Saya punya kebiasaan ini.
Setiap malam, sebelum masuk ke kamar untuk tidur (yang pastinya didahului dengan menonton televisi atau DVD series favorit), bisa dipastikan saya melakukan ritual di kamar mandi. Apakah itu? Hm. Standar sih. Pipis, mencuci wajah dengan cleansing foam (yang menjanjikan bisa memutihkan wajah itu! haha.. kalau udah item ya item aja deh La…), dan kalau belum menunaikan kewajiban sholat Isya, saya pasti wudhu dulu. Itu yang standar. Yang membuat tidak standar adalah, saya selalu memutar keran untuk mengisi bak kamar mandi yang segede gambreng itu. Memutar sedikit saja ke arah kanan. Hanya beberapa derajat saja.
Ya. Maksudnya tentu jelas, untuk mengisi air di dalam bak kamar mandi yang kosong. Tapi kalau niatnya untuk mengisi bak yang mirip kolam renang itu *aih, hiperbolis amat!*, kenapa nggak sekalian aja diputer yang sampai mentok biar cepet penuh?
Ow.. saya punya alasan yang sangat spesifik. Dan alasan yang super spesifik itu adalah… saya ingin menghemat listrik. Iya, menghemat pemakaian listrik. Setiap kali ingin memakai air (untuk cuci piring, baju, atau mengisi bak kamar mandi), saya selalu menyalakan jet pump yang tentunya akan menyedot bukan cuman air, tapi juga Rupiah
Nah, karena air jatah PDAM itu mengocor dengan sendirinya setiap malam menjelang sampai pagi, saya selalu mengisi bak kamar mandi dengan memutar kerannya sedikit saja ke arah kanan. Tujuannya? Supaya keluar sedikit saja. Kenapa? Ya supaya saat pagi menjelang, bak kamar mandinya baru penuh tanpa harus menyia-nyiakan air. Keran itu baru saya putar lagi ke kiri saat Subuh.
Hemat.
Nah.
Kenapa tiba-tiba saya bercerita soal ritual tiap malam saya ini?
Karena sesaat sebelum saya masuk ke kamar dan mulai menulis ini… tetesan air yang keluar dari dalam keran dan mengisi perlahan bak kamar mandi saya itu, tiba-tiba membuat saya tersenyum.
Hah?
Tersenyum?
Hmm… Lala mulai gila? (bukannya sudah? hihi)
Ya, ya. Seriously… tiba-tiba saya berpikir tentang no matter how small all the efforts you do in your life… someday somehow, it will be huge.
Bayangkan saja.
A drop of water… yang menetes perlahan itu… ketika keesokan paginya saya mengambil wudhu… ternyata bisa mengisi bak kamar mandi saya… SAMPAI PENUH. Perlahan… tapi terus-menerus menetes… mengisi terus… lalu berjam-jam kemudian, voila… saya bisa mandi pagi hari dengan air yang segar tanpa harus menyalakan jet pump.
Then it got me thinking.
Perjalanan yang jauh… so, so far away… selalu diawali dengan satu langkah. Small step that will lead us to every places we want.
Rangkaian cerita yang indah… so, so beautiful… selalu diawali dengan satu kata saja. A simple word that will lead us to any beautiful poems or stories.
Hanya sedikit saja.
Tapi bila terus menerus dilakukan… saya dan kamu pasti akan sangat terkejut dengan keajaiban waktu.. juga keajaiban niat yang ada di dalam hati kita. Ya. I’m not kidding. You will be amazed with these simple things…
Sekarang, yang terpenting adalah bagaimana niat saya dan kamu untuk terus konsisten melakukan hal-hal kecil untuk mewujudkan impian kita… hal-hal kecil yang akan menggiring kita pada mimpi… meski perlahan, tapi bila dilakukan dengan kesungguhan dan niat yang baik… suatu saat nanti… I am definitely sure… that we are going there…
Like a drop of water that flows from my bathroom tap every nights and fills the box soon in the morning…
Seperti itulah kamu dan saya harus percaya, bahwa kelak, kita akan memenuhi mimpi-mimpi kita.
Hm… Are you with me?