you're reading...
daily's blings

I’m Getting Married…

I’m getting married..
Next February…
It’s a big deal!
And I’m wondering: Is it the right thing to do?
Do I ‘NEED’ to get married
?
Or am I just being paranoid of being end up as an Old Maid?
I’m a twenty eight years old gal,
and I’m…
confused.

**

Saya memang seorang Hollywood Dreamer, saya mencintai segala hal yang berbau-bau romantis. Koleksi DVD saya hampir seluruhnya adalah bergenre drama romantis yang nggak jauh-jauh dari pelukan di bawah hujan, ciuman panjang dengan satu kaki milik si perempuan yang terangkat otomatis, pencarian panjang akan jodoh padahal ternyata si jodoh itu sudah tersodor di depan hidungnya yaitu sahabatnya sendiri, atau segala macam kisah klasik Hollywood yang entah kenapa, meskipun klise, tapi tetap saja berhasil membuat saya menangis terharu dan…. ya. IRI πŸ™‚

Meskipun saya seorang Hollywood Dreamer, bukan berarti semerta-merta saya menganggap bahwa pernikahan adalah mimpi indah yang harus segera diwujudkan. I don’t hate marriages and stuff, saya hanya tidak ingin menikah dengan alasan yang salah.

Kalau saya bilang salah, artinya, saya punya gambaran yang ideal tentang mengapa orang HARUS menikah, kan?

Hm…

Saya hanya punya dua alasan.

Pertama, because I love him… andΒ  I have the strong belief that he will be a great husband for me and will be a wonderful father for our Talisha and Gabriel…

Hey! Siapa yang nekat menikahi seorang seseorang yang jelas-jelas tidak akan menjadi seorang istri/suami yang baik, yang bakal jadi child abuser, yang malah akan memukul-mukul kamu? Kalau dari awal sudah terlihat seperti itu, saya sih nggak akan nekat… I would rather end up being an old maid than being beaten up by my husband!

Dan kedua, because if I don’t marry him, my heart will be totally screwed… So I GOT TO MARRY THIS GUY! πŸ˜€

Saya akan sangat menderita kalau tidak menghabiskan sisa waktu saya menjadi istrinya, menjadi Ibu buat anak-anaknya, menjadi seseorang yang bakal menemani dia melewati masa-masa indah dan buruknya, menjadi seseorang yang dia peluk tiap malam (ya, ya… kelak, dia akan lebih memilih guling daripada saya! Hihi)

Hanya dua alasan itu yang akan membuat saya ‘berani’ menikah, yang sahabat saya pernah bilang, “Pernikahan itu seperti tembok yang tinggi. Yang ada di dalam ingin meloncat keluar, yang di luar pingin keburu-keburu masuk ke dalam…” πŸ™‚

Dan saya tidak akan ‘berani’ menikah hanya karena…

Money problem…

Menikahi lintah darat yang kumisnya item melintir dan matanya merah menyala? OW NO! Kalau tampangnya mirip George Clooney, okay… saya akan sangat, sangat, mempertimbangkannya! πŸ˜€

Paksaan dari Keluarga…

Sekali lagi, kalau saya dipaksa menikah dengan George Clooney… sumpah, mungkin saya yang akan memaksa dia! Haha…

Afraid of end up being an Old Maid alias Perawan Tua

Jika saya boleh memilih, mending saya jadi Old Maid daripada menikah tapi saya tidak mencintai Suami saya… daripada menikahi seorang Laki-Laki yang nggak jelas… daripada menikahi laki-laki yang tidak menawarkan getaran kupu-kupu di hati saya dan membuat saya enggan untuk berjauhan dari dia… Saya tidak ingin, ketiadaan rasa cinta itu justru akan membuat saya mencari-cari alasan untuk menjauh dari sisinya kelak… Ow, no… Many reasons to be happy… so marriage, is not the only way to make me happy.

Afraid of being alone…

I always can adopt kids… lotta, lotta abandoned kids… Saya tidak akan sendirian… Selalu ada mereka… Tapi bukankah, nantinya kita juga akan berakhir dengan sendiri, kan? Why worry so much? Hm, jadi, afraid of being alone, tercoret dari daftar alasan mengapa saya HARUS menikah…

Well..

Again… Saya bukan anti pernikahan atau anti komitmen. Saya bukannya tidak ingin menikah dan menganggap bahwa pernikahan adalah sebuah komitmen yang sia-sia, yang janji pernikahannya bisa saja meluntur karena perselingkuhan, yang mungkin saja tidak akan membuat saya lebih bahagia daripada sebelum saya menjadi istri seseorang.

I’m just being careful…

(too careful, LALA!)

So??? It’s my whole future in the table… I think I know what I’m doing πŸ™‚

Kesimpulannya adalah:

Saya hanya menikah, jika saya memang HARUS menikah.
Kapan?
Sesegera mungkin setelah saya bertemu dengan lelaki yang nekat itu (haha).
Bagaimana bisa yakin kalau dia adalah lelaki yang tepat?
Ow… let’s my heart do the magic πŸ™‚

So…

Stop asking when I will get married… Or worrying about my status…. (hahaha, emang ada gitu La, yang segitu mikirin? Plis deh.. Jangan GR kamu! hihi).

