Saya nggak pernah bilang saya bakal mencintai kamu seumur hidup saya.
Yang saya selalu katakan sama kamu, bahwa saya akan berusaha untuk bisa melakukannya, di sepanjang umur saya, bukan umurmu.
Saya nggak pernah bilang saya bakal setia, sehidup semati sama kamu.
Yang saya selalu katakan sama kamu, bahwa saya akan berusaha untuk selalu menempatkanmu menjadi yang terbaik di hati saya. Dan berusaha selalu mengingatkan saya sendiri betapa beruntungnya saya bisa mendapatkanmu.
Saya nggak pernah bilang bakal menjadi kekasih yang sempurna, yang selalu meluangkan waktunya untukmu, denganmu.
Yang saya selalu saya katakan sama kamu, bahwa saya berusaha memberikan seluruh waktu yang tercerai-berai di antara waktu-waktu tersibuk saya untukmu. Saya bahkan akan berusaha memperbanyak waktu untuk bisa memelukmu selagi kamu ingin.
Dan satu hal lagi.
Saya nggak pernah berjanji untuk tidak akan meninggalkanmu.
Tidak, tidak pernah.
Karena yang saya selalu bilang sama kamu, bahwa saya tidak memiliki umur ini. Tidak memiliki hidup ini. Tapi memiliki keinginan untuk bisa hidup ratusan tahun, jika perlu, untuk membuatmu bahagia.
Ya. Bahagia. Yang, saya nggak janji pula, bakal selamanya bisa membuatmu seperti itu.
Karena bisa jadi, dalam perjalanan hidup nanti, justru kamu malah bahagia kalau tidak bersama saya.
Jadi, simpan saja semua janji-janji muluk itu.
Biarkan saya dan kamu menikmati hari, mencintai apa yang bisa dicintai hari ini.
Semoga esok tiba, dan rasa itu masih sama.
Rasa cinta yang menggebu, buat kamu, utuh.
**
Kamar, 29 September 2011, 9.20 Malam
Buat kamu
Yang berada ratusan kilometer dari hati saya
can’t stop thinking of something funny to comment on this post. Yet … can’t really think what that was. But one thing for sure … fall in love and to be in love is wonderful especially when we do it so effortlessly … hahhhhh … semacem mbulet ya?
Posted by lelajangan | September 29, 2011, 9:28 pmHihihi. Iya. mbulet. kayak diriku
tapi kalo lagi jatuh cinta, entah berbalas atau nggak, tetep aja terasa seru. aku menikmatinya. banget-banget
Posted by jeunglala | September 29, 2011, 9:32 pmini mau posting, suddenly hilang selera … matiin laptop aaah … heheheh …..
Posted by lelajangan | September 29, 2011, 9:43 pmHmmm, kalo berusaha itu konotasinya bukan karena keinginan sendiri, tapi keharusan ato malah kewajiban, terdengarnya kurang meng enakkan.
Posted by Raffaell | October 4, 2011, 9:13 amnice post
salam kenal yah
Posted by Di Jual Rumah | December 19, 2011, 5:06 pm