you're reading...
Thoughts to Share

60” of sadness = 1′ of happiness

Seseorang yang nampak tak tergoyahkan… sebetulnya dia mudah terluka.

Seseorang yang terlihat tegar… sesungguhnya dia sangat rapuh.

Seseorang yang sering bercanda, tertawa… sebetulnya dia sangat bersedih.

Seseorang yang tidak pernah mau berhenti berusaha, kelak akan menyerah…

Ketika kita bertumbuh besar:

Kita tahu bahwa siapapun bisa menyakiti hati kita, membuat kita kecewa, meskipun kita menyangka dia tak bisa akan pernah melakukannya…

Kita akan mengalami sakit hati… tidak cuman sekali, dan terasa sakit dan semakin sulit dihadapi, time after time.

Kita akan melukai hati orang lain juga, jadi ingatlah pada rasa sakit hatimu yang dulu-dulu sebelum kamu terus menerus melukai hati yang lain…

Kita akan bertengkar dengan sahabat-sahabat kita…

Kita menyalahkan kekasih kita padahal bukan mereka yang salah, melainkan kekasih-kekasih yang pernah datang di hati kita sebelum mereka…

Kita akan menangisi waktu yang berjalan terlampau cepat…

Dan pada akhirnya, kita akan kehilangan orang-orang yang kita cintai.

So take too many pictures,laugh too much, and love like you’ve never been hurt
Because every sixty seconds you spend upset, is a minute of happiness you’ll never get back
Don’t be afraid that your life will end, be afraid that it will never begin

 

Kita hanya hidup sekali, matipun hanya sekali. Live your life, enjoy every seconds of it, and don’t regret.

Mari menyebarkan aura positif ini… dan semoga, hidup menjadi jauh lebih menyenangkan….

-diambil dari sebuah e-mail, forward dari seorang teman… thanks-

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

5 thoughts on “60” of sadness = 1′ of happiness

  1. Itulah hidup, selalu bergulir seperti arus air pada sungai. Kadang arusnya tenang, kadang deras, malah kadang airnya dangkal. Tergantung kita yang mendayung, mau dibawa kemana perahu ini, menuruti arus atau melawan arus. Arus manapun yang dipilih, suatu saat akan akan membawa kita pada pantai, bukan ? 🙂

    Posted by 'B' aka Rere | May 22, 2008, 6:21 am
  2. hidup cuma sekali..enjoy it!!

    Posted by stey | May 22, 2008, 8:27 am
  3. wah, neng gak mau ah nyakitin kekasih neng hanya karena kekasih yang lampau dan gak jelas ujug-ujugnya
    salam kenal, mbak:)

    Posted by mataharicinta | May 22, 2008, 2:51 pm
  4. B:
    there’s only one true destination….. cuman how we get there, itu yang bikin hidup lebih warna warni… tul?
    Stey:
    Yuuuukkkk….
    Neng:
    Kadang kan ada yang suka ngebandingin gitu, Neng.. kadang saya gitu juga, makanya sekarang mau di stoooooopppppppp… 🙂

    Posted by jeunglala | May 23, 2008, 9:30 am
  5. Seseorang yang nampak tak tergoyahkan… sebetulnya dia mudah terluka.

    Seseorang yang terlihat tegar… sesungguhnya dia sangat rapuh.

    Seseorang yang sering bercanda, tertawa… sebetulnya dia sangat bersedih.

    Seseorang yang tidak pernah mau berhenti berusaha, kelak akan menyerah…

    Somehoww.. I love those words, Laa.. apa yang elo tuliskan di atas itu adalah apa yang seringkali luput dari perhatian orang.

    Karena kita seringkali lebih fokus ama apa yang terlihat oleh mata, huehehehe.. semoga2 bisa belajar lebih peka akan apa yang ada di balik senyuman seseorang and lebih bisa menangkap kepedihan di matanya walau mulutnya menyunggingkan sebuah senyuman.

    Posted by Indah | March 9, 2010, 10:42 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: