you're reading...
Thoughts to Share

Perempuan yang Narsis

Suatu hari saya dituduh sebagai perempuan yang narsis oleh kakak ipar saya. Dia bilang, “Dek, Dek… kamu ini narsis banget ya…”

Marah? nnggg…. kalau saya dituduh bencong, mungkin saya akan lebih marah lagi…. (marahnya karena kenapa dia baru sadar sekarang kalau adik iparnya ini memang bencong! hihihi…)

Sedih? ngggg… kalau saya dituduh seperti Riyanti Cartwright, ini jelas-jelas penghinaan… bukan tuduhan!… (kan saya mirip Luna Maya… enak aja dibilang seperti Riyanti… huh!)

Saat itu, saya malah mesam-mesem. Ini bukan karena saya memang kena syndrome penyakit gila akut atau sedang berhalusinasi yang jorok-jorok …maen di comberan, misalnyatapi karena saya menyadari, bahwa saya memang benar-benar narsis, seperti yang dibilang kakak ipar saya itu.

Mbak Ira punya alasan kenapa saya dibilang sebagai perempuan yang narsis.. iya, pake banget… Kenapa? Soalnya saat itu, dia melihat saya sedang asyik ber-photo-photo-ria memakai senjata andalan yaitu kamera di henpon saya.ย  Dari berbagai sudut, mulai posisi bibir dimonyong-monyongin tadinya sih pingin sok seksi, tapi malah menimbulkan hasrat si Bro untuk mencari karet lalu mengikat bibir tebel saya itu.. hihihi… sampai sok imut dengan pandangan mata berpendar-pendar ganjen! Haha…

Dan kenapa dia menyebut saya narsis banget?

Ya, pastinya karena kelakuan saya itu sudah menjadi hobby yang saya lakukan setiap saat. Setiap ada kesempatan, mulailah saya ber-narsis-narsis-ria di depan kamera. Dengan gaya yang nggak jauh berbeda alias bibir monyong dan sok imut dan oh ya, biasanya cuman muka saya aja, karena kalau photo-photo sendiri, yang keliatan cuman muka aja kan…

Seberapa parah hobby saya itu?
Lihat sendiri deh di bawah ini…

Bahkan di eskalator pun masih bisa bergaya…

narsis di eskalator mal

di eskalator Royal Plaza... no make up!๐Ÿ™‚

Apalagi di dalam mobil??? Ck-ck-ck… gayanya bisa hiperbolis banget dah! hahaha…

Kata temen, ini Pembokat Style! wakakakak...

Kata temen, ini Pembokat Style! wakakakak...

Dan banyak lagi photo-photo nggak penting lainnya yang kemudian saya simpan saya dalam folder komputer saja daripada ada orang iseng yang mengirimkan photo saya itu ke perusahaan sabun kecantikan sehingga saya terpaksa menjadi model iklannya… maksud saya, sebagai contoh buat masyarakat luas, kalau nggak pakai sabun itu, nantinya mereka bakal jadi seperti saya.. hihihi…

Dengan bukti-bukti kelakuan tidak penting saya itu, saya sangat rela serela-relanya untuk disebut Narsis atau Sok Cantik. Toh, saya memang melakukannya… Toh, saya memang suka banget mengabadikan pipi cempluk dan bibir sok seksi saya ini di handphone berkamera saya itu… I am happy for being myself, dengan segala plus-minus saya…

Dan sebetulnya, ada satu alasan lagi kenapa saya merasa narsis dengan diri saya sendiri atau jadi GR bukan main kalau ada yang bilang saya ini manis, cantik, lucu, menggemaskan, imut, baik… eh, eh, bentar.. bentar… sebetulnya ada nggak sih yang bilang begitu? Atau saya berhalusinasi lagi? Aih… berhalusinasi kok dijadiin hobby sih, Neng… hehe…

Kira-kira kamu tahu nggak apa alasan saya itu?
Hmm…
Karena saya tuh…
Pernah seperti ini…

16 years old Lala

16 years old Lala

Ya. Itu adalah photo saya ketika masih umur 16 tahun, masih kelas 1 SMA, ketika berlibur di Songgoriti, Batu-Malang. Ketika tadi saya memindai photo saya itu di ruang IT, teman-teman tertawa terbahak-bahak dan bilang, “Ah.. masa ini kamu, La? Gendut amat…”

Ketika mereka tertawa tadi, saya teringat kembali dengan masa-masa SMA saya yang tidak terlalu menyenangkan. Setiap berjalan di depan banyak orang, selalu saja mulut orang-orang itu mengusili saya dengan bilang, “Wah.. ada Atun (karakter adiknya si Doel yang diperankan oleh Suti Karno) lewat…” Atau kalau nggak, mereka akan bilang, “Aduh, kenapa yang jelek ini ikutan sih… Bikin jelek pemandangan aja…” Oh ya, saat itu saya sedang berjalan bersama teman-teman saya ke sebuah mal… dan percayalah, kelima teman saya itu cantik-cantik semua… dan langsing!

Itulah kenapa sekarang saya merasa jauh lebih percaya diri daripada dulu. Dipuji seseorang, saya langsung kegirangan dengan hiperbolisnya. Saya bisa GR dua hari dua malam kalau ada yang bilang saya cantik! Haha… there’s always a little fat girl inside… yang tak pernah bisa tersenyum di depan cermin… dan kedua pipi gemuknya segera memerah dadu ketika dipuji…

Ya.
Saya memang narsis, dengan alasan-alasan saya yang sangat spesifik, sehingga sekarang saya malah sering bercemin dan berbisik dalam hati, “Gila ya… dulu mana pernah bisa mimpi punya wajah seperti ini…

Sampai akhirnya saya sadar, bahwa saya terlalu men-Dewa-kan ‘kecantikan’ saya… Bahwa saya terlalu mengagung-agungkan ‘kecantikan’ yang saya miliki hari ini… Ketika saya akhirnya semakin tahu, bahwa bisa saja, nanti.. saat pulang kantor.. saya akan mengalami suatu musibah yang akan membuat wajah saya terluka.. dan bekasnya itu tidak akan pernah hilang sampai selamanya…..

Seperti kasus seorang Istri yang harus menjalani operasi face-off, karena disiram air keras oleh suaminya itu…. apakah saya bisa menerima kenyataan kalau wajah saya hancur seperti dia? Apakah saya masih bisa setegar perempuan itu kalau wajah saya tak lagi ‘cantik’?

Dan bukannya tidak mungkin, walaupun saya berdoa semoga tidak sampai terjadi, saya bisa mengalami hal yang sama. Mungkin tidak oleh guyuran zat kimia, tapi oleh kecelakaan lalu lintas, misalnya? Atau karena penyakit yang membuat wajah saya berjerawat besar-besar di seluruh permukaannya? Yang membuat bibir saya bengkak dan tidak bisa terkatup lagi?

Bisakah saya tersenyum lebar seperti hari ini… kalau saya masih terlalu men-Dewa-kan segala sesuatu yang sifatnya tidak abadi? Masih mampukah saya bercermin ketika kelak wajah saya tidak seperti hari ini, kalau saya menganggap bahwa semua yang saya miliki hari ini adalah mutlak milik saya saja?

I am just a human being… yang tidak punya kuasa apapun untuk menghentikan waktu, membuat keajaiban, dan mengetahui bagaimana persisnya masa depan…

…and there is always God, up above me, yang memiliki kuasa penuh terhadap setiap mili meter tubuh saya… setiap detik hidup saya… setiap tarikan nafas saya, setiap hari…

Dipicu dengan beberapa photo iseng-isengan lewat ponsel saya, yang saya temukan di folder komputer pagi ini…

Siapa bilang saya nggak akan pernah bisa berubah seperti itu?

Siapa bilang saya nggak akan pernah bisa berubah menjadi seperti itu?

Akhirnya saya tahu, kalau saya telah melakukan kesalahan selama ini.

Oh.. Bukan… Bukan… Bukannya lantas kemudian saya berubah menjadi minder dan berhenti untuk merasa bangga dengan apa yang saya miliki sekarang… tapi saya akan mengolahnya menjadi sesuatu yang lain, sehingga bukan hanya rasa bangga saja yang saya punya, tapi juga rasa bersyukur… saya masih diberi kesempatan untuk bernafas, lewat sebuah hidung pesek di wajah saya yang hari ini jerawatan tiga biji di dagu… ๐Ÿ™‚


Be proud of yourself,
but never forget to be grateful and say thanks to God.
Karena saya dan kamu tidak akan pernah tahu, kapan masa kadaluarsa dari ‘keindahan-keindahan’ yang kita punya ituย  akan tiba…

eh, eh, tapi kalau ada yang masih maksa bilang kalau saya ini emang cantik, nggak apa-apa, lho… nggak usah pake sungkan segala sama saya… benerann… puji aja… nggak apa-apa…. awas kalau nggak…. hehehehe….

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

74 thoughts on “Perempuan yang Narsis

  1. Ha…saya juga narsis, Teh kalo di Foto…
    He…
    Ga pha-pha… Itu Artinya mensyukuri karunia Tuhan …
    wakakakakakkkk…๐Ÿ™„

    Posted by tyanjogjack | December 4, 2008, 1:34 pm
  2. wahahahahaha..๐Ÿ˜†

    narsisius itu kan jatuh cinta pada bayangannya sendiri. apakah kamu gitu La? kalo ngga, ya bukan narsis namanya, tapi over self-confident… hihihihihihi:mrgreen:

    ah ya, apapun… kita memang harus mencintai segala sesuatu yang ada dibadan kita. mau jelek, cakep, idung pesek, kuping caplang… yang penting kan masih bisa dipake nafas, masih bisa dipake buat denger… masih lengkap, sempurna…

    kenapa juga ngga disyukuri…๐Ÿ˜€

    Posted by chic | December 4, 2008, 2:10 pm
  3. jeunglala ibarat itik yang telah menjelma mjadi angsa

    Narsis bukan penyakit kok…hampir seluruh wanita di dunia ini narsis. Klo bukan diri sendiri siapa lg yg muji coba hehehehe
    iya iya..jeunglala cantik
    *manggut2 di kaca*
    akh…tapi ak jg g kalah cantik kok
    *sambil poto2 pake hp*

    Posted by ipi | December 4, 2008, 2:11 pm
  4. jeunglala ibarat itik ~:> yang telah menjelma mjadi angsa:-bd

    Narsis bukan penyakit kok…hampir seluruh wanita di dunia ini narsis. Klo bukan diri sendiri siapa lg yg muji coba hehehehe
    iya iya..jeunglala cantik :D>
    *manggut2 di kaca*
    akh…tapi ak jg g kalah cantik kok๐Ÿ˜€
    *sambil poto2 pake hp*

    Posted by ipi | December 4, 2008, 2:13 pm
  5. ya ampun La….tuh di photo2 yang terakhir…wajahmu ditarik2 siapa?
    Udah lama gak mampir…kok jadi gitu…hehehe….
    Tenang La…diriku juga narsis…tapi gak pd…jadi koleksi photo gak pernah dikeluarin hahaha…tapi…tetep La…kalo ada yg megang kamera…pasti aku deketin sedemikian rupa supaya ikut ‘kejepret’…itu mah naluri hahaha….
    apa kabar La….?

    Posted by rhainy | December 4, 2008, 2:29 pm
  6. beneran itu poto Lala waktu 16 taun….?

    skr beda banget…๐Ÿ˜†

    *mendukung Lala*
    Hidup Narsis..๐Ÿ˜†

    Posted by yu2n | December 4, 2008, 2:54 pm
  7. hmmm narsis ya? aku rasa aku tidak narsis sebelum aku mulai nge-blog. Setelah nge -blog, membuka diri (bukan baju) pikiran dan perbuatan dan foto-foto…tentu saja eh MUNGKIN aku termasuk dalam komplotannya si Lala-Yessy…cuman …levelnya lain bo…. hahhahaha (mereka SUHU nya narsis!!!)

    masa bodo ahhhh
    EM

    Posted by Ikkyu_san | December 4, 2008, 3:25 pm
  8. La, mending narsis & GR ketimbang minder!!
    heheh…

    Posted by tyNc | December 4, 2008, 3:48 pm
  9. ya Allah, la….
    kamu pernah segede itu ?
    *gedeg2*

    wotefer….kita harus syukur dengan apa yg kita punyai kan ?
    eh, ngomong enak, nglakoni uangel ya, hahaha….

    Posted by goenoeng | December 4, 2008, 3:53 pm
  10. Mestinya narsiska. Tapi karena cewek banyak yang panggil sista, jadinya narsista.

    Narsiskasista!๐Ÿ˜€

    Posted by Himawan Pridityo | December 4, 2008, 4:10 pm
  11. Berkali-kali aku bilang …
    Ini bukan narcis …

    Ini “Self Actualization” … !!!
    Dan ini sah-sah aja …

    Perkara pembacanya mau muntah atau bagaimana … itu masalah lain … dan itu terserah pembacanya toh …

    Ok ? Ok ?
    Huahahaha

    Posted by nh18 | December 4, 2008, 4:22 pm
  12. Kenapa kamu Narsis? Itu karena kamu perempuan. Coba kalo kamu laki-laki, pasti jadinya Narbro…๐Ÿ˜€

    Posted by hilman | December 4, 2008, 5:11 pm
  13. Wah, La, gimana caranya bisa ngurangin berat sebanyak itu?๐Ÿ˜€

    Btw, itu foto yang terakhir lucu2 dhe, hihihi, gimana bikinnya tuh? ^o^

    Hmm..

    Kalau menurut gua sih yang penting itu bisa ngerasa cantik atas kesadaran sendiri and ngga menggantungkan kepedean pada pujian orang lain, karena kalau githu waahh repot donks kalau mereka udah berlalu dari hidup kita berarti kita ga cantik lagi?! Ahahaha :p

    Posted by Indah | December 4, 2008, 5:46 pm
  14. jiahahaha… emang mba cantik kooo… hehehe (gak usah dipaksa ini mah ngomongnya hehehe). yap betul mba, gak usah berhenti berbangga dengan diri sendiri, hanya saja takarannya yang pas dan tidak berhenti sampai disitu karena pede itu perlu tapi, bersyukur jauh lebih penting lagi… membayangkan bagaimana rasanya kalau karunia yang kita miliki sekarang tidak pernah diberikan sama sekali sama kita. walaupun sedikit itu akan sangat membuat segalanya berbeda sekali. waaw. tulisan yang menyenangkan sekali buat dibaca tapi memiliki nilai yang dalam… selalu salut deh sama mba lala… salam -japs-

    Posted by japspress | December 4, 2008, 8:33 pm
  15. gak ada yg ngelarang utk narsis kq mbak…
    ya kan???

    Posted by Myryani | December 4, 2008, 8:37 pm
  16. Glad to know you are OK.
    Kali ini bukan narsis la. Penerimaan diri apa adanya.๐Ÿ™‚
    Have a nice dream.

    Posted by chilonic | December 4, 2008, 9:08 pm
  17. Perempuan narsis itu artinya perempuan cantik ya Jeung?๐Ÿ˜€

    Posted by Hejis | December 4, 2008, 9:27 pm
  18. @Hilman..
    Najies loo!!!..semakin hari gue semakin yakin lo bukan orang ..lo sapi!!..iya man lo sapi!!..wakakakak

    Darlingku Lala..
    Sahabatku.

    This posting ..make me love you more…and more..and more..

    Cos you proud to be who you are..and you comfy with your self..

    Jadi…

    Kalo lo kejakarta lagi.

    Kita bikin session poto bareng gimana!?!?