Pikirkan saja gimana caranya membeli tiket untuk datang ke Surabaya, berapa duit yang musti kamu masukkan ke dalam amplop, dan rencana untuk patungan memberikan hadiah perkawinan berupa liburan bulan madu ke London, lengkap dengan hotel, biaya wisata, dan uang saku! πŸ™‚ Okay, okay… kalau emang masih maksa, saya akan membebaskan kamu untuk berpatungan membelikan rumah, berikut perabot-perabotnya, mulai dari panci sampai kulkas… Sumpah, saya rela! Hihihi…

Sekarang? Kamu lebih mikir mana:
Lala yang takut kawin?
Atau kamu yang takut harus ngasih Lala hadiah perkawinan? ^_^

*

I’m getting married..
Next February…
It’s a big deal!
And I’m wondering: Is it the right thing to do?
Do I ‘NEED’ to get married
?
Or am I just being paranoid of being end up as an Old Maid?
I’m a twenty eight years old gal,
and I’m…
confused.

from: Teman

So, do you love him?
(send)

Nggak tahu…
from: Teman

What your heart tells you?
(send)

It says… he is a great guy.
Perfect husband, good father.

from: Teman

Hmm…. then… I have no idea.
Listen more careful. Is this what you really, really want?
a marriage without a love… just because he will be a great father?
(send)

I’m confused…
from: Teman

And I don’t know what to say…
Because it’s not my life we’re talking about.
It’s yours!

(send)

Yeah… I know…
Makasih ya…
from: Teman

for what? I’m useless. I’m not helping, at all
(send)

for every thing…
for the last 28 years…
that could be the last one, before I will be doomed πŸ™‚
Haha.. udah, udah… go to sleep.
Ngantuuukkk….
Luv, luv, ya…
from: Teman

I love you too…
(send
)


Dan saya menyudahi SMS itu dengan hati berdebar…

Oh, Dear…
how I wish I could fly to your place and hold you… and make sure that you are perfectly fine…
I only can promise you this.

Seberapa berantakannya pernikahan kamu kelak… Atau seberapa menderitanya kamu karena tak bisa mencintai suamimu… Atau merasakan betapa kamu telah terpenjara dalam sebuah perkawinan tanpa cinta…

Saya nggak akan bilang, “Hey, I’ve told you so…

Instead…

Saya akan memeluk kamu.
Saya akan mencium kening kamu.
Dan saya akan membelikan kamu secangkir minuman hangat yang kamu suka itu… then we will laugh again…

So… Gimana, gimana dengan tawaran saya ini?
Does that sound great, Ms Bride Wannabe? ^_^

(untuk seorang teman baik yang akan menikah bulan Februari nanti)

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

58 thoughts on “I’m Getting Married…

  1. oh bu… i thought ur d one whos gonna get married!!! tapi memang semoga kaupun segera juga yah bu πŸ˜‰

    gw rasa yang namanya kebingungan kebingungan yang nantinya salah salah diartikan sebagai ketidakyakinan itu selalu akan ada aja deh buat orang yang sudah memutuskan mau menikah… jadi kalau memang yang menyebabkan kebingungannya bukan hal hal yang memang harus bikin batal nikah, THEN JUST GET IT DONE!!! KAWINLAH!!! huehueueh

    gila gini gw sok tau nya hauhauhauhua

    abis mao kawin sih… insya Allah… AMIEN πŸ˜‰ untuk semua sebab yang kau sebutkan kenapa kaupun nantinya harus menikahi seorang lelaki πŸ™‚

    Sip…Sip..
    Sekarang tinggal nunggu lelaki itu ya, Nat..
    Kalau ada, langsung gua seret ke depan bapak Penghulu, minta dinikahin… SEKARANG JUGA! πŸ˜€

    Bukan sok tahu, Say.. ini berbagi pemikiran… and it’s good… really appreciate it…

    Semoga bahagia dengan Lelaki Kecilmu itu ya, Say.
    Jangan lupa, UNDANG2 gua! πŸ˜€

    Posted by natazya | October 29, 2008, 4:45 pm
  2. you should watch gresanatomi oftenly… that serial tv teachs you so many things, esp bout being alone…

    sometime we dunno that we are alone..

    iya..
    udah liat sih.. tapi seri pertama…
    nice drama…
    very real.
    Thanks ya

    Posted by ladyfi | October 29, 2008, 5:13 pm
  3. kirain beneran πŸ˜€
    kalau aku cowonya, takut ngasih hadiah perkawinan…hehehehe

    Kok takut sih Mbak…
    Patungan kok…
    Patungaaaannn….. πŸ™‚

    Posted by IndahJuli | October 29, 2008, 5:16 pm
  4. Dalam menuju pernikahan, singkirkan pikiran” yang sebenarnya gak perlu dipikirin… contoh: gak perlu memikirkan bagaimana pesta nnt dilaksanakan… Susun skala prioritas…
    Yang terutama adalah Anda yakin akan pilihan ANda..!!! jangan terjebak thd formalitas sekunder dari suatu pernikahan…
    Jika anda sudah yakin,,,, Menikah dan berbahagialah !!!!!
    Doa saya menyertai Anda…

    Terimakasih…
    Memang, terlalu banyak mikir juga malah ngerepotin.
    Prioritas itu penting.
    Itulah kenapa… sampai sekarang, saya belum kepingin nikah.
    Prioritas pertama cuman pingin jadi penulis buku yang baik …
    Eh, tapi kalau ntar sore ketemuan sama orang baik, ganteng, dan ngajak menikah minggu depan yaa… saya mau2 aja! hehehe…

    Salam…

    Posted by quantumeconomics | October 29, 2008, 5:22 pm
  5. haduh … Lala bikin kaget saja, untuk saya nggak langsung pesen tiket argowilis (oemar bakrie kuatnya cuma numpak sepur … hehehe).

    Hihihi…
    Pak, Pak.. maafin Lala yah…
    Ntar kalau saya nikah, ada undangan resminya kok… tunggu, tunggu… yang sabar yah.. πŸ™‚

    Bapak boleh naik apa aja…
    asal nyampe sini, nggak nyasar ke Bali… emang mo liburan, apa? πŸ˜€

    Posted by Oemar Bakrie | October 29, 2008, 7:16 pm
  6. sight … ternyata cerita mo tidur ….

    hehehehe…
    pasti udah ngayal yang bukan2 yah.. πŸ™‚

    Posted by hedy | October 29, 2008, 7:22 pm
  7. Hoalah saya pikir ini postingan Lala yang mau merit…

    hehehe…
    maaf… maaf….
    ntar kalau Lala merit, pasti nggak pake acara confused segala πŸ˜€

    Posted by Mang Kumlod | October 29, 2008, 7:39 pm
  8. bukan lala yg takut kawin, tapi gw yg takut mikirin kado kawinannya…tiket pesawat melbourne-surabaya, biaya nginap di hotel selama di surabaya, gaun buat ke pestanya….belom lagi angpaonya…huawaaaaaa….takutttt πŸ™‚

    Hahahaha….
    Buat Indira yang cantik ini… saya kasih special rate deh.. *lha, emang hotel? hihi*
    Nggak usah bawa angpau…
    Nginepnya ntar saya sewain lapangan berikut dengan tenda-tendanya…
    Ntar, sahabat-sahabat Blogger yang lain bisa sekalian Jambore Nasional di situ… hihihi…
    Gimana, gimana?
    Mumpung saya kenal banget sama Pak RT-nya, jadi gampang aja kalau mau minjem lapangan…. hihihi

    Posted by 1nd1r4 | October 29, 2008, 8:26 pm
  9. Love will find a way… πŸ™‚

    Ya, Mel.
    It sure will….

    Posted by Menik | October 29, 2008, 9:38 pm
  10. hihihihihi

    pokoknya..kalo udah ngomongin ini ya la…

    bisa campur aduk..

    ketawa..kesel..nangis..senyum…

    kita emang harus ketemuan buat memastikan diri..

    siapa yang lebih cantik..elo apa gue..!!

    halahhh ini gak ada hubungannyaaaaaaa

    Hahaha…
    Starbucks bakal cepet2 nyebarin photo ke seluruh cabang2nya demi mengantisipasi huru hara kita Yes… πŸ˜€

    Ya, I really want to meet you.
    Bukan untuk memastikan siapa yang lebih cakep (lu lebih cakep deh…. apa sih gua ini…. gua nggak cantik…. biarpun sering dituduh sama orang2 mirip Luna Maya…. sumpah, gua udah bilang bukan, tapi tetep aja mereka bilang gua itu Luna Maya….)

    Gua ingin ketemu elu,
    soalnya gua tahu, kayaknya elu adalah temen yang super asyik buat diajak ngobrol apa ajaahhh….

    Posted by yessymuchtar | October 29, 2008, 10:51 pm
  11. Ada temen gue yang sampe sekarang mungkin belum menikah, dan gue inget banget kata-kata dia setiap gue tanya “Kenapa sih loe ngga nikah-nikah, loe kan cantik…???”

    Dia cuma jawab gini dengan entengnya… “Yang mau ngawinin gue sih banyak man…!! Tapi yang mau nikahin gue…, gak ada!!”

    Gue = Speechless

    Hahahaha….
    Pasti deh, muka kamu udah yang merah kuning ijo gitu… Nggak nyangka dengerin jawabannya kan…

    Eniwei,
    kenapa ya cewek2 cantik kayak saya dan temen kamu itu nggak juga dapet suami?
    (siapa La? cewek cantik kayak siapa? kayak elu???? NGACA!!! ^_^ )

    Posted by Hilman | October 29, 2008, 11:03 pm
  12. bydwey mba penulis buku ya….?

    Bagi donk bukunya, biar bisa dijadiin referensi untuk belajar nulis… πŸ™‚

    Tapi yang udah ada tanda tangan dan tanda-tanda lainnya yang menunjukkan bahwa mba’ emang ikhlas ngasihnya… πŸ™‚

    Penulis Buku?
    Iya… tapi baru satu buku…. dan belum edar…. masih baru akan launching tgl 14 nanti…
    Soal buku gratisan, saya bakal ngasih kuis nih… sabar ya… minggu depan… ^^

    Posted by Hilman | October 29, 2008, 11:21 pm
  13. Mba…?!?! Jawab donk….!!

    idih!
    udah saya jawab tuh…
    plis deh…

    *padahal jawabnya baru paginya… hahaha….*

    Posted by Hilman | October 29, 2008, 11:36 pm
  14. ^^
    ngakak baca komen hilman
    niat banget nanyanya… :mrgreen:

    wah, untung ndak fast reading
    kalo fast reading bisa ngirain mbak lala yang mo nikah πŸ˜†

    btw, nice post πŸ™‚

    hahaha.. iya tuh si Hilman… maksa banget… Untung nggak pake acara nodong senjata segala… πŸ˜€
    Judulnya sengaja dibikin begini…
    Buat menguji, siapa aja yang fast reading.. hihihih…. (biasa aja kali La… emang lu Guru apah?)

    Posted by wennyaulia | October 30, 2008, 1:42 am
  15. Nunggu apa lagi siiiii….nikah itukan ibadah non. Jangan lupa undang2 kita yo…

    Hehehe.. iya Pakde… iyaa…
    Mau sih…
    Pingin sih…
    tapi yang ngelamar, aku nggak suka.
    dan yang aku suka, nggak ngelamar2 juga…
    Nah kalau gini ini, piye coba? ^_^

    Undang2?
    Uhhh.. pasti.. pasti..
    asal sabar menanti…
    dan doain! πŸ˜€

    Posted by Pakde | October 30, 2008, 2:30 am
  16. wakz…

    tertipu oleh judul… 😦

    Jadi kapan kawin jeung???

    wakakakaka πŸ˜€

    hihihi…
    udah berapa orang yang ketipu yaa? πŸ˜€
    Kapan kawin?
    Kalau kawin, saya nggak akan bilang2 sama kamu.. hihihi….
    yang jelas, kalau saya MENIKAH, saya pasti akan ngundang semua sahabat2 blogger saya…
    Gimana, Shier..
    Mau dateng kan? ^^

    Posted by shierlynikodemus | October 30, 2008, 4:39 am
  17. Aduhh La, kupikir Lala yang mau nikah….bener kata pak Hendra, nyaris kita pesan tiket Argo Bromo (ehh Argo Wilis yang dari Bandung ke Surabaya ya pak)

    La, menikah itu perlu…tapi yang penting adalah kesiapan kita. Tapi kalau dipikir siap, ya nggak pernah siap. Entah bagaimana, nanti akan datang sendiri keberanian untuk menikah itu….yang tak bisa di nalar oleh kita sebagai manusia.

    Makanya dulu saya pesan sama si sulung (cowok), engkau boleh menikah asal dengan cewek..lha iya lah, mosok sama cowok…yang penting engkau tahu dia bisa memahami kamu seperti apa adanya. Setelah putus sambung…ehh mendadak cuma 2 minggu sebelumnya mereka memutuskan menikah, dan seminggu kemudian isterinya terbang ke Miami. Anak saya menyusul 6 bulan kemudian, sebulan di Miami…dan kemudian pengin meneruskan kuliah…jadi mereka tetap berpisah kota, satu di Iowa, satunya di Miami.

    Teman saya seminggu yang lalu mantu….anaknya cewek benar-benar wanita karir…ketemu cowok dua bulan yang lalu, hubungan intensif…awalnya sekedar kenalan ma ortu…ehh langsung memutuskan untuk serius dan menikah minggu lalu.

    Jangan takut La, jika waktu itu datang
    (saya dulu juga takut kok..kalau ga takut umur, kali juga masih seneng pacaran aja…hehehe….baru ngaku)

    Hehehe…. untung Ibu Enny sabar baca… kalo nggak, mungkin udah siap-siap ke stasiun buat beli tiket… hihihi…
    Somehow, saya takut menikah, Bu. Apa ini juga dilandasi dengan belumnya menemukan orang yang benar-benar click, yang bikin saya want to spend the rest of my life with him? Entahlah…Yang jelas, Ibu benar. When it’s time, it’s time. Sabar aja deh… Siapa tahu George Clooney memang benar-benar jodoh saya… πŸ˜€

    (eh, ada pengakuan terbuka dari bu Enny tuh… asyik, asyik… ternyata bu Enny sama saya juga sama ajaa… jangan-jangan ntar kalau ketemuan, kita diusir sama orang restoran juga Bu… hehehe… kopdar yuk, Bu… saya sekalian launching buku tgl 14 November nanti…)

    Posted by edratna | October 30, 2008, 6:48 am
  18. saya pengen ngasi comment tentang Merried, tapi wong saya aja masih PANGLATU…bagaimana ya…kalau saya sih percaya Cinta tak harus memiliki…makanya PANGLATU (panglima lajang tua) he..he..he..
    Salam dari jauh.

    PangLaTu?
    hua.. baru denger nih… (apa Lala yang gaptek, ya? hhihi)

    CInta memang tidak harus memiliki…
    tapi butuh rasa cinta yang luar biasa besar kalau kita sudah sampai merelakan orang yang kita cintai berbahagia dengan orang lain… πŸ™‚

    Posted by michaelsiregar | October 30, 2008, 8:29 am
  19. Tapi ada loh….. yang menikah tampa harus kenal dekat dulu, namun mereka saling mencintai…. dan kebanyakan sekarang orang pacaran aja udah romantis abis abisan, pas nikah terasa hambar…… masih mendingan aku sih, yang ngelamar temen deket yang berantem terus, sekarang dah nikah malah romantis2 an…huahahahaha

    wah…
    asyik tuh…
    sayangnya, cowok2 temen deket saya udah terlalu jijay bajay sama saya… jadi mereka nggak mau khilaf dengan acara ngawinin segala… πŸ™‚

    Saya sih, kalau emang uda nemu.. ya… hajar aja! hahaha…

    Posted by qzplx | October 30, 2008, 8:49 am
  20. Wah mba lala…aku sampe kaget…hi….
    Gimana ya mba….memang semua yang mba bilang diatas itu benar, tapi kadang kita (baca:umumnya wanita) tidak selalu mampu menjalankan niat kita, apalagi kalau ada hubungannya sama cinta…
    Terkadang ‘early warning system’ kita udah bilang jangan…tapi kalau dah cinta, pastinya diterobos juga!
    Menurut nadin yang bisa kita doakan adalah harapan supaya kita dicintai dengan penuh, dihargai dengan teguh, dan dimaafkan dengan damai!

    hehehe..
    jangan kaget, Say…. ayo, ambil napas…. pelan2… tarik… hembuskan… lakukan pelan2 yaa… πŸ™‚
    Iya, Nadin.
    Saya juga seperti itu. Kalau emang udah ngerasa ‘click’, ya sudah, lakukan.
    Dan sama seperti yang kamu bilang, yang selanjutnya kita lakukan adalah berusaha menjadi orang yang baik… dan berdoa…
    Makasih ya…

    Posted by nadin | October 30, 2008, 9:20 am
  21. Oalah cerita mau tidur tho….:)
    Kalau beneran nikah jangan lupa undang aku ya,aunty.

    Oh ya aunty,waktu aku nikah khan aunty ga datang tuch benernya ada dendanya lho……

    Tiket PP Jkt – Denpasar – Jkt untuk 2 orang……
    Hotelnya ga usah dech….. πŸ™‚

    (lariiiiiiii……takut dicubit aunty…..)

    Iya, ya..
    Waktu itu aku nggak bisa dateng.. So very sorry 😦
    Soal denda itu?
    Aduh, padahal aku suah siapin tiket bulan madu barenangan sama BCL itu.. yang semalem 25 juta.. πŸ˜€

    Posted by Reti | October 30, 2008, 9:49 am
  22. Reff : Komen ibu EDRatna …
    Bener sekali itu ibu …
    bener banget …
    kalo mau dipikir terus, kita nggak akan pernah siap …

    And yes indeed nobody’s perfect …

    So my Comment … (klasik sih …)
    Jangan terlalu berfikir ina-inu-ina-inu …
    jika nanti sampai waktunya …
    aku yakin kok …
    Kamu akan menikah …
    Do not worry too much … !!!

    (nulis … nulis … nulis …)

    Iya, Om
    Pastinya, aku nggak khawatir.
    dan sepertinya…
    Baru akan mikir untuk menikah setelah 30 aja… πŸ™‚

    Posted by nh18 | October 30, 2008, 9:51 am
  23. yaah, sesion satu si belom ada apa2 nya, sekarang udah masuk ses lima,
    ada satu kata dari Izzi yang cukup menggetarkan :

    I think I have a perfect life, until today..
    I dont know when it start, but I realize..
    I dont have anyone…

    Hmmm…
    Sedih ya.
    Si Izzi itu memang keliatan so perfect tapi hollow …

    Posted by ladyfi | October 30, 2008, 10:30 am
  24. Sebelum menikah, menurut saya mendingan menikah dengan diri sendiri dulu. Artinya berdamai dengan diri sendiri dulu Menikah itu bukanlah tentang saling melengkapi, melainkan saling berbagi pribadi yang sudah sama-sama lengkap.

    Karena jika menikah dan terlalu berharap banyak pada pasangan…bisa-bisa bubar..

    KOKO!
    This is so great…
    You are absolutely right. Thanks!

    Posted by akokow | October 30, 2008, 11:03 am
  25. La.. saya pikir kamu benar – benar akan melampaui saya.
    Kalau bicara marriage, saya belum expert..tapi masalah cinta, expert gak ya?? .. :mrgreen:

    Hahaha…
    Chilo..
    Saya berani jamin deh, kamu duluan yang menikah, bukan saya.. πŸ˜€
    Soal cinta itu?
    Masih pake nanya lagi, kamu expert atau nggak? ^_^

    Posted by chilonic | October 30, 2008, 11:50 am
  26. <>

    Jadi inget pesawat buatan IPTN yg namanya TETUKO,
    kata orang artinya:

    sing teko ora tuku, sing tuku ora teko-teko …

    Posted by Oemar Bakrie | October 30, 2008, 12:30 pm
  27. Sorry Lala, itu tadi maunya ngutip yg Lala tulis di koemn-nya Pakde:

    tapi yang ngelamar, aku nggak suka.
    dan yang aku suka, nggak ngelamar2 juga…

    Hahaha..
    Baru ‘nyantol’ deh… πŸ™‚
    Iya nih, Pak… Dateng mulu, bolak balik, tapi nggak ada yang ngangkut…. πŸ˜€

    Posted by Oemar Bakrie | October 30, 2008, 12:33 pm
  28. Sorry Lala, itu tadi maunya ngutip yg Lala tulis di komen-nya Pakde:

    tapi yang ngelamar, aku nggak suka.
    dan yang aku suka, nggak ngelamar2 juga…

    hehehe … just kidding

    Posted by Oemar Bakrie | October 30, 2008, 12:35 pm
  29. La, kadang kita berpikir kita menikahi orang yang salah. Tapi, orang yang salah bukan berarti orang yang tidak bisa membahagiakan kita…

    Awalnya mungkin dianggap salah, tapi siapa tahu ujung perjalanan biduk ini? Ya, kan?

    Iya, Mas.
    Saya percaya, bahwa hidup ini misteri. Tidak ada yang pernah tahu bagaimana esok hari.
    Saya tidak akan menikahi orang yang salah.
    Kalaupun kelak setelah menikah ternyata saya salah pilih, saya akan berusaha untuk tetap mencintainya… Kontrak sudah ditandatangani. And I will try my best to keep my promise to God and my partner.. πŸ™‚

    Posted by penceritacamar | October 30, 2008, 2:28 pm
  30. I’m getting married..
    Next February…
    It’s a big deal!
    And I’m wondering: Is it the right thing to do?
    Do I β€˜NEED’ to get married?
    Or am I just being paranoid of being end up as an Old Maid?
    I’m a twenty eight years old gal,
    and I’m…
    confused.

    d***ed!!!
    that statement has been so many girls in this world that in her quarter life. including me one year ago…
    *sigh*

    trust me…
    when the time is right
    it will come to you
    in a very easy way
    even at the moment you least expected

    so, just enjoy it!
    and you’ll be happy
    πŸ™‚

    salam buat temennya Jeng, semoga ga bingung lagi.. πŸ˜†

    eh eh, congrats juga buat buku nya yang udah terbit
    huhuhu saya iri… πŸ˜†
    jadi kapan saya dapet tanda tangan Jeng Lala nih di buku itu? :mrgreen:

    Wah..
    Ada Chi di sini… Silahkan lho Chi, minum2 dulu.. πŸ™‚
    Sepertinya ini adalah masalah klasik yang dihadapi perempuan menjelang pernikahannya.
    She was just confused because she doesn’t have any feelings for this guy.. It was simply because the thought that she was almost 29 and has no boyfriend…

    Makasih ya, Chi…
    Jangan iri, tapi kirim aja naskah ke penerbit. You write good, Chi! πŸ™‚
    Dateng ke JCC aja ya.. ntar kita kopdaran sekalian…. ^_^

    Posted by chic | October 30, 2008, 3:23 pm
  31. wawu, uda mau married ? hhu, serem ya married,

    Serem?
    Emang setan? πŸ˜€

    Posted by volver | October 30, 2008, 5:56 pm
  32. nikahlah sebelum kau dinikahkan πŸ˜€

    salam kenallll

    Hehehehe…
    Kalau dinikahkan dengan George Clooney, saya akan dengan rela melakukannya… hihihi

    Posted by insan | October 30, 2008, 6:43 pm
  33. halaaah….keblondrok aku.
    tak kira bukan kamu, La….tapinya itu tetep kamu kan ?
    hayo ngaku….

    pengumuman sodara2, kalimat :
    (untuk seorang teman baik yang akan menikah bulan Februari nanti)

    hanyalah pengalih perhatian !!! mari kita siapkan acara ke surabaya !!! rame2 !!!

    *mode : invisible (takut di gibeng Lala)*

    Saya anggep sebagai doa aja deh, Noeng.. πŸ™‚
    Amin, amin…

    (eh, kalau saya nikah, awas kamu ga dateng ya! ngancem.com)

    Posted by goenoeng | October 30, 2008, 8:07 pm
  34. Sama! Hampir aja ketipu, kupikir Jeng Lala yg bakal nikah.. Hehe.. Mudah2an kalo tiba giliran kita gak pake acara bingung2 segala ya? Amiin..

    Hehe..
    Tau ga, saya malah nggak nyangka kalau bakal banyak yang ketipu.. sampe mau beli tiket kereta api segala.. hihi…
    Bener, bener.
    Semoga kalau memang kita yang akan menikah, pertanyaan itu tidak terlintas di dalam isi kepala… amin.

    Posted by gendhismanis | October 30, 2008, 9:27 pm
  35. wah menarik bgt neh postingannya….
    soalnya sebelum ngnet saya dan teman2 sempat2nya
    curhat ama teman yg udah nikah n kawin pastinya hehehe
    ttg pengalaman dia tuk kwn lain yang mau menikah awal nov ini
    ayo buktikan mba’ kalo mba’ ga takut kawin
    cpt tentukan pilihan
    kalo ragu istiqorah aja mba’
    semoga berhasil dengan niatnya…

    Hai, Rick..
    Makasih ya udah maen ke sini.
    Saya nggak takut menikah kok…
    Saya cuman belum menemukan lelaki yang bisa dan mau menikahi saya.. (kayaknya mereka belum pingsan semua, jadi sadar kalau Lala ini perempuan yang terlalu bawel untuk dijadikan istri… hihihi)

    Posted by ricnes | October 30, 2008, 9:39 pm
  36. walah mbak lala, ternyata bukan dirimyu??
    padahal postingan tuh dah keren bgt lho….
    hueheu…

    Hihihi…
    Makasih My..
    Memang bukan dirikyuuu…
    Ntar kalau tentang aku, bakal aku attach photo pre-wednya.. πŸ™‚

    Posted by Myryani | October 30, 2008, 10:18 pm
  37. Kok fotonya ngeliatin aku mulu, ya….??

    Ih..
    emang ngeliatin kamu?
    kamu yang ngeliatin terus, kali.. πŸ˜€

    Posted by Hilman | October 30, 2008, 11:20 pm
  38. “ciuman panjang dengan satu kaki milik si perempuan yang terangkat otomatis, ”

    Wow!!! Yakin bisa menopang tubuhmu dengan satu kaki?
    Hihihi…

    *GUBRAKKK!!!*

    Lho, suara apa itu?!

    Suara Lala ngebanting Daniel Mahendra ke aspal! *gggrrrhhhhhhh*

    Posted by Daniel Mahendra | October 30, 2008, 11:49 pm
  39. huh Danny
    mustinya malah tanpa kaki berpijak di tangan
    itu jauh lebih romantis loh
    aplagi waktu memasuki “rumah baru” cihuyyy
    seperti di tipi-tipi si cowo menggendong yang cewe

    tapi apa kamu mampu menggendongnya?
    hmmm …. meragukan ….
    hihiihi
    (rasain gue balas loh!)

    EM

    Aduh, Sis..
    Aku nggak mimpi sampai digendong begitu..
    Kasian suamiku.. (eh, kecuali suamiku nanti atlit binaraga, boleh deh.. hihihi)

    Posted by Ikkyu_san | October 31, 2008, 4:58 am
  40. Kalau mau pikir kasar
    pernikahan itu = kontrak
    kontrak jangka panjang yang unlimited
    tapi tergantung kita jadinya mau kontrak 3 th, 5 th atau 10 tahun.
    Kalau memenuhi syarat ya tanda tangan aja. hasilnya kan baru tahu setelah dijalankan.gitchu.

    kayaknya mbak N sama dengan aku deh dulu wkt mau merit.
    karena membayangkan cinta itu harus terbang di awang-awang.
    padahal dengan “rasa aman saja” mungkin sudah merupakan cinta untuk pasangan tertentu.
    Yang sulit adalah jika “rasa melayang2″ itu muncul kelak.
    But siapa yang akan tahu jika tidak dijalani?

    Kenapa harus selalu pikir…”apakah saya bisa melewati masa tua dengan dia?” (aku ngga pernah mikir itu tuh) Karena untuk bisa sampai ke masa tua harus bisa melewati masa sekarang kan?

    aku setuju komentar koko tuh… si koko kalo kasih komentar selalu to the point. hebring… padahal di plurk dia romantis banget loh sama istrinya.

    EM

    Marriages like contracts?
    Hm…
    Sepertinya sih gitu ya Sis..
    Nggak perlu ketakutan dengan masa depan. Shinpaishinaide πŸ™‚
    Yang terpenting adalah… calon suamiku yang nggak boleh takut sama aku.. hihihi

    Posted by Ikkyu_san | October 31, 2008, 5:08 am
  41. So, the point is……. belum ada yang cocok?
    Dicocok-cocokin aja La…

    Belum ada yang cocok?
    Belum ada yang mau, lebih tepatnya… πŸ™‚

    Posted by suhadinet | October 31, 2008, 8:54 am
  42. huahahahaha….Lala emang dikau huebat tuenan ‘rek!!!!

    sama seperti pak oemar bakri yang hampir beli tiket ka…hihihi…aku bacanya dengan tegang dan terus nanya2 dalem hati…nih serius sesuai judul…apa cerita mo tidurnya Lala….mana cerita cowoknya…cowok yang mana ….sambil mikir siapa yang mo kuajak patungan ngisi amplop dan beli panci……. πŸ˜†

    udah berapa hari gak sempet mampir, awal2 baca dulu soal bunganya mbak EM (mbak EM….aku juga lagi butuh dikirimin bunga nih…alamat rumah terlampir…hehehe…), trs kok judul berikutnya mo kawin….hehehe….(bacanya harus dari postingan terakhir yg kujenguk la…takut salah komen hehehehe…)

    hahaha….Lala….Lala…..bener2 bisa beli tiket ke london lewat tulisan nih…(supaya Lala gak minta kado tiket ke London, patungannya berapa $ ya???)

    hhihihi…
    Mbak Rhainy baik banget udah mau kasih aku panci segala.. yang penting niatnya… (lebih penting lagi, emang kalau ada barangnya sih… wakakakakak)

    London?
    Aaahhh.. jadi kepingin cepet2 ke sana… Bareng yuk, MBak… Tapi bayarin dulu ya.. hehehe…
    Patungan berapa dolar?
    Boleh rembukan dulu sama temen2 yang laen… πŸ™‚

    Posted by rhainy | October 31, 2008, 8:55 am
  43. semoga pria yg Lala suka
    itu sgr menyampaikan lamaran
    *sungguh sangat merugilah kaum pria
    yg membiarkan wanita memesona
    dan intelek sprt jeung Lala, masih
    bebas sendirian……

    Ah, si Abang ini..
    Sukanya bikin GR aja πŸ™‚
    Eniwei,
    Makasih yaa..
    (sambil senyam senyum terus, nggak bisa berhenti… hihihi)

    Posted by mikekono | October 31, 2008, 11:42 am
  44. Memasuki dunia baru memang perlu persiapan. Tapi kalo persiapannya terlalu lama juga gak baik. Saya juga dulu begitu, ketika ditanya ortu jawabannya belum siap, belum ketemu yang cocok, belum jodoh dan seabrek alasan lainnya. Kemudian saya pikir kalo belum juga menikah diumur segini ntar anak-anak belum gede saya udah kakek-kakek, sudah gak kuat lagi buat membiayai. Akhirnya ketemu ibu anak-anak, saya nekat nikah. Semoga “kontrak” saya dengan istri berjalan selamanya, amiiin. Salam kenal, mba Lala.

    Hai, Alris.. Salam kenal ya.
    Saya belum bertemu dengan orang yang cukup nekat untuk menikahi saya.. jadi, jadi… ya, saya tunggu aja deh.. πŸ˜€

    Semoga kontraknya berjalan terus sampai selamanya ya..
    Salam buat si Istri

    Posted by alris | October 31, 2008, 11:46 am
  45. waduh… ceritanya…

    kalo aku seringnya denger cerita
    orang yang bingung waktu mau nikah karena dijodohkan…

    bingung antara
    memperjuangkan cinta pilihannya sendiri dan menjadi “anak durhaka” pada orang tua…
    atau
    merelakan cinta pilihannya sendiri dan berbakti pada orang tua…

    klo dpt masalah kaya’ begitu mba’ pilih yang mana (hehehehe…)

    salam kenal ya mba’???

    Saya malah menunggu mereka mau menjodohkan saya…
    Karena capek juga berjuang sendirian.. hihihi..

    Eniwei,
    orang tua saya cukup demokratis kok, jadi issue begini mudah2an nggak pernah terjadi.
    Andaikan terjadi, saya lebih memilih untuk menikah dengan lelaki pilihan saya saja… Ini masalah kebahagiaan saya, tidak ada hubungannya dengan berkurangnya cinta kasih dan hormat saya terhadap orang tua.. Semoga, orang tua saya bisa mengerti… πŸ™‚

    Thanks for visiting ya, Nge…

    Posted by inge | October 31, 2008, 4:08 pm
  46. malang surabaya deket kok. ngundang ga la? :p

    Ngundang lah..
    Dateng ga? πŸ™‚

    Posted by nengbiker | October 31, 2008, 4:32 pm
  47. Kirain Lala yang mau kawin Februari 2009.
    Kalau ada yang cocok, sebelum Februari juga oke kan?

    Kalau ada yang cocok,
    sekarang juga mau, Bang! πŸ˜€

    Posted by Hery Azwan | November 1, 2008, 12:47 pm
  48. Selamat buat kawannya lala … ^_^ ..

    Iya Mas..
    Udah disampein..
    Salam kenal yah…

    Posted by Tajid Yakub | November 1, 2008, 6:07 pm
  49. aku juga pengen nikah. tapi takut..
    bisa gak ya aku bahagiain dia?
    bisa gak ya ku menikah

    sedang aku belum mapan
    gajiku aja kecil

    Gaji belum cukup memang terkesan nekat ya…
    Tapi buat saya… kebahagiaan itu tidak melulu berurusan dengan uang…
    Selama bisa hidup sederhana, sepertinya gaji kecil tidak masalah… πŸ™‚

    Posted by joe | November 2, 2008, 12:27 pm
  50. Pernikahan memang seperti miracle. Sejak umur 20, saya merasa sudah siap untuk menikah. Kakak saya bilang, permasalahan di dalam perkawinan itu sangat beragam, harus benar-benar siap mental. Saya tanya, emang apa saja sih permasalahannya? Setelah menjalaninya sendiri, ooooh …. ternyata memang buanyaak. Ternyata betul-betul butuh kesiapan mental dan kedewasaan. Tidak heran banyak yang gagal di tengah jalan jika menikah terlalu muda.

    Saya menikah sudah 23 tahun, tapi sekarang setiap kali menyaksikan orang menikah, rasanya pengin menikah lagi …. heuheuheu …

    Wah.. 23 tahun Mbak?
    Hebat.. Hebat…

    Memang harus benar-benar siap mental ya Mbak, biar nggak gampang putus asa kalau berantem sama suami.. πŸ™‚

    Ups, menikah lagi itu… sama siapa, Mbak? πŸ˜€

    Posted by tutinonka | November 2, 2008, 9:41 pm
  51. wuih kirain mb Lala hihihihi….
    weh iya neh takut masalah kadonya ini….
    Hmm…menikah, kalau menurut Yaya, saat ada yang pas dan sreg dihati kebimbangan2 dikesampingkan dech, karena pasti kita akan menghadapinya. Yang pasti harus sreg dulu, tanpa paksaan, kalau niat diri sich gak bakalan nyesel. Tapi apa ini ya mbak yang dinamakan stress pre wedding hehehe…
    Untuk Natasya misal kamu nikah undnya sampe solo yah…. πŸ™‚

    Hehehe… Banyak yang terkecoh, Yaya.. πŸ™‚
    Bener. Yang penting harus sreg dulu. Chemistry harus ada.
    Stress prewed?
    Sepertinya sih gitu… πŸ™‚
    Undangan si Nata harusnya nyampe kemana2.. yang ngaku blogger harus dateng semua.. πŸ˜€

    Posted by cahayadihati | November 3, 2008, 3:57 pm
  52. ya ya ya..saya pengen menikah πŸ™‚
    mbaak tulisannya bagus2 siiih..pengen diajariiin πŸ™‚

    Pingin menikah yaa?
    Saya udah lewat masa-masa ingin menikah…
    Sekarang malah kepingin punya bayi… *skip the wedding part! haha*

    Tulisannya bagus?
    Aduh makasih ya, Ndah…
    Saya nggak bisa ngajarin..
    Wong saya ini juga masih banyak belajar kok, Ndah…

    Posted by indah rephi | November 5, 2008, 12:31 pm
  53. which one is better:
    being an unhappy married woman or a happy unmarried woman?

    Happy unmarried woman.
    Di situ kan jelas-jelas terkategorikan sebagai Bahagia, jadi saya lebih milih bahagia saja…
    Marriage not the only way to reach the happiness…
    At least, for me πŸ™‚

    Posted by pibel | November 6, 2008, 1:02 pm
  54. Yah La…

    kirain beneran πŸ˜•

    ihihihi…
    maap…maap…

    Posted by pimbem | November 6, 2008, 4:35 pm
  55. semoga saja ia akan baik2 aja ya mbak.

    Iya, Ika…
    Sepertinya sih dia sudah mulai baik-baik saja…
    I really hope so.
    Makasih..

    Apa kabar, Ika?

    Posted by mataharicinta | November 7, 2008, 9:35 am
  56. Heheeee

    Daggh mo nikah ya mbaq……

    aku tunggu kunjungan baLiknya yagh di http://www.tandud.wordpress.com …….

    Yang Lain juga boLeh ikutannn…..

    Belum mau nikah kok…
    yang nikah temen saya…
    Btw, saya udah ke sana lho…

    Posted by tandud | November 7, 2008, 7:49 pm
  57. Salam kenal mbak Lala….saya suka banget baca blognya euy….tulisannya bagus (awas jangan geer), kentara banget karakter mbak Lala yang melankolis dan ceria hehehehe

    Mengenai nikah…uhmmm……kalo saya lebih memilih menjadi happy married woman hehehehehe……tapi saya juga setuju kalo gak ada cinta jangan dipaksakan. Cuman banyak orang bilang cinta itu bisa dibangun, bisa dibuat…apalagi untuk cewek….. Apakah itu benar? Aku sendiri pun belum pernah mencoba hal itu…..cuman banyak temen2 yang mengalami pengalaman itu dan berhasil
    Dan banyak yang bilang juga, lebih baik dicintai daripada mencintai. What do u think….

    Posted by Dini | November 11, 2008, 8:42 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: time to exhale, eh? « the blings of my life - February 10, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: