archives

Archive for

belajar di jalan

Memang benar. Proses pembelajaran tidak hanya bisa dilakukan di ruang kelas, berAC maupun tidak, dengan guru berlisensi, dengan ijasah untuk mengukuhkan bahwa kita berhasil menempuh pembelajaran dengan baik, tapi juga bisa dilakukan di mana-mana.

Bahkan di jalan, sekalipun. Continue reading

why did i get married?

Beberapa pekan yang lalu, saya menonton acara talkshow favorit saya, Oprah. Di situ sedang membahas mengenai sebuah film keluaran terbaru (well, karena nontonnya di Metro TV jadinya harus rela menonton episode-episode yang bukan terbaru) yang diproduseri Tyler Pherry dengan Janet Jackson sebagai salah satu co-star-nya. Judulnya “Why Did I Get Married”.

In an instance, saya langsung jatuh hati dengan filmnya. Cerita tentang empat pasang suami-istri dengan lika liku permasalahan rumah tangga yang mereka hadapi, yang terlihat perfect tapi ternyata keropos, yang terlihat sering berantem dan tak berdaya tapi memiliki cinta yang luar biasa, dan yang tak bisa mengkomunikasikan apa yang mereka inginkan padahal mereka saling mencintai dan membutuhkan. Continue reading

mei and june (14)

“Hai haiii… Ngelamun aja, sih, Neenggg…”

Tiba-tiba Mei sudah berdiri di sampingnya dengan senyum cengengesannya seperti biasa. Di sebelah Mei ada kekasihnya, yang kemudian berjalan mendekatinya, mencium keningnya dan menggenggam jemarinya.

Have you reserved the table?” tanya James sambil terus menggenggam dan mengusap-usap jemari June dengan ujung jempol tangannya.

They said we have to wait for another thirty minutes…”

“Hmm… okay. Kamu nggak ingin jalan-jalan dulu? I’ll wait for our table.”
June menoleh pada sahabatnya. Mei yang mendengar kalimat James lalu mengangguk-angguk setuju sekaligus agak terheran-heran juga melihat kefasihan James dalam berbicara bahasa mereka. “Aku maaahhh ngikut aja deh, June…” katanya dengan nada senang. Continue reading

Catatan Harian

May 2008
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Celotehan Lala Purwono