you're reading...
Thoughts to Share

are YOU fair enough?

Suatu hari, di bulan Mei kemarin, seorang Bos dari Jakarta yang sudah saya anggap sebagai Ayah sendiri sekaligus Penasihat Spiritual, yang saya panggil dengan sebutan BAPAK, ‘menunaikan tugasnya’ dengan mendengarkan celotehan-celotehan nggak penting saya ketika beliau datang berkunjung ke kantor cabang dan duduk berhadapan dengan saya, dibatasi sebuah meja kerja yang berantakan… ya. Meja kerja saya🙂

Saya tidak tahu apa yang mengawali kalimat-kalimat indahnya, tapi yang jelas, ketika saya mulai menggerutu tentang ketidakadilan, tentang kenapa kok mencapai ini jauh lebih sulit ketimbang si A yang begitu mudah mendapatkannya, lalu mulai bertanya, “Kok hidup seperti nggak adil, ya, Pak?”

Jelas, ini pertanyaan yang konyol. Saya sendiri malu kok ketika akhirnya menyadari bahwa siapa sih saya ini sampai bisa-bisanya pertanyaan tolol itu bisa keluar dari mulut saya.

Hah. Bodohnya.

Tapi Bapak hanya tersenyum. Seperti biasa. Dengan gaya cengar-cengir khasnya yang biasanya. Laki-laki berumur early 40 itu memang terlihat hebat di mata saya. Bisa cengengesan, tapi sangat bisa menjadi pemimpin yang mau mendengarkan dan membela ‘anak-anaknya’.

“Kok cengar cengir sih, Pak?” Saya selalu suka bermanja-manja dengan beliau. Ya, namanya juga si Anak Perempuan…🙂 “Kenapa?”

“Ya, kamu sih, pertanyaannya jelek amat,” kata si Bapak.

Saya merengut. Yang penting wajah gua cantik… hihihi

“Biar jelek gitu, jawab dong, Pak…”

Lalu Bapak segera mengeluarkan kalimat itu. Kalimat yang sampai sekarang membuat saya berhenti menganggap bahwa hidup ini tidak memberikan porsi yang pas buat saya. Kalimat yang meluncur keluar dari mulut Bapak adalah kalimat ini:

“Hidup ini adil, La.”

“Meskipun yang satu diberikan kemudahan dan lainnya diberikan kesusahan?”

“Iya.”

“Meskipun yang satu kaya raya dan lainnya mencari sesuap nasi aja repotnya minta ampun?”

“Iya.”

“Hh. Letak adilnya di mana, Pak?”

“Hmm… begini. Kalau kamu mempertanyakan eksistensi keadilan, sebenarnya gampang saja kamu mengetahui di mana letaknya.”

“Hah? Maksudnya, Pak?”

“Keadilan Allah terlihat dari adanya Surga dan Neraka.”

“…”

“Allah memberikan ganjaran Surga dan Neraka buat mereka yang berhak mendapatkannya. Letak adilnya di mana? Allah tidak sembarangan memberikan enaknya Surga buat mereka yang tidak berusaha kan? Kalau Allah memberikan Surga begitu saja, berarti tidak adil juga buat mereka yang sudah berusaha keras mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, kan? Sangat tidak adil bila mereka sudah berjuang keras untuk menuju Surga dengan berusaha menjadi manusia yang baik harus ditempatkan pada suatu tempat yang sama dengan mereka-mereka yang selama hidup di dunia telah menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang buruk, kan?”

I was speechless. Dan terkagum-kagum.

“Jadi, mulai sekarang, berhentilah bertanya-tanya soal keadilan ya? Kamu percaya Surga dan Neraka itu ada kan?”

“Iya, Pak.”

“Jadi percayalah, bahwa keadilan itu memang ada…”

Ah, Bapak… how come you always be this smart…🙂

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

7 thoughts on “are YOU fair enough?

  1. hmmm nice blog, salam kenal yah

    regards

    thanks….. salam kenal juga… abis ini saya meluncur yaa… *ice skating kali.. hehehe*

    Posted by catra | August 23, 2008, 10:10 am
  2. selama masih ada dua pilihan dalam satu setting
    selama masih ada lawan kata
    selama masih ada pasangan-pasangan
    “keadilan” itu akan ada terus

    adil a 1 sama berat; tidak berat sebelah; tidak memihak: keputusan hakim itu –; 2 berpihak kpd yg benar; berpegang pd kebenaran; 3 sepatutnya; tidak sewenang-wenang: para buruh mengemukakan tuntutan yg –;

    Hmm…..
    justru dengan adanya pilihan-pilihan itu malah menunjukkan bahwa life is fair enough?
    I got it…

    Posted by Ikkyu_san | August 23, 2008, 2:51 pm
  3. Salam kenal ya..pengen sharing nih..klo perusahaan anda butuh kegiatan team building..saya bisa membantu..ato kalo ada contac person perusahaan yang dapat saya hubungi tentang hal tersebut..thanks..ya atas bantuannya…

    OK

    Posted by arylangga | August 23, 2008, 3:25 pm
  4. life is fair ko..
    gausah jauh2 keneraka/surga untuk ngebuktiin nya, di dunia juga udah keliatan =)

    hehehe…
    indeed ya Ni…
    indeed

    Posted by ladyfi | August 25, 2008, 10:07 am
  5. Akhlak pimpinan: berusaha berbuat adil kepada anak buahnya.
    Akhlak anak buah: menerima apapun keputusan atasan betapapun tidak adilnya menurut penilaian mereka. Pasti ada alasan tertentu yang membuat atasan memutuskan suatu hal. Jika atasan memang terbukti tidak adil, jangan khawatir, atasan dari perusahaan lain yang akan berbuat adil kepada Anda. Jika atasan dari perusahaan lain juga cenderung tidak adil. Jangan khawatir, Sang Maha Adil akan membalasnya. Inilah namanya “Lingkaran Malaikat”, jangan buat “Lingkaran Setan”.
    Halah…kepanjangan ya?

    Seperti yang pernah aku denger di sebuah film.
    Justice can be seen even in the darkness.
    Kalau bukan pengadilan di dunia, ada pengadilan yang jauh lebih hebat di alam yang berbeda… That’s the true justice, I pressume.

    Dan… Abang….
    nggak kepanjangan kok…
    Dikit lagi… beberapa karakter lagi… baru kepanjangan… hahahaha

    Posted by heryazwan | August 25, 2008, 10:10 am
  6. Are you fair enough ?

    Maap ini postingan tentang Wasit ya ?
    Sepak Bola … kok pake Fair Play …

    Eh fair play sama fair enough sama gak ya ??

    (ah benar-benar tak penting …)

    Aih, aih….
    emang ga penting Om.. hihihihi…
    Ga deng… komentar-komentar dari Om sangat penting bagikuh…
    Gubrak! jatuh dari kursi…🙂

    Posted by nh18 | August 26, 2008, 5:14 pm
  7. apakhabar saudari

    Posted by onn | September 1, 2008, 10:56 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: