Seorang lelaki menungguku di balik pintu. Kamu tahu?
Dia sedang mengetuk pintu itu berkali-kali, menyebutkan namaku, memanggilku. Kamu tahu?
Dia bahkan memaksaku untuk membuka pintu itu, memaksa masuk. Mendesak untuk segera menemuiku. Kamu tahu?
Lelaki itu tak pernah lelah mengetuk pintu. Bahkan ketika aku tetap tak bereaksi, diam saja tak menanggapi, dia tetap sabar menungguku di balik pintu. Kamu tahu?
Sahabatku bertanya, kenapa aku melakukannya. Membiarkan seorang lelaki tampan dan baik hati seperti dia di balik pintu, memaksa bertemu tapi tak pernah kubiarkan ia melakukan itu. Padahal, kata sahabatku, lelaki itu adalah lelaki yang bisa memberikan segalanya yang tak bisa kamu berikan untukku.
Ah!
Harusnya sahabatku itu tahu.
Juga kamu, yang harusnya tahu, kenapa kulakukan itu.
Kubiarkan lelaki itu di balik pintu, tidak kuhiraukan panggilannya, bahkan kutulikan semua pendengaranku untuk permintaannya, karena satu alasan yang pasti: kamu.
Ya. Karena sudah ada kamu di hatiku.
Menempati seluruh ruang di hati.
Menyesakiku sampai aku mati.
Tak ada lelaki lain yang akan mengisi di situ.
Kecuali kamu.
Yang bakal selalu, di hatiku.
Selalu.
**
Kamar, Sabtu, 8 Oktober 2011, 10.36 Malam
Buat kamu, yang bakal selalu di hatiku.
wah mantap FFnya moga sukses ya….
Posted by Baha Andes | October 8, 2011, 10:51 pm