you're reading...
precious persons

My Diamonds in Life

sengaja diposting ulang 🙂

Ini adalah cerita tentang Q dan Qe alias Kiki dan Keke; dua keponakan yang selalu berhasil membuat segala gundah dan lara saya hilang seketika setiap saya melihat wajah mereka saat lelap dalam tidur, hilang dalam mimpi.

Kedua keponakan saya lahir dengan bobot yang fantastis.

Si sulung, Kiki, 5, yang bernama lengkap Eugenea Chiquita Zahrani Assyarif, lahir dengan bobot 4,250kg dan panjang 52cm. Gendut, cempluk, very cute dan bikin saya gemas setiap saat. Papi mengabari bahwa Mbak Pit melahirkan tepat usai ujian mata kuliah Kembang Gula, tanggal 21 Januari 2003. Bergegaslah saya untuk menemui keponakan gendut yang baru lahir itu.

Baby Q, 4 months old

Baby Q, 4 months old

Si adik, Keke, 3, yang memiliki nama sepanjang kakaknya, Eunicke Charmenita Zayra Assyarif, ternyata malah lebih gendut saat keluar dari perut Mama-nya. Qe lahir dengan bobot 4,550kg dan panjang 52cm juga. WOW! Bisa terbayang betapa cute-nya keponakan saya itu kan? Qe lahir saat saya sudah bekerja di kantor yang sekarang dan membuat saya harus bolos kerja (cuti kok, beneran, cuti… sumpah deh!) 😀

Qe, one day old

Qe, one day old

Saat masih bayi, mereka berdua tampak mirip. Ciri-ciri fisik yang gampang dikenali dari kedua bocah itu adalah sebagai berikut:

1. Gendut — iya laaahhh… 4 kilo lebih gitu…
2. Putih bersih, cenderung merah
3. Mata sipit… atau karena efek ‘pipi-semua’ ya? ^_^
4. Bibir tipis merah jambu (halah, jadi kayak judul lagu aja) alias bibir mungil warna pink yang seadanya
dan.. oya, satu lagi,
5. Hidung kecil mungil kayak upil.. ups, maksudnya, hidung yang muncul seakan-akan sebagai pelengkap saja (agak pesek, maksudnya… tapi sekali lagi, apa karena efek ‘pipi-semua’ itu tadi ya?)

Eniwei…
Ketika mereka sudah besar-besar semua, 5 dan 3 tahun, entah karena apa, mereka malah jadi sangat berbeda fisiknya.

Q yang tumbuh bongsor dan gendut, kulitnya berubah menjadi coklat gelap, rambut lurus -super lurus, malah, dan hidungnya tidak terlalu mancung.

Q yang nakal

Q yang nakal

Dan fantastisnya, Qe malah berubah menjadi kurus, tidak terlalu tinggi, kulitnya putih bersih, rambut keriting -super keriting!, dan hidungnya mancung.

Terkadang, kalau lagi iseng, saya menganalisa sendiri kenapa mereka bisa berbeda saat mulai besar.

Ada beberapa hal, misalnya susu. Susu formula yang diberikan Mbak Pit kepada kedua buah hatinya adalah berbeda. Hal ini dikarenakan faktor anak pertama (siapa yang nggak?) juga karena faktor kantong saat itu. Ok. Ok. Itu mungkin lebih berpengaruh kepada tingkat kecerdasan, tapi… untuk rambut keriting dan lurus… apa coba?
… sampai akhirnya saya sadar, buat apaaaa juga iseng-iseng mikirin hal-hal yang nggak penting seperti itu… hehe…

Kalau soal fisik, okay, okay, tiap orang pasti berbeda, bahkan yang lahirnya kembar saja, pasti ada bedanya juga, walaupun cuman setitik tahi lalat di pantat *sumpah, belum nekat untuk observasi betulan lihat pantatnya orang kembar!* Tapi kalau soal kebawelan, kenakalan, dan tingkah polah yang bikin rumah berantakan… yuk maree…mereka memiliki kadar yang 11-12.

Karena usianya tidak beda jauh, Q dan Qe cenderung memiliki sifat iri hati, ditambah pula faktor masih-anak-kecil, yang berimbas cukup signifikan pada kantong kedua orang tuanya. Yang satu sudah saatnya dibelikan sepeda, yang satunya lagi iri hati dan minta dibelikan juga. Yang satu butuh buku gambar dan pensil warna, si kecil juga merengek minta dibelikan biar bisa menggambar sama seperti sang kakak.

Rumah memang jadi sangat ramai kalau sudah ada lengkingan dan celotehan mereka berdua. Mereka doyan sekali ‘mengganggu’ saya dengan kalimat-kalimat berikut ini:
“Aunty…. gambarin ini dong…”
atau
“Aunty…. warnain ini dong….”
dan ini
“Aunty… ceritain ini dong…” Ini yang repot, karena seringkali, Q dan Qe meminta saya untuk bercerita tanpa teks alias mengarang bebas! Hualaaaahhh.. untung saya ini termasuk manusia yang diberi talenta agak-pintar-ngawurisasi *kedip2*

… tapi… yang paling bikin saya merinding dan memilih untuk dimusuhi keponakan daripada meloloskan permintaan adalah… saat si sulung, Q, meminta saya untuk menemani nonton film horor favoritnya! Oh MY… Mampus deh.. wong saya ini benci sekali sama film-film horor, bahkan film komedi-horor (walau masih mau juga nekat nonton sambil ngeri-ngeri-geli), ini kok malah disuruh nemenin nonton! Plis, deh, Kak… pingin Aunty-mu ini stress dan jantungan ya?

Dengan ‘kegilaan’ dan ‘kebawelan’ Q-Qe, saya dan Bro pernah komentar begini:
“Q-Qe itu memang ngangenin, tapi cuman bertahan nggak lebih dari 1 jam pertama, karena setelah itu… ampun… out of control…”

Haha…

Karena memang, meskipun sering dan selalu bikin kangen, tapi kalau sudah bertemu, Q-Qe hampir selalu bikin kuping budeg mendadak karena suara mereka yang di atas 7 oktaf dan kalau sudah berantem jadi lupa bahwa mereka itu adik-kakak… lebih mirip serial killer, deh! Ini saya nggak hiperbolis! 🙂

But however,
meskipun Q dan Qe adalah bocah-bocah yang bawel, nakal, cerewet, suka berantem, usil, jahil, dll dsb… tapi teteup, mereka adalah permata paling indah yang pernah saya lihat di dunia, My Diamonds in Life.

Tau kenapa?

Karena setiap saya sedih dan sakit hati (which btw, ini terjadi berkali-kali dalam hidup saya! hihi….), saya selalu tahu, bahwa hanya dengan melihat kedua wajah polos mereka saat tertidur lalu kaget ketika melihat saya di pagi harinya dan tersenyum sangat manis sambil memeluk saya… segala rasa sakit hati yang paling sakit akan sembuh dalam waktu yang sekejab…

My Diamonds in Life

My Diamonds in Life

Ah…

Aunty Lala sayang kamu, Q… Qe…
Kalian emang top banget deh!

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

14 thoughts on “My Diamonds in Life

  1. Ya ampun, lucu-lucu sekali, Lala… Lucu sekali…
    Tapi, tapi, tapi,
    begitu ingat tantenya, huaduh!! Itu tantenya bukan siiiihhh….

    (Wakakakakakkkk….)

    Kenapa?
    Tantenya terlalu lucu buat mereka, gitu?
    Terlalu cantik dan manis, gitu?

    Aih, DM..
    ga nyangka kamu segini memujanya kepada dirikuh.. hihi

    Posted by Daniel Mahendra | October 15, 2008, 12:57 am
  2. iiiih ndut amat….. lucu amat…..

    kasian atuh maminya waktu melahirkan
    musti bandingin sama Riku and Kai yang cuman
    2070 gr dan 1933gr

    makanya la…cepet bikin ndiri hihihi

    Riku dan Kai lahirnya sih mungil.
    Gedhenya?
    Huaaa… bikin si Mama sampai berasa fitness tiap jalan2..! haha…

    Bikin sendiri?
    Mau, Sis…
    tapi belum ada yang mau jadi Bapaknya… 😀

    Posted by Ikkyu_san | October 15, 2008, 1:40 am
  3. Ya ampun lucu banget Jeung (serasa sedang arisan… Pdhal apa itu arisan? Kata benda atau kata kerja?)

    Cute sekali…tak heran kalau jadi permata hatimu.

    Hihihi…
    arisan itu apa yaa?
    nggak pernah ikutan sih… (boong.. boong… yang kemarin menang dapet panci itu apa bukan arisan namanya! hahaha….)

    Mereka memang cute ya Mbak…
    Tapi nakalnya? AMPUN! 😀

    Posted by Yoga | October 15, 2008, 3:44 am
  4. jadi pengen punya anak.. buat sendiri aja mbak..

    iya nih..
    belum ada sparring partnernya! 😀

    Posted by ulan | October 15, 2008, 8:42 am
  5. melihat ponakan sendiri aja udah bisa menghilangkan segala kepenatan, apalagi anak sendiri, gak percaya? coba aja sendiri La… hehehe…. kapan nih kita diundang? 🙂

    Haha..
    Memang.. Memang… gosipnya sih begitu 🙂
    tapi apa daya…
    belum ada lelaki yang cukup khilaf untuk mau sama saya nih, Uda.. hihi…

    Kalau saya nikah, Uda Vizon datang yaa…
    Kalau nggak bisa datang, duitnya aja boleh.. 😀

    Posted by vizon | October 15, 2008, 9:55 am
  6. foto yang paling bawah oke banget mbak , calon pembawa pesan damai …. pisssss

    Hahaha…
    Mereka memang pembawa pesan damai… KALO LAGI TIDUR 🙂

    Posted by Muda Bentara | October 15, 2008, 9:58 am
  7. Hello Lala..
    Lama tidak mengunjungi blog ini. Ternyata saya ketinggalan banyak cerita ya.
    Pertama kali membaca posting ini saya kira kamu yang punya anak-anak menggemaskan ini.

    Hai Chilo..
    Apa kabar?

    Anak-anak menggemaskan ini memang bukan anak saya, tapi semoga aja kalau sudah menikah dan punya anak, mereka juga selucu dan secantik duo Q-Qe ini… 🙂

    Posted by chilonic | October 15, 2008, 10:49 am
  8. Aduhh ponakanmu lucu nya…dan bandel pastinya…bukan bandel, tapi karena keingintahuan yang besar…dan dengan cinta kasih dan pengarahan yang benar, mereka akan menjadi anak kreatif, pintar dan menyenangkan banyak pihak.

    Dan ternyata bukan hanya papa mama, atau kakek nenek kan yang senang, ternyata juga menjadi kegembiraan bagi tantenya…..

    Mungkin memang bukan bandel ya, Bu Enny…
    tapi kadang, kalau lagi nggak mood, begitu Ponakan rewel tanya ini itu, saya malah bete.. hihi
    Apalagi kalau sedang di atas tempat tidur, terus nonton dvd… waduh, sepanjang durasi itu saya sibuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulut kecil mereka…

    Mereka itu sudah seperti nafas saya, Bu Enny.
    Biar sering bikin emosi jiwa (hehe), tapi tetap saja, makhluk-makhluk manis itu adalah segalanya…. *ya, paling tidak sampai saya punya anak sendiri… 🙂 *

    Posted by edratna | October 15, 2008, 11:07 am
  9. kasihan Q and Qe. kalian hanya dijadikan obat sedih dan sakit hati oleh tantemu. 😀

    Nggak kasihan dong…
    Kan dikasih es krim..
    dibeliin baju..
    diajak jalan-jalan…
    hayooowww…
    kan saya tuh tante yang cantik dan baik hati.. 😀

    Posted by goenoeng | October 15, 2008, 1:32 pm
  10. Q and Qe.kayaknya kalo main sama Tangguh seru jug atuuu hehehe

    Emang seru, Yes…
    Serunya apa, hayoooww??
    Serunya karena aku sama kamu langsung ribut teriak-teriak, “Tangguuuhhhh, jangan gitu Nak…” dan “Q… Qe! Hayo, pisaunya ditaruh, nggak!!”

    HAHAHA

    Posted by yessymuchtar | October 15, 2008, 1:35 pm
  11. Love is power….

    Yes.
    Indeed.

    Posted by imankristen | October 15, 2008, 3:04 pm
  12. Waduh gemes sekali ngeliat foto2 keponakannya 🙂

    La, tanyain mbakmu dunk… resepnya bisa punya anak cewek yg umurnya ga beda jauh gmn? Saya pingin sekali punya anak pertama sm kedua cewek, umurnya ga beda jauh kyk Q dan Qe (halah Id, nikah aja belon!)

    Hahaha…
    Berarti kamu musti nikah sama orang keturunan Arab!
    (lah! Maksuddddd????) 😀

    Posted by pimbem | October 15, 2008, 4:24 pm
  13. Lutunaaaaaaaaaaaaaaaa…..masih keliatan kok wajah imut mereka didominasi oleh pipi 😀

    Posted by 1nd1r4 | October 16, 2008, 3:32 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: One of the Diamonds « the blings of my life - January 21, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: