you're reading...
daily's blings, Penting Ga Penting...

Listen, Woman!

dedicated to: you… yeah, you… 🙂

Perempuan tolol itu menangis lagi. Di hadapan gua. Sampai mikir dengan takjubnya gua dengan stok air matanya yang sepertinya nggak pernah bisa habis-habis meskipun rajin sekali dia keluarkan. Sedikit-sedikit, ngeluh. Sedikit-sedikit nangis. Setelah nangis, ketawa ketiwi sendiri. Setelah itu, murung dan kepikiran lagi.

Day, after day, after day…

Dammit, woman! Kenapa elu segitu naifnya memandang hidup? Lu nggak sadar apa, bahwa mengatur neuron-neuron bandel dalam otak lu itu nggak gampang? Dan worthless? Dan nggak penting banget apa yang lu kerjain itu, karena elu akan end up like this again; fucked up, lalu sedih, lalu nangis, lalu ketawa, lalu murung, lalu kepikiran lagi.

Day, after day, after day…

Elu mirip orang sinting, tau nggak, sih? Mikirin chaos yang elu buat, elu created sepenuh hati, dan elu tangisin sesudahnya? What kind of a director are you? Susah payah bikin skenario yang mendayu-dayu tapi mengeluh karena ceritanya terlalu sedih?

Dammit, woman! Melek nggak sih mata lu?

*

Dan sekarang elu duduk di depan gua. Memandangi gua, mencari belas kasihan di mata gua. Elu memang paling jago bikin orang iba, tersentuh hatinya, bikin orang lain pingin merangkul elu dan memberikan penghiburan supaya elu bisa bangkit lagi.

Tapi…

Mau sampai kapan, Woman?
Elu mencari belas kasihan sama gua? Minta ampun karena elu merapuh lagi hanya karena lagu favoritnya terngiang terus di telinga elu? Hanya karena semalam elu mimpi dia dan elu males bangun tidur setelahnya? Hanya karena seonggok harapan di belakang pintu yang diletakkan olehnya beberapa bulan yang lalu?

Gua kasihan ama elu. Sumpah, asli, sumprit (mau bahasa apa lagi?) gua nggak tahan dengan ketololan elu ini. Emang elu aja yang bisa sedih? Emang manusia yang boleh nangis cuman elu? Emang manusia yang boleh patah hati cuman elu?

Apa itu nikotin, kafein berlebihan, dan tidur yang cuman sejam dua jam tiap hari?
Pelarian? Satu-satunya alternatif untuk penyembuhan luka hati, at the moment?

Mau sampai kapan, Woman?
Elu teriak soal kangen yang amat sangat…
Elu teriak soal kemarahan yang super duper dahsyat…
Elu teriak soal janji-janjinya yang palsu kayak gigi nenek lu…

Emang dia peduli?
Emang dia mau mendengarkan?

Dammit, Woman!
Sekarang elu yang dengerin gua.

HE’S NOT THAT INTO YOU.
Period.

*

Lalu elu nangis lagi. Elu marah karena gua terlalu vulgar dan berkata kasar. Kata elu, “Nggak bisa, ya, pakai bahasa yang lebih halus, atau apa kek…”

NGGAK BISA, Woman!
Kalaupun gua bisa, bukannya elu malah makin sinting mikirin dia sampai elu nggak bisa melakukan apapun kecuali nangisin apa dan kenapa dia pergi ninggalin elu?

If he loved you, he’d stay.

Kalau kini dia pergi, elu tahu kenapa.

Hidup adalah rangkaian episod-episod. Hidup elu, hidupnya, hidup mereka, adalah rangkaian-rangkaian episod yang berbeda-beda. Entah kapan, tapi pasti, episod elu dan episod dia akan bersatu di dalam satu rangkulan waktu. Tapi karena episod elu dan dia tak bisa sama… then, somehow… elu akan berpisah juga dengannya.

Tapi si pembuat skenario itu bukan amatiran seperti elu, dia, atau mereka… setiap episod pasti memberikan pesan moral yang luar biasa dahsyatnya. Tidak ada episod yang lahir untuk elu sesalin. Tidak ada episod yang salah tulis. Tidak ada.

Woman…
Will you listen to me?
No matter how hopeless you are.. please listen to me… Pay more attention to me?
There are times that I understand you.
But there are those moments when you have to listen and understand me.

Karena gua adalah hati elu, Woman.

Dengerin gua, ya?
*because I love you and seeing you like this is hurting me so bad; that’s why*

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

6 thoughts on “Listen, Woman!

  1. what is it?
    I dont get it.. is this one of your pathetic post again?, as usual?

    is it pathetic?
    Hmm……
    it’s for you… yeah .. you….. *dia yang ngebaca, pasti tau lah :mrgreen: *
    saya akan bilang kalau dia semakin pathetic aja… 😀

    Posted by niaalive | June 9, 2008, 4:23 pm
  2. hahaha i did this too!

    called the one with “you” who supposed to realize who “you” is! 😀

    that “you” in your story does need you! 😉

    i know u know

    hehehe… see?? we have a lot in common, then.. 😀

    Posted by natazya | June 9, 2008, 11:25 pm
  3. so you means? ur ex? or ur self? if this post is reflect ur self, then yes.. ur pathetic.. ! wake up ya…

    it’s somebody called ‘you’… cuman dia yang tahu who the real you… 🙂 Bingung Nia??? Santei aja… Ayo, pegangan.. :mrgreen:

    Posted by niaalive | June 10, 2008, 7:40 am
  4. Yes, I’m listening to you this time
    not just listen
    REALLY listen to you and try to understand what you’ve said, sist
    thanks for everything you’ve done and said to me…

    Luv you, my big sistah…..

    *semoga ga salah prediksi…*

    emang ini kamu, B??? wekekekekeke……
    But, I luv you too, Bebek… 🙂

    Posted by Rere | June 10, 2008, 7:46 am
  5. saluute..
    every people have their own way to tell – or remind somebody about something, especially to warn about how he/she just doing the things that hurting themselves. and so do u. the way u tell her, wish could make she realized that she’s toooo much precious to do those silly things…
    yupe.. she really listen to u i think.. 😉

    salam kenal…

    Hopefully.. this character does listen.
    It’s just too too tooooo much 😦

    salam kenal ya… dan ya, saya udah ‘nyampah’ di blog kamu.. 🙂

    Posted by nana | June 10, 2008, 10:05 am
  6. he eh, iya, bingungin, kenapa gak sekalian aja sebut nama, penting gitu pake disamarkan?

    ow.. cukup penting…
    karena ini maksudnya nyindir… nah, semoga, yang dimaksud bisa ngerasa.. peka ga dia…. gitu lhooohhh……
    maaf bikin bingung ya Bu… *ulurin tangan, minta maaf* 😀

    Posted by niaalive | June 10, 2008, 12:40 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: