you're reading...
Jakarta's Stories

it’s hard to say goodbye… (Jakarta’s Stories 8)

Jakarta.

Jakarta.

Kota yang pernah saya takutkan itu akan saya tinggalkan, pagi ini. Dengan kereta Argo Anggrek pukul 9.30 pagi yang akan membawa saya kembali pulang ke pelukan keluarga tersayang. Artinya: kembali pada rutinitas lama… ngantor, ketemuan sama Gang Gila, ketemuan sama Gang MaruBatsu, ngelanjutin nulis novel (yang ditagih-tagih sama MY, editor yang suka ceng-in saya itu.. hehe), dan ya… pastinya kembali membayar untuk menggunakan fasilitas internet.. Dan sepertinya, itu yang paling menyedihkan 😀

Sepuluh hari di Jakarta telah memarnai hidup saya.

Ada rasa super excited ketika bertemu dengan Mbak Neph dan keluarganya yang sangat sayang sama saya… Mbak Ika (Bunda) dan Mas Dian (Ayah)… Mama dan Papa… Eyang Cantik a.k.a Mbak Atik… dan Dek Gupta (yang sekarang sudah besar dan lulus kuliah sehingga bikin saya ngerasa, “Anjrit, gua ini uda tua banget ya…” karena terakhir saya ketemu, dia masih yang bayi gitu.. hehe)

Ada rasa seneeeennngg banget ketika bertemu dengan The Asunaros: My Wonder Woman, EmiChan; Om Kesayangan Lala, Om NH18; Abangkuw, si Abang Hery Azwan… (ya, ya, ketemu kamu juga, MY… ntar kamu ngambek lagi nggak mau jadi editor saya.. hihihi.. azas manfaat banget nggak sih gua.. 🙂 )

Ada rasa maraaaahh banget ketika saya musti menghadapi kenyataan kalau si Orang Jelek itu menghilangkan jejak saya di Friendster-nya dan menolak untuk mengangkat telepon dari saya.. *hey, GR banget lu jadi orang..*

Ada rasa sediiiihhh banget karena saya nggak berani ketemu dengan mantan kekasih yang berkali-kali telepon dan mengirim sms, meminta untuk bertemu, tapi saya nggak mau… (Sorry ya, Be… I guess I wasn’t ready to know that you’re still have it…)

Lalu ada rasa kehilangaaaannn sekali ketika saya harus putus hubungan dengan orang terdekat yang pernah menjadi energi dalam setiap kegiatan yang saya lakukan. Energi saya dalam menulis novel. Energi saya dalam menulis blog. Juga energi saya untuk terus tersenyum.

He was my energy….

Mm.. no. He still is. (Sayang, you still owe me an explanation when I get back to Surabaya… Let’s have a dinner and talk this over, Ok…)

Ya…

Segala macam warna telah memberikan nuansa dalam hidup saya. Meski cuman sebentar. Meski hanya beberapa hari. Tapi itu sudah membuat saya sangat berat meninggalkan kota Jakarta yang sedikit demi sedikit saya cintai ini dan menimbulkan rasa bersalah karena saya membencinya dengan alasan yang salah.

It wasn’t Jakarta that I’m afraid of. Tapi kenangan-kenangan yang tak terlupakan meskipun mata terpejam. Kenangan yang tak penting untuk saya ingat terus dan recall in mind.

Now I know, Jakarta.

I have to stop having this feeling.

It’s not you… It’s all about myself… my own fight between my present and my past.

Sekarang saya akan mencoba untuk berbaikan denganmu.

Saya akan belajar untuk ‘memaafkan’mu.

Because you know what… this morning… when I have my packed bags in my hands… and see the friendly faces in this house… I have to say… It’s really … really hard… to say.. GOODBYE.

ps. I’ll see you again, Jakarta! Saya nggak akan pernah bosan untuk menjengukmu… 🙂

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

7 thoughts on “it’s hard to say goodbye… (Jakarta’s Stories 8)

  1. So? next week la?

    berangkat jumat sore, pulang minggu sore? hahaha

    atau kamu mau anterin aku ke cangkareng la? tgl 18 malam?

    or…. mau jadi TKW la di rumah miyashita san?
    (ngga kuat bayarnya aku)

    syukurlah bukan Jakarta dan Orang Jakarta yang kamu benci. Tapi si jelek itu (sst kok aku jadi ikut bilang jelek sih…. but u know my opinion kan)

    mata hati la… mata hati.

    jadi TKW? ntar yang ada, aku jalan-jalan terus EmiChan.. secara kaki ini ‘panjang’ banget.. hihihi
    ke Jakarta lagi ya? banyak agenda nih… *padahal ga ada duit, maksude 🙂 *
    Ya… I hate him… tapi skarang udah nggak, setelah berusaha untuk letting go… huaah.. berat, but have to..

    Posted by Ikkyu_san | August 3, 2008, 8:05 am
  2. Hmm,

    lam kenal yach, tuk awal, gw kirim sesuatu yang kadang bisa menguatkan hati,…

    Padi – Harmony

    Aku mengenal dikau
    Tak cukup lama…separuh usia ku
    Namun begitu banyak..pelajaran
    Yang aku terima

    Kau membuatku mengerti hidup ini
    Kita terlahir bagai selembar kertas putih
    Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
    Kan terwujud Harmony…

    Segala kebaikan..
    Takkan terhapus oleh kepahitan
    Kulapangkan resah jiwa..
    Karna kupercaya..
    Kan berujung indah

    Kau membuatku mengerti hidup ini
    Kita terlahir bagai selembar kertas putih
    Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
    Kan terwujud Harmony…

    soon we will get the best of the best for our life,…

    Posted by rahmadisrijanto | August 3, 2008, 9:20 am
  3. be strongh n wake up,
    grandma from my grandma told,
    ananda…dunia tak selebar daun kolor, eh…daun kelor (hmm…lg sedih jg masih dicandain, dasar nenek-nenek jayus, kataku dalam hati) 🙂
    see u,
    mampir di : http://rahmadisrijanto.wordpress.com
    dtunggu…

    wah..
    abis baca lirik padi, terus baca komen ini..
    jegleg banget sih.. hehehehe
    eniwei….
    thanks.
    saya udah ninggalin jejak di blog kamu…
    *dan believe me, saya kagum sama orang yang berani lemparin something ke jidat orang yang punya toko.. wakakakakaka*

    Posted by rahmadisrijanto | August 3, 2008, 9:25 am
  4. La, tawaran Ime-chan ke Jepang menarik tuh. Siapa tahu bisa main sinetron di sana. Berani mencoba?

    Hahaha… Bukan berani mencoba, Bang… Tapi ini nih… Nekat mencoba..
    Ini sih suicidal mode Bang… Haha

    Posted by Hery Azwan | August 3, 2008, 11:20 am
  5. keep warming and fighting jeung !

    seeepppp!! Thank you!

    Posted by aminhers | August 3, 2008, 9:07 pm
  6. Ah kenangan itu lagi …

    Jangan biarkan kenangan itu membunuh kamu la …

    Life goes On …
    Life goes On …

    Aku masih tetap menunggu novel kamu …
    di jajaran new release di Toko Buku Terkenal di Mall-mall besar … di seluruh Indonesia …

    Put Your Book There La …
    Put it there !!!

    beres Oooommmm….
    tapi ga usah pake marah-marah gitu dongg… hihihi

    Posted by nh18 | August 4, 2008, 11:38 am
  7. Yup! Selamat berjabatan tangan dengan senyuman. Erase the past! 😉

    erase the past??? I’m doing it!!! 🙂

    Posted by Daniel Mahendra | August 5, 2008, 6:17 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: