Mungkin kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama.
Hanya diberi sedikit waktu untuk berebut oksigen di tempat yang sama.
Hanya diberi sedikit waktu untuk duduk di depan sofa, menikmati film-film Perancis kesukaanmu.
Hanya diberi sedikit waktu untuk berbagi berondong jagung dan sesekali jemari kita bersentuhan dan menghadirkan getar listrik yang merontokkan nyaliku.
Hanya diberi sedikit waktu untuk melalui malam-malam di sebuah kedai kopi kesukaan, sambil menyisip latte dan espresso berkali-kali sampai malam berdentang-dentang memberitahu kalau esok kita masih akan bertemu di kantor.
Hanya diberi sedikit waktu untuk menjelajah satu restoran ke restoran lainnya, hanya untuk memberi skor, nasi goreng mana yang paling juara.
Hanya diberi sedikit waktu untuk kemudian terlelap dalam perjalanan ke luar kota; kamu tertidur di bahuku sepanjang perjalanan pulang ke Surabaya, aku terjaga di waktu yang sama, karena tak bisa menahan getaran jantungku.
Hanya diberi sedikit waktu untuk mencium aroma aftershave-mu setiap kamu berdiri terlalu dekat dan membuatku ingin berubah menjadi unta supaya bisa menyimpan aromamu banyak-banyak, yang bakal kucium kelak, saat kita memang harus berpisah.
Ya.
Mungkin kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama.
Mungkin kita memang ditakdirkan untuk saling bertemu di suatu masa; untuk berbagi hal-hal sederhana saja.
Mungkin kita memang ditakdirkan untuk itu saja.
Karena aku tahu,
Di belahan kota yang lain, seorang perempuan menunggumu pulang dan sedang menabung rindu untukmu.
Dia yang ditakdirkan untukmu.
Bukan aku.
Karena memang, kita tidak ditakdirkan untuk bersama-sama.
Selamanya…
**
Kamar, 27 Desember 2011, 1.02 Pagi
Suka banget cerita ini…hmmmmm…kenapa harus bertemu dengan orang yang tepat tetapi pada waktu yang salah…
Posted by vi | December 27, 2011, 5:33 amit is good enough to be able to share those simple things with you…
Posted by latree | December 28, 2011, 10:21 amtulisan yg bagus,,,
nitip link yah, jgn lupa ikutan klik http://www.cosmoflorist.com/, hehe
mksh
Posted by cosmo florist | December 30, 2011, 4:53 pmmungkin bener kali yah, ada saatnya d mn Qta akan mengalami suatu masa untuk rela n ikhlas melepaskan seseorang karena Qta paham, bahwa org itu akan jau lebih bahagia dengan orang lain. Sakitnya emang sakit, tetapi kayak feel berbeda pas Qta ngelakuin hal itu.
Sweetttttt
Posted by sarahtidaksendiri | December 31, 2011, 5:35 pmbagus ceritanya mbbbb
Posted by http://ceritacewekatro.blogdetik.com/ | January 9, 2012, 4:28 pmHehe bagus juga tlsannya. .
Posted by Togel | January 23, 2012, 3:53 pmMalah saya skrg sdg berusaha utk menjauh dari dia yg saya miliki krn takud jika suatu saat berpisah lalu sakiiit hati,,,,
Posted by Emy | January 25, 2012, 10:27 pm