you're reading...
daily's blings

….she’s finally made it

Masih ingat Eyva?

Perempuan yang saya ceritakan di post saya yang ini? Perempuan yang rela mengorbankan segalanya demi lelaki yang akhirnya meninggalkannya?

Setelah sekian lama tidak berkomunikasi *hell, ternyata dia memang sengaja untuk tidak berkomunikasi dulu till everything’s under control* akhirnya pagi ini dia mengirim sebuah e-mail yang serta merta membuat saya merasakan emosi yang campur aduk.

Gemes banget…

Sedih banget…

Dan… lega banget.

Ya. Those mixed emotions yang bikin pagi ini terlihat warna warni.

Ceritanya dimulai dengan permintaan maaf. Kenapa? Karena ternyata, Eyva, yang tadinya sudah berniat untuk meninggalkan Ivan dan menjauhi lelaki yang baru saja dikaruniai bayi itu, akhirnya memilih untuk kembali ke pelukan Ivan … atas nama cinta. Ivan mengiba-nya untuk tidak meninggalkannya. Mengiba Eyva untuk tidak menghancurkan segala mimpi mereka berdua *hell… mimpi apa maksud lu, Van????!!!* Katanya, “I love you, Va… You just don’t know what I’ve been going through to be with youThere’s no day I spend without having fights with my wife.. Itu karena aku cinta kamu..” *then why you stay with your wife???*

Eyva yang sudah packed her bags and ready to go… malah terharu. She just loves him so f***king much. Ada bagian dari dirinya yang tak menginginkan perpisahan ini dan berharap semoga kelak mereka bisa bersatu kembali.

Dan akhirnya, Eyva memutuskan untuk unpacked and stayed.

For the name of love, katanya.

….at this part of that email, saya menghela nafas.

The story continues…

Akhirnya, setelah lama menunggu…. Ivan membuktikan janjinya. Dia berencana menceraikan istrinya dan menyuruh Eyva untuk segera melakukan persiapan pernikahan.

She was so excited!!

Katering.. Gedung pernikahan… Undangan…. Sekaligus memberitahukan ke seluruh keluarganya bahwa she finally made it! Akhirnya dia bisa bernafas lega karena pilihannya tidak salah… Bahwa pilihannya untuk meninggalkan pekerjaan yang bagus, kampung halaman yang dicintainya, demi mengejar Ivan… adalah benar. Bahwa segala air mata yang tumpah, segala luka hati yang basah dan memerah, segala penantian panjang tiap malam selama ini… terbayar sudah.

Dia bahagia.

….at this part of the email, saya somewhere in between. I felt weird. Entahlah, saya memang bahagia… but at the same time, I felt sorry for her… *sigh* Menghela nafas panjang lagi.

After doing all those preparations… Kabar buruk itu terjadi. Ivan memutuskan untuk tidak bisa menikahi Eyva! Kenapa? …after careful considerations, Ivan memutuskan untuk tetap bersama istrinya. Tetap bersama bayi kecilnya yang lucu. Dan meninggalkan Eyva yang tengah bahagia menyusun acara pernikahannya..

…di bagian email yang ini… saya speechless *tapi hati saya geram sekali. Gila aja tu orang!!!!*

Eyva.. my dear Eyva.. akhirnya berbuat konyol. She destructed herself dengan mengiris-iris pergelangan tangannya sampai mengucurkan darah. She did that every single nights! Setiap saat dia merasa sedih dan hancur, dia melukai tangannya. Setiap dia ingat Ivan, dia melukai dirinya.

Till one night… she couldn’t help it any longer.

She tried to suicide….

….I was crying… It’s too much, Eyva! C’mon… Please…

Sampai akhirnya dia menelepon sahabatnya; menyuruh sang sahabat untuk bercerita panjang lebar supaya bisa mengalihkan pikirannya… Lalu ia tertidur.. dengan air mata yang mengalir dan darah yang menetes pelan.

….wish I were there for you…

Dia menghabiskan waktunya bersama para teman-teman barunya di Jakarta sana. Mulai bisa beraktivitas, bergaul… meskipun selalu saja, setiap saat bayangan Ivan menghantuinya, Eyva tak kuasa untuk tidak menangis.

Kata dia, “Ternyata berat sekali ya, La…”

… I know, Sweetie… It’s so f**king hard… I know…

Lalu dia memutuskan untuk meninggalkan Jakarta. Meninggalkan sebuah kota yang ternyata begitu kejam terhadapnya. Dia pulang ke kampung halamannya, mencoba untuk kembali merasakan kasih sayang keluarga yang sempat dicacimaki-nya karena tidak mendukung keputusannya untuk pergi menyusul Ivan.

Dia berpikir, keluarganya akan membencinya.

Dia berpikir, keluarganya akan mencibirnya… tak bisa menerimanya…

Tapi ternyata..

Keluarga menerima dengan pelukan tangan yang sangat terbuka.. dan mendoakan semoga kesalahan yang telah Eyva lakukan akan memberikan pelajaran berharga buat orang kesayangan mereka itu….

Di akhir e-mailnya, dia bilang begini:

“Saat ini adalah bulan ke tiga, sejak aku benar-benar down dan hancur. Saat ini adalah titik balik dimana aku telah menjadi Eyva yang baru. Btw, i tell u this cos once i have ever promised you to tell how was the story between me and Ivan. And it’s really over dear…
Meskipun sampai sekarang pun aku msh sering sedih bila bayangan dirinya berkelebat di pikiranku.
But now I have to move on.. tidak ada yang perlu disesali, dan ini adalah pembelajaran ku ttg hidup yang amat sangat mahal…

Thanks ya La….
Kamu adalah inspiratorku
Just be my friend ya la…”

….saya menghela nafas. Ada rasa bahagia dan lega yang menerobos masuk ke dalam hati saya.

Saya tahu, dia pasti tidak bahagia…. sekarang.

Tapi saya tahu persis… she finally happy… later.

Dan soal inspirator itu…

No, Dear.

You ARE!

Thanks for the lessons…. I’m learning a lot from them…

Love you.. take care… And I’ll see you soon, yaahhh…

 

Buat Eyva

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

7 thoughts on “….she’s finally made it

  1. wat a wasted time.. don be stupid just because of love.. its really not worthed….

    Posted by niaalive | June 6, 2008, 9:55 am
  2. thats what trully friends are for

    to be the inspirator

    eh eh bu

    tell her to listen to ELISA with BROKEN

    nope… its not gonna kill her, instead it wud made her feel better! 😉

    Posted by natazya | June 6, 2008, 10:15 am
  3. trus yang Riris gimana?

    Posted by anton ashardi | June 6, 2008, 11:57 pm
  4. lelaki plintat-plintut gini kok diarepin…
    ndak wortid lageee….

    setuju sama niaalive

    Posted by nh18 | June 8, 2008, 6:16 am
  5. Nia:
    Yep.. told her… but sometimes, there are words that you can’t just listen when you’re madly deeply in love… 😦

    Nata:
    I’ll tell her, Nat..
    thanks ya…

    Pak Anton:
    Masih sama si Radith, Pak… 😦

    Om-Ku:
    Om termasuk plintat plintut ga? 🙂
    Iya, emang ga worth it. I wish she could listen… Tapi sutralah, toh sekarang dia sedang moving on.. Semoga dia stay in the right track…

    Posted by jeunglala | June 10, 2008, 10:37 am
  6. humm, semoga diberikan kemudahan untuk mendapatkan lelaki shalih sebagai gantinya .. amin ..

    btw .. saran saya nggak usah pacaran .. 🙂

    Posted by tintin | June 10, 2008, 10:49 am
  7. “Aku tak bisa hidup tanpamu….” bah…
    La, udah pernah ngerasain kayak gitu? “Aku tak bisa hidup tanpa dia”
    Aku ngga pernah tuh. Kecuali (mu) =bapak dan ibuku. Even my husband.
    I love him, tapi bukan berarti tanpa dia aku ngga bisa hidup. Aku HARUS bisa hidup untuk diriku sendiri. Sukur-sukur untuk orang lain. Tau waktu aku tanya my hubby itu wkt kita pacaran?…”Eh kamu serius ngga sama aku? “”Serius…tapi aku belum bisa nikahi kamu krn aku tidak mau jadi predator”(Dia wkt itu belum kerja, sedangkan aku sudah kerja. Dan wkt awal pernikahan juga gajiku jauh di atas dia….)
    So, waktu aku sudah ngga tahan hidup terombang-ambing, aku tanya lagi. Kapan sih kita mau nikah. Aku hrs perpanjang visa dalam xx bulan, kalo kita ngga nikah, aku pulang dulu deh… ngapain aku di sini. aku bisa kerja lain di negaraku sendiri… So, in 6 month kita nikah.

    Mungkin aku terlalu PD, dan itu juga didikan ibuku. kata ibuku, Kamu boleh hancur dalam cinta, tapi kamu hrs bisa bangkit dan hrs bisa hidupin keluarga kalau terjadi apa-apa. Makanya aku paling sebel liat cewe yang larut dalam cinta. cinta itu bukan segalanya…
    (ngga romantis ya aku….) Aku siap jomblo terus malahan hihii

    Posted by Ikkyu_san | June 11, 2008, 9:05 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: