you're reading...
daily's blings, Penting Ga Penting...

silent mode

Terkadang, atas nama hati, perasaan, dan ketakutan kita terhadap reaksi orang lain, kita memilih untuk diam. Menerima saja. Tidak mengeluarkan segala rasa yang mengganjal, menganggu, dan malah membuat kita perlahan-lahan tidak nyaman.

Lalu ketika itu terjadi, perasaan sakit itu menggerus kenyamanan kita terhadap seseorang. Mungkin malah membuat sebuah rasa menjadi keropos dan perlahan-lahan hilang.

Dan akibatnya, suatu hal yang niatnya baik, yang niatnya tidak untuk mencari masalah, malah ujung-ujungnya membuat semuanya berantakan, karena akumulatif perasaan kesal, marah, tidak suka, dll, dsb.

Akibatnya malah muncul hal-hal yang tadinya tidak perlu terjadi.

Akibatnya malah terbit kata-kata yang jauh lebih kasar… atau malah air mata yang tak seharusnya mengalir…

Dan saat itu…

Semuanya terlambat.

Menyesal? Pasti. Minta maaf? Oh, jelas. Tapi apakah itu akan mengubah segalanya, dalam satu kedipan mata, misalnya? Ow… saya meragukannya. Luka hati tak bisa diobati begitu saja dengan maaf. Butuh waktu untuk mengeringkan luka yang memerah basah, butuh waktu untuk menghilangkan rasa perihnya, baru kemudian tinggal menunggu tindakan kooperatif masing-masing pelaku untuk menyembuhkannya.

….hhhhhh…..

*menghela nafas super berat*

*damn you, silent mode! 😦 *

Andai waktu bisa terputar kembali dan saya bisa jadi paranormal untuk tahu apa yang ada di isi kepalamu saat itu…

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

8 thoughts on “silent mode

  1. I’m sorry…. I dont mean to hurt you…. I’m so sorry…..
    If I’m ready, I told you so….
    Sorry If I hurt you so bad…..
    once again, I’m sorry…..
    I cant help my selft this moment…..
    I’m really sorry….

    Posted by noone | May 8, 2008, 11:17 am
  2. hehehe

    semangat dan tersenyumlah !

    Posted by achoey sang khilaf | May 8, 2008, 11:20 am
  3. (ada apa dengan keponakanku yang satu ini ???)
    hhmmm …

    Posted by nh18 | May 8, 2008, 11:32 am
  4. makanya, kalu ada apa2 diomongin, kan gak semua orang bisa menebak isi kepala dan hati orang lain.. be frank, and everything will goes better.. ( I hope )

    Posted by niaalive | May 8, 2008, 1:04 pm
  5. Saat ini saya juga lagi seperti itu juga aunty.
    Lagi kesal……

    Posted by avy | May 8, 2008, 2:02 pm
  6. aku juga suka diam bila emosi memuncak 😦

    Posted by masmoemet | May 9, 2008, 1:22 am
  7. why dont u tell me where it hurt ???

    *miss u jeung… maaph baru mampir lagi…* πŸ™‚

    Posted by Menik | May 9, 2008, 4:44 pm
  8. noone: sorry? why sorry?
    achoey: thanks!! lagi proses ketawa ketiwi neeh…
    om NH: lagi sumpek, Om! Tolong….
    nia: itu dia yang saya pinginin, Ni, tapi sayangnya, kurang kooperatif, jadinya malah miskom.. huuh..
    avy: kesal ma siapa Mas? pasti bukan sama saya, karena saya kan orangnya baik hati, cantik, tidak sombong…. πŸ˜€
    masmoemet: kayaknya saya musti mulai menerima bahwa nggak sedikit orang yang nggak sepaham sama saya ya Mas… buktinya, kamu juga diem kalau lagi simoe.. eh, emosi!
    menik: ini lho Bunda.. yang sakit.. di sini nih.. di hati ini… *hehe, norak amat bahasanya!* Kangen juga… Lama nggak dolan ke sana juga… *tapi tetep baca lewat blogsurf sih, tapi nggak sempet komentar.. ntar yaa…*

    Posted by jeunglala | May 12, 2008, 11:40 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: