Ketika saya berbicara soal London dan betapa saya ingin, someday, saya bisa berada di sana. Larut bersama suasananya. Hanya duduk di sebuah bangku kayu di taman kotanya sambil merasakan hembusan angin dingin yang menggoda di sela-sela lilitan syal tebal warna merah menyala favorit saya. Duduk saja. Sambil menghirup nafas banyak-banyak. Duduk saja. Sambil menatap langit yang cerah dan hijaunya tetumbuhan. Duduk saja. Menikmati saja. A moment of myself… A moment where I see how beautiful is the world that I live in…
Hm…
But should I wait that ‘someday‘, should I wait London, and should I wait the day I sit in the wooden bench somewhere in the other part of the world?
….
kalau saya bisa nikmati pagi ini…
Dengan melihat gumpalan awan-awan yang menghiasi langit biru Surabaya dari balik kaca mobil sedan Bro yang mengantarkan saya ke kantor… Dengan celoteh riang tentang sweet nothings… Dengan wajah anak manis penjaja koran yang begitu senang ketika korannya saya beli tanpa menuntut uang kembali (yang meskipun hanya lima ratus Rupiah itu)… Dengan hembusan udara Surabaya yang entah kenapa hari ini terasa sejuk ketika saya membuka jendela untuk mengeluarkan lembaran ribuan Rupiah tadi… Dan ya. Diiringi suara berat Louis Armstrong, yang merdu mendayu, menyanyikan lagu What a Wonderful World dari MP3 player mobil Bro..
I see trees of green…….. red roses too
I see them bloom….. for me and for you
And I think to myself…. what a wonderful world.I see skies of blue….. clouds of white
Bright blessed days….dark sacred nights
And I think to myself …..what a wonderful world.The colors of a rainbow…..so pretty ..in the sky
Are also on the faces…..of people ..going by
I see friends shaking hands…..sayin.. how do you do
They’re really sayin……i love you.I hear babies cry…… I watch them grow
They’ll learn much more…..than I’ll never know
And I think to myself …..what a wonderful world(What a Wonderful World)
Kemudian saya berpikir.
I don’t have to wait that ‘someday’… or even that London.. to have a moment of myself.. where I realize that I’m living a wonderful world…
Karena dunia kecil yang berputar di sekeliling saya sudah nampak indah.
Karena dunia kecil yang pernah menawarkan luka, tapi sering pula menawarkan kebahagiaan tanpa kata-kata yang saya tinggali sekarang…. sudah begitu indah.
Hm…
It’s just a matter of what eyes just couldn’t see…
But if you take a moment to see it with your heart… you’ll find a piece and warmth that you’ve been looking for is in a one exhale away…
Seperti yang sudah saya lakukan pagi ini.
Dan membuat saya tersenyum.
Just a light smile that says all the unspoken words.
Ps. But still…. London, save me a little of you, alrite?

Tergantung setelan kaca mata yang dipake kan, Sis?
Eh,
soal Jambore Bali itu… sapa yang mendaftar selain diriku yang manis ini? hihi
Posted by Ikkyu_san | October 22, 2008, 8:35 amhahahahaah
Posted by tuyi | October 22, 2008, 8:40 amHaha… serak-serak berdahak… serem amat, Paaakkkkk…..
tapi emang, suaranya seksi seksi gemanaaaa getttoooohhh…. hihi
Waduh,
Pingin karaokenya tuh… Ayo Pak, inget-inget, dulu dapet donlot-an dari manaaaa…..
Have a good day to you too, Sir!
Posted by Oemar Bakrie | October 22, 2008, 8:51 amCuman gambarnya?
CUMAN GAMBARNYA????!!!
(hahaha.. kidding… kidding…)
Posted by mercusian | October 22, 2008, 9:41 amIya.
Bersyukur.
Kunci utama kebahagiaan…
Ya, kan, Mas Alex?
Posted by Alex | October 22, 2008, 9:59 amhehehe…
ngerayu Mama-nya Audri pake acara apa selain nyanyi? Pasti sambil… mmm… sambil… mm.. apa yaaahhh…
Eh..
inget masa muda?
berarti sekarang udah…… ???
AH, NDAK TEGA NGOMONGNYA!
hahaha…
Posted by rhainy | October 22, 2008, 10:17 amHihihi… serak-serak basah, mbrebet, mbresek, dan lain-lainnya…
Lagunya emang energizing, Om…
Bener-bener bikin semangat…
Posted by nh18 | October 22, 2008, 10:40 amHehehe…
semua jawaban benar, kecuali soal sahabat item gaul itu..
Ntar session telepon?
Gua arrange dulu yaa.. takutnya di jam yang sama ada penggemar lain yang mau teleponin gua.. hihihihi..
Posted by yessymuchtar | October 22, 2008, 11:49 amWaduh..
OM JOk!!!
Lama ndak kliataaaannnnn… huhuhu… sungkem… minal aidzin..
Kalo ke London, anak2nya dibawa dong, OmJok..
Biar bisa kuda-kudaan di negeri empat musim.. di atas salju!!! Piye???
London ndak kemana2?
Lah, emangnya dia cerita kalau mau pergi?
hihihihi…
Posted by trijokobs | October 22, 2008, 1:14 pmSaya juga udah lama banget nggak ngeliat pelangi…
Jangan lupa sampaikan ke Mbak Anik yaa… Well done!
Posted by dhie | October 22, 2008, 1:17 pmyaps…muantab!!!
Halo Okta… apa kabar…
Posted by okta sihotang | October 22, 2008, 2:23 pmwah
saya juga baru nyari liriknya pagi ini… (setelah bertahun-tahun jatuh cinta tapi nggak nyadar kalau nggak apal2 sama liriknya.. hihihi)
Makasih udah dibela2in nyasar…
dan komentar pula…
Bener, BangPay
wonderpul banget!
Posted by bangpay | October 22, 2008, 2:42 pmAda apa dengan klub bernama Heaven?
bocoran doonggg…
Posted by monsterikan | October 22, 2008, 3:02 pmHehe…
coba deh, dibikin semacam mantra… siapa tahu berhasil…
Posted by Huang | October 22, 2008, 3:58 pmSip!
Emang tergantung dari hati yang memandang, ya…
Posted by qizinklaziva | October 22, 2008, 4:53 pmAduh…
di youtube-nya…
Aduh…
fakir bandwith nih!
hahaha…
ntar deh kalau bisa hotspot-an..
Eniwei,
kok saya jadi ngebayangin kamu terus yaa?? wakakakaka.. tuluuuunnnggg….
Posted by shierlynikodemus | October 22, 2008, 5:34 pmEntah ya, Mbak… Saya emang nggak pernah punya cita-cita pingin ke Paris. Yang terlintas cuman London. Ya, kota yang katanya tiap hari hujan itu… (eh, apa karena saya ini Pecinta Hujan, ya?) Nggak ada kenangan… Sama sekali nggak ada..
IYa, saya di Surabaya.
Kok bisa sampai Trowulan ya, Mabk? Nyasar kemana-mana dong.. hihihi…
Kapan-kapan kalo ke Surabaya, kabari saya ya Mbak… Ntar ta ajak maem bebek goreng yang uenak tenan!
Posted by tutinonka | October 22, 2008, 11:39 pmSIP!
Semakin yakin nih!
Makasih yaa…
(eh, kapan ke Sydney? Bukannya kamu sudah MAU? hihihi)
Posted by Daniel Mahendra | October 25, 2008, 12:40 am