<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: it&#8217;s not a fairytale&#8230;</title>
	<atom:link href="http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/</link>
	<description>another part of me that you should know better</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2009 00:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Indah</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-4403</link>
		<dc:creator>Indah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 08:48:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-4403</guid>
		<description>Ada orang-orang tertentu yang ketika mereka nanya ke gua : Kapan nikah?

Kok gua dengernya dia ngomong : Ayoo, buruaaann, gabung dalam kesengsaraan seperti gua!

Huahahahaha :p

*kayanya ada mur yang lepas di otak gua, hahaha*

Katanya sih ada yang bilang supaya kita jadi pribadi utuh yang berbahagia dulu supaya kita ngga nyari orang untuk membuat kita merasa utuh.

Suami atau istri harusnya menjadi pelengkap kebahagiaan, bukan sumber dari kebahagiaan itu sendiri :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada orang-orang tertentu yang ketika mereka nanya ke gua : Kapan nikah?</p>
<p>Kok gua dengernya dia ngomong : Ayoo, buruaaann, gabung dalam kesengsaraan seperti gua!</p>
<p>Huahahahaha :p</p>
<p>*kayanya ada mur yang lepas di otak gua, hahaha*</p>
<p>Katanya sih ada yang bilang supaya kita jadi pribadi utuh yang berbahagia dulu supaya kita ngga nyari orang untuk membuat kita merasa utuh.</p>
<p>Suami atau istri harusnya menjadi pelengkap kebahagiaan, bukan sumber dari kebahagiaan itu sendiri <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heryazwan</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1771</link>
		<dc:creator>heryazwan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 09:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1771</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Masyarakat nggak bisa disalahkan juga kalau bertanya mengenai hal2 pribadi. Itu kan menunjukkan keakraban.
Coba kalau ada teman atau orang baru ketemu kita, lalu tiba2 nanya:&quot;Eh, jeung Lala, udah pernah ke Monas belon? Asyik lho di sana bisa ngeliat Jakarta dari ketinggian&quot;. 
Pasti yang ditanya langsung menyangka,&quot;Gila nih orang. Belon apa2 udah nanya Monas.&quot;
Jadi, pertanyaan tentang hal2 pribadi tadi sebenarnya adalah intro untuk memulai pembicaraan.
Apakah Lala punya intro yang lebih baik untuk disosialisasika kepada masyarakat Indonesia?&lt;/blockquote&gt;

Iya juga sih, sebenarnya itu menunjukkan keakraban kita terhadap orang yang lain...
Boleh nyusul ga, jawaban buat INTRO YANG LEBIH BAIK itu? hehehe
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Masyarakat nggak bisa disalahkan juga kalau bertanya mengenai hal2 pribadi. Itu kan menunjukkan keakraban.<br />
Coba kalau ada teman atau orang baru ketemu kita, lalu tiba2 nanya:&#8221;Eh, jeung Lala, udah pernah ke Monas belon? Asyik lho di sana bisa ngeliat Jakarta dari ketinggian&#8221;.<br />
Pasti yang ditanya langsung menyangka,&#8221;Gila nih orang. Belon apa2 udah nanya Monas.&#8221;<br />
Jadi, pertanyaan tentang hal2 pribadi tadi sebenarnya adalah intro untuk memulai pembicaraan.<br />
Apakah Lala punya intro yang lebih baik untuk disosialisasika kepada masyarakat Indonesia?</p></blockquote>
<p>Iya juga sih, sebenarnya itu menunjukkan keakraban kita terhadap orang yang lain&#8230;<br />
Boleh nyusul ga, jawaban buat INTRO YANG LEBIH BAIK itu? hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DM</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1757</link>
		<dc:creator>DM</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 11:06:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1757</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Persoalannya adalah: itu masalah semua orang, La :)
Apa dikira kalau nikah, tidak lantas ditanya: kapan isi? Kalau sudah punya anak, tetap saja ditanya: kapan ngasih adik. Terus seperti itu.

Aku tak pernah gerah dengan pertanyaan seperti itu. Kenapa? Ya begitulah tabiat masyarakat kita. Barangkali maksudnya memang basa-basi, bermanis-manis. Tapi... Hihihi!&lt;/blockquote&gt;

Sama seperti si Pak Anwar itu ya Mas? hehehe...
Tapi ya... ini adalah tabiat masyarakat kita. Mau cape-cape ngeles juga percuma ya, Mas... Karena ini sudah semacam sifat yang berakar gitu deh.. 
Dan ironisnya, aku pun seringkali menanyakan hal yang sama ketika ketemu sama temen lama.
&quot;Eh, udah merit belum?&quot;
hahaha.. goblog banget... begitu pertanyaan itu balik ke aku, yang ada senewen.. edan bener ya Lala ini...

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Persoalannya adalah: itu masalah semua orang, La <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Apa dikira kalau nikah, tidak lantas ditanya: kapan isi? Kalau sudah punya anak, tetap saja ditanya: kapan ngasih adik. Terus seperti itu.</p>
<p>Aku tak pernah gerah dengan pertanyaan seperti itu. Kenapa? Ya begitulah tabiat masyarakat kita. Barangkali maksudnya memang basa-basi, bermanis-manis. Tapi&#8230; Hihihi!</p></blockquote>
<p>Sama seperti si Pak Anwar itu ya Mas? hehehe&#8230;<br />
Tapi ya&#8230; ini adalah tabiat masyarakat kita. Mau cape-cape ngeles juga percuma ya, Mas&#8230; Karena ini sudah semacam sifat yang berakar gitu deh..<br />
Dan ironisnya, aku pun seringkali menanyakan hal yang sama ketika ketemu sama temen lama.<br />
&#8220;Eh, udah merit belum?&#8221;<br />
hahaha.. goblog banget&#8230; begitu pertanyaan itu balik ke aku, yang ada senewen.. edan bener ya Lala ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agung Mojosari</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1752</link>
		<dc:creator>Agung Mojosari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 06:24:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1752</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Engkau pasti akan temukan mbak.... tetep semangat, jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baru lagi. siapa tau yang baru itu akan berbeda dengan yang dahulu... :)&lt;/blockquote&gt;


Nggak takut kok, Mas...
&#039;Yang baru&#039; itu yang takut sama saya.. hihihihi...

thanks!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Engkau pasti akan temukan mbak&#8230;. tetep semangat, jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baru lagi. siapa tau yang baru itu akan berbeda dengan yang dahulu&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Nggak takut kok, Mas&#8230;<br />
&#8216;Yang baru&#8217; itu yang takut sama saya.. hihihihi&#8230;</p>
<p>thanks!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yu2n</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1750</link>
		<dc:creator>yu2n</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 02:32:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1750</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;*setuju dengan Donny Verdian di atas* :)&lt;/blockquote&gt;


OKay.. Saya juga...

Hey, hey... Does anyone here agree with me???? *emang pendapat lu apaan Buuu???!!! hehehe*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>*setuju dengan Donny Verdian di atas* <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>OKay.. Saya juga&#8230;</p>
<p>Hey, hey&#8230; Does anyone here agree with me???? *emang pendapat lu apaan Buuu???!!! hehehe*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fenty</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1749</link>
		<dc:creator>Fenty</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 01:59:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1749</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Setuju dengan ladyfi di atas .... :D&lt;/blockquote&gt;


saya juga.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Setuju dengan ladyfi di atas &#8230;. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>saya juga.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vidya</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1748</link>
		<dc:creator>vidya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 23:11:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1748</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Sama La, dulu sebelum nikah, menghadiri pernikahan di usia mendekati kepala 3 adalah tantangan tersendiri.
Tp setelah menikah, jadi malah bisa mengambil hikmah dibalik agak lambatnya dakyu menikah; udah puas segala... puas maen, puas sekolah, puas kerja, puas traveling, which is kayaknya rada susah ya kalo dilakuin setelah nikah. 
So, just enjoy your single time :D
Anw, dapet suami baik itu suatu anugrah, mudah2an suatu hari Lala menemukannya :D&lt;/blockquote&gt;

Katanya sih memang begitu ya, Mbak... Mudah-mudahan sih itu bukan sekedar usaha pembelaan diri sendiri... karena terkadang, itu sengaja dijadikan alasan kenapa perempuan betah melajang.. :)
Tapi I will enjoy my single... no doubt! ^_^

Dan mendapatkan suami yang baik....... AMIEN.... semoga.. semoga..

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Sama La, dulu sebelum nikah, menghadiri pernikahan di usia mendekati kepala 3 adalah tantangan tersendiri.<br />
Tp setelah menikah, jadi malah bisa mengambil hikmah dibalik agak lambatnya dakyu menikah; udah puas segala&#8230; puas maen, puas sekolah, puas kerja, puas traveling, which is kayaknya rada susah ya kalo dilakuin setelah nikah.<br />
So, just enjoy your single time <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Anw, dapet suami baik itu suatu anugrah, mudah2an suatu hari Lala menemukannya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p>Katanya sih memang begitu ya, Mbak&#8230; Mudah-mudahan sih itu bukan sekedar usaha pembelaan diri sendiri&#8230; karena terkadang, itu sengaja dijadikan alasan kenapa perempuan betah melajang.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Tapi I will enjoy my single&#8230; no doubt! ^_^</p>
<p>Dan mendapatkan suami yang baik&#8230;&#8230;. AMIEN&#8230;. semoga.. semoga..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Donny Verdian</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1745</link>
		<dc:creator>Donny Verdian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 14:21:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1745</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Yay... normal, Jeung!
Normal kalau seusia panjenengan banyak yang nanya gitu..
Normal kalau seusia panjenengan malah jadi dipertontonkan kisah-kisah &quot;kurang mengenakkan&quot; dari sebuah lembaga pernikahan..

Tapi one thing that you should to realize...
Bahwa kebahagiaan itu mesti dibangun bukan didapatkan..
So, mengharapkan kebahagiaan dari seorang lelaki itu sama saja dulu saya beranggapan bahwa kebahagiaan juga bisa didapat dari seorang wanita..:)
Hal itu harus dan baru bisa ada kalau dibangun bareng-bareng.

So, menikahlah heheheh!&lt;/blockquote&gt;

Hah!
Ini bagus!
Bagus banget! :)
Aku culik idenya buat bahan posting ya Mas DV... 

so, menikahlah?
sampaikan juga ke teman baikmu, si Mas DM itu ya...
hehehehe

(siap2 dijitakin sama Mas DM)

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Yay&#8230; normal, Jeung!<br />
Normal kalau seusia panjenengan banyak yang nanya gitu..<br />
Normal kalau seusia panjenengan malah jadi dipertontonkan kisah-kisah &#8220;kurang mengenakkan&#8221; dari sebuah lembaga pernikahan..</p>
<p>Tapi one thing that you should to realize&#8230;<br />
Bahwa kebahagiaan itu mesti dibangun bukan didapatkan..<br />
So, mengharapkan kebahagiaan dari seorang lelaki itu sama saja dulu saya beranggapan bahwa kebahagiaan juga bisa didapat dari seorang wanita..:)<br />
Hal itu harus dan baru bisa ada kalau dibangun bareng-bareng.</p>
<p>So, menikahlah heheheh!</p></blockquote>
<p>Hah!<br />
Ini bagus!<br />
Bagus banget! <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Aku culik idenya buat bahan posting ya Mas DV&#8230; </p>
<p>so, menikahlah?<br />
sampaikan juga ke teman baikmu, si Mas DM itu ya&#8230;<br />
hehehehe</p>
<p>(siap2 dijitakin sama Mas DM)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heryazwan</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1744</link>
		<dc:creator>heryazwan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 10:20:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1744</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;Pengalaman Ratih ini jangan jadi pembenaran untuk takut menikah, La.
Sendiri bukan jaminan sengsara.
Menikah bukan jaminan bahagia. 
Semuanya tergantung bagaimana kita menjalaninya.&lt;/blockquote&gt;


Kadang takut juga menikah...
tapi gimanapun buruknya pernikahan.... aku tetep pingin nikah kok!!! hehehehe...
*cuman... kok &#039;lawan mainnya&#039; belum ada yah.. hihihi*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Pengalaman Ratih ini jangan jadi pembenaran untuk takut menikah, La.<br />
Sendiri bukan jaminan sengsara.<br />
Menikah bukan jaminan bahagia.<br />
Semuanya tergantung bagaimana kita menjalaninya.</p></blockquote>
<p>Kadang takut juga menikah&#8230;<br />
tapi gimanapun buruknya pernikahan&#8230;. aku tetep pingin nikah kok!!! hehehehe&#8230;<br />
*cuman&#8230; kok &#8216;lawan mainnya&#8217; belum ada yah.. hihihi*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ladyfi</title>
		<link>http://jeunglala.wordpress.com/2008/08/26/its-not-a-fairytale/#comment-1742</link>
		<dc:creator>ladyfi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 10:01:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jeunglala.wordpress.com/?p=754#comment-1742</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;eeh ini kok blognya serem amat, gantiii

btw, like I said before, menikah tidak menyelesaikan masalah!&lt;/blockquote&gt;


Udah aku ganti, Niaaa... :)
Ya, I agree!
Menikah tidak menyelesaikan masalah! 
*keplok2*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>eeh ini kok blognya serem amat, gantiii</p>
<p>btw, like I said before, menikah tidak menyelesaikan masalah!</p></blockquote>
<p>Udah aku ganti, Niaaa&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Ya, I agree!<br />
Menikah tidak menyelesaikan masalah!<br />
*keplok2*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