    Wakakakakakka

    Posted by yessymuchtar | December 4, 2008, 10:30 pm
  19. Gak peduli ma namanya narsis, yang penting…kita bisa menikmati berbagai pose-nya jeuang Lala๐Ÿ™‚

    Posted by humorbendol | December 4, 2008, 11:04 pm
  20. Ya ampun Atuuunnn… Jadi operasi plastik kamu selama ini?
    Ya ampun-ya ampun…

    Hidup Lala!
    Eh, salah.
    Hidup narsis!
    Hihihi…

    (ya-ya-ya. Mesti tetap bangga!)

    Posted by Daniel Mahendra | December 4, 2008, 11:07 pm
  21. asik-asik aja jeung…
    saya juga dulunya nggak ganteng, dan jadi agak malu kalo ndeketin cewek…dan sekarang ketika wajah saya teteup nggak ganteng, saya teteup malu kalo ndeketin cewek….lho kok nggak berubah?:mrgreen:

    tapi saya tetap bangga…karena jelek-jelek begini saya ini……ya jelek!

    jadi kalo jeunglala mengagumi penampilan sendiri sih nggak masalah….
    ayo posting foto dengan rutin..!!!๐Ÿ˜€

    Posted by geRrilyawan | December 5, 2008, 1:22 am
  22. aduh udah keduluan mas DM,
    ya udah nanya aja, operasi plastiknya dimana?
    kasi dong link referallnya … hehehe

    Hidup JeungLala! Tralalalala … Trilililili .. yuk photo lagi .. “jepret!”

    Posted by mascayo | December 5, 2008, 1:24 am
  23. Pertama
    Jeung Lala itu punya inner beauty, jadi walaupun tidak seperti Riyanti Catwright tapi tetap lebih enak dipandang. Ga bosenin, apalagi itu photo tanpa make upnya malah memancarkan aura menarik. **ini komentar jujur bukan karena intimidasi lho**

    Ah.. Mbak Yulis.. terimakasih yaa.. Kadang, memang lebih enak tanpa make-up… Lebih bebas aja…๐Ÿ™‚

    *****

    Ke dua
    Ga percaya banget itu photo Jeung Lala waktu usia 16 tahun??

    Jeung Lala bagaikan kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Bener banget Jeung Lala, kecantikan lahiriah pasti akan ada masa expired nya. Thanks

    Iya, Mbak.. Itu photo waktu saya masih 16 tahun, masih kelas satu SMA (menjelang kenaikan kelas dua).
    Benar, pasti ada masa expired-nya… Jadi nggak boleh terlalu sombong atas segala kepemilikan kita selama di dunia… Toh bukan milik kita juga… Walaupun, tetap saja boleh bangga… asal bisa bersyukur ..

    Posted by yulism | December 5, 2008, 1:58 am
  24. Tuuuh benar kan… kalau mampir ke sini pasti aku ketawa๐Ÿ˜€
    (Oh ya… yang terpenting adalah “isi” kita La, cantik kalau air head = big no no)

    Posted by agoyyoga | December 5, 2008, 10:05 am
  25. Wah…beda banget ya umur 16 ama sekarang…

    kabur…..

    Posted by Sofwan | December 5, 2008, 10:48 am
  26. Hwahaha……ternyata mba’ punya kembaran ya…..?
    ixixixixixi ๐Ÿ˜†

    Posted by tuyi | December 5, 2008, 11:39 am
  27. mbak lala luna maya hihihi..
    aku kaget liat potona mbak lala wkt umur 16 taon๐Ÿ˜€
    narsis itu perlu mbak, terutama bg gadis pemalu seperti saya ini hihihi..
    bener banget apa mbak bilang, “bersyukur”.
    bersyukur atas apa yg Tuhan kasih ke kita. sekecil apapun itu, baik susah-seneng, tangis-tawa, pahit-manis tp itu adalah anugrah.
    manusia akan merasakan kebahagiaannya disaat dia mensyukuri sekecil apapun nikmat yg dia dapatkan.
    MERDEKA!!
    *aiiih…tumben2an amat indah bilang begini hihihi *

    Posted by INDAH REPHI | December 5, 2008, 12:00 pm
  28. hihihi…hidup narsis!!

    Hiiddduuuupppp!!!!!๐Ÿ˜€

    Posted by cahayadihati | December 5, 2008, 1:02 pm
  29. Wakakakaka, gendut amat kaw..๐Ÿ˜€
    tak kusangka, wakakakaka๐Ÿ˜›
    btw, aku minta yah potona yang iku
    kirim ke akyu, hehehehe๐Ÿ˜›
    buat ngusir tikus dirumah
    hahahahahaha:mrgreen:
    becanda, sist๐Ÿ˜‰

    km cantik, kalo ga pake makeup๐Ÿ˜›
    kalo yang baju merah iku…
    ga tega aku bilangnya…:P
    kamu tau deh kayak apa๐Ÿ˜›

    Posted by deordinaryone | December 5, 2008, 1:12 pm
  30. hahahahhaahahha..๐Ÿ˜†
    aQ dulu kurrruusss banget, tiba2 bRoottthh, jd gemukkk banget, dan alhamdulillah sekarang hehe…perpaduan keduanya *hallah, bilang ideal aj ssh sekali*
    well, tp blkngn emang naik 3 kiloan, tp turun lg 2 kiloan, ntar naik lg, turun lg..alias aQ gampang naik, gampang turun…tp kata org2, aQ bagusan agak gemyk dikit, coz pipiQ chubby, jd klo kurus rada aneh..hehe
    well, jeung Lala ntu manis kok, n punya kebelihan lain jd harus ttp PD…hehe..*sotoy*

    Posted by sarahtidaksendiri | December 5, 2008, 2:14 pm
  31. weleh.. ini kisah hidup adik saya deh…. dia juga pas 16th genduttt, gengnya dipanggil ‘gerombolan si berat’-
    tapi sekarang jadi pramugari..cantik, tinggi, langsing, flawless skin karena pake produk dr.secret katanya..dan sama tuh..narsis kalau ketemu kamera. Hpnya penuh sama foto diri sendiri…

    Posted by hawe69 | December 5, 2008, 2:32 pm
  32. Waaaaaaaaah gmana tipsnya mbak lala, cos aq juga ada masalah nih soal over weight. Biar bs ikutan narsis:mrgreen:

    Posted by ikapratiwi | December 5, 2008, 2:59 pm
  33. huahahahhahah

    tetep dipelihar kenarsisannya La..

    itu baik kok untuk kesehatan

    hehehhehe

    Baik untuk kesehatan ya? Hihihi… tanya ke Dokter ah..๐Ÿ˜€

    Posted by Indah Sitepu | December 5, 2008, 4:53 pm
  34. narsis itu manusiawi koq.. asal g berlebihan ajah๐Ÿ˜€

    Bener… setujuh!๐Ÿ™‚
    Hai, hai, Fanz.. apa kabar…

    Posted by FaNZ | December 5, 2008, 5:23 pm
  35. sejauh pengamatan sy,
    narsisnya Lala sll dikonversi ke arah positif
    btw, intelek itu cantik
    Lala tuh…. intelek
    so….Lala cantik & intelek๐Ÿ˜†

    Tuh, kan..
    Abang Agus ini selalu bisa bikin Lala melayang-layang deh..๐Ÿ™‚
    Makasih ya, Bang..
    Abang tuh juga sangat, sangat intelek! Isi blognya benar-benar hebat.. Saya berguru lho sama Abang…๐Ÿ™‚

    Posted by mikekono | December 5, 2008, 5:36 pm
  36. hi…jeung, dikau enak, dulu gendut sekarang dah kurus dan cantik…kalau aku hitam…mo sampe kapan juga ga bisa berubah jeung! huuuu….pernah dulu aku mendiamkan temanku karena dia pernah becanda ga mau foto bareng gara – gara takut fotonya kebakar…MO NGAMUK GA SIH?!meskipun cuma becanda, tapi ada bagian hati yang sakit. toh saya tidak pernah minta kulit seperti ini…ia kan?! tapi toh sekarang saya sudah tidak peduli lagi…meskipun belum sepede dikau jeung (yang seperti kata sis, SUHUnya narsis), paling tidak sekarang saya sudah bahagia apa adanya! Benar sekai jeung…BERSYUKUR..BERSYUKUR dan BERSYUKUR!!!He…….

    Temen saya malah suntik vitamin C biar putih, tuh, Mbak… Segala banyak cara ditempuh biar kulitnya putih…
    Tapi memang, menguruskan badan lebih mudah ketimbang mutihin kulit..
    Cuman biar lebih mudah, kok sampai sekarang nggak selangsing dirimu… hihihihihi..

    Yang penting itu bahagia dengan apa saja yang kita miliki. Selagi bersyukur, biar dilahirkan dalam bentuk apapun, insyaAllah kita akan selalu merasa bangga terhadap apa yang kita punya…

    Posted by nadin | December 5, 2008, 7:37 pm
  37. ๐Ÿ˜†
    senarsis apapun elo La..
    you’re still My Lala… The inspirating women๐Ÿ˜›
    Love ya๐Ÿ˜›

    Btw, gue umur 16-sekarang ya segede gitu2 aja๐Ÿ˜†
    tapi tetep aja narsis๐Ÿ˜›

    Love ya, Mel..
    Makasih yaa…

    Ah, btw,
    bukankah Narsis is your middle name?? hahahaha…

    Posted by Menik | December 5, 2008, 7:37 pm
  38. Catat La, ini bukan pujian, tapi cuma CATATAN.

    Kamu cantik

    Kadang kalo diperhatikan, terlalu banyak orang yang terlalu PD tampil sementara dia gak sadar semua orang tau ama merek topeng “cantik” yang dipakainya.

    Banyak yang lupa, betul mereka terlihat “cantik” setelah menghabiskan banyak uang keluar dari saloon yang merubah mereka menjadi lain sama sekali dibandingkan masuk kesana.

    Banyak juga yang lupa bahwa gara2 merasa “cantik” orang berfikir pasangannya dijamin akan setia (dan ternyata, mungkin tanpa diketahuinya, tidak).

    Sementara kamu, dengan marsismu itu, bahkan dengan berani bilang, nih aku yang dulu gendut (mungkin sekarang lebih kurus, walau gak langsing), yang hidungnya gak mancung2 amat, yang bisa menunjukkan tampang asliku kalo dalam kondisi menyang-menyong, iya.. inilah aku, Lala, asliku. Barang apapun, asal ASLI, gak bakalan murah. Karena kecantikan alami itu justru muncul karena orisinalitas. So, botom line nya, simple; Yes. kamu, dengan apa adanya kamu itu, CANTIK.

    CATATAN (lagi):
    Masalah kamu mirip Luna Maya sih, aku percaya. Mau coba? Tempel Fotomu kondisi normal disebelah Foto Luna Maya, dan biarkan disana semala 1 bulan, dengan catatan dibawahnya “Mirip kan?”. Jangan heran, ntar diakhir sebulan, orang akan mulai komentar… “Gak lah, GAK ADA MIRIP2NYA SAMA SEKALI !!” Hahaha. Yaiyalah… emang kamu ngarepin komentar apa..?

    Keep being yourself, Sis.๐Ÿ™‚

    Wah, Mas Nug…
    Saya sampai nggak bisa ngomong nih…๐Ÿ™‚
    Soalnya saya setuju banget dengan kata-kata Mas Nug, kecantikan alami itu justru muncul karena orisinalitas.
    Hm…

    Let’s keep being ourselves!
    Ah.. bener banget.. Thanks Mas Nug!

    Posted by agustusnugroho | December 5, 2008, 8:57 pm
  39. huhahahahahaha…..wah wah jeung lucu juga ya perjalanan kecantikannya…kalo kata orang sih memang beauty inside and beauty outside maka semua lelaki akan bertekuk lutut di hadapanmu…;))

    semuanya gak ada yg abadi, makanya dengan kecantikan jeung lala skr *memaksakan diri bialang dirimu cantik :P* disyukuri karena gak ada sesuatu yg abadi….

    by the way…you’re beautiful…*yang ini serius kok ;)*

    Semua orang udah berlutut di hadapanku Mbak..
    Soalnya aku todong mereka dengan senjata tajam.. hehehehehe…๐Ÿ™‚

    Posted by Ria | December 5, 2008, 9:10 pm
  40. Toss dulu jeung!!!
    gw juga dulu boro2 bisa bangga sama diri sendiri, lantaran tiap difoto ga pernah ada yg bagus, trus dulu tomboy abis diantara temen2 yang wanita2 ituh. sekarang ya kesempatan la yaa….

    Tapi gw bisa juga jadi narsis lantaran berasa pinter *halah*
    Gw rasa, semua oraang berbakat narsis kali ya. Cuma ada yang pede nunjukkinnya, ada yg engga

    Hihi… Nggak usah makin menyamakan dirimu dengan diriku dong…๐Ÿ˜€
    Sebetulnya sih, Sya.. aku tuh lebih suka dibilang pinter daripada cantik.. Cuman kok jarang banget ya, yang bilang aku pinter.. apa belum-belum sudah terdistraksi dengan kecantikanku, ya? wekekekek… *dilempar botol*

    Semua orang berbakat narsis?
    Bener.. bener… Kalau aku sih udah terbukti pede… wakakakak…

    Posted by pashatama | December 5, 2008, 9:44 pm
  41. bloger = narsis
    protes??

    hehe jeng lam kenal ah… YM nya kapan jadi warna kuning tuhh ..

    Blogger = Narsis?
    Hm… bisa jadi sih..
    Tapi tujuan saya nulis di blog memang hanya sekedar menyalurkan hobby menulis saja.. kalau akhirnya jadi kelewat narsis begini yaa… iya, deh, saya nggak akan protes.. hehehehe…

    Salam kenal..
    Kapan YM-nya kuning?Hihihi.. sabar menanti ya..๐Ÿ˜€

    Posted by copet | December 5, 2008, 11:15 pm
  42. narcis abiss niehh salam kenal teh

    hai hai…
    daripada minder abis kan? hehe..
    Salam kenal, Gobet..

    Posted by Gobet | December 6, 2008, 2:10 am
  43. loh ..
    ak justru bangga dibilang narsis .
    soalnya ngga smua orang bisa narsis. hihi

    aha!
    Bener banget.. nggak semua orang bisa narsis!๐Ÿ™‚

    Posted by agunk agriza | December 6, 2008, 5:32 am
  44. Saya ngakak lihat fotomu yang “monyong” itu….hehehe…
    pegelku langsung ilang. Saya bilang sama Yoga, kalau lagi stres, dateng deh ke blog Lala, pasti senyum2 sendiri..pernah saya ngakak, ehh si mbak nanya…”Ada apa bu?” …huehuehue…

    La, fotomu saat SMA ndut banget…sekarangpun kurangi lagi lima kilo deh…hayoo lari pagi tiap hari….kurangi ngemil…pasti tambah cantik. Bener nggak Hilman?

    Ibu Enny-ku sayang… Iya.. Lala emang lagi diet lagi.. biar kurusan lagi… Bulan Februari nanti Lala mau pake kebaya juga, jadi supaya nggak ngabis-ngabisin bahan, pinginnya sih ngurusin badan.. hahaha…
    Tahu nggak sih, Bu… kalau mbak Ira lihat photoku yang mencong-mencong gitu, dia langsung nangis lho.. Soalnya suka nggak tega aja katanya… hahaha…

    Soal Hilman..
    lho, kenapa Hilman ya, Bu???? Ibu Enny bikin gosip euy!๐Ÿ™‚

    Posted by edratna | December 6, 2008, 5:47 am
  45. mbak lala…
    semua yang diberikan Tuhan itu indah kok…dan tergantung dari mana kita melihatnya…karena setiap orang diberi kelebihan…Nah…menurut Ibu…narsis perlu lah…asal terkontrol…lho???…maksud Ibu dari pada nggak pede dan minder…mendingan narsis

    Siang Bunda Dyah…
    Saya setuju, semua itu tergantung dari sudut mana kita memandang segala sesuatu..
    Dan yaa….
    Narsis itu harus dikontrol.. kalau nggak.. bisa susah menerima masukan dari orang lain juga… Merasa diri sendiri paling baik itu bakal merepotkan kita ya Bunda..
    Tapi memang, daripada minder, ya memang enakan narsis sih…๐Ÿ™‚

    Posted by dyahsuminar | December 6, 2008, 7:19 am
  46. gak penting sejelek apapun bentuk kita la… yg penting “isi” nya kan?

    seandainya saya bertemu lala saat ini dg bentuk yg di umur 16 tahun itu, saya tetap akan menghormatimu, karena dirimu memang layak untuk dihargai…

    apalah artinya wajah rupawan, tapi otak dan akhlak tidak serupawan wajahnya…๐Ÿ™‚

    Iya, Uda…
    Memang yang terpenting itu isinya. Fisik cantik tapi otak dan akhlaknya ancur, ya sama aja boong ya…๐Ÿ™‚
    Makasih ya, Uda… Sedikit saja orang yang benar-benar bisa mengedepankan ‘isi’ daripada ‘kulit’… dan syukurlah Uda Vizon adalah salah satuya..๐Ÿ™‚

    Posted by vizon | December 6, 2008, 11:13 am
  47. hmm………..tahu tidak jeung terkadang dalam pikiranku suka iseng bertanya…………apakah jeungLala with jeung Yess sama sama saudara kembar? but I think berpikir again ya No……No…..far away bangettt but ada juga sedikit samanya yaitu……menyegarkan……..dan penuh kehangatan…….

    selamat berakhir pekan ya,sahabatku

    salam hangat selalu

    Posted by dobleh yang malang | December 6, 2008, 1:51 pm
  48. Siapa bilang lo mirip Riyanti Cartwright ato Luna Maya ? Bener-bener tuduhan tak berdasar….*scene 1 take 6 : an emotion, action !*
    Tapi lo lebih mirip Aura Kasih, tuh lihat pict yang di mobil, loe adiknya ya ?

    Posted by Arya | December 6, 2008, 1:57 pm
  49. hidup republik of narsis!

    metamorfosis yang indah dari ulat kepompong
    [keq judul lagu…inget2 tp tetep lupa]๐Ÿ˜ฅ
    akhirnya lala terbang seperti butterfly ^^

    from ugly duck jadi swan๐Ÿ™‚

    Posted by septarius | December 6, 2008, 2:16 pm
  50. heheheh… narsis.. ga papa.. orang cakep diperbolehkan narsis.๐Ÿ˜€

    Posted by ridwan | December 6, 2008, 3:08 pm
  51. Narsis bukan penyakit menular dan bukan penyakit keturunan. Penderita narsis tidak perlu ditakuti dan dijauhi, apalagi dikasihhani, atau dikasih susan, atau malah dikasih bejo.

    cukup dikasih ruang gerak yang memadai untuk sekedar mematut kondisi dirinya. berikan keleluasaan dan udara yang cukup untuk menyalurkna hasrat hatinya. dan biarkan beberapa saat sampai narsisnya bereaksi.

    mari kita mulai menggalakan kepedulian bagi mereka para penderita narsis. jangan jauhi mereka, tetaplah tatap mereka sebagai anak bangsa yang memiliki semangat nasionalisme.

    pengobatan dan perawatan yang tepat untuk menyalurkan derita narsis sangat dibutuhkan. gunakan obat berupa sebutir kamera sesuai denga resep dokter. jika derita narsis semakin berat dan terjadi efek samping segera hubungi dokter.

    hubungi dokter? ya, pinjem kameranya lalu potret beberapa adegan… hehehe

    Posted by tren di bandung | December 6, 2008, 3:35 pm
  52. Allah sudah mengatur kita sedemikian rupa denga hidung pesek dan kulit putih, atau hidung mancung , kulit hitam dan bibir tebal. Semua pasti ada maksudna, selalu bersyukur atas segala yg dianugrahkan pada kita. Mencoba tampil lebih baik atau cantik tidak salah, asal tidak menjadikan kita sombong nantinya๐Ÿ™‚ … ur heart is beautiful so I can see the reflection on your face which is also gorgeous๐Ÿ˜›

    Posted by 1nd1r4 | December 6, 2008, 4:15 pm
  53. marcisme……hmm…….

    good narcis!!!!!

    Posted by jorumongso | December 6, 2008, 4:40 pm
  54. mba’ scr dah sring poto setiap saat….
    kira2 tau ga “angel” terbaikna saat dpoto…???
    jgn2 lum jg….
    tiap org narsis kok cm kadarna aja beda2 cr mengekspresikanna jg beda2 trgantung stlye sndr (walah ky sok tau bgt seh)hehehehhe๐Ÿ™‚
    slmt narsis yah mba’ lala….

    Posted by ricnes | December 6, 2008, 6:48 pm
  55. hahahaha….. untung disimpan di komputer fotonya, coba kalau di album foto udah berapa puluh album ya……๐Ÿ˜€

    Posted by han2 | December 7, 2008, 12:56 am
  56. apapun, sebetulnya perempuan seharusnya marah ketika ia terlalu meng-expose kewanitaannya. salah satu jalan mencoba mengkaji lebih dalam mengenai undang-undang pornografi…. ( gak nyambung yaCk…

    oce deCh salam kenal ajah!

    Posted by dhianofie | December 7, 2008, 4:36 am
  57. Narsis = Pede
    Kalo ga narsis = ga Pede
    Salam kenal mbak..

    Posted by OmPolisi | December 7, 2008, 9:46 am
  58. met takbiran ya jeunglala

    met lebaran haji serta salamhangat selalu

    Posted by bluethunderheart | December 7, 2008, 7:31 pm
  59. Semua orang narsis…. haha termasuk aku….. jadi gapapa lah, narsis juga istilah, kita memang pandai bikin istilah, yang berikutnya jadi sindiran… atau bahan ledekan..hehehe

    Posted by Raffaell | December 7, 2008, 8:25 pm
  60. gak papa-lahhh…… lebih baik pe-de ajee daripada minderr…. ya kannnn??????

    Posted by Ika | December 7, 2008, 8:40 pm
  61. Dinda Lala, apa sih pengertian “baku” dari kata NARSIS ?
    Aku pernah juga dituduh narsis oleh anakku yang berumur 15 tahun, ketika kuceritakan bagaimana kami bergerilya untuk mendapatkan rekaman citra satellite SPOT milik France untuk mengevaluasi tutupan lahan Hutan Gunung Leuser baru-baru ini.

    Posted by sonyssk | December 7, 2008, 10:39 pm
  62. Seperti halnya Minke yang selalu diajarkan gurunya untuk memuji langsung di depan orang yang dipuji karena suatu kenyataan yang laik dipuji, maka ijinkan sekali lagi saya berujar “Lala, meski kamu narsis.. tapi kamu memang cantik!”

    Posted by Donny Verdian | December 8, 2008, 5:18 am
  63. Narsis ya, Lala? Nggak papa, saya juga kok … hehehe …
    Kayaknya, ngeliatin poto diri sendiri emang paling asyik (ya ampyun … gawat, kalau kata Andrea Hirata, ini mungkin penyalkit gila nomor empat puluh lima). Tapi kalau potona jelek, wah, nggak diakuin deh. Sering-sering malah cepet-cepet didelete … ๐Ÿ˜€

    Salam

    Posted by tutinonka | December 8, 2008, 5:27 pm
  64. Huehehehehehe……gak papa jeung Lala….akyu juga narsis kok en suka banget poto2……

    En kayaknya kok pengalaman kita agak sedikit sama..waktu jaman remaja dulu *halaaah remaja, kesannya udah tua banget sekarang :-p*, aku juga ngerasa gak cantik. agak2 gak pede euy. Nah begitu kuliah mulai deh memperbaiki diri…hohoho….akhirnya jadi manis kayak sekarang *halaaahh balik2 jadi narsis lagi kekekekekek*

    Yang penting kita kudu inget kalo yang namanya kecantikan emang gak abadi…. jangan mencintai yang bersifat keduniawian terlalu berlebihan memang๐Ÿ™‚

    Posted by Dini | December 8, 2008, 6:52 pm
  65. Mmmm narsis? gpp koq selama belum ada larangan untuk narsis๐Ÿ™‚

    Posted by retie | December 8, 2008, 8:11 pm
  66. tenang… bukan cuma lo doang yang narsis kok… gw juga!!!! *lari*

    Posted by ichanx | December 9, 2008, 1:00 am
  67. narsis itu hak asasi … ๐Ÿ˜€
    hak asasi juga untuk memajang foto yg sok imut di pojok kiri atas itu … he he he … imut abis dah …

    Hehehe..
    daripada saya majang diblognya Mas Harjo, ntar dimarahin bini-nya… hahahaha…

    Posted by harjo | December 10, 2008, 9:33 am
  68. wah.. tampaknya saya perlu belajar banyak dari jeung Lala soal narsis nih…

    saya mah paling susah kalo diminta untuk narsis…!

    -gbaiq-
    [senyum]๐Ÿ™‚

    Dibuka kursus Narsis… Tenaga pengajarnya sangat berkualitas dan semuanya telah memegang sertifikat Kenarsisan Level Akut… Pengajarnya: Lala Purwono dan Yessy Muchtar.

    Wanna join? hehehe…

    Posted by gbaiquni | December 10, 2008, 11:06 am
  69. ha??

    itu foto umur 16thn nya bneran mb??

    *ckckc.. ga percaya!

    Yang umur 17,5 tahun lebih ‘canggih’ lagiii!!! hehehehe…

    Posted by meiph | December 10, 2008, 5:04 pm
  70. Untungnya..perasaan terpinggirkan jaman baheula dulu ga kebawa sampe sekarang…
    Ga percaya deh..Lala yang super positif seperti ini pernah mengalami masa yang ga menyenangkan gitu..

    Eniwei..stay positive and just be yourself…

    Posted by Dewi | February 17, 2009, 8:24 am
  71. Hahaha…, it’s so damn funny how you told your story you know…
    by the way love your long hair…๐Ÿ™‚.

    That damn funny, eh? Hihihi… Ketawa dong.. yang ngakak dong…๐Ÿ™‚
    Love my long hair?
    Ah… I’m pretty enough with short hair.. Kalau panjang, ntar kayak Aura Kasih! jiakakakak… Lala lupa ngaca…

    Posted by Jazili | March 29, 2009, 11:31 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Reuni? Hmmm…. « the blings of my life - January 10, 2009

  2. Pingback: Heartbeats « the blings of my life - February 16, 2009

  3. Pingback: Heavenly Creature | The Blings Of My Life - March 26, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: