you're reading...
Blings of My Novels, Novelet Bersambung: Mei & June

Mei and June (3)

Sampai lagi di apartemen yang sunyi. Maklum, sudah pukul dua pagi, lewat sekian menit dan detik. James memaksa untuk menginap atau setidaknya mengantarnya sampai ke depan pintu, tapi June menolaknya dengan alasan ia ingin istirahat dan James sudah terlihat lelah sekali karena harus menunggunya menutup cafe.

They were having late dinner, like always. June yang sibuk, James yang super sibuk. Kombinasi yang umum dijumpai di jaman sekarang, saat teknologi bisa menjembatani perasaan. Lewat SMS, telepon, chatting di internet, atau teknologi 3G yang memungkinkan mereka bisa saling bertatap wajah di telepon selular.

Meskipun, selalu… masih ada sesuatu yang tak bisa terungkapkan meski dunia mencanggih sekalipun. Atau lewat bahasa paling sederhana sekalipun.
Tentang ketakutannya.
Tentang masa depannya.
Tentang si kecil yang membuatnya berhenti mens sejak satu bulan yang lalu.

Bahkan kepergian James ke Paris, dua minggu mendatang, tak menumbuhkan keberaniannya untuk mengungkap cerita ini. Entah kenapa mulutnya membisu setiap kali ingin bercerita. Mungkin karena celotehan James yang tak bisa berhenti soal angan-angannya meraih mimpi di kota terindah dalam rangkuman benaknya. Paris, Perancis. Bentangan jarak dan waktu akan memisahkan James dan June… dan si kecil yang belum bernama itu.

Dengan langkah lemah, June sampai di dalam kamar tidurnya. Setelah melepaskan pump shoes dengan hak runcing tinggi yang sebentar lagi akan istirahat sementara di lemari sepatunya, dia membaringkan tubuhnya yang masih terbalut celana kain dan kemeja sutra berwarna kuning emas.

Sebelah tangannya meraih answering machine yang terletak di atas meja, dekat ranjang. Dalam sentuhan sekilas, mesin mungil itu mulai bersuara.

You have one message.
“Hai June! It’s me, Mei. Aku sudah mau terbang nih… Can’t wait to see you, June! I have a news! ”

June melirik jam weker yang ada di samping ranjangnya. Dia hampir lupa kalau sahabat tercintanya itu akan tiba kembali ke Surabaya setelah tiga tahun terdampar di negeri orang.

Seperti apa Mei sekarang? Tetap diam dan tertutup seperti dulu? Atau sudah berubah menjadi gadis yang lebih ceria? Kabar terakhir, katanya dia menyukai seorang pria Amerika, bos ganteng di tempat kerjanya. Namanya Matt. Umur 35 tahun. Dewasa. Matang. Dan sayangnya, telah beristri.
Mei sudah berusaha menghindar, tapi perasaan itu mengikutinya terus sampai tak bisa bergerak.

Menjelang kepulangannya ke Surabaya, Mei curhat di internet dengan air mata berderai. June seperti ingin mengusap air matanya lewat web cam. Dia tahu perasaan Mei. Si cantik pemalu itu memang telah menjadi sahabat terbaiknya sejak kecil, jadi dia tahu persis bagaimana perasaan Mei sekarang. Selama ini, June selalu ada di samping Mei setiap kali gadis itu cries for help. Tapi dalam tiga tahun ini, June hanya bisa memberinya dukungan lewat ribuan e-mail dan ratusan kecupan di telepon.
Hari ini, sahabatnya akan pulang.
Membawa great news, katanya.

June mendesah dan menatap langit-langit apartemennya.

Gue juga punya cerita buat elo, Mei…

to be continued…

mei and june (4)

Advertisements

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

3 thoughts on “Mei and June (3)

  1. ups..setelah baca baru liat judul koq ada angka 3 nya yak :mrgreen:
    sorry jeung, ntar saya balik lagi yak
    *mohon jangan digebuk*

    hehe.. ga pa2 kok… saya bukan penganut faham anarkis, jadi santei saja 🙂
    ayo kasih komentar yaa…

    Posted by lainsiji | April 5, 2008, 6:01 pm
  2. Aunty….
    Kayaknya perlu bikin buku kumpulan novel2mu. Ato bikin novel sekalian dech. Ntar aku orang pertama yang beli.

    aduh reti…. bikin terharu aja…
    tapi ntar, kalau ga laku, reti mau beli agak banyakan ga ya? 🙂
    ayo… kita bikin novel bareng2… kapan nih kumpul2 lagi…
    *kangen*

    Posted by Reti | April 6, 2008, 8:12 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Mei and June (2) « the blings of my life - April 7, 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Celotehan Lala Purwono

%d bloggers like this: