonely is my Middle Name

I sent someone, a very short message, in the cell phone.

Lonely is my middle name. Hhh…

Kemudian dia membalas.

Why you said that?

Lalu saya bilang.

Because that’s what I’m feeling right now..
Sibuk?
Bisa ditelpon?

Dan sekali lagi dia membalas.

Sebentar ya? Lagi ribet banget euy…

Setelah itu, saya menutup komunikasi kami dengan kata-kata ini saja:

Iya, gpp… πŸ™‚

Then I begin to wonder: kenapa saya musti menyamakan orang lain dengan saya? When I’m blue, when I’m lonely, apakah semua orang musti begitu? Toh sahabat-sahabat banyak yang sedang sibuk dengan urusan masing-masing.. Toh banyak teman-teman juga lagi asyik dengan kerjaan mereka… Dan ya, meskipun ada juga yang tiba-tiba terjangkit sindroma akhir tahun yang bikin mood anjlok dan males ngapa-ngapain, tapi bukan berarti saya berharap ada yang begitu peduli dan bersedia ditelepon 24 jam dan 7 hari dalam seminggu kan?

Sudah deh, La.
You’re grown enough to manage your own mood, heart, and emotion. Take control of yourself and don’t let it controls you!

Ahhh..
Cuci baju dulu deh, siapa tahu dapet inspirasi pas lagi ngucek-ngucek di kamar mandi belakang.. hehehe…

Good afternoon, everyone!

You… Complete Me

http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3player_1.swf?artist=Bruce%20Springteen&title=Secret%20Garden&url=http://www.friendplay.com/ugc/audio/mp3/1/2553_15032565.mp3&song_info=14+played++0+comments++posted+1+month%28s%29+ago

Sebuah percakapan di film romantis pemenang Oscar; Jerry Maguire, saya dengar di sebuah lagu berjudul Secret Garden, by Bruce Springsteen, semalam tadi.


Jerry Maguire
: I love you. You… you complete me. And I just…
Dorothy: Shut up, just shut up. You had me at “hello”.

Dan kemudian, saya benar-benar merasa seekor kupu-kupu terbang melayang di atas perut saya, membuat saya nggak bisa berkata-kata.. kehilangan seluruh kosa kata…

Entah kenapa saya bergetar.
Entah kenapa saya merasa kehilangan semua daya.
Entah kenapa saya seolah ingin menumpahkan air mata.

Tapi saya tahu kenapa saya melakukan ini:
memutar ulang lagu tersebut, over and over again… Menikmati lagu ini, percakapan-percakapan itu, serta kenangan-kenangan yang membuat hati saya bergetar… Seperti seorang masochist sejati, yang menyakiti diri sendiri tapi menyukainya…

Ah,
kapan saya mendengar seseorang bilang sama saya, “You… complete me.”
Atau..
kapan saya bisa bilang pada seseorang, “You… complete me.”

Hm, kenapa manusia itu belum juga nampak di depan mata saya, ya?

*ditulis sambil mendengarkan lagu Secret Garden dan seolah tak ingin berhenti*

A Total Disconnect

Apa yang kamu lakukan ketika kamu kehilangan semangat untuk melakukan apapun?
Apa yang selalu kamu lakukan untuk mengembalikan semangat itu?

What’s your distraction?

Well,
Sembari kamu berpikir tentang distraksi-distraksi yang musti ada ketika kamu ilmood alias ilang mood, saya akan cerita tentang moodboosters, distraksi-distraksi yang cukup hebat dan sepertinya sudah banyak yang tahu; It’s my cup-a-cup-a-cup-coffee. It’s my love-love-lovely nieces. It’s my …hm, what can I say, the craziest people ever alive in the universe; GangGila.

oh ya. Menulis! How can I forget???

Distraksi itu penting. Buat saya, itu menjadi semacam sugesti bahwa kalau saya kehilangan mood atau semangat untuk melakukan apapun, I simply just drinking a cup of coffee, visiting my nieces, having fun with GangGila, and writing anything…

Hanya saja, kemudian ini menjadi masalah ketika suatu saat saya tidak bisa melakukan distraksi-distraksi tersebut! Segeralah terpola di dalam benak saya; Oh My God, how would I ever get my spirit? Putus asa. Bingung sendiri. Gigitin kuku sampai ujung-ujungnya menderita lahir batin …alias jadi berantakan dan nggak ada cakep-cakepnya sama sekali.

It’s a total disconnect! Continue reading

Catatan Harian

December 2008
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono