you're reading...
Blings of My Novels, Novelet Bersambung: Mei & June

mei and june (10)

June kembali dari angan-angannya yang melambung tak terkendali itu. Tentang kata-kata Dessy soal menikah, hubungan yang sudah bertahun-tahun, dan cerita soal lamaran itu… membuat June seperti tersadar kalau hubungannya dengan James memang sesungguhnya adalah hubungan paling serius yang pernah ia jalani.

Dulu memang pernah ada  Nico, pacarnya semasa kuliah yang akhirnya memilih untuk menikah dengan perempuan pilihan Ayahnya, Yasmin. Tapi perasaan June buat James adalah lebih dari segalanya. Nico boleh mencampakkannya dan membuat hatinya terluka, tapi ketika lelaki itu pergi, tak ada cinta yang masih tersisa selain hati yang memerah.

Lain dengan James.

Lelaki ini tak pernah menyakiti, tak pernah melukai. Hari-hari June penuh dengan cinta, penuh dengan kasih sayang yang tulus, penuh dengan kerinduan yang amat banyak. Jadi ketika James ingin terbang pergi dari Indonesia untuk meraih mimpi-mimpinya selama ini, adalah satu-satunya luka di dalam hati June yang pernah terbit karena James.
James adalah…
Lelaki yang menyakiti,
Justru karena dia sangat mencintai June.

…after the love has gone… how could leave me on…

Bunyi dering pesan pendek di telepon selular June membuat gadis itu menekan-nekan beberapa tombol di key pad ponsel yang dia letakkan di dekat pintu mobil. Ada pesan dari James. Isinya singkat, tapi menggugah rasa sedihnya.

From: James
Why can’t time just stop
And I have you forever in these arms?
I love you, June

June meletakkan kembali ponselnya ke dashboard lalu mulai menyetir mobilnya ke kantor. Sesampainya di parkiran basement, dia memarkir mobilnya di tempat biasa lalu duduk diam di kursi mobil, seperti tidak ingin segera keluar.

Dia mengambil ponselnya, lalu membaca kembali pesan dari James. Berulangkali dia membaca tulisan itu dan berulangkali pula dia merasa hatinya memedih.

Di dalam mobil yang mesinnya masih hidup dan dengan suara Frank Sinatra yang belum berhenti mengalun, June menelungkupkan wajahnya di kemudi dan menangis.

to be continued

mei and june (11)

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

3 thoughts on “mei and june (10)

  1. waduh cerita nya keren….ada rencana mo bikin novel ya?

    Posted by hafidzi | April 21, 2008, 6:03 pm
  2. Aku belum bisa komen. Cerbernya masih panjang. Pasti lebih dari 8 episode lagi.

    Posted by Faradina | April 21, 2008, 9:25 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: mei and june (9) « the blings of my life - April 21, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: