I thank you…
for coming to my life.
I thank you…
for ruining my life, afterward.
I thank you…
for all the endless waiting that you made me,
and for the unexpected nightmare you gave me.
I thank you…
for yelling at me…
for ignoring me…
for cheating behind my back…
for not giving me the proper goodbye that I really needed…
for always hanging up my phone calls…
for pretending that I was invisible.
I do.
I do, thank you…
For saying that I was nothing but a spoiled girl and too needy.
For saying that I could never be a girl who stands up in her own feet.
For underestimating my dreams.
For those cruel words you said and let me down… and made me feel worthless.
Because you know what?
Every little thing you did…
And every single mean word you said…
Had led me to myself today,
a girl that I didn’t notice until the day you waved goodbye.
So…
Will you please accept this present?
Will you please just take it, don’t bother to look at me, and leave me if you want?
Will you please just accept this book, Fe?
Because this is special for you.
I could never make it without you,
and believe me… you have no idea how much I thank you!
(DM, you’re rite. Anger could be this beautiful! ^_^)
Iya DM.
Segala sesuatu, baik buruk, adalah kejadian yang musti hadir dalam hidup kita, yang tidak hadir untuk sia-sia saja dan sama-sama bertujuan untuk membantu kita menjadi manusia yang lebih baik.
and btw,
Thanks ya…
(buat ‘kenakalan2′mu itu.. hihihi)
Posted by Daniel Mahendra | October 31, 2008, 4:57 pmIya, Mas.
Terimakasih saya buat Tuhan semoga sudah saya lakukan tiap hari.. tiap saat… dan semoga tidak pernah terlupa sampai kapanpun…
Posted by Alex | October 31, 2008, 4:58 pmIt was an anger.
Dan gua baru tahu..
ternyata..
it was a blessing in disguishe
Posted by ladyfi | October 31, 2008, 4:59 pm*senyum*
makasih ya, Sis…
Posted by Ikkyu_san | October 31, 2008, 5:04 pmHihihi…
kebayang deh mukanya Yessy seperti apa..
Pasti alisnya ngangkat satu sambil matanya merah menyala.. *lah, ini Yessy apa Setan? hahaha*
eniwei,
thanks a lot Bu!
Posted by yessymuchtar | October 31, 2008, 5:24 pmSaat masih ‘seger-segernya’, jelas nggak bisa ngeliat ini positif, Nat. Yang ada gua nangis terus..
Tapi setelah ini lewat, gua baru ngerti, kalau ‘kejahatan’ yang dia lakukan dulu itu sangat penting untuk ada, sehingga hari ini.. gua bisa menjadi manusia yang gua inginkan
Eh, Nat
Gua kirain, lu bakal puter lagunya Alannis yang Ought to Know itu.. kan seru tuh, maki2 abis… hahahaha…
Posted by natazya | October 31, 2008, 5:47 pmHarusnya gitu ya, Om?
Haduh…. bisa direvisi ga?
Partly, ini memang karena dia.
Tapi sebagian besar, adalah karena saya memang bercita-cita untuk menulis sebuah buku…
Posted by nh18 | October 31, 2008, 6:36 pmMemang nggak mudah, Anak Pintar.
It really wasn’t easy.
Tapi daripada marah-marah… mendingan energi marahnya disalurkan ke hal yang lebih positif, kan?
Life’s about learning, Anak Pintar.
Saya juga baru tahu kalau anger could be this beautiful, kok..
Posted by Mang Kumlod | October 31, 2008, 7:03 pmteng kyu, terima kasih
teng teng, terima ngangkatin tas
teng tong, terima tamu
teng tang, terima lawan (yang menentang maksudnya)
teng tang ngga, terima saja apa adanya (masa mau pindah rumah)
teng tejring terejring terejring, terima duit recehan (ngamen)
teng tengteng teng tengteng, terima sehat (senam pagi)
Posted by tren di bandung | October 31, 2008, 7:41 pmhehehe…
silahkan saja ngelantur di sini..
yang nggak boleh tuh, minta duit..
Posted by tren di bandung | October 31, 2008, 7:43 pmHei Blue…
You are my friend…
My dear friend…
Salam hangat juga buat kamu ya, Blue..
Hope you’re not feeling blue..
Posted by dobleh yang malang | October 31, 2008, 8:49 pmHalo Ky…
Saya juga berterimakasih sama kamu karena sudah datang ke sini…
Ky harus bisa.
Karena Ky MEMANG bisa.
Jangan menyerah Ky…
Ini adalah fase yang akan lewat kok…
Posted by ricnes | October 31, 2008, 10:04 pmHai Sunny!
Salam kenal yaa…
Merdeka!
Posted by sunny | October 31, 2008, 10:32 pmAnd thank you, Pak Grandis, for being my friend…
Posted by Oemar Bakrie | October 31, 2008, 10:41 pmTadinya sulit banget untuk nyari tahu apa hikmahnya, Ret. Tapi akhirnya, setelah berbulan-bulan lewat…. eh, ternyata dia itu nggak jahat, tapi malah ngasih banyak
Thanks Reti, for being here..
Miss you too
Posted by Reti | October 31, 2008, 10:55 pmHai Wenny
Setiap hal memang harus disyukuri ya?
Berat sih…
Apalagi kalau sedang kesandung masalah berat…
Tapi…
bersyukur membuat kita lebih menghargai semua hal…
Thanks Wen!
Posted by wennyaulia | November 1, 2008, 3:50 amthank you juga..
Posted by Tuyi | November 1, 2008, 9:45 amI was sad.
Sekarang sudah nggak kok
Makasih ya, Mas, sudah perhatian…
Salam dari sini, untuk yang jauh di sana… ^_^
Posted by michaelsiregar | November 1, 2008, 9:55 amAih!
Ada chancuter di sini!
Posted by Raffaell | November 1, 2008, 12:15 pmhihihi..
Posted by okta sihotang | November 1, 2008, 12:46 pmNo.
Saya bener2 terimakasih kok.
Malah pingin ngasih special gift for him
Sayangnya, dia masih nggak mau juga angkat telepon dari saya… *hiks!*
Posted by dion | November 1, 2008, 3:25 pmHalo Bang
Thanks yaa…
All about your blog is very informative!
Posted by mikekono | November 1, 2008, 3:31 pmNggih…
Sami-sami…
Posted by goenoeng | November 1, 2008, 4:55 pmIya, Mboi.
It surely does
Posted by lily | November 1, 2008, 5:57 pmyou too…
Posted by enzha21 | November 1, 2008, 8:51 pmDia juga bilang hal yang sama, Ndhis..
He blamed it on me.
Tapi ternyata, it was only an excuse to leave me… (lah, ikutan curhat? hihihi)
I deserve the best one?
WE ALL deserve the best ones!
Posted by gendhismanis | November 1, 2008, 10:17 pmHai, papa deddy…
Thanks to you too…
Eh, btw, kok nggak bisa maen ke blognya ya? alamatnya salah?
Posted by papa deddy | November 2, 2008, 12:50 amsami-sami…
Posted by zezeza | November 2, 2008, 8:47 pmHahahahaha…
Emang kamu cukup GR, Ndri!
Salam kenal!
Posted by Andri | November 2, 2008, 9:46 pmmakacih…. *sok-imut.com*
Posted by jepiza | November 2, 2008, 11:55 pmhai hai…
tenkyu ya…
Posted by scarface | November 3, 2008, 2:00 amDONNY!
I’m so sorry…
Lama nggak nengokin ke tempatmu. *benar-benar merasa bersalah*
Seneng kamu sudah sampai dengan selamat di Sydney…
Semoga selalu bahagia ya!
Posted by Donny Verdian | November 3, 2008, 6:12 amMasih sebel sih..! Hahaha…
Tapi udah perlahan2 ilang…
terdistraksi sama kecemasan yang lainnya..
Posted by nadin | November 3, 2008, 7:30 amSelama menyikapinya dengan baik, mudah-mudahan memang selalu bisa menjadi stronger ya, In…
Dan semoga, kita semua adalah orang-orang yang tahu bagaimana cara melihat terang dari gelap
Eh, btw… photo2 di posting terakhirnya cukup narsis.
Ketularan sama Yessy ya? hihihi
Posted by 1nd1r4 | November 3, 2008, 9:25 amHehehe…
Dipuji seorang Abang Hery Azwan gituh…
Melayang-layang deh..
Itu sih bukan puisi Bang…
Tapi ngomel-ngomel dalam bahasa Inggris .. hihihi
Posted by Hery Azwan | November 3, 2008, 6:49 pmNggak tuh, Say…
Posted by yessy muchtar | April 16, 2009, 8:59 pm