archives

Archive for

do you know where you’re going to?

Seorang teman baik mengirim satu pesan pendek ke ponsel saya. Isinya cuman bertanya, “Eh, La.. bolak-balik gue mampir ke blog elu, kok belum ada posting baru, sih? Something wrong? Are you OK?”

Am I?

Segera saya membalas pesannya itu, “Kayaknya gua lagi pingin hiatus dulu, Bu. Nggak kenapa-kenapa, kok. Lagi males liatin internet.” sumpah, kalau liatin cowok cakep, saya nggak bakalan males deh.. benerannn… 🙂

Setelah beberapa kali sms yang seperti berbalas-balas pantun itu, saya pun menyudahinya dengan, “Thanks ya, Bu.. Take care…” lalu saya memasukkan ponsel ke dalam saku celana jeans yang tengah saya pakai ya iya lah, masa yang dipakai orang sih… dan melanjutkan acara jalan-jalan dengan Bro dan Mbak Ira. Kebetulan saat itu saya memang sedang berada di Supermal; alias mal terdekat dari rumah, yang bisa ditempuh dalam waktu sepuluh menit (sudah termasuk ribet-nya cari parkiran lho!), yang saking seringnya jalan-jalan ke sana, kami sering dituduh sebagai yang punya mal mohon yang terakhir itu jangan dipercaya, karena saya lagi hiperbolis sekali… (emang kapan lu nggak hiperbolis ya, La? hihihi…)

Bro, kakak saya, memang manusia yang pingin tahu banget siapa yang menelepon saya, siapa yang mengirim SMS ke saya, siapa yang mengajak saya makan malam, siapa yang mengajak saya ketemuan di mal… lama-lama saya mikir, sebetulnya dia kuatir sama saya atau ingin nyiapin tumpeng beserta kemenyan ya, karena akhirnya si Adik Gembulnya ini berhasil mendapatkan laki-laki juga setelah puluhan tahun lamanya.. hehehe… Jadi ketika saya terlihat sibuk dengan ponsel saya, dengan segera dia bertanya, “Siapa, Mbul?”

“Hah? Yang SMS? Yessy…”

Dan karena saya memang rajin bercerita soal siapa-siapa saja yang sedang dekat dengan saya, Bro tentu tahu siapa nama teman yang saya sebut tadi.

“Ngapain?”
“Cuman nanya, kenapa aku lama nggak update blog aku…”
“Oww… emang sudah berapa lama?”
“Terakhir hari Kamis, sih…”
“Lama tuh..”
“He-eh.”
“…”

Sudah. Begitu saja. Setelah itu, dia malah mulai sibuk menarik-narik tangan istrinya yang sepertinya lagi kalap banget mengumpulkan ‘Gombal’ (satu istilah yang diciptakan Bro sebagai kata lain dari ‘Baju’ yang nanti-nantinya juga bakal jadi ‘gombal’ alias kain pel!) ke dalam kantung belanjanya.. idih si Mbak, perasaan setiap hari selalu beli baju deh… (ini ratapan perempuan yang sebenarnya pingin banget beli gombal gombal tapi lagi super ngirit… hehe)

Malam itu, berakhir dengan satu kantung belanja berisi dua helai ‘gombal’ yang didiskon sampai 50%, dengan model dan warna yang sama, kecuali tulisan di bagian depannya… satu pink, satu biru muda!kok bete La? Ya jelas bete lah.. wong saya nggak bisa minjem karena ukurannya kecil! 😦

Oh belum.. belum berakhir deng..
Malam itu berakhir dengan satu wejangan kakak kesayangan saya (ah, you have no idea how much I adore my brother!) yang membuat saya berpikir terus sampai malam ini.
Dia hanya bilang:

“Mbul, kamu musti terus update blog kamu. Nggak boleh hiatus. Kasihan kan yang sudah repot-repot mampir ke blog, ninggalin komentar, tapi kamu-nya malah manjain rasa males kamu, nggak posting, nggak balesin komentar, nggak blogwalking… Kalau kamu mampir ke blog orang, susah-susah nyari inspirasi buat komentarin ceritanya, eh ternyata nggak ada respon sama sekali, apa kamu nggak bete?”

Dan malam itu, dua malam yang lalu, saya benar-benar kehilangan kata-kata… Continue reading

Catatan Harian

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono