you're reading...
Thoughts to Share

if it’s really yours…

Ada kejadian sederhana yang terjadi menjelang lebaran kemarin.

Cincin pertunangan Mbak Ira, kakak ipar saya a.k.a istri si Bro, mendadak hilang dari jemarinya. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba dia kebingungan sendiri ketika mendapati jemari manisnya sudah telanjang tanpa cincin yang biasanya melingkar manis di situ. Cincin emas dengan satu mata kecil yang dulu dibeli dengan susah payah menjelang hari bahagianya itu tak lagi ada di sana.

Dicarinya susah payah. Di mana saja. Menelusuri TKP atau tempat kejadian perkara, dilakukannya sampai berhari-hari. Mulai dari rumah sampai kantor. Mulai dari kamar tidur sampai kamar mandi. Carport mobil sampai halaman parkir mobil di kantor. Semuanya.

Dan apa hasilnya?

Oh. Nihil, ternyata.

Sepanjang pencarian itu, tidak sekali dua kali Bro menghibur istrinya dengan berkata, “Sudah, Bun, nggak usah sedih. Kalau memang itu ‘milik’ kita, ya pasti akan kembali lagi… Kalau memang bukan rejeki, ya sudahlah…”

Tapi, bagaimanapun, Mbak Ira tetap memiliki berjuta alasan untuk memanjakan rasa sedihnya. Kenangan-kenangan yang tak tergantikan, misalnya. Kenangan tidak diukur dengan Rupiah, kan? Kenangan adalah rangkaian cerita yang terangkum dalam hati dan tak bisa kembali diurai lagi untuk dijalin kembali…

Setelah berhari-hari.. Setelah mulai memantapkan hatinya bahwa Mbak Ira memang bukan pemilik sejati cincin itu… tiba-tiba, miraculously, cincin itu muncul kembali. Berkilauan ditimpa sinar matahari pagi, teronggok dengan manisnya di carport rumah yang sudah dua kali disapu! Sungguh ajaib!

Mbak Ira sangat bahagia.

Lalu dia bilang pada saya… “Ternyata kalau memang itu adalah hak kita, pasti akan kembali ke kita ya, Dek…”

**

Moral cerita yang sama, juga saya temukan di sebuah episod talkshow favorit saya, Oprah. Hari Sabtu tanggal 27 September kemarin, Oprah bercerita tentang sebuah program renovasi rumah secara gratis yang dimandori oleh seorang Interior Designer kondang favoritnya, Nate. Ah, Oprah, tokoh perempuan hebat di mata seorang saya itu, pasti punya maksud tertentu mengapa dia melakukan ini semua.

Tahu kenapa?

Karena sepasang suami istri dengan seorang anak batita itu telah mengorbankan mimpinya untuk merenovasi rumah (sebuah rumah tua yang dibangun pada tahun 1960-an) karena memilih untuk membiayai ketiga keponakan perempuan sang Istri, yang hidupnya terlantar, tidak mengenal huruf ABC di usia enam tahun lebih, dan sering tidak makan seharian! Ketiga keponakan perempuan yang cantik-cantik dan kurus kering itu kemudian diasuhnya di rumah tua itu dengan mengorbankan tabungan yang awalnya dialokasikan untuk merenovasi rumah, sesuai rencana mereka sesaat setelah membeli rumah itu setahun kemarin…

Akhirnya, tiga keponakan itu hidup bersama mereka.

Sehingga tiga bidadari cantik itu bisa…

…merasakan bagaimana nikmatnya sarapan pagi

…merasakan bagaimana serunya bersekolah

…dan ya. Merasakan bagaimana nikmatnya tidur di dalam rangkulan selimut, di dalam sebuah kamar, yang dinaungi atap yang kokoh, tak lagi langit biru cerah atau langit yang mendung lalu membasahi tubuh mereka…

Oprah membalas kebaikan dua manusia itu dengan cara merenovasi habis-habisan rumah tersebut. Rumah idaman mereka, yang dulu hanya sebatas angan saja…

Setelah rumah itu berubah wujud menjadi rumah indah… mereka menangis. Mereka mengatakan, “Aku berpikir, Oprah hanya akan mengecat rumah kami.. bagian luar dan dalamnya saja… Ini luar biasa.. Sangat luar biasa…”

And that very moment.. ketika saya melihat ketiga bidadari cantik itu tersenyum senang… ketika saya melihat sepasang suami istri itu menangis bahagia… I was crying

Yep.

They gave up all their savings to save their beloved ones…

Tapi satu hal yang pasti. When one door’s closed.. the window will open.

Rejeki tidak akan lari kemana…

**

Ini adalah konsep yang sangat sederhana.

If it’s really yours… apapun yang terjadi, tetaplah milikmu.

Bisa berwujud rejeki…

Bisa berwujud pasangan hidup…

Apa saja.

Tuhan tidak akan salah tempat dalam menaruh rejeki buat manusia-manusia yang diciptakanNya dengan metode paling canggih. Dia kan Maha Hebat? Dan nggak perlu lah, kamu menguji seberapa hebatnya seorang Dia yang telah menciptakan bumi dan langit… ya, ya… juga menciptakan seorang saya yang bawel dan banyak omong ini.. hehehe…

Nah.

Saya sudah semakin percaya dengan konsep ini.

So stop worrying about losing something..

Because believe it… if it’s really yours… it will come back to you… exactly the same.. or even much, much better…

Hm, menurut kamu gimana?

About these ads

About Lala Purwono

Dreamer. Writer. Lover. Follow her twits @lalapurwono.

Discussion

12 Responses to “if it’s really yours…”

  1. Ini bener banget …
    But .. semua harus didasari dua hal …

    Ikhtiar berusaha …
    Doa yang tak putus …

    Niscaya ..
    If it’s yours …
    It will be yours …
    Someway …
    Somehow …
    Someday …

    (hah … Trainer bisa juga ngomong agak lurus)

    Trainer kan selalu bisa ngomong lurus… kalo pas puasa-an kemarin.. hihihi… kalo uda lepas puasa, baru jarang2.. hahaha… Maaf lahir batin sekali lagi ya Om.. :)

    Eniwei…
    betul banget Om… ikhtiar dan ikhlas itu penting banget…

    Posted by nh18 | October 6, 2008, 5:03 pm
  2. katanya sih
    kalau bermata berlian tidak akan hilang…. itu kata ibu saya.
    pasti akan ketemu.
    Ibu saya pernah menjatuhkan cincin berlian di sebuah shower hotel di luar negeri. Heboh…dicari setiap tingkat…dan ketemu!!! orang hotelnya aja bingung hehhehe.

    meskipun saya pernah buktikan bisa hilang juga (karena saya yang ngilangin hehhehe) Tapi emang cincin itu sepertinya ngga mau sama saya… dan aku ngerasa dosa besaaaar banget karena cincin itu turunan dari oma, ke mama, lalu mama kasih ke aku…. (tapi salah mama juga sih anak 12 tahun dikasih cincin gituan hehhehe)

    Jodoh ngga lari kemana…
    makanya kamu jangan lari-lari dariku yah hihihihi.
    nanti “kejarlah daku kau kutangkap” loh.

    ok abis ini aku mau test pengetahuan ku ttg mu sis.
    tadi diganggu kai mulu sih….
    kalo aku tidka tahu apa-apa ttg dirimu jangan salahin aku ya…
    salahin waktunya kok jam 1 pagi ngerjain test gini hihihi

    luv u sis
    EM

    Eh,
    Cincin mbak Ira yang akhirnya ketemu lagi itu memang bermata berlian lho.. biarpun kalo ngeliatnya butuh pake mikroskop.. hahaha.. (sorry Bro!)

    Ah, si Tante… Kok ya bisa-bisanya anak umur dua belas dikasih cincin berlian.. ya pasti ilang lah..
    kalo dirimu ilang nggak jelas… aku pasti ilangnya di toko perhiasan… digadein, maksudnya.. hahahaha…

    test itu yaa?
    hasilnya menyedihkan tuh.. kakakaka… ntar aku ganti deh soalnya.. terlalu rumit! Om aja cuman 70! :)

    Posted by Ikkyu_san | October 6, 2008, 10:45 pm
  3. gue percaya si..cuma..tergantung seberapa kuat kita berusaha juga La..kalo kayaknya kita pasrah pasrah aja..apa yang akan jadi miliki kita?

    “Curhat dikit ya..g udah pengenn banget melepas kerjaan ini dan pengen dapat kerjaan baru..usaha udah..kirim cv kemana mana udah. cuma belum jugadapat. Kalo gini..kalimat..ni kerjaan udah milik lo Yes..bikin g bt banget dan bilang..gimana kalo g kasih lo dan lo cariin g kerjaan yang lain?!?”

    curhatnya gak nyambung sama tulisannya ya?…sudahlah

    “hari ini lagi bt banget…empat..kesel..cuma gara gara hal kecil yang di lakuin laki gue..ugghhhh”

    Hai Yes…
    Jangan pasrah, tapi ikhlas. Beda kan?
    Kalau kamu pasrah, sepertinya kamu terpaksa untuk menghadapi sesuatu. Tapi kalau ikhlas, berarti kamu percaya bahwa segalanya memang meant to be happened dan kamu akan mendapatkan ganjaran yang memang menjadi hak kamu…

    Soal pekerjaan…
    Mungkin ada pembelajaran lain di sana.. Mungkin Tuhan akan memberikan banyak rejeki lain dari tempat kamu sekarang… Seperti aku yang stuck di pekerjaan kantor yang membosankan, tapi akhirnya setelah bersabar aku akhirnya mendapatkan kesempatan yang tak terduga seperti menjadi penulis, misalnya? I always believe.. kucuran rejeki Tuhan tidak akan salah tempat…

    Tapi apapun itu… kamu sudah berusaha kan? Kamu sudah melempar CV kemana-mana kan?
    Ini soal perfect timing aja, Yes…
    Siapa tahu rejekimu di sana…
    Atau siapa tahu… minggu depan ada panggilan interview?

    Asal sudah berusaha sih, saya selalu percaya kalau Tuhan tidak akan pernah terlelap dan memejamkan mata ketika melihat UmatNya berusaha… :)

    Posted by yessymuchtar | October 7, 2008, 12:04 am
  4. ikhtiar yang halal .. dan banyak berdoa dengan penuh mahabbah, takut dan harap ..

    Insya ALLAH .. semua sudah ada takdirnya .. :) so tinggal kita usaha aja .. :)

    iya..
    Saya setuju sekali…
    Semua sudah ada takdirnya, walaupun kita tetap harus berusaha sebaik mungkin… :)
    Thanks ya buat pencerahannya…

    Posted by Abu Fathimah | October 7, 2008, 9:25 am
  5. Jadi teringat kisah seorang tua yang bertahun2 menabung untuk ongkos naik haji. Tiba2 ada tetangganya yang sakit keras. ONH akhirnya dialihkan untuk mengobati sang tetangga.
    Sementara ibadah haji tinggal kenangan.
    Ajaibnya, tatkala jemaah haji sekampung pulang mereka bercerita bahwa di Mekkah mereka melihat sang orangtua tadi sedang tawaf. Nah lho? Kisah mistis dan penuh hikmah ini perlu direnungkan kembali, dan perlu ditegaskan bahwa menolong orang lain itu lebih utama dibanding ibadah ritual pribadi.

    Selama tidak ada niat karena ingin dilihat orang atau pamrih, tetapi dilakukan karena memang kita berniat untuk menolong dan memberinya dengan ikhlas… aku rasa, semua rejeki itu akan kembali ke kita ya, Bang…
    Aku juga pernah dengar cerita itu… Dan benar, menolong orang lain lebih utama dibanding ibadah ritual pribadi… Ilmu matematika Tuhan itu aneh Bang… Tapi bukan urusan kita untuk main hitung-hitungan dengan Dia, kan.. :)

    Salam Bang..
    Apa kabar?

    Posted by heryazwan | October 7, 2008, 10:13 am
  6. uhuk uhuk…..
    aku dan bang hery nilainya sama ternyata…
    TOSSSSSS bang (tapi aku gara2 trouble loh…jadi sempet kesel masak udah 10 kali ngga masuk2…..hihihihi)

    Sis..
    aku mau ganti soalnya…
    gara2 sahabat2ku pun nggak ada yang 100%
    yang paling tinggi cuman Lin.. itupun 80% doang…
    Tat malah cuman 65%
    Hadooowwww….

    Posted by Ikkyu_san | October 7, 2008, 12:06 pm
  7. Mumpung masih suasana lebaran… **salaman**

    kok cuman salaman?
    kasih duit dong! hahaha…

    Salam kenal…

    Posted by bloGEsam | October 7, 2008, 4:29 pm
  8. percaya gw bu! percaya banget! kalo emang udah milik mah emang ga akan kemana deh… kalo ga milik dan emang udah harus hilang atau pergi atau pisah, ya terjadilah…

    tapi kalo lagi ngaleminnya suka lupa :lol: kepercayaan yang rendah heuheuheuhue

    speak of the devil…
    ada yang baru keilangan hp.. :)

    Posted by natazya | October 7, 2008, 4:57 pm
  9. kalo gitu aku lebih tinggi dikit dari Tat dong hehehhe
    asyikkk

    EM

    Posted by emiko | October 7, 2008, 8:00 pm
  10. wah bener juga ya mbak.
    kalo udah milik kita, gimana pun jalannya pasti bakalan sama kita.
    kaya jodoh, biarpun mau dikekep kemana2,
    taunya bukan punya kita ya lepas juga.
    thanx buat postingannya.
    ngingetin diri untuk mensyukuri apa yang ada,halah.

    jadi untuk urusan jodoh, sabar aja mbak la.
    ntar juga pasti ketemu jalannya kok.

    Love Will Find A Way

    In a perfect world
    One we’ve never known
    We would never need to face the world alone

    They can have the world
    We’ll create our own
    I may not be brave or strong or smart
    But somewhere in my secret heart

    I know
    Love will find a way
    Anywhere I go
    I’m home
    If you are there beside me

    Like dark turning into day
    Somehow we’ll come through
    Now that I’ve found you
    Love will find a way

    I was so afraid
    Now I realize
    Love is never wrong
    And so it never dies

    There’s a perfect world
    Shining in your eyes
    And if only they could feel it too
    The happiness I feel with you

    They’d know
    Love will find a way
    Anywhere we go
    We’re home
    If we are there together
    Like dark turning into day
    Somehow we’ll come through
    Now that I’ve found you
    Love will find a way

    I know love will find a way

    someday, your love will find you
    anywhere you go,
    so…no worries:)
    halah, ini kok udah menjurus ya?
    ampyuuun mbak………….

    Hihihi
    malah bernyanyi-nyanyi di sini, sih, Neng! :)
    Tapi suka banget sama kata-kata DIKEKEP. Dalam bayangan saya, sang Pacar dikempit di ketiak dan diseret kemana-mana! Hahaha.. sadis sekali!
    Eh
    Makasih lho lirik lagunya (itu lirik lagu kan?)
    Dalem booww…. sedep benel

    Posted by mataharicinta | October 8, 2008, 9:33 am
  11. Jadi, dengan postingan ini, dengan kata lain kamu hendak mengatakan bahwa mantan pacarmu bakal balik lagi kepadamu? Begitu? Enggak kan?
    Hihihi… ;) )

    DM!!!
    Maksud akuuu…
    Kalau memang dia itu milikku, ya pasti balik…

    Siapapun yang disebut sebagai ‘dia’!!!

    Iiggghhhhhh!!!

    Posted by Daniel Mahendra | October 9, 2008, 1:33 am
  12. Hebat memang mba Oprah tuh…
    Jadi inget pesan si Provokator Indonesia, katanya ibadah yang untuk Allah itu adalah sedekah. Ya, selain shaum…

    Oprah Winfrey itu memang perempuan yang super hebat, Anak Pintar.
    Aku bener-bener salut sama dia…

    sedekah itu investasi yang luar biasa, Anak Pintar.
    perhitungannya memang misteri.
    Tapi bunganya itu lho.. luar biasa! :D

    Posted by Mang Kumlod | October 11, 2008, 9:58 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Catatan Harian

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Celotehan Lala Purwono

  • @bayuart sampeyan kok koyok olshop.. sis, sis, tuku klambi, sis.. :)) 21 hours ago
  • @bayuart tukokno po'o, Mas... mosok Mas Ovan terus sing tak jaluki. Sekali2 njaluk koncone, wesss.. hihihi 21 hours ago
  • @netkirei sungguh ide yang cemerlang! dompet'e iku nyumber, Net. masio dijupuki, tetep ae ngisi otomatis. sangar kok. embuh tuku nangdi 21 hours ago
  • @netkirei kalo gitu, aku kekepin dompetku, boleh pake dompetmu aja ya, Net... :) 21 hours ago
  • Semacam punya keinginan menggebu untuk belanja online... haduhhh... *kekepin dompet, jauhkan juga jari dari e-banking 21 hours ago
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 92 other followers

%d bloggers like this: