archives

Archive for December 4, 2008

Perempuan yang Narsis

Suatu hari saya dituduh sebagai perempuan yang narsis oleh kakak ipar saya. Dia bilang, “Dek, Dek… kamu ini narsis banget ya…”

Marah? nnggg…. kalau saya dituduh bencong, mungkin saya akan lebih marah lagi…. (marahnya karena kenapa dia baru sadar sekarang kalau adik iparnya ini memang bencong! hihihi…)

Sedih? ngggg… kalau saya dituduh seperti Riyanti Cartwright, ini jelas-jelas penghinaan… bukan tuduhan!… (kan saya mirip Luna Maya… enak aja dibilang seperti Riyanti… huh!)

Saat itu, saya malah mesam-mesem. Ini bukan karena saya memang kena syndrome penyakit gila akut atau sedang berhalusinasi yang jorok-jorok …maen di comberan, misalnyatapi karena saya menyadari, bahwa saya memang benar-benar narsis, seperti yang dibilang kakak ipar saya itu.

Mbak Ira punya alasan kenapa saya dibilang sebagai perempuan yang narsis.. iya, pake banget… Kenapa? Soalnya saat itu, dia melihat saya sedang asyik ber-photo-photo-ria memakai senjata andalan yaitu kamera di henpon saya.  Dari berbagai sudut, mulai posisi bibir dimonyong-monyongin tadinya sih pingin sok seksi, tapi malah menimbulkan hasrat si Bro untuk mencari karet lalu mengikat bibir tebel saya itu.. hihihi… sampai sok imut dengan pandangan mata berpendar-pendar ganjen! Haha…

Dan kenapa dia menyebut saya narsis banget?

Ya, pastinya karena kelakuan saya itu sudah menjadi hobby yang saya lakukan setiap saat. Setiap ada kesempatan, mulailah saya ber-narsis-narsis-ria di depan kamera. Dengan gaya yang nggak jauh berbeda alias bibir monyong dan sok imut dan oh ya, biasanya cuman muka saya aja, karena kalau photo-photo sendiri, yang keliatan cuman muka aja kan…

Seberapa parah hobby saya itu?
Lihat sendiri deh di bawah ini…

Bahkan di eskalator pun masih bisa bergaya…

narsis di eskalator mal

di eskalator Royal Plaza... no make up! :)

Apalagi di dalam mobil??? Ck-ck-ck… gayanya bisa hiperbolis banget dah! hahaha…

Kata temen, ini Pembokat Style! wakakakak...

Kata temen, ini Pembokat Style! wakakakak...

Dan banyak lagi photo-photo nggak penting lainnya yang kemudian saya simpan saya dalam folder komputer saja daripada ada orang iseng yang mengirimkan photo saya itu ke perusahaan sabun kecantikan sehingga saya terpaksa menjadi model iklannya… maksud saya, sebagai contoh buat masyarakat luas, kalau nggak pakai sabun itu, nantinya mereka bakal jadi seperti saya.. hihihi…

Dengan bukti-bukti kelakuan tidak penting saya itu, saya sangat rela serela-relanya untuk disebut Narsis atau Sok Cantik. Toh, saya memang melakukannya… Toh, saya memang suka banget mengabadikan pipi cempluk dan bibir sok seksi saya ini di handphone berkamera saya itu… I am happy for being myself, dengan segala plus-minus saya…

Dan sebetulnya, ada satu alasan lagi kenapa saya merasa narsis dengan diri saya sendiri atau jadi GR bukan main kalau ada yang bilang saya ini manis, cantik, lucu, menggemaskan, imut, baik… eh, eh, bentar.. bentar… sebetulnya ada nggak sih yang bilang begitu? Atau saya berhalusinasi lagi? Aih… berhalusinasi kok dijadiin hobby sih, Neng… hehe…

Kira-kira kamu tahu nggak apa alasan saya itu?
Hmm…
Karena saya tuh…
Pernah seperti ini… Continue reading

Catatan Harian

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Celotehan Lala Purwono

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 107 other followers