Surga boleh indah dengan segala janjinya.
Dengan janji akan bidadari-bidadari yang akan menjadi teman bercanda kita di sana. Atau dengan janji akan tidak ada segala duka dan lara tapi hanya bahagia. Atau dengan janji akan terpenuhinya segala keinginan yang mungkin tak masuk akal sekalipun. Ya. Janji-janji bahwa indahnya Surga adalah indah yang tak terbayang dengan otak manusia secanggih apapun.
Taman firdaus yang mungkin tidak diterjemahkan dengan baik oleh benak kita dan percayalah, Surga jauh lebih indah dari yang terindah!
Tapi, tapi…
Kalau tiba-tiba sebuah kedamaian yang terasa seperti berada di dalam Surga, seperti menyelinap masuk ke dalam hati, lewat satu tindakan sederhana tapi membuat saya ingin melayang bahagia… apakah salah?
Kalau tiba-tiba Surga bisa ditempuh tak perlu melulu lewat mati yang abadi tapi dengan satu jangkauan tangan dan gerakan jari-jemari saja… apakah salah?
Dan apakah salah…
Kalau Surga terasa begitu dekat… ya. Only one telephone call away? Read the rest of this entry »