(Saya) I’m in Love…

I'm In Love...

I'm in Love

He was there.
Stood, in his silence.
Matanya lincah, berkelana memandangi huruf-huruf yang tersusun rapi di dalam lembar demi lembar buku yang dia baca. Seperti membaca surat cinta dari sang Kekasih, seperti itulah dia menikmati buku yang ada di tangannya. Sesekali terkikik geli. Sesekali bibirnya tersenyum tipis. Sesekali dia membolak-balikkan buku itu lalu kembali membacanya.

And I was here.
Stood, in my silence.
Memandanginya dari kejauhan sambil merasa degup jantung yang berdegup tak biasa. Sudah bukan waktunya lagi saya jatuh cinta dengan seseorang. Masa-masa untuk merasakan debaran jantung buat orang lain, sudah lewat, sejak tiga bulan yang lalu. Masa-masa untuk menikmati bulu kuduk yang meremang dan perasaan ingin menyapa hangat dan menikmati bercangkir-cangkir kopi sampai malam menjemput bersama orang lain, sudah lewat, sejak tiga bulan yang lalu.

He was there.
I was here.

Dia masih asyik berenang di dalam lautan imajinasinya.
Dan saya masih cemas berenang di dalam lautan rasa yang tak bernama.

It’s anonymous.
It’s something that makes me…
…happy.


***

“Hey! Sudah lama?”

He was there. Few meters away. And looked at me… and smiled… Senyum yang sungguh ingin saya culik dari wajahnya yang manis dan mengantunginya di dalam saku saya, sehingga bisa sewaktu-waktu saya nikmati saat saya merindukannya.

“Baru, kok… Just got here.

Dia meletakkan bukunya lalu menghampiri saya. Menghadiahi dua kecupan di pipi kiri dan kanan saya. Dan… Oh My God..! Saya merasa kedua pipi saya menghangat! My, oh My… Apakah saya sedang melayang-layang sekarang? Apakah saya sedang terbang karena ciumannya barusan?

Another two weeks…
Another two whole weeks…
Are you kidding????

“Sudah aku baca,” katanya sambil membetulkan letak kacamatanya yang sedikit miring, mungkin karena keasyikan membaca dan terkikik geli barusan. Atau mungkin… karena tadi kacamatanya bersentuhan di pipi saya yang menghangat karena ciumannya…! “You’re right… it’s good.”

“Aku selalu tahu buku-buku bagus.”

“Jangan repot-repot menjelaskan, Dear. Kalau nggak punya selera bagus, mana bisa kamu jadi penulis?”

Dear??? Dear???
Dia bilang ‘Dear’??? What the hell is that supposed to mean???

“Ya, sudah. I got to run,” katanya sambil berjalan menuju ke kasir dan saya berjalan di sampingnya. “Oh ya, by the way, thanks buat SMS-nya kemarin malam. I really needed your help.”

Saya tersenyum. Apa yang tidak saya berikan sama kamu, eh? Kalau saya bisa memberikan seluruh dunia saya, I would gladly do it! If only there’s a huge and massive gift wrap, I would wrap the entire universe and deliver it… special for you!

karena memang seberarti itu kehadiranmu di hati saya…

Then I saw him leaving.
With a simple waive good bye.
With a smile that simply touched my heart and made my tears run wild.

Another two weeks… and no moving backward…”
Berkali-kali saya mengucapkannya sambil menangis, sembari duduk di sebuah sofa berwarna merah marun yang empuk, dan hembusan pendingin ruangan yang membuat saya menyesal karena tidak memakai syal berwarna pink lembut yang selalu menjadi favorit saya.

Di luar sana, hujan nampak turun bagaikan ribuan garis, menancap masuk ke tanah yang menebarkan aroma basah, yang masuk melalui kisi-kisi pintu yang setengah terbuka.

Di dalam sini, air mata saya turun, seperti mencari-cari muaranya tapi tak segera kunjung menemukannya.

I would only stop…
’til I know how to stop thinking of him.

And I’m clueless…

bersambung…
gambar diunduh dari sini

41 Responses to “(Saya) I’m in Love…”

  1. agoyyoga Says:

    Terus?

    …terang saya baru bisa nulis sampai episod kedua… silahkan baca! :)

  2. latqueire Says:

    jika ini artinya dirimua sedang jatuh cinta… selamat menikmati keindahan itu yah.. jika ini adalah salah satu fiksimu, aku berharap semoga rasa itu nyata adanya didirimu…

    Saya memang sedang jatuh cinta…
    Tapi ini bukan tentang saya.. :)

  3. o c H e Says:

    Ayoo dong sambungannya. Segera.
    Ditunggu.

    *Hadoh mbak Lala, thanks buat kunjungannya ke blog saya. Doh, gak nyangka, baru ajah dirumpiin, langsung datang ke TKP. Jadi enak didatengin penulis.. Hihihi. Anyway, saya udah berhasil “menjual” 5 buku mbak ke temen2 saya, ada fee nya gak. Peace!*

    Sudah, kok..
    *ini marketing teladan… hihihi.. pantas dikasih hadiah.. Bentar, ya. lagi mikirin hadiahnya apa.. hehehehe…*

    Kalau lagi dirumpiin, biasanya antene-nya berdiri, nih! hihihi…

  4. yessymuchtar Says:

    Beuhhh..adegan di awal membuat gue teringat pertemuan antara si anu dan si anu hihihi

    gue si berharap..
    si anu dan si an itubeneran jadian la..

    gak cuma chatting mojok doang dan nyuekin gue yang juga conference di situ

    wakakkaka

    eniwei…

    gue percaya

    cerita ini bakal banyak berdasarkan hubungan si anu dan si anu itu ,,hihihihi

    gue tunggu ceritanya yaaa

    ahhh

    emang dasar penulis,,

    ejaannya kudu yang di sempurnakan gituh ya..wakakakkaka

    Si Anu dan si Anu??
    Aduh, Bu…
    Jahat amat ya emak bapaknya..
    Masa anaknya dikasih nama Anu..
    idih!!! :D

  5. Daniel Mahendra Says:

    Wow-wow-wow…
    Sedang berbunga-bunga?
    Uhuk! Uhuk!

    He eh.
    (kalau aku bilang sedang berbunga-bunga sama kamu, ntar batuk darah lagi! aduh, kasihaaannn… huhuhu) :D

  6. hilman Says:

    Cowoknya romantis, kaya aku banget ya… ;)

    Iya, Man.
    Kamu memang cowok yang sangat, sangat romantis..
    Beneran.. Bener!
    Ses Bela cerita banyak soal keromantisan kamu ituh.. hihihihi

  7. Oemar Bakrie Says:

    Meskipun “katanya” fiksi, jangan-jangan ini ekstrapolasi dari yg non-fiksi … hehehe.

    BTW, kalau dulu ada film “kejarlah daku, kau kutangkap” cerita yg ini mungkin bisa jadi film berjudul “kerjarlah dan tangkaplah dia …”

    Hahahaha!
    Pak Grandis mulai bergosip!!! :)
    Kejarlah dan tangkap saja?
    Aduh.. kawinin sekalian, Pak! hihihi…

  8. greenapple2008 Says:

    oh yeah baby….oh yeah…

    oopss.
    Kamu kenapa yah? :)

  9. muridkehidupan Says:

    (biang gosip mode ON)

    Waaaah, kayaknya beneran nih dugaan kami ;)

    …….perjumpaan pertama takkan terlupa……., indahnya kenangan kala ku berdua dengannya…tatapannya, matanya, suaranya….kau telah tinggalkan rasa, membuat hatiku berbunga – bunga, dilanda asmara…..

    Selamat mbak…..Hope the best for both of you

    (mohon maaf jika kurang berkenan ;) )

    (kabuuuuuur…………….)

    Apa?
    Apa dugaannya?
    Apa? Apa???
    *kejar ah….! bikin gosip aja! hihihi*

  10. Donny Verdian Says:

    Nahan nafas, nelen air liur memandangi foto Lala.. eh salah, maksudku menunggu sambungannya ;)

    hihihi..
    kenapa?
    photo aku kayak kambing guling apa babi kecap??
    wakakakakak…

  11. gbaiquni Says:

    cie… cie… cie…
    ehem… ehem… ehem…

    nunggu lanjutannya…

    [senyum] :)

    cie.. cie..
    nungguin lanjutannya ya..
    cie..cie..
    ehem.. ehem…
    (meringis) :D

  12. Alex Says:

    wah bersambung deh…….ditunggu..hehe

    btw, mbak ada award buat mbak di blog sy, diterima ya :)

    Iya, bersambung Bang. Nggak boleh nggak baca lanjutannya yaa… Ntar ada kuisnya.. hihihi…
    Awardnya sudah saya ambil..
    Makasih Bang..
    PR-nya setelah proyek fiksi saya kelar yah.. Janji! :D

  13. awi Says:

    jadi nggak sabar nunggu lanjutannya, akan terbit di novel terbaru gak? hehe, thanks

    Terbit di novel terbaru?
    Hihihi… belum tahu… tergantung nanti… Ceritanya agak2 aneh juga… hihihi… Takut penerbitnya nggak tega buat nerbitin.. hihihihi

  14. rahasiaorgasme Says:

    terus gimana ceritanya ?
    penasaran nih.. :D
    kaya sinetron ajah he..he..

    Sinetron?
    Hihihi.. karakter saya harus dimainkan Luna Maya, soalnya mirip banget! :D

    upss..
    karakter saya???
    oh oh.. ketauan deh.. hhihihi

  15. diorockout Says:

    wado, bersambung..

    Sabar yaa..
    Lagi pingin jadi penulis fiksi..
    Biar nggak buntu! :)

  16. suhadinet Says:

    jeung lala falling in love.
    Sip deh!

    Hihi..
    Pak Suhadi bisa aja.
    Wong saya nggak lagi inlop kok..
    tapi di-inlop-in.. hihihi

  17. heryazwan Says:

    gue males banget kalau harus nunggu sambungannya…
    cepat keluarin sekarang.!!!
    he he he…

    Ih, Abang..
    Jorok euy!
    Apa coba yang disuruh keluarin sekarang??
    wakakakakak..

    *maaf, Bang.. maaf.. dosa banget deh adik bungsumu inih.. hihihi*

  18. nh18 Says:

    next …???

    (hehehe)

    Kayak ngantri di KFC aja Oommm… :D

  19. evi Says:

    la…….kok pake acara bersambung….ky sinetron aja…..jangan lama2 sambungannya ya….

    Lagi napsu pingin nulis fiksi, Bu…
    Sudah lamaaaaa banget.. :)
    Nggak kok… Besok juga kelar :D

  20. chic Says:

    haduh? laki-laki yang mana itu La?

    Laki-laki yang mana?
    Handsome, tall, with glasses… *kedip-kedip*

  21. Ikkyu_san Says:

    aku kalo baca I’m in love pasti ingat lagu ini, dari Maywood (jadul ya)

    I’m in love for the very first time.
    I’m like a shop in the general line.
    I’ve got happiness, laughter, joy ever after.
    I’m in love for the very first time

    meskipun buat lala mungkin bukan first time hihihihi
    selamat ya…. buat yang dijatuhcintai. :)

    Siapa ya, yang dijatuhi cinta sama Lala?
    Emang dia mau gitu dijatuhin sama Lala yang segedhe karung beras begini?? hehehe..
    Liriknya ngademin, Sis.
    Se-adem Tokyo-mu hari ini ya? :)

  22. Huang Says:

    mbak, apa sekarang bentuk penulisan campuran bahasa indo ama inggris itu jadi trend ya?

    Ini bukan masalah trend.
    Ini hanya gaya penulisan seorang saya. Trend atau bukan… well, it’s just me… :)

  23. maskoko Says:

    Ehem..ehem….
    sekuelnya dong…. :)

    Udah, kok.. udah… :)

  24. mikekono Says:

    membaca postingan ini….(sembari
    meletakkan buku favoritku TBOML)
    membuatku berenang di lautan imajinasiku
    sambil membayangkan syal berwarna pink itu…
    heheheee :D

    Syal berwarna pink, Bang?
    Hehehe… Abang mau kasih saya hadiah syal warna pink nggak? Sebentar lagi saya ulang tahun lho…. (sebentar lagi?? Masih Februari, Lala!! hehehe… sekalian dibocorin, siapa tahu ada yang mau kasih kado beneran… hihihi)

  25. Moerz Says:

    kecupan itu, apa rasanya?

    Siapa yang mengecup?
    Kalau kekasih saya?
    Hmm… it’s indescribable feeling! Nggak terlukiskan! Melayang saja.. uhhhuuii! :)

  26. Dini Says:

    Aku penasaran sama cerita lanjutannya nih :-D
    Ini cerita beneran kah? cuiitt cuiittttt cieeeehhhhhh

    Yah aku tau rasanya yang sedang berbunga2…apapun akan aku berikan untuk dirinya kan :-D

    Penasarannya sudah harus segera terjawab.. Kan udah ada postingan lanjutannya.. hihihi..

    Emang bener sih, kalau sudah jatuh cinta, kalo bisa membungkus pelangi, pasti saya bungkus deh buat orang tercinta saya.. hehehehe….

  27. yu2n Says:

    so romantic… :oops:

    *diem depan kompi nunggu lanjutannya…* :)

    Masa sih Yun?
    Coba deh baca yang selanjutnya… hehehe… nggak jadi romantis.. :D

  28. chilonic Says:

    Lala…finally you fall in love with me.
    Oh,..is this just your fiction? :oops: Hahaha..

    Oopss..
    It’s a public space here, Chilo.
    The L word should not be spoken you loudly, especially if there’s Yessy around!
    wakakakak….

    It’s just a fiction, Chilo.
    Enjoy the ride, will ya? :)

  29. tanti Says:

    aih,… so sweet…
    based on true story? ;)

    eh… cowoknya berkacamata yah…
    boleh juga….
    *membayangkan*

  30. sarahtidaksendiri Says:

    hehehe…emang paling enak bc surat cinta..uuppss… :mrgreen:

  31. goenoeng Says:

    itu flashback tahun berapa, la ?
    ato barusan ? :D

  32. 1nd1r4 Says:

    hmmm….love story always makes me feeling so blue :)

  33. dyahsuminar Says:

    Aduuuh….anak muda berbakat…selalu saja ada yang bisa di lukisan tentang segala perasaan hati…
    Ayooo,,,ibu ikut senang…akan jadi tulisan bernilai lagi…dan menjadi sebuah buku.seandainya Ibu masih muda….ibu akan belajar menulis yang baik…sayang sudah ke TUA an…he..he

  34. departa Says:

    Cerita seru abisss,Mirip sebuah kisah Nyata yang banyak orang pernah mengalaminya, Jadi penasaran gimana ya kelanjutannya.????

  35. Myryani Says:

    wah, mbak lagi buat cerita fiksi ya?

  36. edratna Says:

    Waa…calon novel?

  37. yande Says:

    jeng lala emang pinter bikin emosi seseorang jadi bingung, wong lagi klimaksnya cerita udah ending

    *cenut-cenut, geram mode ‘ON’*

  38. icha Says:

    YUHU………
    mana nie sambungan na..
    a asik nie d sruh nungguin…..
    cptn ya..
    hmmmm]
    tapi itu sbnrna pnglaman sendri khan…
    hwehwehwe…..
    boong itu dosa loch………

  39. icha Says:

    klu mank ni pngalamn pribdi..
    inget pesan w yupz…
    cinta jangan di pendam neng……..
    klu cinta blg jha ma doi….
    jgn mpe tlat okzzzz…!!!
    nti nyesel lg….
    cpa tau doi jg ehem ehhem ma u……..
    ngarep….!!!!
    hehehe

  40. luthfi Says:

    harapan tu sllu ad….ap sh yg g mgkn?……..http://al-luthfi.blogspot.com/


Leave a Reply